
kaisar yu an tian yang sudah berbaju besi perak duduk di atas kuda,wajah terlihat dingin namun juga tampan tapi tiba tiba tatapan berubah menjadi lembut di kala melihat kedatangan quen en.
para pelayan wanita tersipu malu ketika melihat wajah kaisar yu yang begitu tampan di tambah senyum kaisar yu terukir di bibirnya senyum yang sangat jarang siapa pun melihatnya.
" apakah kau bisa menaiki kuda dengan penampilan seperti itu"tanya kaisar yu kepada putri quen en.
putri quen yang mengenakan gaun merah muda berbordir bunga plum menghiasi pinggirnya. ia tampak lebih unggul dari yang wanita yang lain.
"kau tidak perlu khawatir hal ini begitu mudah bagiku"putri quen en dengan nada santai.
putri quen en memegangi tali kuda itu dan dia langsung menaik ke atas tubuh kuda tersebut.
semua wanita yang melihat itu mereka menutup mulut mereka tidak percaya" bagaimna bisa seorang wanita tau cara naik kuda"
"mana peta untuk menuju hutan selatan" tanya putri quen en kepada ketua kastil.
ketua kastil mendengarkan putri quen en meminta peta itu dia menyatuhkan alisnya bingung "untuk apa permaisuri meminta peta itu."batin ketua kastil.
terlihat ragu ketua itu melirik ketiga kaisar untuk meminta jawaban.
namun kaisar yu dan kaisar tang mengangguk kepalanya pelan, sebagai kode untuk memberikan putri quen en peta.
jika peta itu di berikan putri quen en itu artinya putri quen en yang akan memimpin perjalanan ini.
"maaf yang mulia permaisuri, lebih baik ini peta ini ku serahkan kepada kaisar yu karena anda tidak akan mengerti tulisan di dalamnya"ketua kastil itu meremehkan putri quen en.
tidak ada jawaban dari quen en dengan cepat putri quen langsung merampas peta itu dan langsung membuka gulungan itu.
"ini" putri quen en menyerahkan peta itu kepada ketua kastil itu kembali.
membuat ketua kastil itu hanya tersenyum meremehkan kemampuan putri quen en.
"permaisuri anda memperlambat jalan kami semua, sudah tau tidak bisa membaca peta tapi masih besikeras untuk mengambil peta itu"kaisar Gu shen dengan nada kesel.
permaisuri wey dan selir jen jen mereka hanya bisa mengeleng kepala atas tindakan putri quen en.
yang mulia kaisar yu ini bulungan peta itu kurasa anda yang pantas memimpin perjalanan" ketua kastil.
namun kaisar yu seperti tidak memperdulikan ketua itu ia bertanya kepada putri quen en "permaisuri quen ayo biar kau saja yang memimpin perjalanan"
"tidak bisa, permaisuri quen tidak tau jalannya bagaimna bisa ia menjadi pemimpin jalan, bisa saja malah membuat kita nyasar ini benar benar konyol"kaisar Gu shen.
"lurus di depan ada ada belokan ambil jalan sebelah kanan tidak jauh di sana kita akan melewati sebuah goa kalelawar dan setelah itu akan bertemu dengan bukit ular hitam dan danau merah di lanjuti hutan gelap setelah itu melewati sungai setelah menyerangai sungai maka akan sampai ke hutan selatan" jelas putri quen en.
membuat mereka semua terperangah terkejut.
bruk...
ketua kastil itu langsung bersujud di bawah kaki quen en "mohon maaf yang mulia permaisuri karena hamba sudah meremehkan anda"ketua itu merasa bersalah.
semua yang berada di sana pun ikut bersujud akan ke mampu putri quen en mengingat dengan cepat serta dapat membaca peta dengan secepat itu.
sudut bibir putri quen en terukir ia berkata" ayo berangkat.
putri quen en menarik kudanya dengan cepat hingga membuat kudanya berlari dengan kencang di susul oleh kaisar yu an tian dan di belakangnya kaisar tang si fan.
"jika kalian tidak bisa mengejar ku, maka jangan salahkan ku jika kalian semua tertinggal"seru putri quen en.
semua merasa tetantang membuat mereka begitu semangat dalam perjalanan ini.
putri quen en katakan apa hadiah jika salah satu dari kami dapat mengejar mu"tanya putra mahkota sambil memacu kudanya untuk mengejar putri quen en.
"jika kalian bisa mengambil tusuk kode di rambut ku maka akan mendapatkan satu botol ramuan elexser dari ku"putri quen en dengan lebih cepat memacu kudanya.
semua langsung terdiam tidak percaya apa yang di di dengarkanya.
ramuan elexser adalah ramuan yang berasal dari kristal hati untuk membantu seseorang memiliki kekuatan yang tiada habis tenaganya terus bertambah dan terus meningkat di pastikan jika siapapun meminum itu akan memimpin dunia.
lalu dari mana quen en mendapatkan keristal hati bahkan di jadikan ramuan.
keempat pria itu mereka langsung memacu kuda mereka dengan begitu cepat.
putri quen en melewati goa namun tidak lama kalelawar keluar dari goa itu menyerang rombongan quen en.
klepak....
klepak...
kaisar yu an tian mengeluarkan pedangnya
begitu yang lainya.
mereka semua di serang oleh segerombolan kalelawar.
tapi tidak dengan quen en ia tampak duduk santai di atas kudanya seraya memakan buah apel yang di dapatkan dari pohon dekat goa itu.
"akhirnya bisa melihat pertunjukan yang seru"putri quen en.
ces..
ces..
kaisar yu dan tang mereka tidak sedikit pun merasa kesulitan sekali tebas hewan terbang itu langsung tergeletak mati.
"luar biasa"gumam putri quen en kagum dengan kedua pria di hadapanya.
kaisar yu an tian dia mengedipkan matanya ke arah putri quen en.
hal itu membuat wajah putri quen en merah.
beberapa menit kemudian di susul dengan kaisar Gu dan pangeran feng yi mereka berasil melenyapkan kelelawar itu.
putri quen en melanjutkan perjalanan lagi menuju bukit hitam.
namun tiba tiba pangeran feng yi jauh dari kudanya.
bruk...
semua menghentikan kuda mereka.
tang si fan dia turun dari kuda mendekati pangeran feng yi yang terlihat tubuh gemetaran dengan keringat dingin bercucuran.
"kenapa dengannya"tanya kaisar Gu.
"tampaknya dia keracunan" kaisar tang si fan.
"apa serangan kelelawar itu beracun" tanya Gu shen.
AAARRGG.......
feng yi mengerang kesakitan urat urat di tubuh seakan terputus.
"ia terkena ulat blue" kaisar yu an tian mengeluarkan ulat itu dari balik pakaian feng yi mengunakan sebatang kayu.
"bukan tidak mungkin saat serangan kalelawar tadi pangeran feng yi bertarung dan mungkin tidak sengaja mendekati pohon yang ada ulat blue ini"jelas kaisar yu an tian.
"Aaarrggg.....
tolong ini sangat sakit" keluh feng yi memegangi tubuh yang terasa nyeri tak tertahankan.
bruk..
putri quen en turun dari atas kudanya dan berkata "minggir"
semuanya pun langsung minggir memberi jalan untuk putri quen en.
putri quen en mengambil ulat bulu itu dan ia mengeluarkan jarum perak di balik pakaian setelah itu ia menusuk ulat itu dengan jarum peraknya.
"buka mulut mu"perintah putri quen en kepada pangeran feng yi.
"permaisuri quen hewan itu beracun kenapa malah menyuruh pangeran feng yi memakannya itu akan membuat dia mati"kaisar Gu shen
yu an tian, tang si fan bisakah kalian membantu ku"putri quen en.
mengerti apa yang di maksud putri quen en kedua pria itu langsung memegangi tangan pangeran feng yi.
"jangan benwang tidak mau makan ulat itu bisa saja aku akan mati"pangeran feng yi dengan takut.
sudut bibir putri quen en terukir sinis dan kejam"cepat atau lambat kau akan mati, aku hanya membantu mu mempecepat kematian mu"putri quen en dengan menyeringai.
"putri benwang tau jika pernah menyakitkan hati mu tapi tidak ingat kah kau saat kita menjadi sepasang kekasih aku melakukan itu tulus karena mencintaimu"
"dengan kau mengkhanati ku dengan saudara ku"putri quen en dia ingin memasukan ulat itu ke mulut feng yi.
feng yi memberontak namun tidak bisa karena kedua tanganya di pegangi oleh kaisar yu dan kaisar tang.
tamat sudah riwayatnya dia akan segerah mati.
putri quen en memegangi mulut feng yi dan dengan cepat memasuki ulat itu kedalam mulut hingga langsung tertelan.
tubuh feng yi langsung menegang sebenar lagi dia akan mati.
dia menatap putri quen en dengan sendu"putri quen sebelum aku mati aku ingin mengatakan satu hal jika aku menyesal telah mencampakan mu walau pun aku harus mati di tangan mu"
putri quen en ia tidak menghiraukan perkataan feng yi dia kembali naik ke atas kuda.
sedang kaisar Gu shen dia tidak menyangka jika permaisuri quen en begitu kejam mungkin setelah ini akan terjadi perperangan antara kerajaan phonix dan kerajaan Yi.
sedang perkataan feng yi membuat kedua pria itu kesel dan benci mereka juga merasa senang jika seandainya pangeran feng yi mati itu adalah balasan karena telah mempermainkan hati quen en.
kaisar yu an tian
kaisar tang si fan
mereka ikut meninggalkan pangeran feng yi dan langsung naik ke atas kudanya.
sedang tubuh feng yi dia merasakan sakit tangan teramat sakit hingga ia merasakan ingin muntah dan
wekkkk..
wekkkkkk
putra mahkota ia muntah mengeluarkan cairan semua isi perutnya di susul dengan muntah darah.
melihat itu ketiga pria itu mengerutkan keningnya.
putri quen en meleparkan botol minuman ke arah feng yi"minum untuk menghilangkan rasa pahit di mulut mu"
feng yi mengambil botol itu dan meminum tubuh terasa lebih ringan dari sebelumnya dan ia terlihat lebih sehat jauh dari sebelumnya ia terzkena ulat blue itu.
"kenapa tubuh ku terasa begitu ringan seperti ini" feng yi dia bangkit dari duduknya berdiri membersihkan pakaian dan menatap putri quen en butuh penjelasan.
"seharusnya kau bersukur bertemu dengan ulat blue itu akan menghancurkan racun yang bersarang di tubuh mu selama ini" putri quen en.
"maksud mu selama ini tubuh ku telah di racuni" tanya feng yi tidak percaya.
"kau pikir sendri kenapa setiap malam kau tidak bisa tidur dengan nyeyak" putri quen en dengan memacu kudanya kembali.
"kenapa putri quen en tau jika aku tidak bisa tidur nyenyak" batin pangeran feng yi di dalam hati yang bergitu senang karena itu artinya putri quen en masih memperhatikanya.
kaisar yu an tian dia langsung memacu kuda menyusul putri quen en dan berkata "kenapa kau tau jika ulat blue itu bisa menyembuhkan dari racun"
"ulat blue yang beracun hanya bulunya bukan tubuh ulat itu sendri yang bisa memulihkan saat tubuh terkena racun apa pun" jelas putri quen en
"jadi kau tidak ingin membunuh feng yi tapi sebaliknya kau menyelamatinya"kaisar yu an tian dengan cemburu.
"hmmm"putri quen en.
putra mahkota feng yi dia senang karena putri quen en masih perduli dengannya.
kaisar tang si fan dia ingin menebas kepala feng yi jika tidak cepat feng yi menghidar bisa saja kepalanya akan terputus.
terlihat kemarahan terpancar di mata kaisar tang si fan menatap feng yi dan berkata" kau harus ingat perkataan ku waktu itu jika berani mendekati putri quen en zhen akan membuat seluruh anggota kerajaan YI mati dan musnah "kaisar tang si fan dengan dingin.
sedang seseorang mulai kagum dengan kepintaran putri quen en ia tidak cuma dengan cepat mengingat apa yang di bacanya namun begitu ahli dalam ilmu pengobatan ini sangat langka di zaman ini jika wanita itu di sisi bisa saja suatu saat menjadi penguasa dunia yang sesungguhnya itu yang berada di hati kaisar Gu shen saat ini atas ke kagumanya terhadap quen en.
kaisar yu an tian marah hatinya terbakar cemburu dengan sangat seakan ingin membunuh semua pria yang mulai tertarik dengan istri tampa di sadari bola matanya berubah menjadi merah dan itu tidak berlangsung lama karena kembali seperti semula.
aku menyelatimu karena aku ingin membalaskan perasaan putri quen en yang kau sakit dan kau belum saat mati.balasan itu akan lebih menyakitkan hingga suatu saat kau menjadi gila "batin putri quen en dengan benci kepada pangeran feng yi
tampa mereka sadari saat ini sudah memasuki bukit hitam.
yang banyak mahluk mahluk bermata mereka mengawasi mereka semua dalam perjalanan.
dan sosok wanita dengan pakaian hitam muncul.
"ini adalah kesempatan bagi kita untuk membunuh quen en"
"kita buat putri quen en terpisah dari rombongannya"
"perintahkan pasukan untuk membuat putri quen en jauh dari keempat pria itu"
"di laksanakan"
settt...
mereka langsung hilang menjadi asap hitam.
________________________________________
episode selanjutnya putri quen en dalam bahaya namun siapa ya kira kira yang pantas menolong putri quen en "?
jangan lupa like and komen.