
Kalau dipikir-pikir lagi, tempat ini ramai juga yah. Atau bisa aku bilang terlalu ramai!
Aku baru saja keluar dari training ground dan yang pertama Kali menyambutku adalah lautan
manusia. Yah, beberapa dari mereka berasal dari ras lain sih.
Game Freedom 2 telah berjalan selama satu tahun.
Demi keseimbangan server, Pemain dikirim secara bergelombang.
Gelombang pertama sebanyak 10.000 Pemain. Tiga bulan kemudian hanya tersisa 2.000 Pemain yang bertahan.
Gelombang kedua sebanyak 5.000 Pemain. Bukan karena batas kuotanya menurun. Melainkan hanya sedikit yang mau bermain setelah mendengar pendapat dari Gelombang pertama yang dimana aku yakin itu berasal dari pengecut yang keluar karena dia tidak punya nyali.
Gelombang ketiga sebanyak 7.000 Pemain termasuk diriku. Berkat pendapat positif dari Gelombang kedua dan saran yang mereka berikan. Hanya orang tertentu saja yang berminat bermain game ini. Singkatnya mereka sudah di filter dan hanya orang yang benar-benar ingin bermain saja yang memainkan game ini seperti diriku.
Meski begitu, ini tetap saja terlalu banyak.
Padahal masih banyak kota lainnya yang bisa dipilih sebagai tempat Respawn awal. Apakah
kebanyakan dari mereka juga berpendapat sama sepertiku dan memilih kota ini?
Sudahlah, yang penting sekarang aku harus menyelesaikan tujuanku.
...
"Terima kasih atas pembeliannya"
Ha.... Belanja itu capek. Aku ingin cepat-cepat punya pelayan!
Awalnya aku berniat untuk menunjukkan kegiatan berbelanja kepada kalian. Hanya saja tokonya
terlalu ramai dan aku harus berdesak-desakan. Jadinya tidak ada waktu untuk bercerita.
Singkatnya aku membeli apa yang perlu aku beli. Nanti juga aku tunjukkan jadi sabar saja.
Baiklah, mari kita pergi dari lautan manusia ini!
...
Sekarang aku berada di bagian selatan dari kota Gata. Lebih tepatnya aku berada di sisi terluar dari hutan terbesar di Drakon Kingdom.
Hutan Ibis.
Rumor mengatakan kalau hutan ini menyimpan beribu misteri yang belum terpecahkan. Dari guide dan playthrough yang aku lihat, mereka mengaku kalau sudah menjelajahi hutan ini sepenuhnya namun tidak menemukan apapun.
Tentu saja aku tidak mempercayainya!
Kenapa? Itu mudah.
Disini tidak ada yang namanya peta otomatis.
Jika kau ingin peta, maka ambillah yang manual.
Sekarang kau mengerti kan? Mana mungkin aku percaya kalau mereka sudah menjelajahi sepenuhnya hutan ini kalau mereka saja tidak tahu berapa luas sebenarnya hutan ini.
Juga, katanya hutan ini punya beribu misteri. Dan rumor itu tidak akan ada tanpa sumber dan alasan yang jelas. Pasti ada sesuatu di hutan ini!
Terlebih, jika kita mengikuti cerita dari seorang Penyihir yang punya impian sama sepertiku.
Jika aku menjelajahi bagian terdalam hutan ini, ada kemungkinan untuk bertemu dengan sosok misterius yang menjaga hutan tersebut.
Karena itulah aku memilih kota ini sebagai tempat Respawn pertama. Itu semua demi menjelajahi hutan ini.
Dengan Staff yang baru aku beli berada di tanganku, sebuah jubah baru yang berkibar dengan
indahnya, dan sebuah topi kerucut duduk manis di kepalaku. Aku siap menantang segala marabahaya.
Hehe... Bagaimana menurut kalian Equipment baruku?
Staff yang aku beli merupakan tongkat kayu setinggi 1.7 meter dengan ukiran yang indah. Aku membelinya dengan harga 5 perak.
Jubah yang aku pakai sekarang sangat mirip seperti jubah yang umum dipakai oleh para Penyihir. Dari sekian warna yang ada, aku memilih warna hitam dengan alasan yang sudah sangat jelas. Harganya 6 perak.
Topi kerucut ini, topi yang dipakai para Penyihir ini. Ahh~ aku tidak bisa menahan diriku!
Meski aku sering memakainya dirumah ataupun di acara cosplay. Ini pertama kalinya aku memakainya sebagai seorang Penyihir!
Harganya cuman 3 perak.
Total aku menghabiskan 1 emas 4 perak hanya untuk Equipment semata.
Pemain baru mendapatkan uang jajan sebanyak 10 Koin emas. Dan aku juga mendapat bonus untuk hadiah pra-pendaftaran sebanyak 5 koin emas. Total aku punya 15 koin emas sebagai uang saku.
Oh, bagaimana caranya aku mendapatkan hadiah pra-pendaftaran padahal aku berasal dari gelombang ketiga?
Itu mudah, aku sudah mendaftar sejak game ini pertama kali diumumkan.
Seharusnya aku termasuk pada gelombang pertama. Hanya saja aku menahannya untuk melihat pendapat para pemain lain.
Baiklah, lanjut.
Selain Equipment, aku juga membeli berbagai macam hal lainnya yang nanti akan aku jelaskan.
Ah... Hampir lupa. Ini performa dari Equipment baruku.
★★★
«M.Atk : Small»
Tongkat kayu yang biasa dipakai untuk membantu melafalkan sihir.
«M.Def : Small»
Sebuah jubah yang biasa dipakai oleh ahli sihir.
★★★
«M.Atk : Small» «M.Def : Small»
Sebuah topi kerucut yang biasa dipakai oleh penyihir.
Disarankan bagi yang tidak ingin disangka sebagai penyihir untuk tidak memakainya.
Normalnya kau akan melihat hal seperti ini dari hasil [Appraisal] tapi karena skill ku masih rendah, aku hanya bisa melihat namanya saja. Untungnya pihak toko mencantumkan hasil [Appraisal] dari produk mereka di depan barang dagangan mereka untuk mempermudah para pembeli untuk memilih.
Baiklah, aku yakin kalian tidak memerlukan penjelasan untuk yang ini, tapi untuk memperjelas.
Lihat simbol bintang itu? Kalau bintangnya sedikit berarti barangnya jelek. Kalau banyak berarti bagus.
Sedangkan tiga bintang itu normal.
Untuk sisanya silahkan gunakan pengetahuan gaming kalian. Aku tidak punya waktu untuk menjelaskannya.
Kecuali untuk bagian topi? Apa maksudnya itu?
Sudah jelaskan kalau yang memakai topi kerucut itu hanya Penyihir. Memangnya ada orang bodoh diluar sana yang meskipun dia pengguna pedang tapi memakai topi khas Penyihir?
Tunggu, dunia ini memang dipenuhi oleh orang bodoh!
Kyuuu!!!
"Oh... Apa ini?"
Tanpa sadar aku sudah memasuki hutan Ibis. Meski masih dangkal, aku sudah bertemu dengan Mobs pertamaku. Ya, mereka secara umum dipanggil sebagai Mobs.
Dia adalah seekor kelinci putih. Hasil [Appraisal] menunjukkan kalau namanya adalah (White Rabbit). Dia adalah Mobs paling umum di bagian hutan ini.
Wujudnya sangat mirip dengan kelinci pada umumnya. Bahkan bisa dibilang sisi imutnya jauh lebih menonjol ketimbang yang asli.
Bahkan para Pemain perempuan yang tidak jauh dariku sedang berteriak kegirangan melihat kelinci ini.
Oh, aku?
Aku menggunakan (Wind Shoot) dan sekarang kelinci itu sudah menjadi seonggok daging.
Kenapa kau bilang?
Mobs tetaplah Mobs. Mereka itu berbahaya. Lihat saja para perempuan manja itu. Mereka terkena sundulan maut dari para kelinci itu.
Oleh karena itu, jika kau melihat satu, langsung habisi ditempat.
Ahh... Aku lupa lagi. Aku belum menjelaskan sihirku kepada kalian. Tapi sihirku banyak... Bagaimana menjelaskannya?
Nah, begini saja.
(Wind Shoot) yang aku gunakan tadi merupakan sihir pertama yang aku dapatkan dari [Wind Magic] begitu juga dengan (Shadow Shoot) yang aku gunakan sebelumnya yang berasal dari [Black Magic].
Jika kalian melihat aku menggunakan sihir serupa, tinggal cocokkan bagian nama sihir tersebut dan sambungkan dengan skill yang aku miliki. Gampang kan?
Lagian semua sihir awal pasti diawali dengan Shoot. Hanya efeknya saja yang beda tergantung dengan elemen apa yang aku pakai.
Setelah aku menusukkan mayat kelinci itu dengan pisau yang diberikan sebagai bagian dari Equipment awal, seketika mayat kelinci itu menjadi partikel cahaya dan hanya meninggalkan sebuah kulit dan satu buah kristal bening.
Yah, hanya ini yang tampak seperti game.
[Appraisal]
(Small White Rabbit's Hide) (Small Magic Core)
Karena skill ku masih rendah hanya inilah yang bisa aku lihat. Dari namanya saja sudah bisa ketebak kan apa gunanya? Gak perlu dijelasin kan?
Bagus, sekarang aku akan menaruh ini di dalam dan mari... Faaakkkk!!!
Sekarang aku harus menjelaskan apa itu !!!
Bagaimana bisa para Protagonist dari cerita lain bisa tahan menjelaskan semua hal!
Singkatnya ini adalah versi realistis dari Inventories. Waktu akan berhenti bagi benda yang kau simpan di dalamnya. Ngomong-ngomong milikku bentuknya seperti tas selempang. Dan aku sudah memilikinya sejak awal.
Kyuu!
Kebetulan, ada kelinci di depan mata.
Halo pak kelinci♪
Sekarang mati!