A Journey Of A Delusional Witch

A Journey Of A Delusional Witch
Chapter 31 : My Dungeon



Ah... Akhirnya selesai juga!


Butuh waktu seharian penuh agar Dungeon ini bisa sesuai dengan keinginanku!


Karena hutan ini sangatlah luas, aku harus membagi hutan ini menjadi empat bagian sebagaimana aku biasa menyebutnya agar bisa lebih mudah untuk di urus.


Yang pertama adalah bagian Utara.


Bagian ini berbatasan langsung dengan kota Gata yang sekaligus menjadi pintu masuk utama menuju hutan yang sekarang berubah menjadi Dungeon.


Di bagian ini tersebar berbagai macam material yang berharga yang kualitasnya jauh lebih tinggi ketimbang yang sebelumnya.


Setelah hutan Ibis menjadi Dungeon, semua yang ada di dalamnya juga ikut berubah. Hal itu termasuk semua material yang ada.


Misalnya, (Lavender) yang tumbuh di sekitar rumahku juga tumbuh dengan subur di tempat ini. Sedangkan material seperti (Green Herb) telah digantikan dengan (Superior Herb) yang mana memiliki khasiat yang jauh lebih manjur. (Blue Herb) telah menghilang sepenuhnya dari hutan ini. Bahkan yang ada di kebunku pun juga ikut menghilang. Yang ada sekarang hanyalah (Mana Herb) yang memiliki penampilan serupa seperti (Blue Herb) namun yang ini memancarkan cahaya kebiruan.


Untuk material lainnya seperti (Sleep Grass) telah digantikan oleh (Sleeping Grass). Dan ada satu tambahan material baru yaitu (Hallucinations Fruit). Buah ini tampak seperti buah pir yang berwarna ungu dan tumbuh


dari atas pohon.


Aku sudah meminta budakku untuk memakannya dan hasilnya mereka menjadi berhalusinasi selama sejam penuh. Heh, nama buah ini tidaklah berbohong.


Konten halusinasi mereka itu beragam.


Ada yang melihat pemandangan yang bahagia yang membuatnya senyum-senyum sendiri, ada juga yang melihat sesuatu yang buruk hingga tidak berhenti menjerit selama beberapa waktu.


Aku bisa bereksperimen dengan ini.


Untuk menjaga bagian ini, terdapat empat jenis Mobs yang berkeliaran di dalamnya.


Mereka adalah (Purple Slime), seekor (Slime) berwarna ungu tua yang memiliki kemampuan khusus untuk menembakkan racun berbahaya.


(Glowing Hare) yang merupakan seekor kelinci dengan tanduk berbentuk seperti pisau dan tubuhnya dilapisi oleh rambut ungu yang menyala di kegelapan.


(Violent Hound) yang merupakan seekor anjing dengan rambut ungu tua yang biasanya hidup berkelompok serta memiliki kemampuan khusus untuk mengeluarkan teriakan yang mampu melumpuhkan lawan mereka.


Yang terakhir adalah (Mad Trent). Mereka awalnya adalah Golem yang aku ciptakan. Setelah hutan ini menjadi Dungeon, mereka berubah menjadi Mobs dengan wujud berupa pohon dengan batang dan daun yang berwarna ungu dan akan menyerang apa pun yang ada di hadapan mereka.


Karena aku telah menyebarkan Golemku ke seluruh penjuru hutan, maka (Mad Trent) yang awalnya adalah Golem milikku juga tersebar di seluruh bagian Dungeon.


Berkat itu aku harus membuat ulang semua Golemku dari awal lagi. Tapi karena aku sekarang sedang sibuk, rencana itu aku tunda untuk saat ini.


Untuk tingkat bahaya bagian ini, bisa dibilang adalah yang paling mudah.


Sekarang, untuk bagian Timur.


Jarak antar pepohonan yang ada di sini menjadi merapat. Meski ada sinar matahari, namun itu jarang. Sumber cahaya utama yang ada di sini adalah cahaya yang di hasilkan oleh tanaman yang ada.


Jujur, aku tidak tahu kenapa pepohonan dan rerumputan yang ada di hutan ini bisa bercahaya. Aku bahkan tidak punya pilihan untuk mematikan cahayanya.


Material yang ada di sini berupa (Superior Herb) dan (Mana Herb). (Magical Grass) telah digantikan oleh (Magical Flower) sedangkan (Charm Nectar) telah berubah menjadi (Charming Nectar). Begitu juga dengan (Black Mushroom) yang menjadi (Dark Mushroom).


Terdapat juga material baru berupa (Explosive Nut). Seperti namanya, itu adalah sebuah kacang yang mirip kenari yang bisa meledak.


Untuk Mobs yang ada di sini, pertama ada (Watcher). Mereka adalah burung hantu dengan bulu campuran ungu dan putih. Memiliki mata berwarna ungu terang dan selalu bertengger di pepohonan. Jika dibandingkan dengan


Glaza, mereka lebih inferior.


Selanjutnya ada (Glowing Hare) yang sama seperti sebelumnya. Terdapat juga (Ferocious Wolf) yang jauh lebih berbahaya ketimbang (Violent Hound) yang di mana setiap serangan mereka mengandung racun yang mematikan.


Tentu saja (Mad Trent) juga ada di sini.


Kalau tingkat bahaya, kurang lebih sama dengan di bagian Utara. Hanya saja di sini sedikit lebih berbahaya.


Hal itu disebabkan oleh keberadaan (Charming Nectar) dan (Explosive Nut).


Jika kau mencium bau yang dihasilkan oleh (Charming Nectar) sedikit saja, kau bisa kehilangan proses berpikir dan hanya ingin diam dan mengagumi bunga seharian penuh. Sedangkan untuk (Explosive Nut), jika hanya satu maka tidak begitu masalah. Tapi jika banyak yang berkumpul, maka hanya masalah yang akan di dapat.


Entah mengapa, jika sejumlah kacang ini dikumpulkan di dalam satu tempat yang sama, mereka akan otomatis meledak. Ledakannya tidak begitu besar atau bahkan terbilang kecil untuk setiap kacang. Tapi jika ada banyak, akan terjadi reaksi berantai dan ledakannya cukup untuk membuatmu mengucapkan selamat tinggal kepada lenganmu.


Serius, aku harus memperbaiki kedua lengannya Vier hanya karena ini.


Selanjutnya adalah bagian yang jauh lebih berbahaya, bagian Barat.


Awalnya bagian ini gelap gulita tanpa cahaya sedikit pun. Namun sekarang terdapat sumber cahaya yang berasal dari tanaman yang tumbuh di sana.


Hanya saja cahayanya terbilang redup dan malah memberikan kesan angker terhadap bagian ini.


Dengan jarak antar pepohonan yang rapat dan pemandangan yang selalu sama, sangatlah mudah untuk tersesat di bagian ini.


Material yang ada di sini berupa (Sacred Water) yang berasal dari sungai yang mengalir, (Paralyze Plant) yang awalnya adalah (Paralyze Root). (Magical Flower) dan (Charming Nectar).


Terdapat juga material baru berupa (Toxic Sap) yang merupakan getah berwarna ungu yang berasal dari pepohonan yang tumbuh di sana, serta (Glowing Stone) yang bertebaran di mana-mana.


Untuk Mobs, terdapat (Giga Bear). Mereka adalah beruang yang besarnya melebihi 3 meter. Bulunya berwarna hitam legam dengan cakar dan taring bersinar ungu gelap. Imun terhadap segala status buruk dan punya kekuatan yang sangat besar.


(Toxic Snake) Ular berwarna ungu yang sangat berbisa. Satu gigitan mampu untuk melelehkan daging lawannya. Tentu saja karena yang melawannya adalah para Pelayanku yang adalah Golem jadi racunnya tidak berfungsi kepada mereka. Aku baru mengetahui seberapa bahaya racun yang ular ini miliki setelah aku mengetesnya terhadap (Rabbit's Meat).


(Giant Venomous Spider) Laba-laba raksasa sebesar 1.2 meter yang berbisa dan memiliki jaring yang transparan dan sekali tertangkap maka sulit untuk melepaskan diri. Kecuali kau membakar jaringnya, maka kau pasti akan


terjebak selamanya.


(Crystal Deer) Kijang dengan tanduk kristal ungu yang memiliki kemampuan untuk melepaskan listrik berwarna ungu. Kalau boleh jujur, daging kijang ini adalah daging yang paling enak yang pernah aku rasakan.


(Darkness Slime) Slime berwarna hitam legam yang mampu untuk melepaskan kabut hitam yang jika berada di dalamnya kau tidak akan bisa melihat apa pun dan terkena racun secara bersamaan.


(Toxic Bee) Lebah yang sangat beracun. Selalu hidup berkelompok dan suara dengungan mereka mampu membingungkan siapa pun yang mendengarnya. Madu yang mereka buat berwarna emas berkilauan dan rasanya teramat sangat nikmat.


Untuk tingkat bahaya, bagian ini sangat berbahaya.


Selain karena Mobs yang ada di sini itu kuat-kuat serta beracun, (Toxic Sap) yang tersebar di bagian ini akan membuatmu susah untuk bergerak. Salah langkah sedikit saja kau akan menyenggol pohon yang terdapat (Toxic Sap) di permukaan batangnya.


Jika kulitmu terkena (Toxic Sap), maka kau akan terkena iritasi kulit dan menimbulkan rasa gatal yang bertahan seharian penuh jika tidak di basuh dengan air. Tentu saja aku mengetes ini kepada budakku.


Hah, jika saja aku masih punya objek percobaan.


Yang terakhir adalah bagian yang paling berbahaya di seluruh hutan ini.


Bagian Selatan.


Ini adalah bagian hutan yang paling dalam. Tidak ada sinar matahari yang masuk ke dalam. Cahaya yang dihasilkan oleh tanaman sekitar hanya berupa cahaya remang-remang yang memberikan kesan angker pada bagian hutan ini. Sangat mudah tersesat di sini dan semakin lama kau berada di sini, maka semakin melemah dirimu hingga berujung kematian.


Material yang ada di sini, selain (Magical Flower) dan (Toxic Sap) yang tersebar dimana-mana, terdapat juga (Holy Water) yang mengalir dari telaga yang aku temukan sebelumnya. Di tambah lagi dengan kristal-kristal yang terdapat di dalam telaga itu telah meningkat dalam hal jumlah dan kualitas.


Selanjutnya adalah (Bloody Mushrooms), ini adalah sebuah jamur putih yang jika di sentuh sedikit saja, maka akan mengeluarkan semacam cairan yang mirip seperti darah. Tentu saja, itu beracun. Yang terakhir adalah (Hallucinations Flower). Hanya berada di dekatnya saja kau akan terkena halusinasi dan berkhayal yang tidak-tidak.


Efek halusinasinya jauh lebih kuat dan jauh lebih susah dihilangkan jika dibandingkan dengan (Hallucinations Fruit).


Heh, kau harus melihat tingkah para budakku saat mereka terkena efek dari (Hallucinations Flower). Hehe... Aku masih tertawa saat mengingatnya.


Lalu, Mobs yang berkeliaran di sini adalah (Shadow Wolf), serigala dengan rambut berwarna hitam legam yang memiliki kemampuan khusus untuk mengendalikan bayangan. Selalu hidup berkelompok dan pemimpinnya memiliki kemampuan khusus untuk merebut bayangan lawannya.


(Diamond Bear) Beruang sebesar 2.5 meter yang dilapisi oleh rambut yang terbuat dari berlian berwarna ungu. Memiliki ketahanan tinggi terhadap serangan fisik maupun sihir. Butuh waktu yang teramat sangat lama hanya untuk mengalahkan satu ekor (Diamond Bear). Tapi setidaknya dia adalah target yang sempurna untuk latihan sihir.


Yang terakhir adalah (Murderous Rabbit), kelinci dengan rambut ungu kemerahan yang kaki belakangnya berbentuk seperti sebuah pisau yang tajam. Daripada berbahaya, lebih tepat kalau disebut sebagai menyebalkan. Sumpah nih kelinci suka lompat kesana-kemari jadinya susah untuk di lawan.


Hal yang membuat bagian selatan menjadi bagian hutan yang paling berbahaya tidak lain dan tidak bukan adalah karena keberadaan (Hallucinations Flower).


Kau tidak akan pernah tahu di mana tanaman ini tumbuh. Tahu-tahu kau pasti akan terkena halusinasi dan bertindak seperti orang bodoh. Terlebih juga terdapat (Toxic Sap) dimana-mana yang membuat bagian hutan ini menjadi lebih berbahaya.


Untung saja kekuatan pikiranku sangat tinggi jadi aku tidak terkena pengaruh dari (Hallucinations Flower). Ditambah semakin lama aku di sana, level skill ku juga semakin meningkat.


Ngomong-ngomong soal level, inilah skill yang telah naik level.


•Skill [Stream Magic] telah mencapai level 10, mendapatkan 1SP•


•Mendapatkan (Hydro Armament) dari [Stream Magic]•


•Skill [Aero Magic] telah mencapai level 10, mendapatkan 1SP•


•Mendapatkan (Aero Shield) dari [Aero Magic]•


•Skill [Summoning Magic] telah mencapai level 20, mendapatkan 1SP•


•Skill [Slave Magic] telah mencapai level 5, mendapatkan 1SP•


•Skill [Psychokinesis] telah mencapai level 10, mendapatkan 1SP•


•Skill [Mana Control] telah mencapai level 20, mendapatkan 1SP•


•Skill [Magic Researcher] telah mencapai level 20, mendapatkan 1SP•


•Skill [Plant Knowledge] telah mencapai level maksimum, mendapatkan 2SP•


•Skill [Body Strengthening] telah mencapai level 15, mendapatkan 1SP•


•Skill [Mana Enchant] telah mencapai level maksimum, mendapatkan 2SP•


•Skill [Mana Recovery] telah mencapai level maksimum, mendapatkan 2SP•


•Skill [Gathering] telah mencapai level 10, mendapatkan 1SP•


•Skill [Footwork] telah mencapai level 15, mendapatkan 1SP•


•Skill [Poison Resistance] telah mencapai level 10, mendapatkan 1SP•


•Skill [Sleep Resistance] telah mencapai level 10, mendapatkan 1SP•


•Skill [Charm Resistance] telah mencapai level 5, mendapatkan 1SP•


•Persyaratan telah terpenuhi, Skill [Plant Reception] berhasil terbuka•


•Persyaratan telah terpenuhi, Skill [Greater Mana Enchant] berhasil terbuka•


•Persyaratan telah terpenuhi, Skill [Greater Mana Recovery] berhasil terbuka•


Huh, cukup panjang memang.


Untuk sihir baru, lebih baik tidak usah di bahas karena sama saja. Tapi aku menghabiskan 6SP untuk mendapatkan ketiga skill yang baru.


Untung saja aku masih bisa melawan Mobs yang ada di Dungeonku sendiri. Jika tidak maka aku harus repot-repot pergi keluar untuk menaikkan level saja.


Yang menjadi masalah sekarang adalah mengenai material.


Memang bagus punya material baru, tapi aku masih butuh yang lama!


Kalau soal (Water) aku tidak bisa melakukan apa-apa karena sumber airnya sudah berubah total. Sedangkan untuk material berupa tanaman, semua yang ada di kebun telah berubah.


Tapi untungnya material yang berada di gudang penyimpanan masih aman.


Aku mencoba untuk menanamnya kembali siapa tahu masih bisa tumbuh. Hasilnya, meski kualitas mereka jauh dibandingkan yang sebelumnya, tapi jenisnya masih sama.


Hah... Untung saja.


Sekarang, aku harus memikirkan apa yang ingin aku lakukan dari sekarang.


Impian utamaku untuk menjadi seorang Penyihir (Witch) telah tercapai. Tidak hanya itu, aku bahkan telah mendapatkan sebuah Dungeon.


Alasan Dominic membuat Dungeon adalah untuk menciptakan lingkungan yang ideal sebagai tempat penelitiannya demi menghidupkan gadis yang dia cintai.


Dungeon miliknya secara teknis telah menjadi milikku. Alasan kenapa Dungeon ini tercipta tidak lain adalah karena ketidaksengajaan.


Hal itu membuatku tidak punya alasan khusus kenapa harus mempertahankan Dungeon ini.


Sejatinya, sekarang aku sedang bermain game.


Meski pandanganku mengenai 'Game' ini sudah tidak sama lagi, tapi bagi orang lain ini tetap adalah sebuah game. Dan orang-orang bermain game adalah untuk bersenang-senang.


Oleh karena itu... Kenapa aku juga tidak ikut bersenang-senang!


Maksudku, sekarang aku adalah seorang Dungeon Master!


Aku memiliki kemampuan untuk mengamati semua bagian dari Dungeonku. Jika ada penyusup, secara otomatis aku pasti akan mengetahuinya.


Kenapa aku tidak membiarkan para Petualang itu untuk menjelajahi Dungeonku untuk menaikkan level dan mendapatkan material berharga?


Dengan begitu aku bisa duduk santai di rumah sambil menonton bagaimana para Petualang malang tersebut menderita di dalam Dungeonku sebagai tontonan gratis.


Sempurna!


Untungnya selama aku tidak mengizinkannya, tidak ada yang mampu untuk memasuki area pusat yang merupakan tempat di mana rumahku berada.


Sebagai gantinya aku harus menyiapkan sebuah Boss pengganti beserta hadiah utama sebagai bukti kalau mereka telah menaklukkan Dungeon ini.


Heh, kalau saja Dominic menyiapkan Boss pengganti maka dia pasti masih bisa hidup sampai sekarang. Lagian kenapa juga dia gak bikin satu?


Aku baru mengetahuinya, tapi tampaknya terdapat perbedaan besar antara sejati dengan .


itu tercipta secara alami dan tidak dikendalikan oleh siapa pun termasuk si Boss. Sedangkan sejatinya adalah buatan manusia, maka bisa dikendalikan sesuka hati oleh si pengguna.


Dengan begitu aku bisa dengan bebas memotong jalan menuju tempatku berada yang membuat mustahil bagi penyusup untuk mengambil atau menghancurkan yang kalau hancur, maka Dungeon ini juga akan ikut hancur.


Sebagai gantinya lantai/tingkatan yang Dungeon ini miliki menjadi terbatas. Yaitu sebanyak 10 lantai/tingkatan.


Hal ini tidak bisa diubah kecuali aku meningkatkan kualitas dari itu sendiri.


Kesepuluh lantai itu sendiri telah terisi penuh.


Tiga lantai di permukaan dan tujuh lantai di bawah tanah.


Entah ini kebetulan atau memang sebuah mukjizat, tapi satu lantai melingkupi seluruh wilayah Hutan Ibis yang membuat satu lantai ini saja sudah cukup untuk dikatakan sebagai Dungeon.


Tapi sayang juga kalau tujuh lantai di bawah tanah gak kepakai dan cuman jadi penjara kosong. Haruskah aku buat sesuatu di sana?


Nanti saja, masih ada urusan lain yang lebih mendesak.


Boss dan hadiah.


Untuk hadiah, aku bisa memberikan uang, Potion, dan perlengkapan.


Uang aku ada banyak, dan bisa di dapat kembali dengan mengambil dari para Petualang yang mati di dalam. Ya, jika seorang Petualang Otherworlder mati di dalam Dungeon, maka aku bisa secara paksa mengambil uang atau


perlengkapan mereka sebagai penalti.


Tentu saja ini hanya terjadi pada Dungeon milikku. Atau lebih tepatnya pada Dungeon yang di atur oleh seseorang.


Untuk Potion dan perlengkapan, aku bisa buat sendiri. Meski begitu, bukan aku namanya kalau tidak menyerahkan tugas menyusahkan ini kepada Pelayanku.


Perlengkapan aku serahkan kepada Quin. Dia bertanggung jawab akan perlengkapan yang terbuat dari bahan kain atau kulit.


Sedangkan untuk senjata dan peralatan logam lainnya, akan aku serahkan kepada Pelayan baruku. Begitu juga dengan Potion.


Perkenalkan, dua Pelayan baruku, Sechs dan Efta.


Sechs adalah seorang Blacksmith sedangkan Efta adalah seorang Alchemist. Mereka berdua adalah Golem yang terbuat dari kayu.


Karena pohon yang ada di hutan ini telah berubah, maka penampilan mereka berdua berbeda jauh dari senior mereka.


Mereka memiliki rambut berwarna ungu terang serta mata yang berwarna violet. Kulit mereka pun berwarna putih mulus dengan garis-garis ungu yang tampak seperti tato. Bahkan (Magic Core) yang aku sematkan pada tubuh


mereka pun juga ikut menjadi berwarna ungu.


Aku sudah memiliki peralatan untuk Alchemist, tapi aku tidak punya apa-apa untuk Blacksmith.


Lif juga bilang kalau mau peralatan Blacksmith yang paling lengkap, harus meminta langsung kepada ketua Blacksmith yang ada di kota Gata. Aku berencana mengirim Lif dan Sechs ke sana, tapi sebelum itu aku harus


menyiapkan tempat untuk Sechs bekerja terlebih dahulu.


Meski aku bilang begitu, yang sebenarnya membuat Workshop Blacksmith adalah para para Pelayanku. Lagian mereka juga sudah berpengalaman, jadi tidak perlu bagiku untuk ikut campur.


Walaupun Sechs masih belum siap bekerja, tapi aku masih punya BANYAK sekali senjata yang aku dapatkan dari para manekin milik Dominic. Karena menyimpan semuanya itu buang-buang tempat, maka lebih baik aku memberikannya saja.


Ah, sebagai pengingat!


Aku sudah memastikan kalau tidak ada satu pun senjata yang aku berikan yang akan berpotensi untuk mengalahkanku dalam satu serangan. Maksudku, bukankah itu klise untuk Bos terakhir meletakkan senjata berbahaya yang bisa membunuh dirinya sendiri di pintu masuk dan berakhir di ambil oleh sang Pahlawan?


Aku tidak ingin hal seperti itu terjadi jadi aku suuuudah sangat yakin kalau senjata yang aku berikan hanyalah senjata biasa yang bisa kau temukan di mana pun.


Sudah terdapat banyak kotak harta yang tersebar di seluruh penjuru hutan ini. Ada yang terlihat jelas dan ada juga yang tersembunyi.


Sebagai pemanis, aku menyelipkan berbagai macam jebakan pada kebanyakan kotak harta. Jadi kau tidak bisa membukanya begitu saja.


Nah, sekarang tinggal Boss.


Sebagai seorang Dungeon Master, aku memiliki kemampuan untuk memanggil Mobs yang bisa digunakan sebagai Boss. Dominic menggunakan kemampuan ini untuk memanggil Goblin Lord.


Oleh karena itu, aku juga menggunakan kemampuan ini untuk memanggil bukan hanya satu, tapi empat Boss. Satu sebagai Boss utama sedangkan tiga lainnya untuk Mid-Boss.


Untuk Mid-Boss aku menempatkan mereka di area khusus yang berada di bagian utara, timur, dan barat.


Mid-Boss yang berada di bagian utara adalah seekor serigala raksasa yang bernama (Shadow Wolf King). Besarnya melebihi 3 meter dan memiliki rambut hitam legam yang tidak memantulkan cahaya sedikit pun. Kemampuan utamanya adalah untuk memanipulasi bayangan dan mampu menghilang ke dalam bayang-bayang.


(Shadow Wolf King) juga memiliki kemampuan untuk memanggil anak buahnya yang bernama (Shadow Wolf) yang secara teknis adalah versi lebih kecil dari dirinya sendiri. Akan tetapi kau tidak akan mendapatkan apa pun saat


menghabisi (Shadow Wolf) karena mereka sejatinya adalah bayangan dari (Shadow Wolf King).


Sedangkan yang ada di bagian timur adalah seekor atau lebih tepat sebuah pohon raksasa setinggi 10 meter yang memiliki sepasang tangan yang kalau dibentangkan bisa menjangkau sejauh 3 meter. Di batangnya tumbuh semacam lumut yang mengeluarkan cahaya keunguan. Namanya adalah (Corrupted Elder Trent).


(Corrupted Elder Trent) tidak memiliki wajah, namun bisa mengeluarkan suara memekik yang terdengar agak aneh. Kemampuan utamanya adalah mampu untuk mengendalikan semua tanaman yang ada di sekitarnya dengan bebas.


Di bagian barat terdapat seekor beruang raksasa setinggi 7 meter dan memiliki enam buah lengan. Rambutnya berwarna putih keperakan yang sangat tangguh. Namanya adalah (Six-Armed Bear), dia tidak punya kemampuan khusus, namun kekuatan dan ketangguhannya sudah lebih dari cukup untuk membantai lawan-lawannya.


Terakhir, di bagian selatan yang merupakan bagian tersulit, terdapat Boss utama yang menjaga telaga yang aku beri nama Telaga Kristal.


Yang menjaganya adalah sebuah Mobs humanoid dengan wujud seperti seorang satria dengan Armor yang terbuat dari berlian yang berwarna ungu. Dengan tinggi 4 meter, dia membawa sebuah Greatsword yang jauh lebih besar


dari dirinya sendiri.


Namanya adalah (Diamond Knight).


Dia memiliki kemampuan berpedang yang sangat tinggi. Meski dia menggunakan Greatsword, namun kelincahannya melebihi apa yang bisa kau kira. (Diamond Knight) juga mampu menciptakan bawahannya sendiri yang disebut sebagai (Diamond Soldier). Kau tidak akan mendapatkan apa pun saat mengalahkan mereka, namun jika dibiarkan, kau pasti akan celaka.


Hal yang paling istimewa dari (Diamond Knight) adalah... Dia bisa bicara.


Bukan hanya bicara, namun dia juga memiliki kesadarannya sendiri. Meski cara bicaranya terbilang kaku, tapi fakta kalau dia bisa berbicara saja sudah cukup mengejutkan.


Aku sendiri bingung kenapa aku bisa memanggil Mobs sepertinya.


Membutuhkan banyak sekali Mana hanya untuk memanggil satu Boss. Alasan kenapa aku bisa memanggil empat secara berurutan adalah karena aku menggunakan Mana yang tersebar di hutan ini yang sangatlah kaya akan Mana.


Aku akui kalau Mana ku sendiri saja masih sangat kurang. Karena itulah aku punya pikiran untuk mengambil Mana dari alam.


Ditambah dengan menggunakan altar serba guna milikku, aku mampu memanggil Boss dengan kualitas terbaik!


Baiklah, Dungeonku sudah siap dan hanya menunggu untuk pengunjung pertama untuk datang.


Meski begitu, masih ada satu hal lagi yang harus aku lakukan... Memperkuat diriku sendiri!


Walaupun aku tidak akan menghadapi para pengunjung secara langsung, tapi sebagai pemilik dari Dungeon ini, aku tidak boleh lengah.


Oleh karena itu, aku tidak boleh untuk berhenti meningkatkan diri meski hanya sebentar saja.


Yang mesti aku tingkatkan kali ini adalah senjataku.


Staff yang aku gunakan saat ini hanyalah Staff yang tidak sengaja aku buat sehingga kualitasnya sangat kurang. Terlebih jika dibandingkan dengan perlengkapanku yang lain, rasanya seperti bumi dan langit.


Karena itulah penting bagiku untuk segera menggantinya.


Bahan utamanya adalah pohon yang ada di sini. Karena sudah berubah, tentu saja kualitasnya juga ikut berubah.


(Magical Tree) yang awalnya memenuhi hutan ini sekarang telah sepenuhnya digantikan oleh pohon baru bersamaan dengan hutan ini yang berubah menjadi Dungeon.


(Mythical Tree) ★★★★★


Sebuah pohon mistis yang tumbuh di tempat yang padat akan Mana.


Dipengaruhi oleh Mana milik Penyihir Lavender, batang dan daun pohon ini didominasi oleh warna ungu cerah yang mampu untuk memancarkan cahaya.


Heh, jika aku menggunakan ini, jelas kualitas Staff yang akan aku buat akan sangat tinggi.


Terlebih... (Nature Manipulation)!


Aku meletakkan tanganku pada sebuah pohon yang memiliki konsentrasi Mana paling besar dalam batangnya. Aku tidak menebangnya, melainkan mengubah keseluruhan batang, daun hingga akarnya menjadi ke dalam bentuk Staff.


Butuh Mana yang sangat besar untuk memadatkan sebuah pohon utuh setinggi lebih dari 30 meter menjadi sebuah Staff yang hanya setinggi 2 meter.


Meski begitu, ini hanya menghabiskan sekitar 30% dari total Mana milikku.


Di hadapanku sekarang terdapat sebuah Staff ungu yang menyala yang bentuknya seperti sepasang kayu yang dipelintir hingga mirip seperti bor. Pada bagian kepalanya memiliki bentuk seperti sebuah sangkar yang melingkar. Di sana aku meletakkan .


Setelah semua telah siap, aku meletakkannya di atas altar.


"Kayu mistis kayu ajaib"


"Genggamlah tanganku dan tingkatkan kekuatanku"


"Bola kristal sang penakluk"


"Rentangkan rantaimu dan renggut kebebasan lawanku"


"Kayu mistis kristal penakluk"


"Bersatu dan bersamalah demi tuanmu ini"


Bersamaan saat aku mengucapkan mantranya, rantai kehitaman yang mengelilingi mulai


bergerak dan mulai melilit bagian gagang Staff. Tidak lama kemudian, rantai yang awalnya berwarna kehitaman mulai berubah warna menjadi ungu gelap.


Api merah yang mengelilingi altar juga ikut berubah warna menjadi kebiruan yang mengeluarkan aura mistis.


Tidak lama api itu mulai berkobar hingga menyentuh angkasa dan bergerak bagaikan tornado yang berpusat pada Staff yang berada di tengah-tengah altar.


Merasakan Mana yang ada di sekitar menjadi kian padat, aku lalu menyelesaikan mantraku.


"Wahai tongkat sang penakluk, wahai tongkat sang pemimpin"


"Jadilah milikku dan taklukkan dunia ini!"


!(Nature Creation)!


Ini adalah sihir baruku yang memungkinkanku untuk menciptakan apa pun dari kayu. Singkatnya ini adalah versi lebih tinggi dari (Wood Armament).


Seketika terjadi ledakan yang sangat besar hingga melemparku sejauh 5 meter. Dengan sigap aku segera berdiri dan melihat hasil kerja kerasku.


"Hahaha.... Hahahaha... Hahahahahaha... Aku memang yang terbaik!"