
mentari pagi telah bersinar terang.
terdengar suara kicauan burung tampak terdengar merdu ,aroma wangian bunga segar pun masuk kedalam penciuman Yue Yue.
membuat dia membuka Matanya.
dia melihat sinar matahari itu masuk sedikit ke dalam kamarnya membuat perasaan tenang di Tamba aroma seger bunga.
namun dia merasakan aneh.
hingga Yue Yue melihat tubuh yang di tutupi dengan selimut tebal.
dia melebarkan mata tidak percaya.
dia tidak memakai sehelai benang pun.
dan di samping terlihat seorang pria tidur dengan telanjang .
Cheng Zheng.
tubuh Yue Yue Langsung bergetar menahan tangisan
seraya menutupi tubuh dengan selimut itu .
dia juga melihat bercak darah di tempat tidur.
sungguh itu membuat ingin jatuh pingsan.
"bagaimana bisa"kata Yue Yue dalam lirih.
seketika tubuh menegang saat merasakan tangan melingkari pinggangnya.
"sudah bangun?"tanya Cheng Zheng dengan suara seraknya.
Yue Yue dia langsung menghentak tangan Cheng Zheng terlihat jelas air mata Yue Yue jatuh menetes .
"kenapa kau lakukan ini ,?apa salah ku "?tanya Yue Yue .
"kau tidak salah , Namun yang harus kau salahkan Yan jin , Kenapa dia harus menjadi kekasih mu"?
ketika nama Yan jin di sebut membuat hati Yue Yue sakit .
Yue Yue dia menutupi wajahnya dengan tangannya menangis sejadi jadinya.
"maaf kan aku .... maafkan aku yan jin ....
maaf kan aku"kata Yue Yue dengan sedih dan merasa bersalah.
"sudahlah , untuk apa kau sesedih ini !!!aku akan bertanggung jawab ,Yan jin dan aku apa bedanya ,dan asal kau tau jauhhh lebih baik aku dari pria yang sebut namanya itu" Cheng Zheng dengan emosi mendengarkan Yue Yue memanggil nama Yan jin.
Yue Yue melirik Cheng Zheng dan menatapnya dengan benci seraya berkata"hanya ada yan jin di hatiku selamanya.
Cheng Zheng emosi memuncak hingga dia mendorong Yue dan mencium bibirnya dengan rakus.
dia sedikit mengigit bibir Yue Yue agar terbuka.
dan menghisap lidah Yue menciumi dengan dalam.
Yue Yue dia hanya bisa menangis sesenggukan tenaga tidak cukup kuat untuk mendorong Cheng Zheng.
melihat Yue Yue terlihat lemah tak berdaya tidak melakukan perlawanan lagi membuat Cheng Zheng melepaskan ******* itu.
sebelum dia lepas kendali dia langsung mengambil pakaiannya dan keluar meninggalkan Yue Yue yang tertuduk lemas tak berdaya kayak seseorang yang tak berjiwa.
sedangkan yue Yue masing bingung kenapa dia tidak sadar saat hal itu terjadi.
hal yang di ingatnya dengan jelas jika dia tidur menahan lapar namun kenapa setelah bangun melihat kondisi tubuhnya kotor ternoda seperti ini.
mata Yue Yue melirik ke arah noda di darah membuat dia menjerit pilu"Yan jin maaf kan aku......
"aku tidak ingin mengkhianati mu .....aku tidak bermaksud "
______________________________________________
"siapakah pakaian dan makanan untuk Yue Yue"perintah Cheng Zheng terhadap pelayan.
"baik yang mulia pangeran"
"berikan yang terbaik untuk nya"kata Cheng Zheng.
"baik yang mulia pangeran"
Cheng Zheng dia pun masuk kedalam kamarnya.
melihat kehadiran Cheng Zheng.
bawahan itu pun berlari menghampirinya.
membuka kan pakaian Cheng Zheng.
"kenapa tangan pangeran luka seperti ini"?tanya bawahan itu penasaran bagaimana pun Cheng Zheng tidak pernah terluka bahkan saat perang .
"aku melukainya"kata Cheng Zheng dengan datar.
tidak ingin banyak tanya bawahan itu segera keluar untuk memanggil tabib mengobati.
Cheng Zheng melirik luka di pergelangan tangannya membuatnya dia tersenyum .
bagaimana tidak untuk menjebak Yue Yue jatuh dalam permainan ,dia melukai tanganya.
agar Yue Yue mengira itu darah perawan.
bahkan yang membuka pakaian gadis itu bukan dirinya melainkan pelayan wanita.
melihat Yue menangis tadi sungguh Cheng Zheng merasa sedih.
dia sudah memikirkan ini sebelumnya akan menikahi Yue Yue kedepannya.
gadis itu seorang pelayan namun memiliki aura agung bahkan setiap orang bersamanya merasakan kedamaian .
di hati kecil Cheng Zheng ingin memiliki Yue Yue.
bruk....
secepat kedipan mata Cheng Zheng langsung menghilang.
"kenapa kau menodai Yue Yue "?tanya Zhuang dengan murka membuat nafasnya turun naik.
"di datang sendiri menyerahkan tubuhnya kepadaku"kata Cheng Zheng.
"******** !!!!! kau pikir aku ini bodoh percaya dengan bualan mu itu"
"buktinya kau tidak bisa menjaga gadis tuan mu dengan baik bukan"?ejek Cheng Zheng.
"bedebah...."Zhuang dia langsung menyerang Cheng Zheng dengan brutal .
hingga prajurit masuk langsung membuat temeng untuk melindungi Cheng Zheng.
"tangkap naga itu dia adalah pengkhianat sudah berani menyerang pangeran"
semua prajurit itu pun langsung mengelilingi Zhuang dan mengarahkan kekuatan mereka.
hingga pertempuran pun terjadi.
Zhuang dia merubah wujudnya menjadi naga besar dan menyembur api kearah prajurit itu.
mereka segera membuat formasi untuk melawan serangan Zhuang.
pertempuran itu pun terjadi hingga serangan itu terdengar ke dalam istana langsung.
para tentara istana datang mengelilingi Zhuang.
para tentara mengeluarkan panah dan meluncurkan di tubuh Zhuang.
"hahahah kalian pikir panah seperti itu dapat mengalahkan Zhuang ,ingat senior ini adalah naga langit "kata Zhuang dengan sombong seraya berputar putar di atas dan mengeluarkan kekuatan apinya menyerang pasukan tentara kerajaan.
Zhuang mengaung ngaung di atas dia benar benar murka saat mendapati Yue Yue menangis menyayat hati dan mengatakan kepadanya jika dia ternoda oleh Cheng Zheng bahkan ingin bunuh diri tidak sanggup untuk bertemu dengan Yan jin kedepannya tapi Zhuang berkata apa pun yang terjadi Yan jin pasti akan memaafkanmu....
"maju kau Cheng Zheng ....... jangan hanya bisa berlindung dengan pasukan ,jika kau berniat mengalahkan tuan ku Yan jin maka kau harus mengalahkan aku terdahulu ....."ucap Zhuang.
Cheng Zheng dia hanya tersenyum sinis membiarkannya Zhuang merangung marah terhadapnya.
zep...
zep...
anak panah api itu langsung meluncur ke tubuh Zhuang.
mendapati serangan itu Zhuang mengeluarkan kekuatan angin besar.
tidak hanya anak panah itu, tentara pasukan pun ikut terlempar terkena angin dahsyat.
sekitar 30.0000 pasukan datang untuk melumpuhkan Zhuang.
mereka adalah pasukan elit kaisar .
memiliki kekuatan api dan udara.
namun tidak ada rasa takut di mata Zhuang dia menatap pasukan itu dengan tatapan angkuh .
blus.....
angin besar datang datang mengelilingi tubuh Zhuang membuat tubuh besarnya ikut berputar putar oleh pusaran angin.
setelah itu ribuan anak panah api datang menacap ke tubuhnya.
zep...
zep...
anak panah itu sudah menacap dengan dalam di tubuh Zhuang.
bruk...
tubuh naga itu pun langsung melayang jatuh ke tanah .
mereka langsung mengurung Zhuang .
_____________________________________
di dalam meditasi Yan jin mendengar suara gemuruh .
sangat jauhhh..
namun dia dapat dengan jelas mendengar jika itu adalah suara Zhuang yang meraung-raung marah.
fikirannya pun langsung melayang ke pada Yue Yue .
"apa terjadi sesuatu dengan Yue Yue hingga Zhuang terlihat murka"kata Yan jin dengan khawatir .
dia pun langsung berdiri bangkit .
ingin segera kembali ke istana .
namun seorang pendeta datang penjaga kuil.
"jangan pernah tergoda akan bujuk rayuan iblis hal itu akan menyesatkan mu"kata pendeta tersebut.
Yan jin hanya mengangguk Kepala dengan pelan.
fikirannya mulai kalut membayangkan sesuatu terjadi dengan Yue Yue dan Zhuang.
beberapa hari lagi Yan jin akan menjadi seorang dewa namun dia tidak meneruskan meditasi nya.
tapi kalung yang di kenakannya sudah memancarkan cahaya putih terang yang hampir penuh.
kalung itu adalah kalung dewa .
jika Yan jin melakukan meditasi maka cahaya di kalung itu akan penuh dan seutuhnya Yan jin memiliki kekuatan dewa.
hanya perlu beberapa hari lagi.
yan jin mencium kalung itu dan berkata"bawa aku kembali ke istana.
cahaya putih itu langsung menyelimuti tubuh Yan jin dan menghilang.