
***
Ryuzen dan Leo nampak sedang tergeletak di atas meja bar tak sadarkan diri karena terlalu banyak minum.
"Ryuzen, Leo cepat kembali ke rumah ada yang ingin aku sampaikan" tiba-tiba mereka mendengar suara Shin.
"Hey Leo apa aku sudah gila, aku mendengar suara kapten di kepalaku" ujar Ryuzen.
"Kau benar aku juga mendengarnya" jawab Leo.
"JIKA KALIAN TIDAK SEGERA KEMBALI AKU AKAN MENGHUKUM KALIAN BERDUA" teriak Shin.
Ryuzen dan Leo kemudian tiba-tiba bangkit dan menjawab dengan keras "SIAP KAPTEN", penjaga bar sedikit kaget mendengar mereka berdua berteriak, untungnya tidak ada pelanggan karena seluruh bar telah mereka sewa.
Tanpa pikir panjang Ryuzen dan Leo segera bergegas meninggalkan bar dan kembali menuju ke rumah mereka.
"Lina segeralah kembali ada hal penting yang ingin aku bicarakan" ucap Shin.
"Siap kapten aku akan segera kembali, tapi bagai mana dengan Leo dan Ryuzen" ucap Lina dalam hatinya.
"Aku sudah memberitahu mereka, sekarang kembalilah" ucap Shin.
"Baik kapten" jawab Lina, kemudian bergegas meninggalkan toko baju dan kembali menuju rumah.
***
"Bagaimana apa sudah selesai" Lily bertanya saat melihat Shin membuka matanya.
"Iya aku sudah memanggil mereka bertiga" jawab Shin.
"Baiklah jika begitu aku juga harus bersiap-siap, akan gawat jika mereka melihat kita seperti ini" ucap Lily.
"Tapikan kita tidak melakukan apa-apa" jawab Shin.
"Iya aku tau" ucap Lina sambil melepaskan pelukannya pada Shin, kemudian menuju kamarnya untuk mengganti pakaian.
Setelah lama menunggu akhirnya mereka bertiga sampai di rumah, lalu menuju ruang pertemuan untuk menemui Shin.
"Kami sudah kembali kapten" ucap mereka serentak.
"Baguslah ada hal penting yang ingin aku bicarakan dengan kalian, tapi sebelum itu apa kalian ingin dengan ancaman raja iblis waktu itu" ucap Shin.
"Iya kapten kami masih ingat" Jawab Leo.
"Begini jika ancamannya itu benar maka jika hanya kita berlima saja itu sama halnya dengan bunuh diri" ucap Shin.
"Kapten ingin membentuk Guild" Sahut Lily yang berada di sebelah Shin.
Mereka bertiga kaget mendengar ucapan Lily, padahal selama ini Shin selalu menutup diri namun sekarang dia malah ingin membentuk Guild.
"Apa itu benar kapten" tanya Ryuzen.
"Itu benar Ryuzen, aku ingin membentuk Guild agar kita bisa membentuk pasukan yang kuat untuk membasmi para iblis, namun aku ingin kalian berempat lansung memilih dan menyeleksi anggotanya" Jawab Shin.
"Tapi kapten bagaimana caranya untuk memilih orang-orang itu" tanya Ryuzen.
"Pertama kau buat pengumuman di guild petualang, bahwa party The Blue Hunter ingin menambah anggota, setelah itu kau temui master Rhyno dan katakan kalau aku ingin membentuk Guild, dan sampaikan juga ancaman raja iblis waktu itu, terserah dia ingin percaya atau tidak, jika dia tidak setuju maka suruh dia mendatangiku" jelas Shin
"Baik kapten" ucap Ryuzen.
"Baiklah untuk saat ini kalian berdua fokus dulu untuk menyebarkan berita ini, dan ingat satu hal rahasiakan keberadaan siapa yang akan menjadi ketua guild kita nanti" ujar Shin.
"Baik kapten" Jawab Ryuzen dan Leo serentak, mereka kemudian meninggalkan ruangan itu dan bergegas menuju kota.
"Lina, untuk saat ini kau bantulah Lily melakukan segala persiapan untuk guild kita nanti" ucap Shin
"Baik kapten" ucap Lina kemudian meninggalkan ruangan itu.
"Lalu apa yang akan kau lakukan" tanya Lily.
"Untuk sementara aku akan pergi kehutan, ada yang ingin aku kerjakan" jawab Shin.
"Apa aku boleh ikut" ucap Lily.
"Kau sebaiknya di sini saja, bantu yang lainnya aku janji akan secepatnya kembali" Shin kemudian memeluk Lily untuk menenangkannya.
"Baiklah tapi kau harus janji untuk tidak pergi terlalu lama" ucap Lily.
"Iya aku janji, dan sebelum aku kembali aku ingin kau mengatur semuanya" ucap Shin " kalau begitu aku pergi" lanjutnya, sambil melesat pergi meninggalkan Lily secepat kilat
***
Sementara itu Ryuzen dan Leo menyebarkan berita seperti yang diperintahkan oleh Shin, mereka menempelkan pemberitahuan di papan misi milik guild, Ryuzen juga menceritakan hal yang di katakan oleh Shin tentang penyerangan iblis, namun sayangnya Master Rhyno sama sekali tidak percaya.
Setelah selesai memberitahukan ke pada para petualang tentang party mereka yang menerima banyak anggota baru, banyak para petualang menjadi antusias pasalnya sudah lama mereka ingin bergabung dengan party terkuat di kerajaan ini, mereka semua berbondong-bondong menuju ke markas Blue Thunder, sementara di sana Ryuzen dan yang lainnya sudah menunggu.
Lily mengatakan pada yang lainnya bahwa Shin sedang ada urusan jadi dia meminta Lily untuk mengurus segalanya, mereka bertiga sama sekali tidak keberatan, karena mereka tau mengurus semua itu sangat melelahkan.