Quen En

Quen En
chapter 69



feng yi melihat putri quen en ia terlihat berjalan dengan langka yang begitu cepat tampak putri quen en berjalan menuju kamarnya.


feng yi berlari kecil untuk mengejar putri quen en.


putri quen en.... "panggil feng yi.


putri quen en pun menghentikan langkahnya dia menoleh melihat siapa yang memanggilnya dan teryata pria kejam yang pernah mencampakannya untuk apa dia memanggilnya.


"putri quen,apakah anda memiliki waktu karena ada sesuatu yang ingin benwang bicarakan" feng yi yang sudah berada di dekat putri quen en.


"tidak" putri quen en dengan singkat dan membalikan tubuhnya pergi.


namun feng yi dia langsung mencekal pergelangan tangan putri quen en "mohon untuk sebenar saja, kita sudah sangat lama tidak berbicara" pangeran feng yi.


putra mahkota feng yi menatap putri quen en dengan tatapan lembut seraya memohon namun dengan kasar putri quen en langsung menghentakan tangannya "lepaskan, di antara kita sudah tidak ada lagi yang harus di bicarakan" putri quen en dengan dingin.


"putri quen mohon maafkan kesalahan ku karena telah meninggalkanmu"


putri quen en dia tersenyum miring dan berkata "kau tau kata maaf mu itu sudah terlambat karena apa itu semua karena kebodohan sebagai seorang pengkhianat"putri quen en.


ia pun langsung meninggalkan feng yi yang diam terpaku menyesali apa yang telah dia lakukan dulu.


putra mahkota tidak menyangka jika saat ini putri quen en bukan seperti yang dulu yang lemah dan menuruti apa kemaunya namun sekarang putri quen en tampak berbeda dari putri quen en yang di kenal dulu.


hal itu membuat penyesalan feng yi bertambah di hatinya putri quen en buhkan bertambah cantik jauh dari sebelumnya namun terlihat begitu pintar dan pemberani.


ya.. hanya wanita seperti yang di impikan.


quen en yang pantas bersanding dengannya sebagai permaisuri YI berada di sisinya namun apa dayanya mengingat jika putri quen en sudah menikah.


"jauhi quen en" suara itu terdengar begitu dingin hingga membekukan hati.


feng yi dia membalikan badan yang teryata berkata itu adalah kaisar tang si fan.


kenapa ia berkata seperti itu, apa haknya melarang mendekati putri quen en ia bukan siapa siapa pun putri quen en.


"mohon maaf yang mulia apa maksud anda berkata seperti itu"?feng yi.


"karena ia adalah permaisuri ku"tang si fan.


hal itu membuat putra mahkota tertawa" apa yang anda katakan, semua orang tau jika quen en permaisuri kerajaan phonix bagaimna bisa anda mengatakan jika putri quen en permaisuri anda"


kaisar tang si fan ia diam menatap dengan tajam kearah putra mahkota feng yi.


"ahhh atau atau jangan yang mulia memiliki perasaan kepada putri quen en"? feng yi.


"tidak hanya memilih perasaan namun zhen telah jatuh hati dengannya"kaisar tang si fan.


hal itu membuat pangeran feng yi terperangah dan terkejut bagaimna bisa seorang kaisar tang yang selama ini di kenal begitu tertutup tidak pernah ikut campur dengan urusan luar bisa mencintai quen en yang artinya ia akan memulai pertempuran dengan kerajaan phonix suatu saat nanti.


tidak dapat berkata kata lagi pangeran feng yi ia memberi hormat dan pergi.


untuk mendapatkan putri quen en akan semakin sulit saat ini putri quen en menjadi permaisuri phonix itu sudah begitu berat baginya namun ini di tambah kaisar tang si fan juga menyukai putri quen en itu artinya putra mahkota memiliki pesaing yang begitu kuat.


"yang mulia bagaimna tampak pangeran feng yi ia memiliki perasaan terhadap putri quen en" tanya lim abdi setia kaisar tang si fan yang selalu mengikuti kemana pun kaisar tang si fan pergi.


"biarkan saja lagi pula dia tidak mencoba mendekati putri quen en" kaisar tang si fan.


"baik yang mulia" lim.


________________________________________


kaisar yu an tian melangkah kakinya bersama liu yang selalu mengikuti dari belakang.


saat sampai di sebuah ruangan, liu membukakan pintu untuk kaisar yu an tian untuk memasuki ruangan itu.


yu an tian melangkahkan kakinya masuk kedalam kamar yang telah di sediakan untuknya namun kali ini ia harus tidur bersama putri quen en karena mereka satu kamar.


dengan gagah yu an tian duduk di kursi tidak jauh Dari tempat tidur menatap putri quen en dengan tajam.


sedangkan putri quen en ia sedang membaca buku yang baru di dapatkanya.


apakah sudah mendapatkan belati iblis "tanya yu an tian tampa berekspresi wajah dan suaranya begitu dingin membuat siapa pun yang melihatnya merinding seketika namun tidak untuk putri quen en.


kaisar yu an tian mengedarkan pandanganya pada quen en untuk meminta jawaban.


"belum " jawab putri quen en dengan se singkat mungkin.


"kenapa belum" tanya kaisar yu an tian dengan nada tidak ada keterkejutan sama sekali.


"aku hampir mendapatkan tapi kaisar tang si fan berasil merebutnya kembali dari tanganku"putri quen en.


kaisar yu an tian hanya memainkan jarinya di kursi dan berkata" aku tidak mau tau besok pagi sekali kau harus mendapatkannya "kaisar yu an tian dengan dingin.


terlihat kaisar yu an tian menyerungai licik hal itu membuat putri quen en begitu muak.


"kau akan tau jawaban" kaisar yu an tian.


putri quen en langsung membuang selimut yang menutupi tubuh yang ternyata putri quen en mengenakan pakaian begitu tipis hingga memperlihatkan pakaian dalamnya yang berwarna merah muda.


itu membuat air liur cheng zheng hampir jatuh.


diam cheng zheng tidak dapat berkata lagi dan tidak akan tahan lagi.


namun dua kali putri quen en membuat ia merasakan kejijikan pertama ia menjebaknya dengan tubuh pelayan kedua putri quen en membuat ia marah hingga melampiaskan kemarahan kepada tiga wanita di atas kapal namun semua wanita membuat ia ingin muntah.


penasaran..


di dalam hati cheng zheng mulai penasaran bagaimna rasanya bibir indah putri quen en bagaimna rasanya tubuh putri quen en apakah akan sama dengan wanita wanita yang sudah sudah.


putri quen en dengan pelan memegangi wajah kaisar yu an tian yang terlihat begitu merah.


ia mengelus rahang kaisar yu an tian yang tampak mengeras.


jatung cheng zheng berdebar dengan cepat merasakan sentuhan lembut dari tangan putri quen en.


"apakah kau ingin aku melayani mu putri quen en" tanya kaisar yu an tian seraya bangkit ingin memeluk tubuh tinggi langsing putri quen en.


"hmmm aku ingin kau melayani ku dan ingin tau seberapa kuat iblis di hadapanku ini"bisik putri quen en di telinga kaisar yu an dengan suara mengoda.


"jangan pernah meremehkan ku jika tidak kau akan meyesali perkataan mu"


"hmmm buktikan jangan banyak bicara" putri quen en.


tidak tahan lagi karena putri quen melihat terus menggodanya dan menantangnya.


kaisar datang langsung memeluk tubuh putri quen en menciumi leher putri quen en namun berhenti.


ragu untuk mencium bibir indah putri quen en hingga kaisar yu an memilih mencium leher putri quen en menjilatinya.


merasakan hal lain dalam tubuh cheng zheng dia seperti tertarik dengan rasa tubuh putri quen en yang kulitnya begitu wangi membangkitkan hormonnya.


tapi seketika rasa itu lenyap.


iya merasa tubuh panas seperti terbakar api.


dengan kasar kaisar yu an tian langsung mendorong tubuh putri quen en hingga jauh darinya.


terlihat jika putri quen en tersenyum licik dan berkata "kau tersegel kembali.


benar pedang putri quen en sudah terpancap di punggungnya hingga cheng zheng merasakan tubuhnya panas terbakar dan berkata" saat aku kembali lagi pada bulan purnama aku akan mencincang cincang tubuh mu"


bruk...


tubuh kaisar yu an tian langsung jatuh tidak sadarkan diri.


kaisar yu an tian dengan pelan memegangi kepalanya yang begitu pusing "di mana aku"


melihat kaisar yu an tian cepat sadar dengan cepat putri quen en mengambil pakaian dan langsung mengenakannya.


"akhirnya kau kembali lagi yu an"putri quen en.


"quen..." kaisar yu an tian.


putri quen en langsung memeluk kaisar yu an tian.


tampa di sadari putri quen en di atas genteng seseorang sedang mengawasinya


"bagaimna bisa setelah aku menyiram cairan itu kewajahnya ia tampak baik baik saja"


"hahahhah bodoh kau bodoh jangan lupakan fakta jika putri quen en memiliki dukungan di sisinya"


"siapa yang kau maksud"


"pangeran lee, orang itu selalu mejadi penggangu ku untuk melenyapkan putri quen en lebih baik cepat temukan tubuh asli pangeran lee agar tidak ada penghalang lagi"


"yaa kau benar"


kedua wanita yang berpakaian hitam itu langsung hilang menjadi gumpalan asap hitam.


******************************************************


jangan lupa untuk Vote biar rengking novel ini naik #terima kasih yang sering vote novel ini yaa