
Saat Garda turun dan mendarat di tengah-tengah halaman kerajaan seluruh pasukan Griffin segera menunduk, Shin yang masih duduk di atas garda tak henti-hentinya terkagum melihat betapa banyaknya pasukan Griffin itu, dan rata-rata mereka semua memiliki level 500 namun ada 4 Griffin yang memiliki level 700 dan menurut Shin mereka adalah jendral pasukan.
Shin kemudian kembali terkejut saat melihat pasukan manusia setengah burung berbaris rapi di samping kiri pasukan Griffin dan juga di sebelah kanannya ada telah berbaris rapi pasukan Elf.
Shin sedikit termenung melihat hal itu kenapa bisa ada ras Elf di kerajaan ini.
"Dengarkan semuanya, pemuda yang ada di punggungku saat ini adalah keturunan dari dewa Phoenix dan sekarang dialah yang akan memimpin kerajaan kita" Ucap Garda.
"Tuan muda sebaiknya tuan muda tunjukan wujud tuan muda" Garda berkata pelan kepada Shin.
Setelah itu Shin melompat turun dari punggung Garda dan segera berubah menjadi knight of Phoenix, seketika tiga ras yang berbeda itu menunduk dan bersujud pada Shin.
"Kami menyambut kedatangan yang mulia" jawab mereka serentak.
"Garda berapa banyak jumlah mereka" tanya Shin.
"Saat ini ada 500.000 pasukan Griffin dengan level 500, 500.000 pasukan Elf dengan level 500, dan 500.000 pasukan manusia Griffin dengan level 500, diantara semua pasukan ada beberapa jendral, di pasukan Griffin ada 5 jendral, di pasukan elf ada satu jendral dan di pasukan manusia Griffin ada satu jendral" jawab Garda.
Shin tak bisa menyembunyikan keterkejutannya mulutnya sedikit menganga mendengar ucapan Garda meskipun pasukannya tidak sebesar pasukan kerajaan namun 500.000 dari mereka sudah bisa menguasai benua ini.
"Tuan muda mari kita masuk kedalam" ucap Garda yang membangunkan Shin dari keterkejutannya.
Garda merubah ukuran tubuhnya menjadi kecil dan kini hanya sebesar singa normal, Shin kemudian mengikuti Garda memasuki istana yang besar dan megah itu, di dalam istana nampak ada beberapa Elf dan manusia Griffin tengah tunduk memberi hormat pada Shin.
Shin merasa agak canggung dengan kondisi saat ini, karena ini adalah hal yang baru baginya padahal sebelumnya dia hanyalah manusia biasa namun sekarang dia dihormati bagaikan dewa.
Shin duduk di sebuah singgasana yang terbuat dari emas, singgasana itu sangat besar dan tepat di sebelahnya ada satu kursi yang agak kecil, Shin mengira itu pasti singgasana putri, di belakang singgasana ada patung burung Phoenix, di sebelah kedua singgasana itu ada beberapa kursi yang yang terlihat lumayan megah namun posisinya tidak setinggi singgasana yang kini Shin duduki.
"Garda kursi untuk siapa itu" tanya Shin menunjuk kursi di sebelahnya.
"Yang sebelah kanan adalah singgasana raja dan ratu Elf yang mulia, sedangkan di sebelah kiri adalah singgasana raja dan ratu manusia Griffin" jawab Garda.
"Aku sangat penasaran apa itu manusia Griffin aku tidak pernah mendengar ras itu" tanya Shin.
Shin hanya menganggukkan kepala mendengar penjelasan Garda yang kini duduk di sebelah kanan singgasana Shin.
Kemudian datang dua Elf yang memakai pakaian mewah Shin menebak mereka adalah raja dan ratu.
"Salam yang mulia hamba adalah Raiga dan ini istri hamba Leshena , kami adlah raja dan ratu bangsa Elf" ucap raja itu sambil membungkuk pada Shin.
Shin hanya menganggukkan kepalanya lalu mereka berdua duduk di kursi mereka, beberapa saat kemudian datang dua manusia Griffin dan lansung membungkuk pada Shin.
"Salam yang mulia hamba adalah Zuryu dan ini adalah istri hamba Shisily, kami adalah raja dan ratu manusia Griffin" ucap Zuryu lalu kemudian dia duduk di kursi yang di khususkan untuk mereka.
"hah.... aku sangat tidak terbiasa dengan keadaan seperti ini" gumam Shin.
"King Raiga kalau boleh aku tau dimana istanamu" tanya Shin.
"Istana hamba ada di sebelah kiri dari istana ini yang mulia" jawab Raiga.
"Jadi bangunan megah di sebelah adalah istana kalian" ujar Shin.
"Benar sekali yang mulia" jawab Raiga.
"Jika sebelah kiri adalah istanamu, berarti bangunan sebelah kanan adalah.."
"Benar sekali yang mulia bangunan sebelah kanan kerajaan ini adalah istana kami yang mulia" Sahut Zuryu lansung menjawab sebelum Shin menyelesaikan ucapannya
Shin hanya mengangguk dia tau berapa besar sebuah kerajaan, dan didalam hutan ini malah ada 3 kerajaan dengan tiga ras berbeda, meskipun kerajaan utama hanya ada sebuah bangunan besar dengan wilayah yang luas dan hanya ada beberapa bangunan kecil, namun dua kerajaan di kiri dan di kanan mereka tetap seperti kerajaan normal yang memiliki penduduk dan ada kotanya.
"Sepertinya aku harus terbiasa mulai sekarang" gumam Shin
"Lalu apa nama kerajaan ini" ucap Shin bertanya.
"Kerajaan Phoenix yang mulia" jawab Garda.