Quen En

Quen En
chapter 93



baru saja mendapatkan kecupan di leher wanita itu dengan sengaja mendesah agar hati quen en menjadi terbakar cemburu dan rasa sakit di hatinya .


putri quen en menendang kotak peti itu dari dalam hingga terdengar suara geludak geludak tapi kaisar yu an Tian seakan tidak mendengarkanya.


bagaimana pun saat ini kaisar yu melihat di hadapan adalah putri quen en sang istri yang sudah mengisi ruang hatinya.


"kenapa tidak jadi mencium bibir malah beralih dengan leherku"putri quen en palsu.


"leher putih mu Sangat mengoda Hingga tidak tahan untuk tidak menciumi nya dan kau baru seperti ini sudah keluar desaaan indahmu"kaisar yu an Tian dengan suara yang mulai serak.


"aku tidak suara itu keluar begitu saja dari mulut ku"


"iya aku dapat mengerti "? kaisar yu an Tian.


tidak sabar lagi dia menarik kain yang menutupi gundukan tipis menutupi dada quen en hingga saat kain putih itu jatuh kelantai terlihat dua bola kecil namun begitu putih mulus terpampang di hadapan kaisar yu an Tian.


tergoda.


kaisar yu an Tian meremas itu seraya mendekatkan wajahnya untuk mencium bibir ranum putri quen en.


cup.


wanita itu tersenyum bahagia akhirnya ciuman yang selalu di impikan dapat di rasakan walaupun dia harus mengunakan indentitas orang lain.


wanita itu memperdalam ciuman itu masuk kedalam mulut kaisar yu an Tian.


disaat merasakan kenikmatan .


tubuh wanita itu di dorong hingga jatuh


bruk....


kaisar yu an Tian memuntahkan semua isi perutnya.


merasakan aroma busuk masuk kedalam mulut Hingga kaisar yu an Tian terus muntah .


"sial Mulut mu sungguh busuk"maki kaisar yu an Tian.


"apa itu itu "wanita itu bingung harus berkata apa.


yang benar saja Mulutnya busuk itu mustahil.


langsung mencekik wanita di hadapan.


saat yang sama pula wujud asli wanita itu pun terlihat.


dengan pakaian hitam menyeluruh .


kulitnya sangat putih bibirnya begitu merah wanita itu terlihat sangat cantik namun di mata Cheng Zheng tidak terlihat ketertarikan sedikit pun.


"kau"Cheng Zheng mengepalkan tangannya ingin meninju wanita di hadapan.


namun secepat angin wanita itu langsung hilang.


sedangkan putri quen en dari dalam peti melihat itu semua "Cheng Zheng keluar kan aku di sini"pinta putri quen en.


sudut bibir Cheng Zheng terukir dia berjalan kearah quen en dan berkata "tidak , jika aku membuka peti ini kau pasti akan menyegel ku kembali.


"Cheng Zheng buka peti ini",teriak quen en.


"bukan kah kau memiliki kalung dewa kenapa tidak keluar dengan kalung itu?


"itu tidak bisa , Cheng Zheng mohon keluarkan aku dari sini kaki ku sudah sangat keram"putri quen en.


"apa perduli ku"Cheng Zheng.


"benar benar iblis menyebalkan", gerutu quen en.


"ah "Cheng Zheng seperti memikirkan satu hal dia langsung menghilang sekejap mata dan setelah itu datang membawa sebuah botol dengan ukuran sedang semua di dalam botol tersebut terlihat cacing cacing tanah.


putri quen en melihat itu dari celah lubang berkata"Cheng Zheng apa yang ingin kau lakukan dengan cacing itu"


"tentu saja untuk menemani wanita licik seperti mu"?


putri quen en merindingnya jijik melihat cacing itu


Cheng Zheng memasukkan cacing itu kedalam peti yang sedikit ada lubang.


puluhan cacing itu jatuh di atas perut quen en dan bergerak gerak.


"Cheng Zheng keluar kan aku dari sini...........