Quen En

Quen En
chapter 97



"hormat kami yang mulia kaisar"


"bangun "kaisar yu an Tian.


semua pelayan pun segera berdiri dengan tegap namun masih dengan menundukkan kepala .


mereka terdiam seakan tidak berani untuk bernafas apa lagi bersuara .


"kalian tau jika permaisuri pergi"? tanya Cheng Zheng.


"tidak yang mulia,bukan kah yang mulia permaisuri berada di kamarnya"pelayan zi dengan takut seraya menundukkan kepalanya.


"apa kau yakin"?tanya Cheng Zheng.


"iiiiyahh yang mulia"jawab pelayan zi dengan gugup.


Cheng Zheng melihat ke arah Liu seperti memberi sebuah kode namun dengan cepat Liu paham apa yang di inginkan kaisar.


"seret semua ke penjara beri mereka hukuman"Liu terhadap pengawal.


mendengar itu para gadis pelayan terkejut akan hukuman tersebut .


apa salah mereka hingga tiba tiba di seret ke penjara?


"ampun yang mulia , ampun "semua pelayan wanita dari kediaman permainan quen en langsung berlutut di hadapan kaisar yu an Tian.


Cheng Zheng hanya terlihat senyum jahat di bibir "tidak ingin mendapatkan hukuman biarkan tuan kalian datang memohonkan ampun di hadapan Zhen"


"baik yang mulia izinkan hamba menemui yang mulia permaisuri"? pelayan zi.


"Zhen izinkan namun jika kau tidak membawa permaisuri ke hadapanku hukuman kalian bertambah"


"ba...baik yang mulia"


pelayan zi dia membungkuk hormat dan langsung berlari ke paviliun teratai.


"kenapa seharian semalaman putri quen en masih di kamar nya apa kah putri sakit"pelayan zi seraya berlari .


hingga dia masuk ke dalam paviliun teratai dan masuk menuju kamar quen en.


putri...


putri...


putri...


tok...


tok..tok..tok...


beberapa kali pintu di ketuk dan sudah sekian kali quen en di panggil namun tidak ada sedikit pun sahutan membuat perasaan camas menjalar di hatinya akan ancaman kaisar .


karena panik pelayan zi dia langsung membuka pintu kamar dan di lihat tidak ada siapapun "kemana putri"pelayan zi mulai cemas.


anda sebenarnya kemana putri ? sekarang yang mulia tampak benar-benar murka"


pelayan zi dia begitu mengkhawatirkan quen en hingga tidak ingat akan hukuman yang sebentar lagi menimpanya.


"apa kah sudah bertemu dengan yang mulia permaisuri"Liu yang sudah di ambang pintu.


pelayan zi dengan takut menggeleng kan kepalanya "tidak tuan Liu.


"sekarang kalian seret pelayan ini ke penjara tidak bisa menjaga yang mulia permaisuri hingga pergi saja tidak tau",Liu.


"baik tuan Liu"dua pengawal itu dia langsung maju dan menyerat pelayan zi.


______________________________________________


ribuan prajurit itu sudah memasuki pintu gerbang negara zommen dengan sorak gembira menandakan tanda kemenangan.


semua penduduk menyambut dengan suka cita akan kemenangan tersebut "hidup kerajaan zommen...


hidup kerajaan zommen...


semoga yang mulia kaisar tang si fan berumur seribu tahun"


semua penduduk begitu kagum akan sosok kaisar tang si fan yang begitu mudahan meratakan negara Gu tentu hal itu akan memperluaska negara zommen dan ekonomi di zommen akan stabil.


belum lagi mereka pasti akan mendapat gadia gadis atau anak kecil yang akan menjadi budak tentu itu adalah hal Yang menguntungkan begitu banyak bagi masyarakat zommen.


"kita sudah memasuki zommen"?


"kakak aku takut"


"Ling zi zi jangan takut ada kakak di sini"Ling Ling mencoba menenangkan adiknya.


semua gadis gadis di dalam kereta pun juga terlihat begitu takut dan sedih.


putri quen en dia melihat itu hanya bisa kasian akan nasip nasip mereka bagaimana tidak usia mereka begitu muda jika di zaman modern usia mereka adalah usia bermain bersama teman teman nya dan bersekolah tidak di perlakukan seperti ini tapi bagaimanapun zaman ini belum merdeka masing merebut kan wilayah kekuasaan.


putri quen en mengambil kain tipis berwarna putih untuk menutupi wajahnya.


"kenapa kau menutupi wajahmu seperti itu"tanya Ling Ling.


"tidak apa , hanya tidak ingin orang melihat kesedihan di wajah ku"quen en ber alasan.


"bagaimana pun di tutupi nya tetap saja akan terlihat begitu menyediakan hidup ini"Ling Ling.


"apa kah kau percaya dengan takdir"tanya quen en.


"percaya , inilah takdir ku sebenar lagi hanya menjadi budak rendahan di zommen"


"takdir bisa berubah jika kau ingin mengubah nya"quen en.


"maksudmu"Ling Ling.


Belum sempat menjawab tirai yang menutupi kurungan itu di buka.


dari balik kurungan besar itu dapat di lihat jika mereka saat ini berada di tengah lapangan besar dan luas dengan ribuan masyarakat berdatangan menyaksikan akan manusia manusia yang akan di reset menjadi budak di berjual belikan oleh pasukan zommen.


quen en dapat melihat jika jumlah kereta tahanan ini berjumlah seratus lebih dengan satu kereta bisa di isi 30 orang dan ada yang lebih.


satu kereta di buka keluar lah gadis gadis di seret oleh pasukan zommen.


sodagar kaya berdatangan untuk membeli budak tersebut .


suara tangisan ketakutan menyayat hati berbeda dengan masyarakat zommen mereka seakan sedang menonton pertunjukan.


jendral Ming telah tiba.....


Kasim memberi tahukan akan kedatangan Jendral Ming yang sedang menunggui kuda.


dia datang kesini secara langsung karena ingin mencari budak yang akan di bawa ke istana zommen.


dengan sarat harus memiliki paras cantik,pintar ,tidak lecet sedikit pun apa lagi perpenyakitkan dan tentunya masih seorang gadis murni.


"hormat saya jendral"Zheng membungkuk hormat.


"hormat kembali panglima Zheng"jendral Ming.


"Carikan 50 puluh wanita untuk ikut ujian seleksi untuk menjadi budak di istana"


"baik jendral "


"uji kekuatan fisik mereka dengan ini "


jendral Ming menyerah sebuah kayu balok ukuran besar "


di mengerti tuan Ming"


putri quen en yang berada jarak begitu jauh namun masih mendengar pembicaraan mereka hingga berkata di dalam hati"aku juga akan memberikan kalian ujian nyali " seraya mengepalkan tangannya.


suara tepuk tangan pun bergemuruh .


"untuk apa mereka semua seperti itu apa mereka pikir ini adalah pertunjukan pembantaian manusia"


______________________________________________


jangan lupa untuk komentar dan sarannya untuk episode selanjutnya.