The Phoenix's Destiny

The Phoenix's Destiny
Persiapan Pulang Ke Kerajaan ²



Setiap anggota guild pergi menuju ke rumah mereka masing-masing untuk bersiap-siap, mereka semua setuju untuk mengajak keluarga mereka, karena mereka yakin bahwa di bawah kepemimpinan Shin kehidupan keluarga mereka akan lebih tentram dan terjamin.


Sementara semua anggota guild sedang bersiap-siap di rumah mereka masing-masing, Shin dan yang lainnya juga menyiapkan segala sesuatu yang ingin mereka bawa, terutama Lily dia sangat sibuk menyiapkan semua kebutuhannya dan juga kebutuhan Shin.


Melihat bagaimana istrinya yang sangat sibuk Shin menghentikannya dan memberitahukan untuk mempersiapkan kebutuhannya saja, sedangkan untuk kebutuhan Shin semuanya telah ada di kerajaan Phoenix.


"Garda, bawa para bawahan mu ke sini untuk mengangkut kami semua sore nanti" kata Shin.


"Baik tuan, kalau begitu hamba pamit lebih dulu" jawab Garda.


"Silahkan, dan beritahukan pada yang lainnya bahwa kami akan segera ke sana" jawab Shin santai.


"Baik tuan" jawab Garda


Garda melesat dengan kecepatan tinggi untuk kembali ke kerajaan Phoenix, sesampainya di sana Garda memberitahukan pada Raiga dan juga Zuryu bahwa Shin dan yang lainnya akan segera datang ke kerajaan Phoenix, mendengar penjelasan dari Garda, Raiga dan Zuryu segera bersiap-siap untuk menyambut kedatangan raja mereka.


***


Sementara itu di kerajaan Light Born tengah raja Lyon tengah mempersiapkan seluruh prajuritnya untuk menyerang kerajaan Tempest, dia tidak terima atas kematian anaknya dan bermaksud ingin menghancurkan kerajaan Tempest sebagai pembalasan dendam untuk anaknya.


*


Setelah kejadian naas di kerajaan Tempest yang membuat putera semata wayangnya meninggal Raja Lyon tidak membawa jasad anaknya kembali ke kerajaan Light Born, melainkan membawanya ke tanah terlarang tepatnya di kerajaan para Demon.


Di sana dia membuat kontrak dengan raja iblis untuk menghidupkan kembali anaknya yang telah mati, raja iblis menyetujuinya dan menghidupkan kembali pangeran Alex dengan memberikan jiwa Aldeous pada tubuh Alex, namun semuanya tidaklah gratis raja iblis memiliki syarat yaitu kerajaan Light Born harus menjadi budak kerajaan Demon.


Awalnya raja Lyon ingin menolak, mau bagaimanapun dia tidak ingin menjadi budak kerajaan lain namun semua terlambat, raja iblis membuat pilihan yang tidak bisa di tolaknya dengan putranya yang sekarang telah hidup kembali, meskipun jiwanya saat ini adalah jiwa dari jendral iblis yaitu jiwa Aldeous yang telah mati di kalahkan oleh Shin.


*


"Jendral Kent apakah semua prajurit kita sudah siap" tanya raja Lyon.


"Semua sudah siap yang mulia" jawab Jendral Kent.


"Jangan khawatir ayah, dengan kekuatanku saat ini jangankan kerajaan Tempest bahkan ketiga kerajaan lainnya bisa saja kita hancurkan" ujar pangeran Alex.


"Itu benar yang mulia, dengan pasukan kita yang kuat ditambah dengan pasukan para monster dan Demon tidak ada yang perlu kita takuti" tambah jendral Kent.


"Hahahaha kalian benar, kerajaan kita akan menjadi satu-satunya kerajaan di daratan ini" raja Lyon tertawa terbahak-bahak.


"Besok, kita mulai bergerak menuju ke kerajaan Tempest dan hancurkan apapun yang kita lewati" ucap raja Leon memberikan perintah.


"Baik yang mulia" jawab jendral Kent.


***


Sementara itu di kerajaan Tempest masih sangat tenang dan damai mereka tidak mengetahui bahwa bahaya besar sebentar lagi akan segera datang.


Di depan halaman guild beberapa anggota yang telah bersiap-siap sudah berkumpul kembali mereka semua membawa keluarga, ada yang membawa istri, ada yang membawa orang tua, bahkan ada yang membawa keluarga besar mereka, karena Shin tidak ingin pusing mengurus mereka semua dia meminta Ryuzen untuk melakukan hal itu.


"Ryuzen, kau urus para prajurit yang ada di luar beserta keluarga mereka, katakan pada mereka kita akan berangkat nanti sore" ucap Shin.


"Baik kapten" jawab Ryuzen dan lansung pergi ke luar ruangan.


"Kenapa wajahmu terlihat begitu suram" tanya Lily.


"Bukankah sudah kau jelaskan pada para prajurit?" tanya Lily.


"Iya memang benar sudah aku jelaskan namun aku juga tidak mengerti kenapa mereka masih saja bertanya" jawab Shin.


"Sudahlah jangan kau pikirkan, sebaiknya kau beristirahat" ucap Lily kemudian duduk di sebelah Shin.


"Yah... meskipun begitu aku merasa senang mereka masih mau mengikutiku" gumam Shin.


"Oh ya, apa raja tau bahwa kita akan pergi?" tanya Lily.


"Hah... kalau itu aku lupa" jawab Shin.


"Leo!!!!" teriak Shin memanggil Leo.


Beberapa saat kemudian Leo datang "ada apa kapten?" tanya Leo.


"Begini aku memiliki tugas untukmu, kau pergilah ke kerajaan dan beritahukan raja bahwa kita akan segera pergi, dan berikan ini padanya" ucap Shin sambil memberikan sebuah batu kristal pada Leo.


"Kristal apa ini kapten" tanya Leo.


"Katakan pada raja, jika dia ingin meminta bantuan padaku gunakan kristal itu, dia hanya perlu mengaliri kristal itu dengan mananya dan setelah itu dia bisa berbicara denganku melalui kristal itu" jawab Shin.


"Dan katakan padanya untuk menggunakan kristal itu saat-saat penting saja" lanjutnya.


"Baik kapten!" jawab Leo dan kemudian lansung melesat meninggalkan Shin dan Lily.


"Hah.... akhirnya satu lagi masalah terselesaikan, memang sulit menjadi pemimpin" ucap Shin.


"Jangan mengeluh, dan teruslah berjuang" ucap Lily memberikan semangat.


"Hahahaha, baiklah aku tidak akan menyerah" ucap Shin.


"Apa kau lapar?" tanya Lily.


"Untuk saat ini tidak, aku ingin kembali ke atas dan beristirahat sebentar" jawab Shin lalu berdiri dan menuju ke lantai dua.


"Baiklah, nanti sore aku akan membangunkan mu" ujar Lily dan kemudian kembali ke dapur untuk membantu Lina.


Shin kembali ke kamarnya dan merebahkan tubuhnya di atas tempat tidur, entah mengapa dia merasa tubuhnya merasa sangat lelah, dan beberapa saat kemudian diapun tertidur lelap.


(CATATAN AUTHOR)


***HALO SEMUANYA YANG SAMPAI SAAT INI MASIH SETIA MEMBACA NOVEL AUTHOR, MAAF YA JIKA JADWAL UPDATE NYA TIDAK MENENTU, AUTHOR SEDANG MENYIAPKAN BEBERAPA EPISODE UNTUK CRAZY UP KARENA PEMBACA NOVEL INI SUDAH HAMPIR (30 K), JADI MOHON BERSABAR YA SEMUANYA.


MARI TERUS DUKUNG AUTHOR DENGAN CARA MEMBERIKAN LIKE 👍, KOMEN, VOTE, RATE 5 BINTANG, DAN SHARE NOVEL INI, AGAR AUTHOR TERUS BERKARYA UNTUK KALIAN SEMUA.


AUTHOR JUGA MINTA MAAF APABILA DI NOVEL INI TERDAPAT KATA-KATA YANG SALAH DAN KURANG ENAK DI DENGAR SERTA MASIH BANYAK TYPO DI DIDALAMNYA, MAKLUM INI PENGALAMAN PERTAMA AUTHOR BIKIN NOVEL.


AUTHOR JUGA MENGUCAPKAN RIBUAN TERIMAKASIH UNTUK KALIAN SEMUA YANG MASIH SETIA MEMBACA NOVEL INI


TERIMAKASIH**