STORY AFTER MARRIED

STORY AFTER MARRIED
Eps 40



" Aaaaaaaaaaaa "Teriak Sarah.


Prankk..


Prankk..


Semua benda yang ada di kamar nya ia lempar ke sembarang arah.


" Sayang sudahlah , mungkin Aldrich bukan jodoh mu " Ujar Nia berusaha menenang kan putri kesayangan nya .


" Kalian jahat , mamah sama papah cuma diam ketika Aldrich mengumum kan pernikahan nya " Teriak Sarah kembali .


" Sarah , jangan seperti itu ! jodoh sudah tuhan yang atur " Kini Felix yang berbicara , mereka berdua benar-benar di buat kewalahan dengan amukan Sarah .


" Setidak nya biar kan aku mendatangi acara mereka , tapi kalian malah mengunci ku dari luar ! kalian jahat ".


Prank..


Kaca di meja rias pun hancur berkeping-keping ketika Sarah melempar nya dengan parfume berwadah kaca .


" Aku ingin mati saja mah ! semangat untuk hidup ku sudah berbahagia dengan wanita lain " Tangis Sarah pun pecah .


" Tenang kan dirimu sayang " Nia membawa Sarah dalam dekapan hangat nya , tak lupa tangan lembut itu mengusap punggung sang putri tercintan , menyalur kan ketenangan kepada Sarah yang kini sedang di rundung amarah .


" Sayang ! bukan kah dulu kau ingin sekali pergi ke korea ? kalau kau kembali ingin pergi kesana sekarang papah izin kan" Jelas Felix.


" Ya seperti nya aku harus berlibur , aku akan menata hati ku yang sudah hancur ini " Sahut Sarah dengan suara yang sudah serak .


" Apa kau sudah ikhlas ?" Tanya Nia.


" Aku harus ikhlas bukan mah ? sekeras apapun aku ingin memisah kan mereka itu tidak akan terjadi , karena tuhan yang mengikat mereka. Tante Sinta pun begitu , berkali-kali aku meminta bantuan nya ! tapi tante Sinta justru sudah mendukung mereka , ia tak mau mengambil ke bahagian anak nya " Pekik Nabila , suara nya sedikit tersengal ketika rasa ingin menangis nya datang kembali .


Nia dan Felix tersenyum , perasaan nya sudah sedikit lebih lega ketika Sarah sudah lebih berlapang dada dengan ke nyataan pahit yang menghampiri dirinya.


" Papah akan urus liburan mu sayang ,kau boleh kemana saja asal kau senang " Cicit Felix yang juga ikut memeluk Sarah bersama istrinya Nia.


" Dan satu lagi , mama akan membelikan tiket konser boyband kesukaan mu ! VVIP " Timpal Nia


" Benarkah ? oh aku senang sekali , aku akan membawa Yoonggi pulang ke indonesia " Lirih Sarah sambil tersenyum .


" Tapi mama sama papah mohon , jaga diri baik-baik ! jangan kembali terjun dalam pergaulan bebas kembali , jangan pernah berfikir untuk mengakhiri hidup lagi,kamu tahu mamah sama papah cuma punya kamu setelah rahim mamah di angkat dulu " Jelas Nia.


" Aku janji , aku memang terlalu jauh dari tuhan , hingga dia mematah kan hati ku untuk kembali menata hati ini bersama nya " Sarah pun tersenyum .


" Maaf kan aku , semau barang-barang disini rusak " Cicit Sarah.


" Biar papah panggil kan mbok buat beresin kamar kamu ".


Mereka bertiga pun berpelukan , umur Sarah memang sudah menginjak dua puluh enam tahun , namun sifat manja nya melebihi anak kecil yang baru berumur sepuluh tahun .


' TUHAN , TERIMALAH AKU KEMBALI BERSAMA MU , BERSAMA KETENANGAN YANG BELUM AKU DAPAT KAN . AKU IKHLAS KETIKA BELAHAN JIWA KU PERGI BERSAMA PILIHAN MU , AKU TIDAK BISA MELAWAN KEHENDAK MU , BIAR KAN CINTA INI TERKUBUR


DALAM -DALAM DI LUBUK HATI YANG PALING DALAM , BERIKAN KE MUDAHAN UNTUK KU MELUPAKAN NYA , CINTA MEMANG TIDAK HARUS MEMILIKI BUKAN . JADI DATANG KAN KEMBALI SEORANG YANG AKAN MENUNTUN KU LEBIH DEKAT DENGAN MU ,AMPUNI AKU DIKALA SIFAT KU MENYERUPAI IBLIS . '


^^^-Sarah-^^^


....


Beberapa harikemudian , setelah selesai berkemas .


Sarah terlihat menarik pelan koper berukuran sedikit bersar dengan wajah yang berbinar .


- Brughh..


Pintu bagasi mobil pun tertutup setelah koper yang akan Sarah bawa masuk.


" Kita berangkat sekarang , aku tidak mau tertinggal pesawat " Jelas Sarah kepada kedua orang tua yang akan mengantar nya menuju bandara Inter nasional.


" Baikalah tuan putri , silah kan masuk ke dalam mobil , biar papah yang mengemudi " Ujar Felix.


Felix dan Nia pun memasuki mobil , lalu di susul Sarah yang duduk di kursi penumpang di belakang .


Pandangan Sarah pun terus melihat ke arah luar , tatapan nya sayu , hati nya sedikit perih . Ia terus berusaha menaha sesuatu yang mengeruak dalam dirinya .


* BERBAHAGIALAH , SEMOGA BAHAGIA ITU DATANG JUGA PADAKU *


Sarah pun mengambil benda pipih dalam tas kecil nya .


...Tante Sinta ...


πŸ’Œ: Tante aku pamit , terimakasih atas semua nya .Dan maaf aku pernah berusaha mengambil ke bahagiaan putra mu.


Pesan pun terkirim.


Sarah pun kembali menatap ke arah luar , beberapa kali Sarah menghela nafas , cairan bening itu turun begitu saja melewati pipi nya.


Namun dengan cepat , jemari Sarah langsung menyapu nya , berusaha tidak meninggal kan bekas basah agar kedua orang tua nya tidak merasa khawatir .


Mobil pun terus berjalan dengan kecepatan sedang, menembus jalanan kota yang terlihat padat.


Satu jam pun berlalu , mobil yang mengantar Sarah pun sudah terparkir sempurna di parkiran Bandara .


- Brughh..


" Koper nya lumaya berat " Ujar Felix.


" Ya pah , Sarah bawa baju lumaya banyak " Jelas Sarah .


Sarah berjalan memasuki Bandara , kedua orang tua nya pun mengantar nya sampai ke dalam .


" Sampai sini saja mah,pah " Cicit Sarah .


" Hati-hati ! jaga diri mu baik-baik sayang " Kata Nia yang sudah mulai berkaca-kaca.


" Sarah akan baik-baik saja , kalian tidak usah khawatir " Jawab Sarah.


" Ingat untuk selalu menghubungi papah dan mamah sayang " Pinta Felix.


Sarah pun menganggukan, ia pun memeluk kedua nya pergantian.Tak lupa Sarah pun mencium pipi kedua orang tuanya.


" Mah sampai kan kata maaf ku kepada Aldrich dan juga tante Sinta" .


" Mama pasti sampai kan sayang " Nia pun terluhat menyusut air mata.


" Jangan nangis " Kata Sarah sambil tersenyum . " Aku berangkat ya ! dadah mamah dadah papah " Sarah pun melambai kan tangan dengan senyum yang terus terukir.


" Dadah sayang hati-hati !! hikss..hiks.." Tangia Nia pun pecah .


" Mah sudah , Sarah hanya pergi berlibur beberapa hari saja , biar kan dia menata hati nya yang hancur " Felix menepuk bahu Nia.


" Iya pah , mamah tau , tapi mama khawatir dengan ke adaan mental Sarah " Jelas Nia .


" Tidak mah , Sarah sudah dekat kembali pada tuhan , dia tidak akan membuat hal yang akan membuat nya semakin jauh dari tuhanya " Jelas Felix kembali .


Nia pun mengangguk , mata nya terus memperhatikan Sarah yang sudah mulai menghilang .


Setelah melihat Sarah yang menghilang , Nia dan Felix pun kembali menuju parkiran di mana mobil nya berada.


Suara mesin mobil pun mulai menyala , dengan perlahan melaju meninggal kan Bandara tempat putri nya Sarah saat ini berada .


TBCπŸƒπŸƒπŸƒ


...🍁🍁🍁🍁...


JANGAN LUPA LIKE ,KOMEN,DAN VOTE.


BIAR AUTHOR MAKIN SEMANGAN UPDATE NYA .


SUN JAUH DARI AUTHOR😚