
Baiklah, sampai di mana aku tadi yah?
"Kak, bisa jelaskan siapa gadis-gadis itu?"
Ah, benar.
Aku pulang ke rumah sambil mengajak Mary dan Luna yang mana langsung di sambut oleh para budak yang sedang mandi di sungai... Mereka sedang mandi kan?
"Seperti yang kau lihat dari leher mereka, mereka semua dalah budak-budakku. Ngomong-ngomong, Milim, bisa kemari sebentar!"
Memanggil Pelayan Succubusku, Milim. Yang entah kenapa sedang menahan seorang budak di bawah kakinya dengan posisi berkacak pinggang sambil memegang sebuah cambuk di salah satu tangannya. Budak yang berada di bawah kakinya tampak bersusah payah untuk mengangkat kepalanya dari dalam air hanya untuk ditekan kembali oleh Milim.
Tidak lupa, dia melakukan semua itu dengan seringai keji di wajahnya.
Ekspresinya itu berubah 180° menjadi senyuman cerah ketika melihat kedatanganku.
"Ah, Tuanku sudah kembali♥ Dan ada tamu..."
Belum sempat menyelesaikan perkataannya, Milim menjadi terdiam ketika melihat sosok Luna.
Merasa tidak nyaman, Luna berusaha untuk bersembunyi di balik diriku. Sayang, dia kalah cepat ketika Milim dengan penuh semangat memeluknya dengan penuh kasih.
"Ooohhh.... Bayi yang sangat imut♥♥♥"
Walau tinggi tubuh mereka tidak berbeda jauh, tapi tampaknya Milim memiliki kekuatan yang lebih besar ketimbang Luna.
Itu dibuktikan dengan Milim yang masih memeluk erat Luna di dalam dekapannya membawanya melayang berputar-putar di udara sambil tertawa riang.
"Oh, bayi yang imut♥ Siapa namamu♥ Tuanku, boleh aku adopsi bayi ini♥♥♥"
Bagaikan menimang anak bayi, Milim terus saja mengguncang-guncangkan tubuh Luna di udara sembari mengecup pipi kanan dan kiri Luna.
Jelas Luna berusaha untuk melawan. Tapi apa daya, semakin keras dia berusaha, semakin gencar Milim menimangnya.
Menyaksikan tingkah Pelayan baruku ini, aku sampai tidak tahu harus berkata apa.
Mary yang dari tadi berdiri terpaku tepat di sampingku akhirnya tidak tahan lagi dan mulai bertanya sambil berbisik padaku.
"Kak... Itu Succubus kan?"
"Iya, dan dia adalah Pelayan yang aku panggil... Milim, dia itu muridku jadi segera turunkan dia"
"Murid! Aww... Tanggung sekali♥ Kenapa tidak jadikan saja dia putrimu♥ Dan aku yang akan menjadi ibunya♥"
Baiklah, kurasa aku harus tegas.
"Milim, cepat turunkan Luna sebelum aku menghukummu dengan cara tidak boleh melakukan kegiatan seksual bahkan pegangan tangan sekalipun selama sebulan penuh!"
Tidak sampai sedetik Milim langsung turun ke atas tanah dan bahkan melepaskan Luna dari dekapannya. Heh, ternyata ancaman yang seperti ini memang ampuh untuk Succubus sepertinya.
Mengambil kembali Luna yang masih belum bisa menjaga keseimbangannya setelah berputar-putar di udara, aku pun mulai mengomeli Milim.
"Dengar yah, tidak peduli seimut apa bayi yang engkau temui di jalan. Tetap tidak baik jika kau memperlakukannya seolah bayi itu hanyalah sebuah boneka belaka..."
"Kau benar-benar mirip seperti Nenek"
Sibuk mengomeli Milim yang menundukkan kepalanya, aku jadi tidak sadar akan apa yang baru saja Mary katakan.
...
"Jadi, sekali lagi aku bertanya. Apa yang sedang kau lakukan?"
Kataku sambil menunjuk para budak yang sampai sekarang masih merendam diri mereka di dalam sungai yang dingin. Jika dihitung, ada sekitar lima dari mereka yang terdiri dari 3 orang Manusia dan 2 orang Elf.
"Oh, bukan masalah besar♥ Mereka hanyalah budak yang gagal dalam latihan♥ Sementara yang lain berlatih dengan keras, mereka hanya diam mematung seperti boneka mainan♥ Bahkan dua Elf itu terus saja melawan melebihi seekor kucing yang dimandikan♥"
Oh, jadi begitu... Singkatnya mereka itu pemalas dan pemberontak yah.
"Karena kita sekarang ada tamu, sudahi hukuman mereka untuk sekarang. Akan tetapi, jika mereka masih saja membangkang..." Sedikit menggunakan [Death Stares] aku melirik ke arah para budak agar mereka mengerti "...Maka kita tidak punya pilihan lain selain menggunakan ini".
Merogoh aku mengambil satu botol kaca kecil yang berisikan cairan berwarna merah jambu dengan butiran-butiran Pelangi yang melayang di dalam cairan tersebut.
\ ★★★★
«Aphrodisiac : Large» «Charm : Large» «Hallucination : Small» «Addicted : Small»
Sebuah ramuan cinta.
Membuat pengguna menjadi tidak bisa berpikir apa-apa lagi selain bercinta. Satu dosis cukup untuk membuat seorang perawan menjadi pelacur dalam semalam.
Setelah efek ramuan ini habis, pengguna tidak akan mengingat apa pun dan hanya menganggap pengalaman mereka sebagai mimpi belaka.
Namun, tubuh mereka akan mengingatnya dengan jelas.
Syarat penggunaan : Tidak ada.
Ini adalah versi terbaru dari yang dulu pernah aku buat.
Semua material yang dibutuhkan untuk membuat item ini bisa dengan mudah di dapatkan di wilayahku sendiri tanpa perlu pergi ke pasar.
Hal itu membuatku bebas membuat item ini secara massal tanpa perlu mengeluarkan biaya sepeserpun.
"Kak, Aku tahu mereka itu budak. Tapi kalau sampai membutuhkan item semacam itu, apakah mereka semua adalah budak pemuas nafsu?"
"Oh, aku belum bilang yah? Singkat cerita aku membuka rumah bordil dan mereka semua akan bekerja di sana"
"Itu menjelaskan kenapa Kakak memiliki Succubus sebagai Pelayan"
"Bagus kalau kau cepat paham. Sekarang, Milim. Bagaimana kemajuan terbaru dari pembangunan toko?"
"Ah, Kalau itu sedang di cek oleh Lif♥"
"Begitu yah. Aku harus menunggu Lif pulang kalau begitu..."
"Ngomong-ngomong Tuanku♥ Apakah Murid kecilmu ini juga akan berpartisipasi dalam acara pembukaan nanti♥ Harga untuk bayi sepertinya mahal tahu♥"
Mendengar ini seketika Luna menjauh dari Milim dan langsung bersembunyi di balik Mary yang juga langsung memeluknya dan menyembunyikan Luna di balik jubahnya.
"Oh, bayi kecil♥ Kalau kau tidak segera menjadi dewasa, kau tidak akan pernah bisa membangkitkan potensi yang ada di dalam tubuhmu♥"
Potensi?!
Mendengar ini, aku dan Mary seketika saling bertukar pandang.
Dengan fakta kalau Luna adalah Half-Devil dan melihat sikap Milim kepadanya, sudah jelas darah Devil macam apa yang mengalir di dalam tubuh Luna.
Menyadari semua mata tertuju padanya, Luna menjadi terdiam tidak tahu harus bagaimana.
"Baiklah, baiklah, mari kita lupakan ini sejenak karena ini bukanlah alasanku membawa kalian kemari. Milim, apakah Sechs sedang sibuk sekarang?"
"Sechs sedang nganggur jadi cari saja di Workshopnya♥"
"Bagus kalau begitu. Mary, Luna, ayo"
Dengan begitu aku segera mengajak Mary dan Luna menuju Workshop tempat Sechs bekerja. Alasan aku ke sana adalah untuk mengambil pesananku sekaligus memesan Equipment baru untuk Luna.
Maksudku, lihat apa yang dia kenakan sekarang!
"Milim, apakah kau juga punya urusan dengan Sechs?"
"Tuanku ingin membuatkan Equipment baru untuk si bayi kecil kan♥ Kalau begitu aku wajib ikut♥ Para budak sudah aku suruh kembali jadi aku senggang♥"
Walau keberadaannya membuat Luna menjadi tidak nyaman, tapi aku yakin pasti akan terjadi hal yang menarik jadi aku biarkan saja.
Sesampainya kami di depan Workshop, aku tidak bisa mendengar suara apapun dari dalam.
Masuk ke dalam, aku menemukan sosok Sechs yang terkapar di atas lantai. Karena dia adalah seorang Golem, mustahil bagi Sechs untuk pingsan atau semacamnya.
Langsung saja aku menginjaknya di perut.
"Ghak!"
"Siapa yang menyuruhmu untuk bermalas-malasan heh?!"
"Ma-master!!!"
Walau aku sangat yakin kalau Sechs tidak merasakan sedikit pun rasa sakit ketika aku injak tadi, Sechs tetap bergegas untuk bangkit sembari memegangi perutnya tepat di tempat di mana aku menginjaknya.
"Langsung ke intinya, apakah pesananku sudah siap?"
"Milik Master memang sudah selesai. Hanya saja Equipment milik Percy masih butuh waktu"
"Tidak apa-apa, cepat ambilkan punyaku"
"Siap!"
Sechs segera bergegas pergi ke belakang dan kembali.
Apa yang ada di tangannya adalah sesuatu yang sudah aku pesan setelah mendapatkan material dari tubuh Victoria.
\ ★★★★★
«Physical Protection : Large» «Magical Protection : Large» «Physical Resistance : Large»
«Magic Resistance : Large» «Fire Resistance : Medium» «Heat Resistance : Small»
Sebuah Light Armor yang terbuat dari sisik seekor Naga.
Memberikan pertahanan maksimum terhadap serangan fisik maupun sihir. Serta memberikan perlindungan terhadap api dan panas.
Itu adalah sebuah Light Armor berwarna hitam kelam dengan pola sisik di bagian dadanya. Light Armor ini terdiri dari dua set yaitu bagian atas dan bawah.
Bagian atas berupa Breatsplate sedangkan bagian bawah berupa celana panjang yang berwarna hitam kelam yang sedikit mengkilap jika berada di bawah cahaya.
Jika ada yang ingin aku tanyakan soal Armor ini adalah penampilannya yang hanya melindungi bagian dada atasku.
Pada saat aku bilang Breatsplate, itu benar-benar adalah sebuah Armor yang melindungi bagian dadaku saja dan meninggalkan bagian perutku terbuka lebar sehingga pusatku terlihat jelas seolah aku sedang mengenakan sebuah Half Top .
\ ★★★★★
«Magic Enchant : Large» «Mana Enchant : Large» «Magic Resistance : Large»
«Physical Resistance : Large» «Fire Resistance : Small» «Heat Resistance : Small»
«Shapeshift : Dragonic Wings, Adamant Shield»
Sebuah jubah yang terbuat dari sisik Naga.
Memberikan perlindungan terhadap serangan fisik maupun sihir serta menambah kekuatan sihir pengguna. Sedikit melindungi pengguna dari api dan panas.
Memiliki kemampuan khusus untuk merubah bentuknya menjadi sepasang sayap untuk terbang di langit dan sebuah perisai kokoh yang melindungi pengguna dari berbagai macam serangan.
Syatar penggunaan : Seorang Penyihir (Witch)
Nah ini baru bagus!
Sama seperti sebelumnya, jubah ini juga berwarna hitam kelam dengan motif sisik pada permukaannya. Namun, jika dilihat lebih dekat lagi, maka kau akan menemukan berbagai macam Rune yang di jahit sedemikian rupa pada
bagian dalam jubah.
Untuk fungsi Rune tersebut, itu ada hubungannya dengan Skill khusus jubah ini.
"Kak, aku sarankan untuk menjahit lambang Sol Ciel pada bagian punggungnya. Dengan begitu Kakak bisa menggunakan jubah ini sebagai jubah resmi"
Melihat ke punggung Mary, memang terdapat lambang matahari yang adalah simbol dari Sol Ciel.
"Oh, ide yang bagus. Sechs!"
"Siap!"
Sebagai referensi, aku menyuruh Sechs untuk mengikuti lambang yang ada di punggung Mary. Selagi Sechs menjahitkan jubah baru itu, aku lanjut melihat Equipment yang lain.
\ ★★★★★
«Mind Resistance : Large» «Weather Protection : Medium» «Skill Enchant : Small»
Sebuah topi segitiga yang dibuat khusus bagi seorang Penyihir (Witch)
Melindungi pikiran pengguna dari berbagai macam pengaruh jahat serta melindungi pengguna dari pengaruh cuaca.
Sedikit meningkatkan Skill apapun yang pengguna aktifkan.
Kapan terakhir kali aku mengganti topiku?
Berbeda dari Equipment yang lain yang serba hitam, yang satu ini dominan warna ungu gelap yang sama dengan rambut milik...
"Apakah kau menggunakan rambutku sebagai Materialnya?"
"Ya... Itu... Kak Lif menemukan banyak rambut Master yang rontok, jadi..."
Baiklah, sudah diputuskan!
"Sechs, aku ingat kalau rambut Lif itu sudah terlalu panjang kan? Apakah kau berpikir kalau sudah saatnya dia menerima perawatan rambut?"
"Hamba juga berpikir demikian!"
"Milim, aku serahkan gaya rambut terbaru Lif kepadamu"
"♥Siap♥"
Bagus, aku sudah tahu akan aku buat apa rambut Lif nantinya.
"Kak, semarah itukah kau hanya karena persoalan rambut?"
"Oh, Mary, adikku... Bayangkan seseorang mengatakan kepadamu bahwa kau mengalami kerontokkan rambut parah hingga cukup untuk membuat sebuah topi?"
"Itu..."
Heh, tidak peduli seberapa suci orang itu, permasalah rambut rontok adalah musibah bagi semua gadis. Singgung sedikit saja maka kau akan tamat.
Karena jubahku sudah selesai di jahit, langsung saja aku mengenakan semua Equipment baruku.
"Astaga kak, kenapa tidak pergi ke ruang ganti dulu?!"
Untuk apa aku menggunakan ruang ganti jika aku tinggal menonaktifkan [Magical Garment] dan bisa langsung mengenakan Equipment atau pakaian baruku.
Toh, semua orang yang ada di sini adalah perempuan kenapa harus malu?
"Heh, meski terlihat ringan, Light Armor ini berat juga"
"Maaf, Master. Perasaan berat itu kemungkinan besar dikarenakan Master tidak memenuhi syarat penggunaannya"
Oh, benar juga. Aku kan tidak punya [Armor Skills].
[Magical Garment]
"Lagi!"
Oh, ternyata dugaanku benar.
Dengan menggunakan [Magical Garment] maka aku mampu mengenakan segala jenis Equipment tanpa perlu memedulikan syarat penggunaannya namun masih bisa merasakan seluruh fungsinya.
Tapi tetap saja, perutku terasa dingin.
"Wahh... Tuanku terlihat sangat cantik♥"
"Itu memang terlihat sangat cocok, Master"
"Perlu aku akui, Kakak memang terlihat cocok mengenakan itu"
"Wah..."
Terima kasih atas pujiannya.
Juga, tampaknya si kecil Luna sangat tertarik dengan Equipment baruku. Apakah darah Succubusnya membuat selera berpakaiannya adalah yang terbuka seperti ini? Mengingat apa yang Milim kenakan...
"Baiklah, sekarang giliran si bayi kecil mendapatkan baju baru♥♥♥ Sechs, tolong ambilkan salah satu pesananku♥ Yang itu loh...♥"
"Tunggu, kau serius ingin memberikan itu kepada murid Master?!"
Oh, tampaknya Milim juga memesan Equipment kepada Sechs. Karena penasaran, maka aku pun mengizinkannya.
Tidak butuh waktu lama bagi Sechs untuk pergi ke belakang dan kembali dengan sebuah kotak kayu di tangan.
Apa yang ada di dalam kotak tersebut adalah 'Equipment' yang biasanya hanya bisa kau temukan di dalam anime tentang gadis sihir.
"Aku harus mengenakan ini?!"
Apakah ada dari kalian yang pernah menonton anime tentang Magical Girl? Kalau pernah, kalian pasti tahu pakaian macam apa yang mereka pakai kan?
Bukan yang klasik seperti Sailor apalah itu. Tapi yang baru yang target penonton mereka bukanlah anak-anak gadis melainkan para pria dewasa.
Untuk lebih menegaskannya lagi, bukan pakaian cantik berenda penuh warna yang dikenakan oleh para tokoh utama melainkan pakaian terbuka serba hitam yang biasa dikenakan oleh para tokoh penjahatnya.
Sebuah Bodysuit ketat yang menonjolkan lekuk tubuhnya yang kecil dengan sebuah bukaan berbentuk hati yang memperlihatkan belahan dadanya yang ranum. Di tambah dengan sebuah lubang di bagian belakangnya yang membuat ekor yang selama ini dia sembunyikan bisa terlihat dengan jelas.
Sebuah jubah hitam tipis menyelimuti tubuhnya. Meski begitu, jubah itu sangatlah tipis hingga hampir transparan.
Jika saja tidak terdapat topi segitiga kecil di kepalanya, maka aku pasti akan mengira kalau Luna baru saja keluar dari kolam renang atau semacamnya.
Walau penampilannya seperti cosplay nakal, tapi performa Equipment itu tidak kalah dari Equipment lamaku.
Yang mana ini membuatku penasaran. Apa tujuan utama dari Milim untuk memesan Equipment ini dan untuk siapa?
"Setidaknya berikan aku sepatu atau sandal!"
"Oh, bayi kecil♥ Kau tidak bisa menyebut dirimu sebagai Succubus jika kau masih mengenakan alas kaki♥"
"Ugh... Kakiku nanti kotor atau bahkan bisa lecet kalau aku sampai salah injak"
"Makanya, cepat-cepat dewasa agar sayapmu itu bisa tumbuh♥"
Karena Milim pergi ke mana-mana dengan cara melayang, membuatnya tidak memerlukan alas kaki. Karena dia yang merancang Equipment baru Luna, maka sudah sewajarnya jika dia tidak memasukkan alas kaki ke dalam
setnya.
"Kak, apakah ini tidak berlebihan?"
"Kalau saja Luna itu Manusia biasa atau ras lainnya, mungkin aku akan sedikit protes. Tapi karena aku ingin muridku untuk menerima dirinya apa adanya, maka sudah sejarnya bagi diriku untuk membiarkannya menjalani adat dari rasnya sendiri"
"Hah... Karena dia itu muridmu, maka aku tidak akan berkomentar lebih jauh lagi. Setidaknya berikan dia senjata bagus yang tidak aneh-aneh"
Kalau masalah itu, aku sudah punya rencana.
"Sechs, ambilkan Staff yang ada di ruang terlarang"