Quen En

Quen En
chapter 165



pangeran Lee ia melihat jika putri quen en membakar surat itu .


entah surat dari siapa namun melihat sorot mata quen terlihat jelas jika wanita itu sedang marah.


"putri ?ada apa?tanya pangeran Lee .


"Cheng Zheng minta ku kembali ke istana"beritahu quen.


"lalu bagaimana"?


"aku tidak tau"jawab putri quen en .


"aku akan berusaha agar surat perceraian itu segera keluar agar kau terbebas"


"maaf harus merepotkan mu"


"ini ke wajiban ku sebagai calon suami"


"bukan kah aku seperti wanita nakal? meninggalkan suami dan bersama pria lain "?


"kau tidak meninggalkan !!!namun Cheng Zheng yang mencampakkan mu"?


"yaa ,awalnya aku berfikir jika ia tulus mencintai ku namun nyatanya ia membohongiku hanya demi darah ku dan kesembuhanya dari kutukan''


"apakah suatu saat aku berbohong pada mu ,?akan kah kau memaafkan ku"?tanya pangeran Lee penasaran.


"aku tidak suka ketidak jujuran "


pangeran Lee hanya tersenyum kecut seraya berkata"oh seperti itu"


"jika seseorang berani berbohong dengan hal kecil maka suatu saat ia akan berani berbohong hal besar maka dari itu aku tidak teloransi kebohongan ,aku membenci apa pun jenis kebohongan "?


"apa kah putri pernah mencintai Yu an Tian"?tanya pangeran Lee lagi.


"pernah"


pengakuan putri quen en membuat hati pangeran Lee sakit namun ia mengakui kejujuran putri quen en tidak sedikit pun gadis ini berbohong.


"hormat hamba guru"bo go datang .


"yaa"


"putra mahkota feng yi sudah menunggu di depan , guru"


"hmm , aku akan menemui nya"


"baik guru"


putri quen en menoleh ke arah pangeran Lee .


"aku akan menemui pangeran Feng yi ,kamu tunggu lah di sini"?


"pergi lah"


"Zhuanglah ikut dengan ku"perintah quen.


"baik nona"


mereka pun segera keluar dan pintu aula di tutup kembali.


pangeran Lee bukan lah orang bodoh hingga marah ketika Quen meminta diam namun membawa Zhuang bersamanya ia tau putri quen melakukan ini agar Feng yi terjebak dalam rencana quen.


dua orang transparan datang menemui pangeran Lee .


"yang mulia, kerajaan diserang orang orang sekutu "?


"kabar kepergian anda bocor begitu saja hingga musuh datang menyerang ,sebagian wilayah bagian barat sudah mereka berantas habis dan wilayah tersebut saat ini dalam krisis karena serangan tiba tiba"


"tampak mereka memiliki mata mata di istana hingga 3000 pasukan terkena racun saat makan hingga meliter pertahanan melemah"


"mereka begitu kuat karena dapat bala bantuan kerajaan Phoenix"


"namun pasukan kita mengatakan jika sebagian dari pasukan musuh mereka memiliki mata gelap layaknya iblis, mungkinkah Cheng Zheng menurunkan pasukan iblis"?


"siapa dua sekutu yang datang menyerang,"?tanya pangeran Lee.


" dari lambang mereka adalah penduduk penduduk wilayah EN dan dari selatan Fuji.


"wilayah EN"pangeran Lee dengan terkejut.


"benar yang mulia ,mereka berencana balas dendam atas tuduhan zommen menghancurkan kerajaan EN" jelas Chin .


"jika hal ini di ketahui oleh putri quen en ,hamba takut ia akan ikut bergabung untuk menyerang zommen,apakah yang mulai siap jika nanti melawan putri quen en"?tanya Jiu.


tentu ini adalah pilihan berat .


"kalian pergi dahulu amankan wilayah zommen ,ambillah dupa yang Zhen simpan di dalam ruang belajar dan bakar dupa itu namun kau harus mengumpulkan semua pasukan yang ke racunan hingga mereka dapat menghirup aroma dupa tersebut"


"baik lah yang mulia,hamba harap anda segera kembali penduduk zommen membutuhkan kedatangan anda dengan segera"


setelah berkata seperti itu Chin dan Jiu Langsung menghilang.


______________________________________________


"aku memberi hormat nona"putra mahkota feng yi sedikit membungkuk untuk memberi hormat.


namun putri quen en tidak sedikit pun membalas tanda ke hormat itu ,ia tampak acuh .


memberi hormat kepada musuh dan pengkhianat dia tidak Sudi .


putri quen en dia langsung duduk bahkan tidak meminta pangeran Feng yi ikut duduk wanita ini benar benar mengabaikan nya.


Zhuang yang berada di samping nya menuangan anggur ke gelas putri quen en.


"ada perlu apa kau kesini dengan membawa banyak pasukan?, apakah ingin menyerang?


" tidak tidak , benwang membawa pasukan untuk jaga jaga di dalam perjalanan takut para bandit datang menyerang ,"jelas feng yi.


"lalu maksud anda kesini"? tanya quen.


"hanya ingin bertemu , benwang saat mengagumi sosok anda , sebagai seorang wanita dengan berani memimpin sekte naga langit dan maju serta jaya seperti ini"?decak kagum Feng yi.


"kita sudah bertemu bukan,?jadi silahkan kembali , melihat ratusan prajurit mu membuat murid ku yang masih anak anak ketakut"


"senior Qu, sebenarnya aku ingin menanyakan satu hal terhadap mu"?


"katakan"putri quen en dengan arogan.


"apakah senior Qu kenal putri quen en"?tanya putra mahkota.


"tentu saja"jawab putri quen en singkat.


"apakah putri quen en itu adalah anda"?tebak putra mahkota feng yi.


putri quen en menyeringai dan berkata.


"pangeran tadi kau hanya ingin menanyakan satu hal kenapa kamu malah menambah satu pertanyaan lagi"


"jika senior Qu tidak menjawab itu artinya anda adalah putri quen en"?


putri quen en melangkah maju kearah putra mahkota .


melihat itu beberapa prajurit pangeran Feng yi segera menarik pedangnya.


"turunkan senjata kalian"perintah putra mahkota feng.


mereka dengan patuh menurunkan senjata.


setelah berada di hadapan putra mahkota feng yi putri quen en menyentuh wajah putra mahkota feng.


tindakan ini membuat tubuh Feng yi terdiam.


tangan putri quen en begitu lembut hal itu dapat di rasakan hingga perasaan tidak menentu .


"melihat wajah mu ini aku merasa muak? wanita yang sudah kau sia sia kenapa harus kau cari?


putri quen en pun dia langsung pergi meninggalkan Feng yi yang masih terpaku di tempat.


"pangeran silahkan kembali ,anda melihat sendiri jika tuan ku sibuk" usir Zhuang "


"cihhh pangeran,wanita ini ia hanya memiliki sakte kecil namun tidak hormat kepada anda ,lebih baik hancur sekte ini biar Ketua yang sombong itu tau siapa pangeran sebenarnya"? hasut prajurit .


mendengar prajurit itu menyarankan tuanya menghancurkan tempat ini Zhuang hanya ingin tertawa ,mereka tidak mengerti bagaimana sifat quen en sebenarnya namun itu tidak lama karena sebentar lagi mereka akan mengetahui bagaimana putri quen en sebenarnya.


"lebih baik kita keluar dari sini besok aku akan menemui senior Qu lagi"


setelah berkata seperti itu putra mahkota feng yi ia berbalik pergi.


"yaaa besok seperti nya akan terjadi pertempuran,tubuh ini terasa sakit sudah lama tidak bertarung" Zhuang.


malam .


kini Feng yi ia berada di sebuah penginapan yang lokasi nya berada di perbatasan zommen dan tidak jauh dari sakte naga langit.


para wanita rumah bordil di panggil di penginapan itu untuk melayani putra mahkota .


ada sekitar sepuluh wanita mengelilingi putera mahkota mereka memijat dengan lembut tubuh putra mahkota.


sedangkan fikiran putra mahkota melayang akan sentuhan lembut dari tangan putri quen en "putri quen en walau pun kau adalah janda namun aku tidak keberatan menjadikan mu permaisuri ku di istana"


"yang mulia kenapa wajAh anda merah"


"merah apakah hanya memikirkan putri quen en membuat wajah ku merah"batin putra mahkota.


"ah Bener yang mulia,wajah anda seperti terbakar"


melihat wanita di sampingnya ketakutan Feng yi segera memanggil pengawalnya apa lagi wajah terasa panas seperti terkena minyak panas.


"hamba menghadap yang mulia"


"panggil ku tabib ,kenapa wajah ku terasa sakit"


"baik yang mulia"


tidak lama tabib datang melihat Feng yi yang sudah kepanasan dengan wajah merah dan berdarah karena terus di garuk oleh putra mahkota feng yi sendiri.


"tabib cepat obatin kenapa wajAh ku gatal dan panas seperti ini"


"baik baik yang mulia"


sedangkan di sisi lain putri quen en yang duduk di atas balkon menatap bulan yang sedang bersinar terang bersama Zhuang yang berdiri di belakang nya.


"malam ini adalah bulan purnama kita harus waspada iblis itu sudah mengetahui keberadaan ku"


"baik nona , tapi kenapa nona memberi kan pangeran Lee obat tidur"


"dia terllu emosional ketika Bertamu Cheng Zheng dan jika bulan purnama ke kuat nya melemah dan rantai di kediaman Cheng Zheng akan menarik pangeran Lee kembali ke istana bagian timur maka ia akan terkurung kembali"