A Journey Of A Delusional Witch

A Journey Of A Delusional Witch
Chapter 17 : What Should I Do...?



Hmm... Lif dan yang lainnya sudah pergi ke kota, yang artinya sekarang aku sendiri tanpa ada yang bisa aku lakukan.


Serius, apa yang harus aku lakukan?


Pikir wahai diriku, apa saja yang belum pernah kau lakukan sebelumnya...


Ah, benar!


Aku selalu menggunakan [Alchemy] untuk membuat Potion. Tidak pernah sekali pun aku menggunakannya untuk menciptakan sebuah item.


Baiklah, saatnya beraksi!


Pertama, aku akan memulai dari yang paling dasar.


Aku akan menciptakan sebuah anak panah.


Karena Zweite adalah pengguna busur, sudah pasti dia butuh banyak anak panah.


"Si kecil, cepat ambil ranting dan kerikil sebanyak mungkin dan bawa ke hadapanku"


"Si-siap!"


Tidak lama kemudian, si kecil datang sambil membawa material yang aku minta.


Resep untuk membuat anak panah sangatlah gampang.


Kau hanya butuh (Stone), (Branch), dan (Feather).


Tentu kau bisa mengganti dua bahan pertama dengan apapun yang kau butuhkan seperti (Iron) atau bahkan (Gold). Tapi karena hanya aku ingin membuat (Stone Arrow) maka bahan di atas sudah lebih dari cukup.


Sekarang, aktifkan


Masukkan (Stone), (Magical Tree's Branch), dan (Forest Owl's Feather) kedalam kuali.


Atur panas apinya menggunakan (Fire Control).


Aduk selama beberapa menit... (Synthesis) Selesai!


\★★★


«Damage : Small»


Sebuah anak panah yang mata panahnya terbuat dari batu yang tajam.


Yup, kurasa ini sudah lebih dari cukup.


Sekarang, buat sebanyak mungkin!


...


Anak panah sudah selesai, sekarang saatnya membuat aksesoris.


Sudah menjadi kewajiban di game mana pun untuk mengenakan aksesoris yang bisa meningkatkan kekuatan penggunanya.


Yang menjadi masalah adalah aksesoris apa yang akan aku buat dan bahan apa yang aku butuhkan.


Hmm... Kurasa cincin menjadi pilihan yang paling baik.


Untuk bahan, kayu... Bisa dipakai. Kalau logam... Ah, aku bisa mendaur ulang pedang para bandit itu!


Dan tentu saja, bahan utamanya adalah (Magic Core)!


Sekarang, untuk yang kayu... (Plant Control) yup, pas di jari.


Untuk logam, ambil pedang bandit (Upper & Lower) jadi deh (Iron Ingot) x5.


Masukkan (Wooden Ring) dan (Magic Core) kedalam kuali.


(Synthesis)!


\★★★★


«Mana Enchant : Small»


Sebuah cincin yang terbuat dari kayu berkualitas yang mampu untuk meningkatkan kapasitas Mana penggunanya.


Cukup bagus.


Sekarang, masukkan (Iron Ingot) dan (Magic Core) kedalam kuali lalu (Synthesis)!


\★★★


«Magic Enchant : small»


Sebuah cincin yang terbuat dari logam murah yang mampu untuk meningkatkan kekuatan sihir penggunanya.


Hah... Barang murahan emang gak bisa diharapkan.


Sudahlah, daripada gak ada mending terima aja.


Satu di jari telunjuk dan satunya lagi di jari tengah.


Baiklah, sekarang ngapain lagi yah?


Bagaimana kalau latihan sihir, tapi sihir apa?


Hmm... Masih gak kepikiran.


Emang sih skill ku masih ada yang levelnya rendah, tapi naikinnya rada susah.


Dapet skill baru? Tapi skill apa?


Haruskah aku baca buku biar dapat ide?


Oh, baru kepikiran!


Di cerita dan film kan sering ada adegan seorang ahli sihir membaca buku tanpa perlu menyentuhnya. Mereka bisa mengendalikan buku itu dan membuatnya melayang di hadapannya.


Tapi, apa yang harus aku lakukan untuk mendapatkan skill seperti itu?


Atau mungkin, [Mana Control]!!!


•Persyaratan telah terpenuhi, skill [Psychokinesis] berhasil terbuka•


"Haha... Hahahahahah.... Hahahahahah...!!!"


Jenius, aku memang jenius!


Cuman 1SP ambil!


Baiklah, saatnya mencoba skill baruku ini...


...


"Kak Lif, masih jauh kah?" "Kak Lif, masih lama kah?"


"Sebentar lagi"


Saat ini, aku beserta junior ku yang Master baru saja ciptakan sedang menuju kota untuk membeli Armor.


Aku, Percy dan Zweite tidak memiliki kebutuhan berarti karena kami memiliki pakaian alami kami. Sedangkan si kembar Trita dan Vier lah yang paling membutuhkan pakaian karena pada saat mereka diciptakan, mereka tidak dilengkapi dengan pakaian alami.


Mereka berdua saat ini harus tahan mengenakan pakaian sederhana yang aku jahit dengan tergesa-gesa menggunakan Material yang ada.


Selain itu, mereka juga butuh senjata.


Percy dan Trita masih bisa menggunakan pedang dari bandit yang kami tangkap sebelumnya.


Sedangkan Zweite membutuhkan busur panah dan Vier membutuhkan sebuah tombak.


Aku? Aku hanyalah seorang pelayan belaka, bukan seorang petarung.


Selain membeli Armor, Master juga memerintahkanku untuk mengamati para ciptaan barunya.


Untuk kekuatan tempur.


Gaya bertarung Percy dalam menggunakan pedang patut dipuji. Gerakannya teratur dan tidak ada gerakan yang percuma.


Sedangkan untuk yang lainnya, masih menunggu sampai mereka mendapatkan senjata masing-masing.


Untuk soal personalitas, mereka cukup beragam.


Percy jarang menunjukkan ekspresinya dan tidak terlalu banyak bicara.


Zweite memberikan kesan seperti seorang kakak perempuan atau bahkan seorang ibu. Jika bukan karenanya, si kembar itu pasti sudah keluyuran kemana-mana.


Terakhir, si kembar Trita dan Vier.


Aku tidak tahu apakah ini karena mereka terbuat dari tanah yang sama. Dari sikap dan penampilan mereka berdua sama persis.


Dengan tubuh kecil mereka dan sikap mereka yang kekanak-kanakan, membuat mereka tampak seperti anak kecil yang tidak peduli akan dunia.


Jika bukan karena Zweite yang selalu mengawasi mereka, aku pasti sudah mengikat dan menyeret mereka berdua hingga sampai kota.


"Waahhh.... Kelinci♪" "Waahhh... Ayo tangkap!"


"Kalian berdua, kelinci itu Mobs tahu. Jadi harus hati-hati"


Terima kasih, Zweite. Karena telah meringankan beban ku.


...


"Tahan, Mobs liar tidak diizinkan untuk memasuki kota"


Sudah kuduga akan menjadi seperti ini.


Saat ini Vier sedang memeluk seekor (Forest Rabbit) yang dia tangkap di jalan. Trita yang ada di sampingnya juga sedang sibuk bermain dengan telinga kelinci tersebut.


Mendengar perkataan penjaga yang melarang mereka untuk membawa kelinci itu masuk, mereka berdua jadi cemberut.


"Ehh... Paman jahat" "Ehh... Paman gak asik"


Tentu saja penjaga itu tampak kesal atas perkataan si kembar.


Setelah itu aku sibuk menenangkan si penjaga sedangkan Zweite sibuk membujuk si kembar untuk melepas kelinci yang mereka tangkap.


Entah karena sudah tidak sabar lagi atau apa, Percy dengan paksa merebut kelinci itu dari tangan Vier dan langsung mematahkan leher kelinci itu. Yang tersisa hanyalah sebuah (Magic Core) yang terjatuh di atas tanah dan selembar (Forest Rabbit's Hide).


"Huaaa... Kakak Percy jahat!" "Waaaa.... Kakak Percy benci!"


Master, jika hambamu ini boleh memberi saran. Janganlah engkau membawa si kembar pergi ke kota lagi.


...


..


.


Akhirnya kami sampai di toko Equipment.


Demi menenangkan si kembar, aku harus rela menggunakan dana berlebih untuk Armor mereka.


"Yay... Kak Lif baik gak kayak kakak Percy♪" "Hore... Kak Lif hebat gak macam kakak Percy"


Meski dia tidak menunjukkannya, tapi aku bisa merasakan kalau Percy sedang kesal.


Beberapa menit kemudian...


"Yay... Senjata baru!" "Hore... Baju baru!"


Si kembar dengan bahagianya melompat-lompat di dalam toko sambil mengayunkan senjata baru mereka.


Aku harus meminta maaf kepada penjaga toko karena hal ini.


Yang lebih penting, Trita membeli sebuah Longsword sebagai senjata barunya. Sedangkan untuk Armor, dia membeli sebuah Chainmail beserta sebuah Armor yang dikategorikan sebagai Light Armor yang terbuat dari bahan besi.


Sedangkan untuk Viel, dia membeli sebuah tombak besi yang panjangnya hampir sama dengan tubuhnya. Untuk Armor, dia juga membeli Light Armor yang sama seperti Trita hanya saja jauh lebih terbuka.


Untuk Percy, dia hanya membeli sebuah One-Handed Sword dan sebuah Kite Shield.


Yang terakhir, Zweite membeli sebuah Longbow beserta sebuah Quiver yang dia tempatkan di punggungnya.


Percy dan Zweite tidak membutuhkan Armor baru Karena pakaian alami mereka sudah lebih dari cukup.


Semua senjata dan Armor yang kami beli kali ini telah menghabiskan uang Master sebanyak 23 emas dan 7 perak. Lebih banyak dari yang aku perhitungkan.


Mengingat kalau Master tidak terlalu peduli dengan uang, kurasa Master tidak akan marah akan hal ini.


"Nona Lif, kemana kita selanjutnya?"


"Masih ada satu tempat lagi yang harus kita kunjungi"


Itu benar, meskipun Master hanya menyuruh kami untuk membeli Armor dan senjata, tapi aku masih akan membeli satu item lagi.


Oh, aku juga masih harus singgah ke Union untuk menyampaikan balasan Master.


...


"Jadi, apa maksudnya ini?"


Pada saat Lif dan yang lainnya pulang, hal pertama yang menyambutku adalah sebuah cermin satu badan yang Lif berikan kepadaku.


Cermin itu terlihat antik dan dipenuhi oleh ukiran-ukiran yang indah.


Menilai dari kualitas, tentu ini adalah barang kelas tinggi yang biasa dibeli oleh para bangsawan.


Jika ini adalah hadiah atau semacamnya, tidak akan ada masalah. Tapi aku masih ingat dengan percakapanku dengan Lif tidak lama ini.


"Master, ini adalah hadiah yang hamba..."


"Cukup sampai di situ, lepas bajumu dan jangan berani-berani kau mengenakan sehelai benang pun selama seminggu"


"...siap"


Baiklah, sekarang mari kita lihat apa yang mereka beli.


Hmm... Bagus, tidak ada masalah.


Menurut laporan Lif, kemampuan bertarung mereka cukup tinggi dan kerja sama mereka pun patut untuk dipuji.


Juga, tidak kusangka kalau Golem bisa punya kepribadian yang beragam.


Pelayanku sudah bersenjata lengkap, item juga melimpah.


Dengan ini kurasa aku sudah siap untuk menjelajahi bagian Selatan yang selama ini aku hindari.


Name : Lavender


Race : Human, Female (18)


Occupation : Forest Dwellers


SP: 26


Skill Active :


[Black Magic 20] [Darkness Magic 1] [Light Magic 12] [Fire Magic 8] [Water Magic 20]


[Stream Magic 6] [Wind Magic 13] [Soil Magic 20] [Stone Magic 14] [Wood Magic 22]


[Summoning Magic 15] [Slave Magic 2] [Alchemy 16] [Appraisal 15] [Psychokinesis 3]


Skill Passive :


[Staff 14] [Mana Presence 20] [Mana Control 12] [Magic Knowledge 20] [Magic Researcher 12]


[Plant Knowledge 16] [Body Strengthening 12] [Mana Enchant 15] [Mana Recovery 15]


[Gathering 6] [Footwork 9] [Farming 3] [Night Vision 8] [Intuition 2] [Dance 8] [Merciless 4]


[Death Stares 4] [Linguistic 17] [Poison Resistance 2] [Sleep Resistance 4] [Charm Resistance 1]