Quen En

Quen En
episode 186



melihat raut wajah quen en yang tersipu malu itu semakin membuat kaisar menjadi gemes seakan ingin melahap sekarang juga .


melihat sorot mata yu an Tian seakan melahapnya putri quen en memasang wajah sedih .


melihat reaksi putri quen en sedih membuat kaisar terkejut"sayang kamu kenapa"???


"kau meninggalkan kuda kita apakah kita akan berjalan kaki saja ke zi timur"ucap quen eny dengan sedih yang di buat buat.


lagi lagi kaisar yu an Tian terperangah karena terkejut serta malu bagaimana bisa ia melupakan kuda nya.


yu an Tian pun segera kembali untuk mengambil kuda2 nya.


_________________________


tiga jam kemudian ...


mereka sudah memasuki wilayah zi timur.


di negara timur tentu di sana terkenal dengan kain nya .


hingga di negara zi timur banyak yang menampilkan kualitas pakaian mereka yang terkesan glamor.


kedatangan quen en dan kaisar yu an Tian menjadi sorotan penampilan mereka sangat sederhana hanya mengenakan kain biasa berwarna merah polos.


namun wajah mereka bukan hal biasa yang satu memiliki wajah bak dewa yang satu seperti Dewi.


berjalan di keramaian mereka seperti karang sedangkan dua orang itu seperti mutiara.


para gadis melihat wajah kaisar yu an Tian mereka seperti terhipnotis seadanya di minta untuk menemani di atas ranjang walaupun satu malam mereka rela memberikannya.


tapi pria tampan layaknya dewa itu memiliki sorot mata yang Kejam dingin hingga mereka harus berfikir apa kah pria itu sebaik tampangnya.


tapi ketika pria itu turun dari atas kuda serta membantu wanitanya turun tatapan kejam pria itu sirna tergantikan dengan tatapan lembut serta senyum indah di bibirnya dan tentu semua itu tidak luput dari penglihatan para gadis di zi timur.


mereka memasuki lestroan....


melihat dua orang menjadi pusat perhatian sang pemilik toko pun keluar datang untuk melayani ...


"selamat datang tuan dan nyonya..."


"kami ingin makan di ruang VIP"kata yu an Tian.


seketika wajah pemilik toko jadi sedih..


"mohon maaf tuan rumah VIP sudah terisi penuh "...


yu an Tian langsung menatap pemilik toko dengan tatapan tajam tentu hanya di tatapan seperti itu tubuh pemilik merasakan ketakutan.


"biar aja kita makan di ruang biasa jika berdebat maka aku akan mati kelaparan"kata quen en mencari alasan .


kaisar yu an Tian yang sadar jika istrinya tidak makan dari tadi hingga tidak akan mempermasalahkan di mana mereka akan makan walaupun harus bergabung dengan rakyat jelata di zi timur.


yu an Tian dan quen en duduk di sisi Kiri lestroan yang juga di sana padat mengujung.


laki laki saat quen en lewat mereka sungguh bergairah mencium aroma wangi dari tubuhnya yang terbawa angin di Tamba paras cantik membuat orang orang di sana tidak henti2 memandang quen dengan tatapan lapar nafsu...


tentu kaisar yu an Tian melihat itu seakan ingin menusuk mata para lelaki itu berani menatap istrinya seperti serigala kelaparan yang akan memangsa istrinya.


ia mengepalkan tangannya di bawah meja.


pelayan lestroan datang membawa menu .


setelah mereka memesan makan pelayan itu pergi.


keberadaan quen dan yu an Tian menjadi pusat perhatian bukan tidak ada wanita cantik di negara zi timur namun ke cantikan yang di miliki quen en berbeda apa lagi bola matanya yang berwarna biru laut membuat sebagai orang penasaran dengan wanita itu.


suasana yang tadi rame membicarakan tiba tiba menjadi sunyi setelah sebuah kereta mewah terparkir di depan lestroan.


Ting.


gelang itu berbunyi di kala seseorang gadis keluar dari kereta tampilnya begitu menawan ia mengunakan pakai berwarna putih dengan beberapa ukiran bunga pony di pakai ny.


tubuh gadis itu begitu putih bibirnya merah seperti buah ceri.


biasa gadis itu jadi pusat perhatian karena memiliki kecantikan nomor satu di negara zi timur namun saat ini wanita yang duduk di menikmati hidangan jika di bandingkan dengan gadis yang turun dari kereta gadis itu bagian batu karang sedangkan wanita yang makan itu seperti mutiara.


namun kedudukan gadis itu tinggi ia adalah seorang putri utama jendral Sun di kerajaan zi timur.


saat putri Mel Mel turun mata langsung menuju yu an Tian .


pria itu begitu Tampa sehingga sekali melihat membuat putri Mel Mel jatuh hati.


namun senyum Mel Mel hilang saat melihat gadis di sebelah pria itu.


pemilik toko yang tau arah tatapan putri jendral itu segera berlari mendekat dan berbicara pelan.


"Nona pria itu sudah memiliki istri dan wanita di sebelahnya adalah istrinya "jelas pemilik toko.


putri Mel Mel tidak melihat wajah putri quen en ia hanya melihat dari belakang hingga dengan percaya diri berkata kepada pelayan pribadi nya "bukan kan aku cantik apa pergi yang beristri itu sanggup menolak ku"???


"tidak ada seorang pria yang menolak anda nona bahkan semua pria tidak bisa berkutik saat melihat nona"puji pelayan itu