
"kenapa pasukan kerajaan Phoenix sangat tidak profesional ,ingin menahan ku hanya karena sapu tangan sungguh alasan Yang tidak masuk akal"ceomoh quen en.
"dan tau dari mana jika sapu tangan itu milik ku bahkan di sapu tangan itu tidak tertulis akan nama ku"Tamba putri quen en lagi.
panglima lun terdiam sejenak dan kemudian berkata"di sapu tangan ini terukir lambang kerajaan EN dan salah satu pelayan Phoenix pernah secara tidak sengaja melihat wajah anda yang begitu mirip dengan putri dari kerajaan EN"jelas palingma Lun.
putri quen en terkiki geli dan berkata "jika wajahku mirip dengan putri quen en bukan berarti aku dia ,banyak di dunia ini orang memiliki wajah sama namun kau pasti membedakan antara aku dan quen en"kata putri quen dengan tenang.
perbedaan.
semua orang pun mendongkan wajah mencari sesuatu dari sosok wanita bercadar itu.
dan mereka para tetua kerajaan Phoenix menemukan nya.
permasuri Yue Yue memiliki mata biru laut sedangkan putri quen en memiliki mata berwarna coklat gelap tentu dari sorot matanya saja mereka sudah melihat berbedaan.
dengan segera panglima lun menuduhkan Kepala nya karena begitu lancang menatap permaisuri Yue Yue membuat kemarahan terlihat jelas dari sorot mata kaisar tang si fan.
"tapi anda tidak bisa pergi ini perintah langsung dari yang mulia kaisar yu an Tian.
"kaisar yu an Tian tidak ada wewenang untuk menahan permaisuri Yue Yue di sini ,"ucap Jendral Ming.
"ini adalah negara Phoenix tentu setiap orang yang masuk ke sini harus mematuhi peraturan dari kaisar yu an Tian walaupun setatus orang itu seorang petinggi sekali pun"kata Liu yang dari diam saja namun kali ini angkat bicara.
kaisar tang si fan dia berjalan lebih dekat dengan putri quen en dan Tampa aba aba dia langsung mengangkat tubuh putri quen en dalam gendongan nya dan berkata kepada bawahan nya "lanjutkan perjalanan,siapa pun menghalangi bunuh"
seluruh pasukan Phoenix pun langsung menarik pedang mereka dari sarungnya , kaisar tang si fan membawa permaisuri Yue Yue sama saja dengan tidak menantang kaisar yu an Tian.
putri quen en dia hanya diam dalam dekapan si fan dia merasakan debaran jantungnya .
seperti Phoenix dan zommen akan berperang karena dirinya.
seharusnya dia merasa bahagia kedua negara yang menjadi musuhnya saling menyerang satu sama lain Tapi kenapa hati merasa takut.
kaisar tang si fan membawa putri quen en kedalam keretanya yang jauh lebih besar dan megah dari pada kereta yang di tumpangi sebelum nya.
"tidak usah khawatir ,kita akan segera keluar dari Phoenix"kata kaisar tang si fan menenangkan hati quen en.
"siapa yang menjebak mengunakan sapu tangan apa kah kaisar tang si fan tapi tidak mungkin , jika dia ingin menjebak ku dia tidak akan memaksa ku keluar dari Phoenix jika bukan tang si fan mungkin kah.....
"Lou zyou"
putri quen en sedang berfikir hingga tidak sadar peperangan terjadi di luar Antara pasukan Phoenix dan zommen.
terdengar suara pedang berdeting membuat seorang mendengar nya merasa ngeri.
dan hal itu membuat quen en sadar dari lamunannya.
dengan segera dia membuka tirai kereta melihat pertempuran sengit di sana.
"bertempur di sarang lawan sungguh cari mati"gumam putri quen en.
putri quen en mengawasi pasukan zommen yang terus berjatuhan mereka kalah jumlah dan saat ini berada di kandang lawan tentu pasukan Phoenix dengan mudahnya melumpuhkan pasukan zommen.
namun pasukan zommen yang berjumlah 500 orang seakan pantang menyerah , mereka terus melawan walaupun mereka sadar akan kalah melawan jumlah ribuan pasukan Phoenix ,yang datang mengepung.
quen en menutup kembali tirai itu menghadap kedepan untuk melihat ke arah tang si fan yang duduk di hadapannya.
namun sosok itu tidak ada.
tapi kenapa kaisar tang si fan melakukan seperti ini hanya untuk dirinya.
quen en tidak ingin berhutang Budi terhadap orang lain.
putri quen en dia turun dari kereta dan bersuara dengan lantang"aku bersedia tinggal sementara waktu di Phoenix "
mendengar hal itu pasukan Phoenix pun menghentikan serangan mereka.
"bawa permasuri Yue Yue Kembali ke istana"perintah panglima perang lun.
sebuah tandu datang menghampiri putri quen en.
saat putri quen en ingin masuk pergelangan tangan di tarik oleh tang si fan"ini hanya jebakan untuk mu"kata tang si fan.
"apa bedanya aku menyerahkan diriku sekarang atau nanti namun pada akhirnya aku akan di bawa oleh mereka"kata putri quen en.
"apa maksudmu putri"?
"kau lihat 500 dari pasukan mu sebagai sudah gugur ,jika terus memaksa semua akan mati termasuk kau"setelah berkata seperti itu putri quen en menghentak tanganya dan masuk kedalam tandu.
hati tang si fan bergetar, jatung berdetak lebih cepat , putri quen en menyerahkan dirinya sendiri hanya takut dirinya mati ?apakah itu artinya jika quen mencintai nya?
dia ingin membawa putri quen en pergi apa pun yang terjadi namun dia juga takut .
takut jika terus di paksa putri Quen en akan terluka apa lagi kini dia masih di negara musuh , dengan pasukan yang di bawanya kecil kemungkinan dia bisa membawa Putri quen en dengan keadaan baik baik saja.
namun dia tidak ingin putri quen en berada dalam genggaman yu an Tian .
hingga kaisar tang si fan memutuskan kembali ke istana Phoenix mengikuti putri quen en dengan 150 pasukan yang masih hidup ikut bersamanya.
"kaisar tang memilih kembali ke istana , blokir semua jalan pintu gerbang istana jangan biarkan dia masuk ,jika perlu habisi pasukan zommen biarkan kaisar tang si fan tau akibat dari tindakan nya"perintah Jendral kerajaan Phoenix.
"baik di laksanakan"
sedangkan putri quen en berada di dalam tandu kini sudah memasuki gerbang istana "ku harap kaisar tang si fan segera kembali "gumam putri quen en.
kereta yang di tumpangi putri quen en di bawa masuk ke halaman kediaman kaisar yu an Tian.
para dayang menyingkap tirai "silahkan yang mulia"
putri quen en dia turun dari kereta mendapati dia di turunkan di halaman kediaman kaisar , quen en mengerutkan kening.
"kenapa kalian membawa ku kesini"tanya putri quen en dengan dingin terhadap dayang istana Phoenix.
"yang mulia ini adalah tempat seharusnya anda berada"kata para dayang.
perkataan itu sungguh putri quen en tidak suka "antar aku ke tempat lain "putri quen en pun masuk kembali ke dalam tandu.
tapi siapa sangka cahaya hitam itu menerobos masuk kedalam tandu.
______________________________________________
jangan lupa vote
like dan komentar