Quen En

Quen En
chapter 150



pasukan dari kerajaan zommen sudah bersiap siap untuk meninggalkan istana Phoenix , setelah di izinkan kembali negara asal.


tandu kekaisar yang megah sudah terparkir rapi di halaman.


sedangkan putri quen en dia sudah bersiap siap merias diri setelah mandi .


saat ini quen mengenakan pakaian berwarna hijau daun yang terlihat begitu sederhana tidak ada hiasan emas di tubuh nya .


rambutnya yang panjang hanya di gulung simpul .


dia mengunakan cadarnya yang berwarna putih polos menutupi wajahnya yang cantik.


"apa sudah siap"tanya kaisar tang si fan yang berjalan masuk ke dalam kamar putri quen en


"hmmm"putri quen en pura pura sibuk sendiri untuk menghindari percakapan dengan kaisar tang si fan karena kekesalan hatinya .


"apakah kau masih marah ,akan hal tadi pagi"?tanya kaisar tang si fan.


putri quen en dia tidak merespon dia berjalan menghampiri pelayan yang membereskan barang barang.


"bawa ini semua ke kereta barang"perintah putri quen en terhadap pelayan.


"baik yang mulia permaisuri"


putri quen en dia tidak merespon perkataan tang si fan dia hanya pura pura sibuk.


sedangkan tang si fan,dia diam memperhatikan seraya tersenyum melihat putri quen en marah seperti ini.


melihat pria itu tersenyum membuat putri quen en kesel setengah mati "dasar menyebalkan"gerutu quen en yang berjalan ke luar.


"nona muda"Zhuang.


putri quen en melirik Zhuang dengan tatapan tajam "kemana saja ,?kenapa kau membiarkannya pria itu tidur seranjang dengan ku?tanya putri quen en dengan dingin.


"mohon ampuni kelalaian senior ini nona"Zhuang dia langsung membungkuk memohon ampunan.


"Zhuang kau harus di hukum atas kelalaian mu , sekarang kau kembali ke sekte naga langit dan bersihkan seluruh ruangan di sana tampa mengunakan kekuatan mu "


Zhuang dia tersenyum, ternyata tuanya tidak menghukumnya dengan berat "baik nona ,akan senior ini laksanakan"


Zhuang pun membungkuk hormat dan langsung menghilang.


"putri quen ,sekali lagi aku ingin minta maaf atas kurang ajarnya sikap ku pagi ini"dia tang si fan menghampiri putri quen en.


putri quen en dia membalikkan tubuhnya menghadap kaisar tang.


"yang mulia kaisar ,anda tidak perlu lagi menyebut ku putri ,wanita ini sudah tidak memiliki kerajaaan hingga tidak layak gelar putri ,di sandingkan dengan ku"putri quen en dengan menyindir.


"kau tetap akan menjadi seorang putri"kata kaisar tang si fan.


putri quen en tersenyum miring di balik cadarnya dan berkata"putri mana yang anda maksud ? putri kerajaan EN,atau putri yang di hancur kerajaan nya "?


"putri quen sebenarnya"


"sssttttt,aku tidak ingin berbicara terlalu lama dengan musuh , sedikit saja aku lengah ,maka kau akan menikam ku dengan pedang mu itu"


"aku tidak akan pernah melakukan itu"kata tang si fan.


"tentu saja kau tidak akan melakukan ,kau hanya perlu memerintah bawahan mu untuk kretttt" putri quen en menunjukan gaya tangannya memotong lehernya .


"putri quen en aku mencintaimu,tidak mungkin aku membunuh mu"kata tang si fan berterus terang akan perasaan nya.


cinta


"tapi aku membenci mu bahkan rasa benci ku terhadap mu mendarah daging "kata putri quen en dengan kejam.


kaisar tang si fan dia hanya terdiam.


para dayang istana yang bersembunyi diam diam menguping berbicara mereka tidak menyangka akan sikap wanita bercadar itu dengan terang terangan menolak kaisar tang si fan dengan kata kata keji.


apa kah wanita ini sudah tidak ingin hidup lagi.


mereka para dayang masih melihat apa reaksi tang si fan karena di tolak .


kaisar tang si fan hanya terdiam di tempat hingga wanita bercadar itu berlalu pergi.


"keluar"kata tang si fan terhadap para pelayan yang menguping.


mereka para dayang itu pun keluar ketakutan hingga langsung menjatuhkan lutut mereka memohon ampun"maafkan hamba yang rendah ini yang mulia,hamba pantas di hukum"


kaisar tang si tidak perlu melihat mereka .


"prajurit"


tiga orang prajurit datang menghadap.


"hamba yang mulia"


"hah , ampun yang mulia ,mohon ampun , hamba rela di hukum dengan seratus pecutan dari pada di jual menjadi gundik"


"hmph....


kaisar tang si fan dia mendengus tidak suka .


ketiga prajurit itu pun menarik kelima dayang itu .


____________________________


dua kereta megah siap untuk berangkat kembali ke zommen.


para pasukan sudah mengiring dari depan dan belakang.


putri quen en yang berada di dalam kereta dia duduk dengan santai seraya memakan buah anggur kesukaannya ,dia hanya seorang diri di dalam kereta .


putri quen en sengaja untuk sendiri tidak ingin seorang pelayan dari kerajaan zommen melayaninya.


karena putri quen en tidak suka melihat tampang mereka secara tidak langsung memasang wajah tidak suka terhadap nya.


"Kenapa kerajaan Phoenix membiarkan saja , kaisar tang si fan kembali ke zommen,apa kah pengawal Phoenix belum menemukan jubah kaisar tang si fan di kediaman Selir Xia Hua"gumam putri quen en.


ketika putri quen en sibuk berfikir .


terdengar suara dari luar .


"berhenti"


kereta itu pun berhenti.


"ada apa "tanya prajurit zommen.


panglima lun pun turun dari kuda dan mengeluarkan dekrit kekaisaran.


"hanya kaisar tang si fan yang bisa kembali tapi tidak untuk permasuri Yue Yue"


mendengar itu putri quen en melebarkan mata hingga dengan segera meletakan anggurnya ke atas meja.


"apa maksud mereka"putri quen en dengan geram hingga dia ingin keluar.


namun belum keluar terdengar suara kaisar tang si fan angkat bicara


"jika Zhen kembali maka permasuri ku ikut kembali ,tidak ada hak bagi Phoenix untuk menahan permaisuri ku di sini"


permaisuri ku.


mendengar itu sejenak membuat hati quen menghangat.


"yang mulia kaisar tang namun permaisuri Yue Yue tidak bisa kembali sebelum hilang nya selir Xia Hua di temukan pelaku sebenarnya"


"hilang selir Xia Hua tidak ada hubungan dengan permasuri Yue Yue" jendral Ming.


panglima lun mengeluarkan sapu tangan milik putri quen en"sapu tangan ini adalah milik permaisuri Yue Yue sekaligus permaisuri quen en.


mendengar kan itu semua orang menjadi terkejut.


"apa apa maksud semua ini.


"jadi permaisuri Yue Yue adalah permasuri quen en"


"perempuan ini menikahi dua pria terkemuka di dunia"


"apa perempuan ini sengaja melakukan ini agar terjadi perperangan di antara dua negara besar ini"


semua orang pun yang di sana mulai menilai akan putri quen en.


"apa bukti nya jika permaisuri Yue Yue adalah quen en"tanya Jendral Ming kepada panglima lun.


"baik jika seperti itu keluar lah permaisuri Yue Yue tunjukan wajah mu kepada kami semua ,jika anda bukan putri quen en maka anda bisa melanjutkan perjalanan"


sedangkan putri quen en dia mengepalkan tangannya "siapa yang berani menjebak ku dalam situasi seperti ini"


putri quen en memegangi kalungnya dan mencium nya untuk menyamar namun kali ini kalungnya seakan tidak berfungsi seakan ada segel yang membuat kalung dewa tidak bisa berfungsi.


"mohon maaf yang mulia , silahkan anda keluar bentar untuk membuktikan jika yang mulia tidak bersalah"Jendral Ming.


"tidak perlu"suara itu terdengar begitu dingin dan kejam .


semua orang pun mulai nyakin jika permaisuri Yue Yue adalah putri quen en.


namun semua mata tertuju di kala tirai itu di singkap ,keluar sosok wanita berpakaian hijau muda membuat semua orang memandang merasakan kesejukan di hati mereka di kala melihat sosok putri quen en.


______________________________________________


jangan lupa votenya