
saat dia bangun dia sudah mendapati bunga mawar di sisinya
dan saat menoleh hidungnya mengenai bunga mawar tersebut hingga aroma Wangi masuk kedalam penciumnya.
"siapa yang meletakkan bunga mawar ini"tanya quen en dalam hati namun di hati kecilnya berharap jika kaisar yu an Tian lah yang meletakkan bunga di sana.
namun itu hanya harapan siapa pun yang meletakan bunga mawar disisinya tentunya orang itu baik ke pada quen en.
terdengar pintu di buka tirai tebal itu di singkap tiga pelayan lain nya masuk kedalam membawa satu mangkok makan di atas Napan .
"selamat pagi yang mulia permaisuri"sapa dengan ramah ketiga pelayan itu.
putri quen en hanya membalas nya dengan anggukan pelan .
"mohon maaf permaisuri ,kami baru bisa mengantar makanan sekarang itu di karenakan Kasim Han mengatakan jika permaisuri boleh makan satu hari sekali ,itu pun hanya dengan bubur ini"
"benar yang mulia , mohon anda bertabah hati "
entah kenapa quen en merasa begitu kenyang saat ini padahal dia belum makan apa pun hingga dia tidak berminat sedikit pun dengan semangkok bubur tersebut.
membuat putri quen en menggeleng kepala seakan mengatakan jika dia tidak ingin makan .
tentu hal itu membuat tiga pelayan kebingungan "tapi yang mulia tidak makan apa pun dari kemarin,pasti saat ini sangat lapar , walaupun ini hanya bubur tapi mohon lah yang mulia untuk makan sedikit saja ,agar yang mulia tidak jatuh sakit"
putri quen en tetap menggelengkan kepalanya .
"baik lah , bubur ini akan hamba letakan di atas meja ,jika yang mulia ingin makan segera beritahu hamba"
putri quen en menganggukan kepala pelan.
ketiga pelayan itu pun dengan segera membersihkan tubuh quen en dengan kain basah namun lagi lagi mereka di buat kebingungan karena Tampak quen en baru selesai mandi hingga kulitnya terlihat bersih dan wangi.
"apakah yang mulia permaisuri sudah mandi"tanya pelayan lainya .
"kurasa tidak mungkin,kita lah yang paling awal masuk ke kediaman yang mulia jadi tidak akan mungkin pelayan lainya di datang begitu saja memandikan yang mulia permaisuri "
"benar juga tapi liat kulit yang mulia terlihat begitu segar seperti baru selsai mandi "
"ya , sudahlah rahasia hal ini di takutkan kedepannya akan membuat yang mulia permaisuri terkena masalah dengan tuduhan yang tidak tidak kedepannya"
kedua pelayan lainya pun ikut mengangukan Kepalanya arti setuju .
______________________________________________
tentu Lou zyou tidak bisa diam saja ,dia menyebar kan berita kepada seluruh masyarakat akan keadaan putri quen en saat ini.
menyebarkan sebuah rumor jika putri quen en terkena kutukan dari dewa karena dengan lancang mengakui di berkati dewa dan kedepan negara Phoenix terkena imbasnya atas kutukan tersebut.
sebagian masyarakat termakan hasutan dan sebagian lagi tidak percaya , mengingat kemurahan hati sang permaisuri di kala beliau sehat.
permaisuri quen en sangat baik dan ramah bahkan ringan tangan datang membantu rakyat yang susah bahkan begitu cerdas .
mendapatkan ilmu pengetahuan cara bercocok tanam yang benar agar tidak terkena hama semua putri quen en yang mengajarkan ke penduduk desa .
tapi sebagai yang dari awal tidak suka akan keberadaan quen en di istana mereka menjadi ber koar koar ingin mengusir putri quen en dari istana.
tentu keadaan ini semakin hari semakin rumit
penduduk yang tidak menyukai mulai memberontak membuat onar kesana kemari .
sekitar tiga puluh penduduk dari negara Phoenix datang langsung ke depan istana sebagian dari mereka berasal dari kalangan bangsawan.
namun selama itu juga tidak ada tanggapan sedikit pun dari istana .
pintu kerajaan dari awal sampai saat ini masih tertutup rapat.
rencana seakan gagal Lou zyou memutar otaknya membuat skenario licik lagi .
"saat ini di kota Phoenix begitu ramai setiap harinya terus bertambah jumlah nya hingga penginapan tidak muat untuk menampung masyarakat yang terus berdatangan"
"bukan hanya itu,ratu' mereka setiap sore terus memohon agar yang mulia kaisar menurunkan putri quen en dari statusnya"
"dalam satu bulan ini kasus quen en terus bertambah ,dari kerajaan yang hancur hingga saat ini putri quen en di kutuk hingga masyarakat terus mendesak akan pengasingan putri quen en di khawatir kan kutukan itu ter imbas kepada mereka semua"
sudut bibir Lou zyou tersenyum merekah bahkan tertawa membuat aula kerajaaan bergema.
semua penjaga dan pelayannya hanya diam takut.
"wahai bawahan ku ,ini lah yang ku inginkan ,aku sangat bahagia mendengar penderita yang akan di alami putri itu" Lou zyou dia berdiri dengan angkuh di hadapan bawahan .
'mohon ampun ratu ,namun sebagian di bagian timur negara Phoenix semua menyakini jika putri quen en sakit bukan di kutuk hingga sebagai besar penduduk di sana memohon kesembuhan putri quen en di kuil akan kesembuhan nya"
"tempat itu adalah yang sering putri quen en datang dan penduduk di sana rata rata adalah orang yang miskin namun setelah kedatangan putri quen en tempat itu sedikit maju "
"maka dari itu penduduk di sana menyakini jika putri quen en di berkati dewa"
"hmmm ,menarik jika kalian sebarkan racun ini dan rusak ladang meraka dengan mengirim **** hutan "perintah Lou zyou seraya menyerah sebuah botol dengan ukuran besar ke tangan bawahan nya.
"baik ratu ,akan segera kami laksanakan"
"putri quen en kita lihat setelah ini apa kah kaisar yu an Tian masih akan mempertahankan mu di istana"?batin Lou zyou.
______________________________________
huk....
huk....
putri quen en terbatuk batuk saat beberapa pelayan datang membawa dupa meletakan di setiap sudut tempat.
"untuk apa mereka membawa dupa sebanyak ini" batin quen en.
"sudah selesai "tanya pelayan terhadap teman nya.
"iya,ayo segera keluar , sebentar lagi hari mulai petang"
semua pelayan itu pun dengan tergesa gesan keluar bahkan tidak ada sedikit pun di antara mereka berniat untuk menghindupkan api obor.
lagi lagi quen en harus berada di kesunyiannya dan kegelapan.
kenapa semua memperlakukan ini seakan putri quen en adalah virus yang harus di hindari.
lagi lagi putri quen en dia hanya diam dalam tangisnya .
awalnya dia buka wanita yang cengeng namun entah bagaimana saat ini hatinya mudah merasakan kesediaan.
apa ini perasaan yang di miliki putri quen en yang asli?
putri quen en dia menatap awan awan di atas kamar yang mulai tidak terlihat karena gelapnya malam .
dia sudah mengerti saat ini siapa yang mencintai nya atau siapa yang membenci nya.
berbulan-bulan quen en di perlakukan sehina ini bahkan kaisar yu an Tian tidak pernah datang menjenguk nya.
hanya Lou zyou dan kedua bawahan yang setiap harinya datang untuk menyiksanya bahkan pelayan lainya mulai berdatangan mengambil barang barang berharga milik putri quen en .
rambutnya yang panjang kini sudah habis di gunting paksa oleh bawahan Lou zyou hingga memperlihatkan kepala yang gundul.
tidak itu saja wajahnya yang cantik pun semua penuh luka bekas goresan benda tajam .
sungguh keadaanya saat ini benar-benar menyediakan namun di balik itu quen en secara diam diam tau setiap malam di gelapnya malam seseorang datang untuk mengobati luka di tubuhnya bahkan menyuapi makanan yang begitu lezat melalui metode mulut ke mulut.
sungguh hal itu begitu intim .
aroma mintz nafas orang itu di ingat nya .
quen en tidak tau siapa .
pria atau wanita namun yang jelas bibir orang itu membuat dia merasa nyaman.
mentari pagi sudah memperlihatkan sinarnya.
tiga pelayan yang Biasa melayaninya datang membawa sebuah peti ber ukuran segi empat.
"selamat pagi yang mulia"pelayan yang masih setia terhadap quen en.
hanya mereka yang setiap hari menangis melihat keadaan putri quen en .
hanya mereka yang secara diam diam memberikan obat obatan herbal untuk quen en walaupun tidak mendapatkan hasil apapun
tapi putri quen en bersukur masih ada sebagai kecil yang memperhatikan nya.
"permaisuri , sebentar lagi kaisar akan datang menjenguk anda"
mendengar kaisar yu an Tian akan tiada respon kebahagian di raut wajah quen en.
"maka dari itu permaisuri mempercantik diri"
terlihat mereka sudah mempersiapkan sebuah gaun yang bagus lengkap dengan penutup kepala .
putri quen en tau kini keadaan sangat kacau dia sudah tidak memiliki rambut lagi wajah juga hancur untuk apa dia harus menyembunyikan hal itu dari kaisar yu an Tian bukan kah penyiksa ini yang di inginkan kaisar Yu an Tian.
hingga putri quen en menggeleng kepala tanda tidak setuju jika ketiga pelayan nya untuk meriasnya.
melihat itu pelayan itu berkata"tapi permaisuri ,tidak mungkin yang mulia kaisar datang dan melihat keadaan anda seperti ini"
putri quen en tetap menggelengkan kepalanya .
ketiga pelayanya itu yang tidak ingin memaksa hanya bisa pasrah dengan keinginan putri quen en.
hingga waktu kedatangan kaisar yu an Tian tiba.
"yang mulia kaisar telah tiba"teriak Kasim dari luar.
kaisar yu an Tian dia langsung masuk kedalam kamar yang begitu menyengat bau dupa di mana mana.
dan menyingkap tirai melihat seorang wanita dengan tubuh kurus dengan Kepala yang gundul.
wanita itu tidak terlihat seperti dulu yang terlihat angkuh kini dia terlihat sebagai seorang Mayat hidup.
"apakah kutukan itu separah ini hingga cuma beberapa bulan keadaan mu menyedihkan seperti ini"
putri quen en dia hanya menatap dengan sedih pria di depannya ini.
"sudahlah tidak perlu melihat ku seperti itu"
kaisar yu an Tian seakan tidak kuat mendapati tatapan seperti itu dari quen dan hingga di memalingkan wajahnya tidak sanggup.
"aku sudah mendapatkan petunjuk untuk mengeluarkan kitab itu dari tubuhmu"?
"yu an Tian kenapa kau tiba tiba kejam seperti ini apa kah ini kau atau Cheng Zheng jelaskan padaku siapa kamu sebenarnya saat ini"? tanya quen en dalam hati.
"aku hanya perlu memasukkan mu kedalam peti yang telah di mantra jika kitab itu keluar aku berjanji akan membuat mu segera mati dari pada melihat mu seperti ini "?
tes...
putri quen en dia hanya menangis air matanya jatuh menetas .
dia hanya memejamkan matanya tidak sanggup melihat pria yang di cintai berubah menjadi sekejam ini .
"apa hebatnya kitab dewa ?kenapa dia sangat menginginkan hingga rela memperlakukan ku seperti ini"?tanya quen en di dalam hati .
pengawal Liu dan yang lain datang membawa peti mati masuk ke dalam kediaman putri quen en.
pelayan ingin mengangkat tubuh kurus quen en untuk masuk kedalam peti namun kaisar yu an Tian berkata"biarkan Zhen , anggap saja ini adalah tanda perpisahan ku dengan permaisuri"
kaisar yu an Tian dia pun mengangkat tubuh kurus tak berdaya itu.
putri quen en membuka matanya membuat tatapan mereka bertemu .
di bibir pucat itu tidak ada terlihat kemarahan atau kesedihan dia hanya menatap kaisar yu an Tian dengan datar.
entah kenapa kaisar yu an Tian melihat itu hati seakan remuk hancur berkeping-keping .
dia ingat awal bertemu dengan putri quen en yaitu...
di mulai saat dia baru keluar dari kereta namun gadis nakal menendang batu hingga mengenai kepalanya.
membuat Kepala berdarah namun yang membuat kaisar yu an Tian marah adalah ketika gadis nakal itu seperti pura pura tidak melakukan apa pun .
mengingat itu saat ini kaisar yu an Tian tersenyum pertemuan yang lucu menurutnya.
kini gadis nakal itu lemah tak berdaya dan dia datang mengirimnya kedalam peti mati menguburnya sedalam mungkin.
gadis nakal yang angkuh namun berhati peri .
namun kaisar yu an Tian hanya memiliki dua pilihan .
wanita yang di cintai nya atau.
pemimpin dunia yang tak tertandingi di Dunia ini.
Namun dia memilih pilihan nomer dua menjadi pemimpin maka semua wanita di dunia pun akan merangkak di hadapan.
dia pun langsung meletakkan quen en di dalam peti itu.
sebelum peti itu di tutup quen en memberikan cinta seakan mengatakan "selama tinggal kekasih ku"
"segera kubur di kuil " perintah kaisar Yu an Tian kemudian Karena tiba tiba hatinya merasakan sakit .
segera memerintahkan itu agar tidak berubah pikiran.
sedangkan di kejauhan sangat jauh pria bertopeng itu dia memegangi bunga mawar di tangannya lalu menciumi bunga itu "sungguh kau akan menyesali keputusan mu saat ini bahkan jika kamu nangis darah sekali pun bersujud ribuan kali , itu akan sia sia "
______________________________________________
bagaimana episode ini menurut kalian ?