
Pernahkah kalian memiliki sebuah impian yang mustahil untuk dicapai?
Yang kumaksud disini
bukanlah mustahil karena kita kurang berusaha, melainkan tetap mustahil
meski kita telah mengerahkan segenap jiwa dan raga kita demi
mewujudkannya.
Apa yang akan kalian rasakan jika itu terjadi kepada kalian?
Sedih? Marah? Kecewa? Atau bahkan semuanya?
Percayalah, itu lebih dari apa yang kalian bayangkan. Bagaimana aku tahu? Tentu karena aku sendiri telah merasakannya.
Mimpi yang aku miliki sejak aku masih kecil, masih muda, masih polos akan segalanya.
Sebuah mimpi yang dimana aku rela untuk menjual jiwaku kepada iblis demi membuatnya terwujud.
Mimpi itu, mimpi sejatiku, adalah untuk menjadi seorang Penyihir!
...
..
.
Apa!? Apakah salah untuk bermimpi seperti itu?
Asalkan kau tahu saja
yah, bagiku Penyihir itu adalah sosok paling cantik, paling kuat, paling
luar biasa yang pernah aku lihat (Di TV).
Pertama kali aku mengetahui tentang keberadaan Penyihir adalah dari cerita Si Putri Tidur.
Adegan dimana si Penyihir memberikan apel beracun kepada si Putri polos itu sangatlah keren dimataku.
Setelah itu aku banyak menonton ataupun membaca cerita tentang Penyihir lainnya. Bagiku mereka semua memiliki satu kesamaan.
Yaitu, si Penyihir bisa mempengaruhi nasib si tokoh utama!
Bukankah itu sangat luar biasa!
Bayangkan kau memegang
nasib orang lain di tanganmu. Bayangkan bagaimana kau memperdaya para
tokoh penting itu dengan tindakan dan kata-kata mu.
Ha~ Membayangkannya saja sudah membuatku merinding!
Memang sayang kebanyakan
(Kalau tidak semua) dari mereka berakhir dengan tragis. Maksudku,
cerita dimana keadilan pasti akan menang memang yang paling populer.
Kembali ke topik awal.
Meski mustahil bagiku
untuk menjadi seorang Penyihir karena alasan yang sudah sangat jelas.
Aku masih bisa melampiaskan hasrat ini dengan mengoleksi semua hal yang
berhubungan dengan Penyihir.
Seperti Action Figure, poster, pernak-pernik, buku-buku sihir (Palsu), pakaian cosplay, dan masih banyak lagi.
Aku menyimpan itu semua di kamarku. Aku bahkan tidak menyembunyikan hasrat ku ini dari orangtua dan kenalanku.
Mereka semua tahu akan
hal ini dan bahkan tidak jarang ada yang mengejekku. Yah, sekarang tidak
ada lagi yang mengejekku setelah aku dengan murah hati 'membantu'
mencabut gigi depan mereka.
Sedangkan untuk kedua
orangtuaku, mereka awalnya mendukung 'hobi' ku ini. Mereka awalnya
menganggap kalau ini hanyalah keinginan seorang anak kecil belaka yang
akan hilang seiring dengan berjalannya waktu.
Mereka sempat berusaha
untuk menghentikanku, namun apa daya, aku ini orangnya keras kepala.
Tidak mungkin aku menyerah hanya karena rayuan murah seperti itu!
Setelah melihat kalau aku tidak bergeming. Mereka mencoba cara lain.
Mereka sempat mengajakku
untuk menjadi seorang aktris dan berperan sebagai seorang Penyihir.
Berkat itu aku sempat memainkan dua atau tiga buah film. Memang itu
terasa menyenangkan.
Namun aku tidaklah puas!
Yang aku inginkan adalah untuk menjadi Penyihir sejati. Bukan berakting sepertinya.
Setelah itu aku mencoba mencari cara lain.
Saat itulah aku mencoba hal yang bernama VR game.
Tidak seperti game
konsol yang hanya menggunakan kontroler dan bermain di depan layar. VR
game memungkinkanmu untuk masuk kedalam dunia virtual dan bergerak
sesuka hati.
Aku sempat mencoba bermain berbagai macam game. Namun tidak ada satupun yang mampu untuk memuaskan hasratku.
Namun menyerah tidak ada di dalam kamusku!
Aku menyelidiki dan terus mencari game yang sempurna dan mampu untuk memuaskan hasratku ini.
Sekarang, setelah pencairan panjang. Aku akhirnya menemukannya!
Itu adalah sebuah game yang rilis tahun lalu. Game ini adalah sebuah game fantasi yang sangat mengutamakan realitas.
Mereka sangat serius
akan hal ini. Sampai-sampai game ini jauh lebih cocok disebut sebagai
game simulasi realistis ketimbang game fantasi MMORPG.
Hal ini membuat mereka
menjadi kurang populer. Ada berbagai macam alasan mengenai hal ini. Tapi
intinya, para Pemain yang berhenti memainkan game ini beranggapan kalau
game ini tidak pantas untuk disebut sebagai game. Orang-orang bermain
game untuk menghindari kenyataan, bukan menghadapinya.
Namun itu semua masih belum cukup untuk membuat game ini berhenti beroperasi.
Masih banyak orang yang bermain game ini. Dan mereka semua memiliki satu kesamaan.
Mereka semua mencari kenyataan!
Dari review, guide, dan playthrough yang aku temukan, game ini adalah game yang paling cocok untuk mewujudkan mimpiku.
Oleh karena itu, sekarang aku akan memainkan game ini.
Freedom 2!
Merupakan sequel
langsung dari versi konsolnya. Game ini yang juga kurang populer pada
jamannya sekarang sudah merambah ke dunia VR.
Hm♪... Hm♪...Hm♪
Aku sudah tidak sabar untuk menggapai takdir sejatiku.
Wahai sang Penyihir Agung... Aku datang!
Game Star... Jangan! Terlalu cringe.
Hmm... Ah, bagaimana kalau ini...
Let's Begin!