
Sudah aku duga, semuanya berubah.
Saat aku menengok keluar jendela, yang aku lihat adalah pemandangan hutan yang berwarna violet.
Baik itu batang pohon sampai ke daun semuanya didominasi oleh warna violet.
Pengumuman itu juga mengatakan kalau hutan ini telah menjadi sebuah Dungeon.
Itu artinya aku telah menaklukkan seluruh hutan ini sepenuhnya. Aku tidak tahu harus mengatakan apa, menaklukkan hutan ini saat aku sedang Log Out sama sekali tidak memberikan kesan yang bagus bagiku.
Hal ini menjadi semakin nyata saat aku merasakan kalau koneksiku dengan hutan Ibis sudah menjadi sangat erat sampai aku merasa aku bisa mengetahui serta mengendalikan semua yang ada di dalam hutan ini.
Sudahlah, mari cek rumahku dulu.
Sial, bahkan pintu kamarku pun berubah menjadi pintu ganda. Lorong rumahku pun... Tunggu, rumahku seharusnya tidak punya lorong sepanjang ini!
Jangan bilang kalau model rumahku pun juga ikut berubah!
Di sepanjang lorong terdapat berbagai macam lukisan dan ornamen mewah yang terpajang di dinding.
Bahkan lantainya pun dilapisi oleh karpet mewah yang terasa lembut saat diinjak.
Penerangan di rumah ini pun telah berubah dari yang awalnya memakai lilin menjadi semacam lampu magis yang aku lihat di Dungeon.
Karena kamarku berada di bagian ujung lorong, membutuhkan waktu bagiku untuk menyusurinya.
Di sepanjang lorong juga terdapat beberapa pintu yang jika dibuka kau akan masuk ke dalam sebuah kamar yang mewah tapi masih lebih sederhana jika dibandingkan dengan kamarku.
Apakah ini kamar tamu?
Oh, ada juga ruang belajar dan perpustakaan yang cukup besar. Saat aku melihat buku yang terpajang di rak, aku sadar kalau buku-buku tersebut adalah semua buku yang aku miliki. Termasuk buku yang aku ambil dari Dominic.
Pada akhirnya aku sampai di tangga...
"Bahkan lantainya pun juga bertambah"
Dari 2 lantai sekarang menjadi 3 lantai. Kurasa aku harus menyebut rumahku ini sebagai sebuah mansion.
Dengan perlahan, aku menuruni tangga langsung menuju ke lantai pertama.
Saat aku sampai di bawah, aku menggunakan [Mana Presence] untuk mencari keberadaan makhluk hidup yang ada di mansion ini.
Oh, kualitas dan kepadatan Mana yang ada di sini menjadi lebih murni seperti air telaga yang jernih di pagi hari dan saking padatnya konsentrasi Mana di sini sampai-sampai aku merasa seperti sedang berada di dalam lautan.
Ah, itu mereka!
Terdapat 2 keberadaan yang aku rasakan.
Saat aku mendekati mereka, aku bisa melihat dia buah tubuh gadis tanpa busana sedang terkapar di lantai tepat di depan sebuah pintu yang terbuka.
Kulit mereka sedikit kecokelatan, yang paling menonjol adalah rambut mereka yang panjang dan berantakan seperti tidak pernah mandi. Terlebih rambut mereka yang berwarna cokelat tua memberikan kesan kotor pada mereka.
Aku tidak mengingat siapa mereka.
Namun, simbol rantai yang berada di leher mereka membuktikan kalau mereka sebenarnya adalah budakku.
[Identify]
Ohh... Begitu, jadi begitu!
Saat pengumuman itu bilang kalau Mobs dan Makhluk Hidup yang berada di hutan ini berevolusi, yang dimaksud adalah semuanya termasuk para budakku.
Baiklah, kurasa sebagai hadiah karena mereka berevolusi dan berhenti menjadi Manusia, aku akan memberikan mereka nama.
Pertama-tama...
"Bangun!"
Dengan satu-dua kali tendangan, mereka akhirnya bangun juga.
"Ugh... Ah, Master!"
"Akhirnya kalian bangun juga. Dengarkan, mulai sekarang aku akan memberikan kalian nama!"
Mereka tentu agak bingung akan hal ini. Tapi mereka tetap menerima nama yang aku berikan.
Name : Selvi
Race : Fairy (Brownie), Female (18)
Occupation : Slave (Lavender)
SP : 14
Skill Active :
[Stealth 1]
Skill Passive :
[Nudist 10] [Night Vision 7] [Housework 6] [Cold Resistance 12]
Racial Skill :
[Shave Shifting 1]
Name : Vergy
Race : Fairy (Brownie), Female (18)
Occupation : Slave (Lavender)
SP : 14
Skill Active :
[Stealth 1]
Skill Passive :
[Nudist 10] [Night Vision 7] [Housework 6] [Cold Resistance 12]
Racial Skill :
[Shave Shifting 1]
Heh, kalian seharusnya melihat bagaimana ekspresi mereka saat mengetahui kalau mereka bukan lagi Manusia.
Juga, tampaknya susunan Skill mereka telah berubah sepenuhnya. Ada beberapa yang masih sama, tapi yang lainnya tampaknya ditambahkan untuk menyesuaikan dengan Ras mereka.
Aku tidak paham kenapa mereka sekarang sedang menangis. Bukankah menjadi Ras Peri adalah hal yang bagus?
Ditambah sekarang mereka memiliki skill [Shave Shifting] yang membuat mereka mampu untuk berubah ke dalam bentuk hewan.
Oh iya, jika kalian menonton film tentang bocah sihir dengan luka petir di dahinya, kalian pasti tahu apa itu Brownie. Yang artinya tidak akan ada pakaian untuk mereka!
"Berhenti menangis! Cepat kembali ke basemen dan cek keberadaan para tahanan!"
""Si-siap!""
Jika mereka berdua telah berevolusi, itu berarti budak dan Pelayanku yang lain juga ikut berevolusi.
Baiklah, mari cari mereka!
...
"Di sini mereka rupanya"
Aku mengelilingi seluruh bagian rumah hanya untuk menemukan mereka masih terkapar di atas tanah tidak jauh dari rumah.
Bahkan Pelayan setiaku, Lif, aku temukan sedang terkapar tepat di teras rumah.
Tapi, melihat hutan ini yang telah berubah sepenuhnya sungguh hal yang tidak bisa dipercaya sekaligus menakjubkan.
Bahkan bunga Lavender pun juga telah bermekaran dimana-mana.
Kembali ke bisnis.
Lif yang terkapar di tepat di hadapanku memiliki penampilan yang sedikit berbeda dari yang sebelumnya. Warna kulitnya sekarang menjadi putih seperti kayu dan terdapat tanaman merambat yang menjalar di permukaan kulitnya.
Jelas kalau Lif juga mengalami perubahan.
Name : Lif
Race : Dryad (Meliae), Female (1)
Occupation : Servant (Lavender), Head Maid
SP : 37
Skill Active :
[Wood Magic 30] [Water Magic 20] [Soil Magic 20]
Skill Passive :
[Mana Presence 10] [Magic Knowledge 10] [Plant Knowledge 20]
[Night Visions 20] [Housework 20] [Maid Service 10]
Racial Skill :
[Forest Whisper 10] [Shave Shifting 5]
Rasnya telah berubah dari Golem menjadi Dryad.
Terlebih Meliae, kalau tidak salah itu salah satu spesies dari Dryad kan?
"Bangun!"
Oh, ditendang tidak mempan yah.
Bagaimana kalau ini (Aqua Control) nah baru bangun.
"Tidak ada masalah jadi berhentilah berteriak. Juga, siapa anak di pelukanmu itu?"
"Eh?"
Lif, yang sedari tadi memeluk seorang gadis kecil dengan penampilan yang mirip seperti dirinya saat ini hanya bisa terdiam seolah belum memahami apa yang sedang terjadi.
Tapi, jika boleh aku tebak, gadis itu adalah si kecil.
Baiklah, saatnya memberikan nama!
Name : Phyte
Race : Dryad (Epimeliad), Female (9)
Occupation : Slave (Lavender)
SP : 15
Skill Active :
[Wood Magic 1] [Water Magic 1] [Soil Magic 1]
Skill Passive :
[Nudist 8] [Night Vision 13] [Housework 5] [Cold Resistance 7]
Racial Skill :
[Forest Whisper 1] [Shave Shifting 1]
Si kecil, Phyte sekarang memiliki rambut putih seperti wol dan mata hijau muda. Kulitnya putih bersih seperti kulit bayi. Wajahnya yang sekarang sangatlah imut jika dibandingkan dengan wajahnya yang sebelumnya. Juga, terdapat tanaman merambat yang melekat pada tubuhnya.
Phyte, yang baru saja terbangun tampak sangat kebingungan akan perubahan yang terjadi pada dirinya.
Tapi, yang membuatnya paling bingung adalah apa yang ada di hadapannya.
"Kak Lif?"
"Ya, ini Kakak.. Apakah Kakak juga tampak berbeda?"
"Um, Kakak tambah cantik"
Sejak kapan mereka seakrab ini?
Aku tahu mereka tidur bersama, tapi sampai sedekat ini...
"Baiklah, Lif, Phyte, mulai sekarang aku nobatkan kalian sebagai Kakak dan Adik. Phyte, mulai sekarang kau bukanlah budakku melainkan Pelayanku!"
Atas perkataanku, simbol rantai yang berada di lehernya menghilangkan dan muncul lambang baru di bagian pusarnya.
Tidak perlu dikatakan lagi lambang apa itu.
Juga, Occupation nya juga berubah menjadi Servant dan Maid.
Phyte jelas tampak bahagia akan hal ini. Sedangkan Lif tampak tersenyum lembut yang berbeda dari senyumannya selama ini.
Yah, anggap saja ini sebagai hadiah atas kerja keras Lif selama ini.
Sedangkan untuk Pelayanku yang lain... Aku bisa melihat mereka tergeletak di atas tanah sama seperti Lif.
Karena mereka pasti baik-baik saja, kurasa akan aku biarkan mereka tidur dulu.
"Jadi, Lif. Apa yang sebenarnya terjadi?"
...
Begitu yah, penyebab utamanya memang yang aktif dengan sendirinya.
Aku memindahkan yang sedari tadi mengambang di sampingku tepat ke hadapanku.
Aku lalu menggenggamnya dengan kedua tanganku dan berkonsentrasi padanya.
Seketika pikiranku dipenuhi oleh seluruh informasi mengenai Dungeon dan cara mengoperasikannya.
Cukup rumit, di saat yang sama, cukup simpel.
"Lif, bangunkan yang lain dan perintahkan mereka untuk menghadap kepadaku!"
"Siap!"
Butuh waktu bagi Lif dan Phyte untuk membangunkan mereka semua termasuk dua lagi budakku yang katanya terkapar di dalam gubuk mereka.
Tentu saja, penampilan dan ras mereka juga ikut berubah.
Sekarang mereka memiliki paras yang jauh lebih cantik dari yang sebelumnya. Tapi tetap saja, mereka masih tidak ada bandingannya dengan diriku.
Tubuh mereka masih menyerupai Manusia. Hanya saja, sekarang terdapat sebuah ekor di belakang mereka.
Tentu saja, aku juga memberi mereka nama.
Name : Tart
Race : Spirit (Huldra), Female (23)
Occupation : Slave (Lavender)
SP : 18
Skill Active :
[Spirit Magic 1]
Skill Passive :
[Charm 1] [Nudist 11] [Farming 7] [Night vision 8] [Sexual Knowledge 4]
[Cold Resistance 16]
Racial Skill :
[Sexual Surge 1]
Name : Harlot
Race : Spirit (Huldra), Female (23)
Occupation : Slave (Lavender)
SP : 18
Skill Active :
[Spirit Magic 1]
Skill Passive :
[Charm 1] [Nudist 11] [Farming 7] [Night vision 8] [Sexual Knowledge 2]
[Cold Resistance 16]
Racial Skill :
[Sexual Surge 1]
Tart memiliki ekor sapi berwarna cokelat sedangkan Harlot memiliki ekor rubah dengan warna pirang seperti rambutnya.
Ini pertama kalinya aku melihat [Spirit Magic] saat aku memerintahkan mereka untuk mendemonstrasikannya, mereka memunculkan semacam api hijau bagi Tart dan kabut biru bagi Harlot.
Begitu... Jadi itu Spirit yah!
Yang paling menarik perhatianku adalah Racial Skill mereka.
[Sexual Surge]
Meningkatkan ketahanan mental pengguna.
Sebagai gantinya, dalam waktu acak, hasrat pengguna akan meningkat yang hanya bisa diredakan ketika pengguna melakukan kegiatan seksual.
Sebuah skill yang terdengar sangat berbahaya bahkan bagi diriku.
Menilai paras mereka serta diriku yang tidak terlalu peduli dengan gender, kurasa kapan-kapan aku akan mencicipi mereka♪
Sedangkan untuk Percy dan yang lain, singkat cerita mereka berubah menjadi Advance Golem.
Tidak banyak yang berubah dari penampilan mereka. Hanya saja aku bisa merasakan dengan [Mana Presence] kalau total Mana yang berada dalam diri mereka meningkat dengan drastis!
Terlebih (Magic Core) yang aku tanamkan pada mereka sekarang semuanya memancarkan cahaya violet.
Aku juga bisa merasakan koneksiku dengan mereka menjadi semakin kuat.
Sementara itu, Selvy dan Vergy telah melaporkan kepadaku kalau semua tahanan telah berubah menjadi Zombie dan Skeleton.
Ahh... Sayang sekali. Sekarang aku jadi tidak punya bahan percobaan lagi.
Mereka juga mengatakan kalau sekarang basemen memiliki total 7 lantai. Ditambah dengan 3 lantai di atas, total ada 10 lantai.
Kebetulan? Kurasa tidak!
Jelas ini adalah pengaruh dari .
Kurasa aku harus benar-benar mempelajari benda ini terlebih dahulu.
"Kalian! Periksa semua inci daerah ini! Laporkan kepadaku jika ada perubahan lainnya!"
""Siap!""
Baiklah, kurasa aku akan kembali ke ruang belajarku dan mempelajari sepenuhnya mengenai Dungeon milikku ini.
Oh iya, ruangan belajarku tadi letaknya di mana?