Quen En

Quen En
chapter 76



di keheningan malam begitu sunyi hanya terdengar suara jangkrik saling bersahutan satu sama lain .


angin tertiup dengan pelan namun terasa begitu dingin seakan ingin membekukan tulang tulang.


seseorang berjalan dengan langkah pelan dia tampak melihat ke kiri dan ke kanan.


membawa sebuah obor di tangan nya "aku harus cepat menyingkir kristal hitam ini jika tidak pasti akan menyulitkan ku kedepannya"


putri quen en memejamkan matanya untuk konstrasi mengeluarkan api di tangan untuk menghancurkan kristal hitam di tangan nya.


"jangan katakan jika kau ingin membakar taman kastil ini"suara itu penuh dengan nada ejekan.


putri quen en langsung mencari sumber suara namun di sana dia tidak menemukan apa pun"keluar"putri quen en dengan dingin.


hehehe"pria itu tertawa seraya keluar dari balik pohon .


"kau, bagaimana bisa kau disini"quen en dengan bahagia hingga memperlihatkan senyumya.


"untuk mencarimu ,kau tau aku sangat merindukanmu"pangeran Lee.


"setiap kali kau bertemu dengan ku pasti selalu berkata seperti itu"putri quen en dengan kesel.


"karena itu adalah kebenarannya yang kurasakan saat ini putri"pangeran Lee .


"berhentilah terus mengodaku pangeran Lee"


"putri quen apakah selama ini kau anggap perkataan ku hanya untuk mengodamu saja"


"iiyahh"jawab putri quen en dengan ragu walau pun dia tau yang sebenarnya jika pangeran Lee selalu bersungguh terhadapnya dia sadar jika Lee begitu dalam mencintai nya namun dia tidak bisa membalas semua itu hatinya akan dia tutup dengan namanya cinta.


pangeran Lee dia hanya tersenyum getir melihat langit yang tampak gelap namun di taburi Bintang bintang di sana penuh keindahan di atas sana.


"baik jika seperti itu anggap saja seperti itu namun asal kau tau jika aku bersungguh sungguh kepadamu dan aku akan membuktikan kepadamu putri quen "


"sudah cukup Lee kau tau stats kita seperti apa dan buanglah jauh jauh rasamu terhadapku cukup kita hanya menjadi teman"putri quen en.


teman


sungguh hati pangeran Lee saat ini seakan ingin meledak rasa sakit menusuk hatinya seakan tertusuk seribu jarum di dadanya .


"quen kau adalah istri ku bagaimana bisa kita menjadi teman ,cincin di tangan mu membuktikan jika kau resmi istri ku"pangeran Lee.


cincin.


cincin ini ada saat pertama kali aku bertemu dengan pangeran Lee di penjara dan saat aku bangun tidur cincin ini sudah berada di tanganku begitu saja dan sampai saat ini aku tidak bisa melepaskan cincin ini bahkan dengan ada cincin ini aku bisa mengalahkan iblis yang selalu menyerang ku dengan tiba tiba"batin quen en .


"Lee tetap saja seluruh dunia tau jika aku adalah istri kaisar yu an Tian bukan istri mu"?


"putri quen jika kau mau seluruh dunia tau kau adalah istri ku aku bisa melakukan itu semua walaupun aku harus berhadapan langsung dengan kaisar yu"


,"berhentilah menganggap ku istri mu mulai saat ini soal cincin aku akan menganggap nya ini adalah pertanda pertemanan kita,"putri quen en.


pangeran Lee dia tertawa getir perasaan cinta yang dalam di hatinya harus mendapatkan penolakan langsung dari quen en yang tidak menginginkan dia sebagai suami nya malah lebih mengakui pria jahat berhati iblis seperti kaisar yu untuk menjadi suaminya apakah dunia akan menertawakan ketidak adilan terhadap cinta yang bertepuk sebelah tangan.


"baik jika seperti itu namun saat di penjara kau pernah berkata akan bersamaku jika aku bisa menguasai dunia tunduk di bawah kakiku ,aku akan melakukan itu quen untuk merebut mu berada di sisiku"terlihat kemarah di mata pangeran Lee .


putri quen en dia langsung beranjak pergi meninggalkan begitu saja pangeran Lee .


"pangeran Lee kau sudah gila dulu aku di khianati oleh kekasihku dan aku tau bagaimana rasanya sakit di khianati dan aku tidak ingin melakukan itu dengan menduakan kaisar yu walaupun aku tidak tau bagaimana perasaan kaisar yu terhadapku"gumam putri quen en.


yang mulia permaisuri...


putri quen en menghentikan langkahnya dia langsung menoleh ke kebelakang terlihat seorang wanita yang dia temui di hutan selatan.


hormat hamba yang mulia permaisuri"wanita itu langsung bersujud di hadapan putri quen.


"bangun lah"putri quen en.


"terima kasih banyak yang mulia"


"ada apa dengan wajah mu terlihat bengkak dan merah"putri quen en .


wanita itu langsung tertunduk sedih"hamba di pukul oleh kaisar Gu Shen yang mulia karena hamba tidak sengaja menjatuhkan teko air panas ke tubuh permaisuri Wei Wei membuat kaisar Gu Shen murka dan ingin menghukum mati hamba pagi besok"wanita itu terlihat rapu dan sedih memikirkan hidupnya hanya malam ini dia masih bisa bernafas menghirup udara besok pagi dia tidak akan merasakan sejuknya angin malam seperti malam ini.


"apakah tidak ada hukuman lain kenapa nyawa seseorang seperti tidak ada harganya sedikit pun"putri quen en.


"ini karena kecerobohan hamba yang mulia tidak pernah hati hati"


heiiii itu dia.....


para pengawal kerajaan Gu Shen dia langsung menarik wanita itu dengan paksa.


"mohon maaf yang mulia permaisuri kerajaan Phoenix dia melarikan diri dari hukum dan tidak di sangka budak ini malah lari menemui anda"prajurit Gu Shen mereka langsung membawa wanita itu ikut serta dengan mereka.


"tunggu"putri quen en terhadap pasukan Gu Shen.


"ada apa yang mulia?


"lepaskan wanita itu,!!!...


"tapi yang mulia wanita ini telah menyakiti permaisuri Wei Wei hingga dia menjadi tahanan kerajaan Gu dan besok apa wanita itu harus di mendapatkan hukuman secara langsung dari kaisar Gu Shen"


"ini adalah perintah ke dan kalian semua dengan lancang masuk ke kediaman ku begitu saja''? putri quen en.


semua langsung tertunduk.


"pengawal...?panggil putri quen en terhadap prajurit Phoenix.


"kami menghadap yang mulia permaisuri"


"segera seret keluar pasukan Gu dari kamar ku"putri quen en


"baik yang mulia permaisuri"


pasukan kerajaan Gu langsung di paksa kelua .


terima kasih banyak yang mulia permaisuri"wanita itu dia bersujud lagi di hadapan putri quen en.