The Phoenix's Destiny

The Phoenix's Destiny
PELATIHAN ²



***


Setelah memperkenalkan mereka bertiga Shin menyuruh mereka untuk segera berlatih, namun bukan di tempat itu melainkan di dalam hutan, akan gawat jika mereka berlatih di sana.


Semua pasukan bergerak masuk ke kedalam hutan, di sepanjang jalan mereka banyak menemui binatang iblis dan monster namun tidak ada yang berani menyerang karena tekanan kuat dari ketiga pemimpin pasukan itu.


"Tuan Rayzen dimana kita akan berlatih" Ryuzen bertanya.


"Kita akan mencari tempat yang sedikit jauh dari mereka akan gawat jika kita berdekatan" Jawab Rayzen.


"Baiklah semuanya kita berpisah disini" ujar Raiga dan mulai membawa pasukannya.


"Baiklah semuanya mari ikut aku" Zuryu sedikit berteriak


"Ayo kita juga mencari tempat yang cocok Ryuzen" kata Rayzen.


Ketiga pasukan itu berpisah dan mulai mencari tempat yang cocok untuk latihan mereka, Sementara itu di depan gedung guild The Blue Lightning.


***


"Yang mulai ratu mari ikut kami anda juga harus berlatih bagaimana cara menjadi ratu yang baik" kata Leshena.


"Itu benar, sangat penting untuk berlatih agar nanti anda menjadi ratu yang di hormati setiap ras di kerajaan kita" ujar Shisily.


"Tapi... tapi aku ingin berlatih dengan Shin" jawab Lily.


"Yang mulia ratu, seorang ratu sangat penting bagi anda untuk menjadi ratu yang baik, karena anda nanti akan memimpin tiga ras sekaligus" kata Leshena.


Lily kemudian melihat kearah Shin seakan meminta bantuan kepada Shin agar bisa lepas dari mereka berdua, namun Shin hanya tersenyum dan mengacungkan jempolnya kepada Lily.


"Selamat berjuang" Teriak Shin yang memberi semangat pada Lily.


Lily hanya bisa pasrah melihat tanggapan Shin, lalu dia mengikuti keduanya menuju ke dalam ruangan Guild.


"Yang mulia apa yang akan kita lakukan selanjutnya" tanya Garda.


"Untuk sementara biarkan saja mereka berlatih dengan keras agar mereka bisa menjadi pasukan yang tangguh dan hebat" jawab Shin.


Shin dan garda hanya memantau dari ketinggian, agar tidak mengganggu jalannya pelatihan para anggota guild.


"Yang mulia, kalau aku boleh bertanya kenapa yang mulia masih membutuhkan pasukan manusia, padahal kekuatan kita saja sudah cukup untuk menghancurkan empat kerajaan" Garda bertanya.


"Kita tidak tau kapan pasukan iblis akan menyerang, dan saat itu datang aku ingin menjadi satu-satunya raja yang memimpin berbagai macam ras, kenapa aku mau pasukan manusia, itu aku lakukan supaya manusia percaya padaku, dan satu hal lagi aku juga seorang manusia" jawab Shin santai.


"Baiklah yang mulia, sekarang hamba mengerti" Kata Garda.


Mereka berdua terus menyaksikan latihan para anggota guild, seperti permintaan Shin mereka melatih semua anggota guild dengan keras.


Rayzen mengajarkan teknik pedang yang sangat berbeda dengan yang selama ini mereka pelajari, setiap gerakan dan tebasan dari pedang Rayzen sangat tajam dan terarah, Gerakannya juga sangat halus namun bertenaga.


Raiga mengajarkan teknik memanah menggunakan mana, jadi tidak perlu bantuan penyihir untuk menguatkan anak panah, bahkan Raiga juga mengajarkan mereka membuat anak panah menggunakan mana.


Zuryu mengajarkan mantra sihir yang telah lama menghilang, Lina hanya bisa berdecak kagum mendengar semua mantra sihir yang Zuryu ajarkan, dia tau bahwa mantra sihir itu hanya ada dalam legenda yang sering kakeknya ceritakan waktu di desa.


Sementara Shin dia merasa sangat senang melihat semua anggota guild berlatih keras dan tidak ada yang mengeluh, sesekali Shin juga berlatih dengan Garda atau masuk ke hutan untuk berburu monster serta meningkatkan levelnya.


"Garda apa kau memiliki saran tentang latihan ku?" tanya Shin.


"Saya sudah mengajarkan semua yang saya ketahui yang mulia, saat ini saya tidak memiliki saran" jawab Garda.


"Jadi begitu ya, padahal aku sangat berharap dengan mu" gumam Shin.


"Ah yaa aku hampir lupa dimana letak kedua inti api" tanya Shin.


"Inti api membara ada di gunung lava yang mulia, namun inti api itu dijaga oleh naga Cronos, dia juga merupakan salah satu jendral kepercayaan yang mulia dewa Phoenix, dan satu-satunya naga yang tidak berpihak pada ras demon, Sementara untuk inti api pembeku dia berada di daratan es dan di jaga oleh Golem es dia juga merupakan jendral dari yang mulia raja dewa Phoenix" jawab Garda.


"Cronos,.... kerajaan Cronos, apa hubungan naga Cronos dengan kerajaan Cronos?" tanya Shin


"Begini yang mulia kerajaan Cronos dulunya hanyalah sebuah desa namun karena mereka memuja Naga Cronos seperti dewa makanya mereka menamakan desa mereka sebagai desa Cronos, sebagai imbalan karena senang di puja Cronos melindungi mereka dari ancaman yang datang, dan sekarang desa itu sudah menjadi kerajaan" jawab Garda.


"Jadi begitu, baiklah selanjutnya akan aku pikirkan nanti mari lanjutkan latihan" kata Shin.