
tolong ampun kami tuan liu....
ketiga gadis itu terus berlutut di hadapan liu karena sebentar lagi mereka akan di ceburkan kedalam lautan oleh pasukan kerajaan phonix.
para tiga penjabat selaku orang tua dari ketiga wanita itu mereka juga ikut serta dalam hal itu mereka berlutut di hadapan kaisar yu an tian yang wajah terhadap begitu dingin.
namun kaisar yu an tian tidak sedikit pun melirik ketiga penjabat itu dia hanya mengabaikan permohonan, yu an tian begitu kesal dan jijik jika akan mengingat hal itu ciuman itu membuat dia jijik.
cheng zheng iblis dalam tubuh kaisar yu an tian tidak habis pikir bagaimna bisa kaisar yu an tian dan pangeran lee begitu suka menciumi putri quen en jika dia baru mencium seorang gadis langsung muntah.
sibuk dengan pikiran sendri sosok putri quen en muncul di hadapan kaisar yu an tian dia begitu terusik dengan suara para wanita yang begitu berisik mengganggu istrahatnya.
"kenapa kau kesini" tanya kaisar yu an tian dengan nada tidak suka akan kehadiran putri quen en.
"di sini begitu berisik mengganggu istrahatku"putri quen en dengan datar seraya melirik ketiga wanita itu yang sebenar lagi akan di lempar ketengah lautan.
melihat kedatangan putri quen en ketiga penjabat itu langsung menghampiri putri quen en dan langsung berlutut di hadapan putri quen en.
hal itu membuat putri quen en mengerutkan kening seraya mundur beberapa langka sungguh dia tidak biasa dengan orang harus berlutut di hadapan seperti ini.
"kenapa kalian berlutut di hadapan ku"tanya putri quen en.
"yang mulia permaisuri mohon katakan kepada yang mulia kaisar agar mengampuni putri putri kami" ketiga penjabat itu.
"aku tidak tau apa permasalahanya hingga putri kalian di hukum seperti itu bagaimana bisa aku meminta pengampunan putri kalian semua kepada kaisar" putri quen en.
ketiga penjabat itu mereka tertunduk bagaimna bisa mereka mengatakan jika putri putri mereka di berikan kepada kaisar yu an tian untuk memuaskan kaisar yu an tian di atas ranjang mereka takut jika permaisuri mengetahui itu permaisuri akan murka terbakar cemburu.
namun salah satu penjabat itu memberanikan diri untuk mengatakannya hal yang sebenarnya"mohon ampun yang mulia permaisuri, putri ku di minta kaisar yu an tian untuk melayaninya di kediamanya namun" salah satu penjabat itu ragu untuk lanjutkan perkataannya.
"lalu" putri quen en menuntut kelanjutan.
"tapi yang mulia kaisar mengatakan jika mulut putri hamba bau hingga yang mulia kaisar yu langsung muntah muntah"penjabat itu terlihat merah wajahnya menahan malu.
"hanya itu"putri quen en memastikan.
"benar yang mulia permaisuri"
putri quen en dia tampak diam seperti memikirkan sesuatu.
putri quen en dia berbalik menghadap kaisar yu an tian dan berkata "mereka tidak bersalah, kenapa kau malah menghukum karena mulutnya yang bau soal itu salah mu sendri main nyosor sana kemari" putri quen en dengan ketus tidak terima tubuh suami di gunakan semana mena oleh iblis di hadapannya apa lagi melakukan hal itu dengan wanita lain.
mendengarkan perkataan putri quen en tatapan kaisar yu an tian langsung berubah menjadi begitu dingin siapa pun melihat itu langsung bemetaran ketakutan hingga yang berada di sana menunduk takut.
ces....
kaisar yu an tian dengan begitu cepat mengarahkan pedangnya menuju ketiga wanita itu hingga mereka mundur ketakutan dan membuat mereka langsung jatuh ke dalam lautan.
byurrr.....
tolong....
tolong...
tolong...
mereka tidak bisa berenang hingga terlihat mereka terlihat tengelam namun berusaha untuk meminta tolong.
putri quen en langsung melihat kaisar yu an tian dengan tatapan benci "kau begitu kejam..."putri quen en dia langsung pergi karena kekesalahan hatinya.
kaisar yu an tian melihat putri quen en marah dan tampak kesel membuat hati kaisar yu an tian begitu bahagia"hahahahha kau pikir seorang ibils akan memiliki hati yang baik"gumam cheng zheng dengan menyeringai.
tampa sepengetahuan siapa pun putri quen en dia menyeburkan dirinya terjun kedalam air dia berenang di dalam kedalam lautan itu menghampiri ketiga gadis itu yang hampir kehabisan nafas yang terlihat lemas mereka bertiga tampak jatuh masuk kedalam dasar laut dengan tubuh lemas tenglulai.
putri quen en dia menarik ketiga gadis itu dan menciumi kalungnya"bawah atas daratan.
menghilang.
saat tiba mereka berada di atas daratan.
ketika wanita itu terbatuk batuk..
setelah beberapa menit kemudian mereka sudah merasa baikan bahkan dadanya sudah tidak sesak lagi.
mereka bertiga menatap seorang yang telah menolong mereka hingga mereka selamat seperti sekarang.
penampilan orang itu begitu misterius dengan wajahnya di tutupi kain hitam rambutnya di ikat seperti kuncir kuda dia berpakaian berwarna merah siapa yang tidak kenal di hadapannya mereka bertiga adalah setan merah yang terkenal akan kemurahan hatinya dan sekaligus kekejaman jika seseorang itu salah.
mereka langsung berlutut dan bersujud di bawah kaki setan merah dan berkata" terima kasih banyak tuan telah menolong kami"
"berdiri" putri quen en.
mereka menuruti apa perintah putri quen en hingga mereka berdiri.
putri quen en yang merubah penampilan agar ketiga wanita di hadapannya tidak mengetahui jika dia adalah permaisuri phonix.
"sekali lagi kami ngucapkan banyak terima kasih kepada tuan"mereka bertiga.
"hmmm"setan merah itu mengangguk kepalanya.
"pergi, jangan sampai pasukan phonix atau pun kaisar yu an tian tau jika kalian masih selamat jika tidak kalian akan lebih merasakan kematian yang jauh lebih mengerikan dari yang kalian dapat saat ini" putri quen en.
"baik tuan, namun kami tidak tau berada di mana saat ini bagaimna bisa kami kembali ke rumah kami"
putri quen en tampak tersenyum senyum miring dan berkata "aku tidak mengatakan jika kalian bisa kembali ke rumah kalian itu sama saja kalian semua menyeret anggota keluarga kalian dalam kematian,"?
"ke..kenapa seperti i.itu tuan"
"kau pikir jika rumah kalian selama ini tidak di jaga oleh prajurit phonix" tanya putri quen en.
ya mereka hampir luka dengan fakta itu bagaimana pun keluarga mereka mengambidakn diri dan menjabat di istana.
"tapi tuan kami tidak tau harus kemana selain pulang kerumah"
"kalian belum saatnya bisa kembali,"
"jika kami tidak kembali lalu kami harus kemana"?
mereka bertiga saling melihat satu sama lain hingga mengangguk kepalanya.
saat mereka memegangi tangan putri quen en yang begitu lembut wajah mereka langsung merah memegangi sosok yang begitu hebat yang terkenal saat ini.
apa lagi sosok setan merah tidak jelas tidak di.ketahui jika setan merah ini ada wanita atau pria namun di lihat dari penampilan setan merah.
mereka begitu yakin jika orang di hadapannya ini adalah seorang pria muda bangsawan apa lagi tangan begitu lembut menandakan jika setan merah bukan seorang yang bekerja berat.
putri quen en membawa mereka langsung menghilang ke suatu tempat.
saat muncul mereka sudah berada di suatu tempat
entah di mana.
mereka bertiga begitu terkejut dengan apa yang mereka semua alami menghilang begitu saja saat muncul sudah berada di suatu tempat yang begitu jauh dari lautan itu.
orang orang yang berjaga di tempat itu melihat kehadiran putri quen en langsung berlutut dan bersujud di bawah kaki putri quen en.
hormat kami guru....
ketiga wanita itu pun langsung ikut berlutut di hadapan setan merah.
selamat datang guru di sakte yang guru minta ini"bo go.
putri quen en melihat bangunan itu yang terlihat begitu sederhana bagaimna tidak dia tidak memiliki banyak dana itu bangun tempat yang megah saat ini.
namun di tempat itu terlihat begitu damai.
"aku tidak banyak waktu namun aku membawa mereka betiga"putri quen en.
"siapa mereka bertiga guru penampilan mereka tampak seperti kalangan atas bagaimna bisa bersama guru" bo go.
"kalian lebih baik bawa mereka istrahat dan berikan mereka obat besok aku akan datang kembali" putri quen en pun langsung menghilang tampa menjawab pertanyaan bo go.
namun bo go begitu mengerti akan sifat setan merah yang tidak suka jika terlalu banyak bertanya hingga bo go menuruti perintah setan mereka dengan segerah membawa ketiga gadis dadis itu ke ruang pengobatan melihat wajah mereka tampak pucat.
________________________________________
hati kaisar yu an tian dia kembali senang melihat kemarahan di wajah putri quen en bagaimna pun tidak iblis dalam tubuh kaisar yu an tian begitu menyukai jika putri quen en menderita hal itu hal yang begitu menyenangkan baginya.
kaisar yu an tian dia memegangi pakaian mencari sesuatu di sana namun tidak menemukan apa pun.
dia mencari di setiap kantong pakaian namun tidak menemukan kalung itu.
ingatan kaisar yu an tian kembali saat putri quen en waktu itu berjalan dengan menyenggolnya benar itu pasti putri quen en yang mengambil dengan cara seperti itu.
kaisar yu an tian dia langsung menghilang menuju kamarnya quen en.
dia di sana melihat sosok wanita itu yang tampak tidur di atas ranjangnya.
kaisar yu an tian langsung menarik putri quen en dengan kasar"bagunnnn...."
putri quen en meringis kesakitan karena tangannya sakit begitu saja di tarik oleh kaisar yu an tian "ada apa tiba tiba bertindak seperti ini"putri quen en dengan ketus.
"kau mengambilnya kalung itu, sekarng cepat kembalikan"?yu an tian
putri quen en memasang wajah bingung dan berkata "kau yang mengambil kalung itu waktu itu dan sekarang kau meminta kepadaku apa kau gilaa"putri quen en.
"aku tau kalung dewa kau mengambilnya secara diam diam"kaisar yu an tian dengan marah.
"aku tidak melakukan itu, jika aku mengambil kalung itu pasti aku sudah menyegelmu kembali"
"ahhh sini kau"
kaisar yu an tian dengan kasar menarik putri quen en hingga jatuh ke atas tempat tidurnya dam dengan kasar langsung merobek pakaian putri quen en.
krekk.....
pakaian robek memperlihatkan leher yang jenjang putih mulus namun di sana kaisar yu an tian tidak menemukan jika kalung itu berada di leher putri quen en.
brukk....
putri quen en dia langsung menendang kaisar yu an tian dengan kencang.
kaisar yu an tian dia menatap dengan benci kepada putri quen en dan berkata "rapi kan pakaianmu sebentar kita akan menemui seseorang"
kaisar yu an tian langsung berlalu pergi.
"iblis sialan" bentak putri quen melihat kepergian kaisar yu an tian.
tidak jauh di sana ada kapal begitu besar dan mewah ikut berlabu di dermaga tampaknya kapal itu juga kapal dari kalangan kerajaaa dengan lambang bendera berkibar di atasnya
sudut bibir iblis itu terukir dengan jelas.
tidak hanya itu di pesisir pantai itu juga terlihat kereta megah yang berdatangan dengan pasukan masing masing yang mereka bawa.
putri quen en yang berdiri di dek kapal melihat itu mengerutkan kening "apa lagi yang di rencananya iblis terkutuk ini" gumam putri quen en.
kaisar yu an tian dia seperti angin tiba tiba sudah muncul di sisi putri quen en dan berkata "tugas mu rayu kaisar tang si fan jika kau gagal maka nenek dan kakek mu di kerajaan EN akan mati dengan segerah.
kaisar yu an tian menampakan asap putih memperlihatkan gambaran jika nenek dan kakeknya dari pihak ibunya sedang terikat dengan tergeletak lemas.
"apa yang kau lakukan terhadap kakek dan nenek ku sialan" putri quen en dengan matanya berkaca kaca.
nenek dan kakek hanya itu keluarga yang begitu mencintai putri quen en yang sesungguhnya jika pemilik tubuh ini tau jika orang orang yang di cintainya dalam keadaan seperti itu dia pasti sedih dan akan menyalahkan quen en yang tidak bisa menjaga orang yang yang di kasihinya.
"maka dari itu kau turuti perintah ku"yu an tian.
pria ini ingin menjualnya kepada orang lain hal itu membuat putri quen en mengepalkan tangannya dia harus bersabar mengikuti permainan iblis ini sampai waktu yang tepat dia akan menyegel kembali cheng zheng.
tunggu siapa yang di sebut kaisar yu an tian tadi seperti aku tidak asing dengan nama itu"batin putri quen en.
________________________________________
like and komen