
Tenangkan diri... Kosongkan pikiran... Rasakan Mana di sekitarku... Bayangkan Mana tersebut mengalir di dalam tubuh... Fokuskan pada satu titik...
•Persyaratan telah terpenuhi, Skill [Meditation] berhasil terbuka•
Yes, akhirnya!
"Aduh!!!"
"Jangan hilang konsentrasi, tetap lanjutkan meditasimu!"
"Iya nek"
Beberapa hari telah berlalu.
Alfred dan Turbo telah lama pulang untuk melakukan persiapan agar Dungeon Ibis bisa dibuka untuk umum.
Ya, itu adalah nama untuk Dungeon milikku.
Aku juga telah mengirim Lif untuk menemani Sechc dan Efta untuk membeli perlengkapan Blacksmith dan Alchemist yang paling lengkap. Awalnya aku hanya ingin membeli perlengkapan untuk Blacksmith saja. Tapi nenek
menyarankan untuk juga membeli perlengkapan Alchemist yang lengkap karena milikku ternyata tidak cukup.
Juga, perlengkapan untuk bawahan dan pribadi haruslah di pisah.
Tentu mereka telah kembali dan sekarang sedang sibuk menyiapkan tempat kerja untuk Sechs dan Efta.
Sedangkan aku saat ini sedang dilatih oleh nenek.
Alasannya sederhana. Meski sekarang aku telah menjadi seorang (Witch) hanya saja fondasi milikku terbilang lemah.
Berkat itu sekarang aku menerima pelatihan langsung dari nenek untuk memperkuat fondasi milikku sekaligus meningkatkan kekuatan sihirku.
Hal pertama yang harus aku lakukan adalah mendapatkan sebuah skill yang bernama [Mana Sight] yang memungkinkanku untuk melihat Mana secara langsung.
Selama ini aku hanya mampu untuk merasakan Mana. Tapi berkat skill baru ini aku akhirnya bisa melihat Mana dengan mata telanjang.
Setelah mendapatkan [Mana Sight], aku melanjutkan untuk mendapatkan skill yang sudah sejak lama ingin aku miliki, [Meditation]. Jika saja saat itu aku tidak teralihkan oleh skill lain, aku pasti sudah mendapatkannya sejak lama.
Kedua skill itu menghabiskan 2SP.
Untuk mendapatkan [Meditation] aku harus bersemedi di dalam sungai dan berkonsentrasi untuk mengosongkan pikiranku. Aku tidak butuh waktu lama untuk mendapatkannya, hanya saja aku masih harus bersemedi untuk alasan yang tidak aku ketahui.
•Persyaratan telah terpenuhi, Skill [Clear Mind] berhasil terbuka•
Ohh... Karena ini rupanya!
[Clear Mind]
Pikiran pengguna akan selalu tenang dan akan sulit untuk kehilangan konsentrasi atau pun terkena serangan psikologis.
Cuman 1SP ambil!
"Baiklah, sekarang lanjut ke latihan selanjutnya!"
Haa.... Akhirnya aku boleh keluar dari dalam sungai yang dingin ini.
Setelah aku mengeringkan badan dengan menggunakan handuk, aku lalu mengaktifkan [Magical Garment] untuk
kembali berpakaian. Tidak lupa aku juga menggunakan (Fire Control) untuk menciptakan sebuah bola api yang melayang di sampingku untuk menghangatkan diri.
Untuk latihan yang selanjutnya adalah mengenai sihir utamaku.
Umumnya seorang ahli sihir hanya memiliki 1 sampai 3 sihir dengan satu sihir sebagai sihir utama yang jauh lebih kuat dari yang lain.
Orang sepertiku yang mengambil hampir semua sihir itu jarang dan hampir tidak ada.
Mau bagaimana lagi kan? Sudah lama aku ingin menjadi seorang Penyihir dan menggunakan sihir. Jadi wajar saja aku menjadi rakus dan mengambil semua yang bisa aku ambil.
Setelah sempat di omeli lagi oleh nenek, aku akhirnya kembali berlatih.
Untuk sihir utama, jelas aku memilih [Forest Magic] karena ini adalah skill ku yang paling kuat serta aku merasa kalau sihir ini memang yang paling cocok denganku.
"Begitu, [Forest Magic] yah. Level berapa [Plant Knowledge] milikmu?"
"Sudah max. Sekarang aku memiliki [Plant Reception] yang sudah level 3"
"Bagus..."
Setelah mengatakan itu, nenek lalu mengulurkan tangannya ke udara kosong dan seketika terdapat semacam distorsi pada daerah di sekitar tangan nenek yang seolah menelan tangannya.
Nenek lalu melakukan gerakan seperti sedang mencari sesuatu sebelum akhirnya menarik kembali tangannya yang kini sedang menggenggam sebuah buku dengan sampul berwarna hijau tua yang tebalnya melebihi 70cm!
"Baca ini sampai habis"
Nenek lalu menyerahkan buku tersebut yang seperti penampilannya, itu sangatlah berat.
Tunggu...!!!
Tadi nenek habis menggunakan [Space Magic] kan! Itu dari jelas bukan efek dari item seperti melainkan efek dari [Space Magic] kan!
Aku juga telah memiliki [Space Magic] tapi levelnya masih rendah. Jika ditingkatkan lagi, aku juga bisa melakukan trik seperti yang baru saja nenek lakukan kan?!
Aku sangat ingin menanyakan tentang sihir yang nenek gunakan. Hanya saja nenek hanya menyuruhku untuk fokus membaca buku yang baru saja beliau berikan.
Oke, baiklah.
Lagian, buku apaan sih ini? Ensiklopedia Tanaman!!!!!
•Skill [Plant Reception] telah mencapai level 5, mendapatkan 1SP•
•Skill [Plant Reception] telah mencapai level 10, mendapatkan 1SP•
•Skill [Plant Reception] telah mencapai level 15, mendapatkan 1SP•
•Skill [Plant Reception] telah mencapai level 20, mendapatkan 1SP•
Haa.... Capek!!!
Sudah berapa hari sih ini? Satu buku aja mesti makan berhari-hari buat dibaca.
"Bagus... Bagus... Sekarang, coba gunakan [Forest Magic] untuk menciptakan semua tanaman yang ada di dalam sana secara satu-persatu"
"..."
Wahai nenek tersayang.
Total ada lebih dari 3.000 jenis tanaman yang tertera di dalam buku itu tahu!
Tok Tok Tok
Panjang umur!
"Masuk"
Yang menjadi penyelamatku adalah mahakaryaku, Lif. Setelah memberi hormat kepada nenek, Lif lalu menyatakan alasan kedatangannya.
"Master, pengunjung pertama telah tiba"
Akhirnya!
"Hmm... Baiklah, latihan di tunda dulu"
"Terima kasih nek!"
...
Total terdapat 3 Party yang masing-masing beranggotakan 6 orang.
Party pertama beranggotakan 2 Tanker, 1 Swordsman, 1 Archer, 1 Healer dan 1 Mage.
Party kedua beranggotakan 1 Tanker, 1 Swordsman, 1 Lancer, 1 Thief, dan 1 Mage.
Party ketiga beranggotakan 2 Swordsman, 1 Thief, 2 Archer, dan 1 Mage.
Jika kalian tidak mengerti dengan istilah di atas, lebih baik kalian perbanyak main game sana!
Tidak salah lagi, itu adalah lambang dari Guild Iron Sword.
Melihat dari Mana yang mereka pancarkan, mereka cukup kuat. Sayangnya aku masih tidak tahu rata-rata kekuatan yang ada di sini. Tapi, jika yang nenek katakan benar, mereka seharusnya adalah Petualang dengan peringkat C atau B.
Oh iya, aku dan nenek saat ini sedang berada duduk dengan nyaman di ruang santai sambil menikmati kudapan yang Lif dan Zweite sajikan.
Karena sudah lewat beberapa hari, jelas Lif sudah kembali dari menemani Sechc dan Efta untuk membeli perlengkapan. Bahkan sekarang Workshop mereka telah selesai dan sudah beroperasi dengan lancar.
Kembali ke topik awal.
Aku dan nenek sedang menyaksikan para Petualang yang dengan senang hati menjadi subjek perco... Maksudku tamu kehormatan dari Dungeon Ibis yang telah secara resmi terbuka untuk umum!
Dengan menggunakan aku mampu memanipulasi semacam tanaman yang hinggap di pohon yang kuncup bunganya memiliki bentuk seperti bola mata.
Nama resmi dari tanaman ini adalah (Surveilance Flower) yang fungsinya sama seperti kamera CCTV.
Bunga ini tersebar di seluruh penjuru hutan yang memungkinkanku untuk mengamati semua sudut dari hutan ini.
Dengan sebagai pusatnya, aku lalu memproyeksikan gambar yang diambil oleh (Surveilance Flower) dalam bentuk hologram dan mengaturnya agar terlihat seperti sedang menyaksikan layar 3D dengan resolusi terbaik.
Sesaat setelah mereka memasuki hutan bagian Utara, mereka langsung berpencar. Dengan itu hologram yang ditampilkan juga ikut terpecah menjadi 3 agar bisa mengamati ketiga Party secara bersamaan.
"Tampaknya tujuan mereka bukanlah untuk menaklukkan Dungeon tapi untuk menjelajahi dan memetakannya"
"Bukankah itu wajar? Nenek dan para Headmasters telah menaklukkan Boss di bagian Utara jadi informasi tentang Boss tentu telah tersebar. Terlebih mereka pasti sudah tahu kalau aku adalah pemilik dari Dungeon ini dan aku sudah berkata kalau tidak akan ada Mobs yang keluar dari kawasan Dungeon kecuali terdapat alasan khusus"
"Benar, yang tertinggal sekarang adalah menjelajahi dan memetakan Dungeon ini"
Pergerakan mereka pelan. Selain karena harus waspada akan Mobs yang bisa datang kapan saja, mereka juga harus menunggu salah satu anggota mereka yang bertugas untuk memetakan jalan yang telah mereka lalui.
Meski aku bilang lambat tapi kecepatan menjelajah mereka terbilang cepat dan efisien. Bukti kalau mereka telah berpengalaman dalam hal ini.
Sepanjang jalan mereka tiada hentinya mengamati dan mendiskusikan apa yang mereka lihat di sepanjang perjalanan. Itu mereka lakukan sambil melawan Mobs yang menghadang.
Tidak butuh waktu lama sampai mereka telah menjelajahi 30% dari wilayah bagian Utara.
Selama itu aku bisa menyaksikan bagaimana gaya bertarung para Petualang pada umumnya dan taktik apa yang mereka gunakan untuk menghadapi setiap lawan yang berbeda.
"Oh, mereka mampu menahan teriakan dari (Violent Hound) kekuatan mental mereka kuat juga"
Melihat mereka dengan mudahnya menghadapi kawanan (Violent Hound) meski telah terkepung sekalipun dan tampak tidak bergeming saat dihadapkan dengan kemampuan khusus dari (Violent Hound) yang mampu melumpuhkan lawan mereka, membuatku sadar betapa kuatnya Petualang peringkat C itu.
"Tapi tampaknya mereka kesusahan saat melawan (Mad Trent)"
"Wajar saja, Mobs sejenis itu hanya bisa di lawan dengan menggunakan senjata berat seperti Hammer atau Battleaxe. Kau bisa juga menggunakan [Fire Magic] tapi jelas kau pasti akan keberatan kan?"
"Jelas, berani membakar rumahku, akan aku bakar mereka hidup-hidup!"
Para Petualang itu jelas bukanlah orang bodoh. Mereka pasti tahu kalau menggunakan api di hutan itu adalah tindakan yang berbahaya.
Karena itulah sejak tadi Mage mereka hanya menggunakan [Wind Magic], [Water Magic], [Soil Magic] dan terkadang menggunakan [Light Magic].
Dari yang aku perhatikan, tampaknya Mage mereka minimal menguasai 2 jenis sihir. Dan kebanyakan sihir yang mereka kuasai adalah [Water Magic].
Sayang sekali [Water Magic] tidak terlalu berpengaruh kepada (Mad Trent) sehingga daya serang mereka menjadi kurang dan butuh waktu lama untuk menghabisi seekor (Mad Trent).
Terlebih Party ketiga, karena tidak ada satu pun anggota mereka yang menggunakan senjata berat, mereka butuh waktu dua kali lebih lama ketimbang Party lainnya dalam menghadapi (Mad Trent).
Beberapa jam kemudian,
Para Petualang telah menjelajahi kurang dari 50% dari wilayah bagian Utara.
"Oh, tampaknya Party ketiga tidak sengaja masuk ke daerah Barat"
"Memangnya ada apa di bagian Barat?"
"Kematian"
Tidak butuh waktu lama sampai perkataanku menjadi kenyataan.
Sesaat ketika mereka memasuki bagian Barat, mereka secara tidak sengaja menjumpai sarang dari (Toxic Bee). Jelas mereka langsung dikerumuni dan berakhir dengan kematian salah satu Mage mereka.
Aku pernah menonton berita tentang seseorang yang tewas karena disengat oleh kerumunan lebah. Tapi karena di sensor, aku jadi tidak bisa melihat kondisinya dengan jelas.
Tapi sekarang aku tahu kenapa mereka menyensornya.
Melihat tubuh yang penuh dengan bentolan hingga tampak seperti balon memang tidak mengenakkan.
Anggota Party yang tersisa lalu mencoba kabur. Namun, karena efek khusus dari bagian Barat mereka malah berlari semakin dalam ke hutan.
Tidak ada hal yang membatasi setiap bagian hutan. Karena itulah jika tidak hati-hati kau bisa saja malah memasuki bagian hutan lain tanpa kau sadari.
Seperti halnya sekarang.
Party ketiga yang mencoba kabur malah melaju semakin dalam ke hutan. Semakin dalam mereka, semakin melemahlah mereka dikarenakan lingkungan di bagian Barat sangatlah beracun hingga bernafas saja bisa membuatmu mati keracunan.
Dengan kondisi tubuh mereka yang kian melemah, mereka lalu menenggak semacam Potion untuk menyembuhkan diri mereka.
Hanya saja itu hanya akan bertahan untuk sementara waktu.
Bahkan dengan Potion ku yang paling baru sekalipun, itu hanya akan bertahan maksimal sejam sebelum efeknya habis. Dan jelas butuh waktu lebih dari satu jam untuk menjelajahi bagian Barat.
"Tampaknya mereka sekarang berhadapan dengan (Giga Bear)"
"Dengan kondisi mereka yang sekarang, mustahil mereka bisa selamat"
Dan benar saja, meski mereka sempat memberikan perlawanan, karena kekurangan satu anggota serta kondisi fisik mereka yang kian melemah, tidak butuh waktu lama sampai mereka akhirnya disapu bersih oleh seekor (Giga Bear).
"Terima kasih atas uang, Equipment, dan yang lebih penting hiburan yang kalian berikan"
"Kau tampak sangat senang akan hal ini"
"Tentu saja, inilah alasan utama Dungeon ini diciptakan"
"Bukannya kau bilang itu tidak sengaja yah?"
"Hahaha..."
Pada saat Otherworlder mati, tubuh mereka tidak semerta-merta menghilang. Ada jeda waktu satu jam sebelum akhirnya tubuh mereka berubah menjadi cahaya.
Pada jeda waktu tersebut, kau bebas melakukan apa pun terhadap tubuh mereka.
Aku lalu memerintahkan para Golem yang baru aku ciptakan untuk pergi mengambil uang dan beberapa Equipment mereka. Setelah itu aku membiarkan Mobs di sekitar untuk menyantap hidangan di hadapan mereka sebelum akhirnya tubuh para Petualang itu berubah menjadi cahaya dan menghilang.
Tidak mengetahui kalau teman-teman mereka telah dibantai habis, Party pertama dan kedua tetap melanjutkan penjelajahan mereka.
Party pertama tampaknya telah sampai di hadapan Boss di bagian Utara. Hanya saja mereka tidak melawannya dan memutuskan untuk menjelajahi area di sekitar sarang Boss.
Hari tampaknya sudah sore saat para Petualang itu memutuskan untuk mundur dan menyudahi penjelajahan pada hari ini.
Total mereka telah menjelajahi 70% dari bagian Utara dan kurang dari 1% dari bagian Barat.
Tontonan pada hari ini cukup menarik.
Melihat gaya bertarung orang lain dan merefleksikan gaya bertarung milikku sendiri memang penuh manfaat.
"Aku senang atas antusiasmemu terhadap Dungeon ini. Tapi kau harus ingat kalau masih ada latihan yang menanti dan kau tidak akan selalu bisa menonton hal seperti ini setiap saat"
"...Ah!?"
Nenek benar!
Mulai sekarang aku akan semakin sibuk dan para pengunjung yang datang juga akan semakin banyak. Mustahil bagiku untuk menonton mereka 7/24 jam!
"Apakah tidak bisa direkam?"
"Bisa saja jika kau punya . Aku bisa saja mengajarkan bagaimana cara membuatnya kepadamu. Hanya saja siapa yang akan merekamkannya untukmu?"
"Terima kasih nek! Kalau yang bertugas merekam tenang saja, aku punya ide!"
Untuk saat ini tidak ada Pelayanku yang punya waktu lenggang yang cukup untuk bertugas sebagai penjaga kamera CCTV.
Oleh karena itu, aku akan menciptakannya!