
di balik itu semua kaisar yu an tian dia tersenyum licik dia berjalan ke arah putri quen en yang terlihat tidak sadarkan diri.
kaisar yu an tian dia menginjak tangan putri quen en membuat putri quen en tersadar karena rasa sakit yang dia rasakan.
ahhh....
putri quen en dia menjerit sakit tangan seakan ingin remuk.
putri quen en dia mendongkakan wajah untuk melihat pria di hadapanya yang terlihat mengerikan dengan matanya yang berwarna merah.
putri quen en dia terdiam merasakan jari jarinya tangan di ijak dengan kuat dia melihat tangan sudah terlihat lecet dengan kulit yang terkelupas hingga darah keluar.
"kau sudah menjebakku dengan tubuh kotor seorang pelayan dan kali ini kau harus membayar hal menjijikan itu"suara itu penuh kedinginan dan kejam.
putri quen en dia hanya tersenyum sinis melihat pria naif di hadapannya" kurasa kau lah mahluk menjijikan di bumi ini "ejek putri quen en.
hal itu membuat iblis itu marah dan melayangkan tendang ke arah wajah putri quen en.
saat kaki iblis yu an tian di angkat untuk menendang wajah putri quen en.
putri quen en dia berguling dan dengan cepat berdiri mengeluarkan pedang" cihhh kau lemah bisanya menyerang seorang wanita apakah kamu iblis berjenis banci"putri quen en dengan suara mengejek.
"hahahahha kau menghina ku dan mengatakan ku kau tidak akan pernah ku lepaskan untuk hidup dengan tenang" yu an tian.
"terima kasih tuan atas pujianya namun ketenangan dalam hidup ku bukan berada di tangan mahluk banci seperti mu"
"kurang ajar"
iblis yu an tian dia langsung menyerang putri quen en dengan cakar panjang ke arah ya.
putri quen en dia melompat keatas dinding dan saat kaisar yu an tian mendengkat dia mengijak pundak kaisar yu an tian dan melompat ke arah atas lemari.
dengan cepat putri quen en membuka peti itu dan mengambil buku yang berwarna kuning tua.
namun kaisar yu an tian melempar kursi ke arah putri quen en dengan cepat pula putri quen en dia melompat turun menghindari kursi yang terlempar ke arahnya.
putri quen en dia melatakan kalungnya ke buku itu hingga seperti cahaya masuk dalam kepala putri quen en.
"sial jadi selama ini kau memiliki kalung dewa"yu an tian.
"apakah kamu terkejut cheng zheng" putri quen en.
kaisar yu an tian dia melebarkan matanya terkejut"kau tau nama ku"iblis itu tampak mengepalkan tangannya seakan ingin meremukan putri quen en dengan segerah.
putri quen en dia tersenyum sinis dia memejamkan matanya dengan mengalirkan api ke pedangnya.
" pantas kau berlaku sombong apa karena kamu bisa mengunakan sihir api itu tidak akan mempan untuk ku.
"bener kah namun tujuh ku bukan itu"putri quen en.
cesss.....
cess....
cakar itu hampir mengenai wajah cantik putri quen en namun putri quen en dia begitu cepat untuk menghindari itu.
putri quen en dia mengiriskan tangan ke pedangnya dan memutar tubuh untuk menebas tubuh kaisar yu an tian di bagian belakang tubuhnya.
"ARRGGG......
"wanita sialan apa yang kau lakukan" teriak marah kaisar yu an tian.
"menyegel kembali iblis terkutuk seperti mu"putri quen en.
"siallllllll pada saat bulan purnama tiba aku akan membalaskan ini" teriak kaisar yu an tian.
brukk .....
tubuh kaisar yu an tian langsung jatuh terlulai ke lantai putri quen en dia langsung menarik tubuh kaisar yu an dengan cepat ke pelukannya.
mendudukan tubuh kaisar yu an di atas pangkuannya"yu an tian sadar lah" putri quen en dia memukul dengan pelan wajah kaisar.
kaisar yu an tian membuka matanya dengan pelan.
"apa yang terjadi" kaisar yu an tian melihat kamar yang tampak hancur berantakan.
"kau tidak ingat"putri quen en.
"tidak saat kita bicara tadi tiba tiba kesadarku langsung hilang" kaisar yu an tian.
"ahhh kenapa punggungku sakit lagi seperti dulu"kaisar yu an tian.
"apa jadi kau tau itu"kaisar yu an tian.
"tentu saja bahkan iblis di tubuh mu hampir saja membunuh ku aku tidak tau kenapa dengan iblis itu begitu benci kepada ku"putri quen en dengan mengelengkan kepalanya.
"mungkin kau pernah menyingung hatinya"
"tidak juga"putri quen en.
"lalu kutukan di tubuh ku kembali lagi" kaisar yu an tian
putri quen en dia melirik ke punggung kaisar yu an tian dan berkata "seperti iya lebih baik seperti itu dari pada kau sembuh namun iblis itu yang mengendalikaan tubuh mu kurasa itu bukan kutukan melainkan segel untuk iblis yang bersarang di tubuh mu"putri quen en.
"yang mulia kaisar apakah anda baik baik saja, hamba mendengarkan, yang mulia berteriak kesakitan" liu dari luar.
"tidak apa ini karena luka zhen kembali lagi namun tidak perlu khawatir karena di sini ada putri quen en"
"jadi yang mulia permaisuri berada di dalam"liu dengan terkejut.
"ada kenapa kau terlihat seterkejut itu" kaisar yu an tian dengan ketus.
"tidak apa yang mulia hamba hanya khawatir dengan keadaan anda"liu.
"aneh untuk apa mencari permaisuri di seluruh wilayah bahkan memerintahkan pasukan untuk mencarinya jika putri quen en sendri berada di dalam"batin liu.
"wajar saja liu terkejut kerena iblis di dalam dirimu memerintahkan semua pasukan untuk mencariku bahkan mengatakan jika aku mengkhanati mu dan tugasmu saat ini bereskan kasus ini jangan membuat nama baik ku tercoreng"putri quen en.
"kau tenang lah akan soal itu namun bisa kah kau membantu ku untuk mengeluarkan iblis di dalam tubuhku"tanya kaisar yu an tian.
"hmmm bisa saja kita harus membunuh iblis itu saat muncul dengan sebanyak tujuh kali namun dia tidak akan mati melainkan berpindah ketempat lain"putri quen en.
"tempat lain bagaimna maksud mu, jika dia berpindah ke tubuh manusia lainya dan di kendalikan seperti ku bisa saja iblis ini datang menyerang kita"ujar kaisar yu an tian.
"kau benar jalan satu satunya kita harus menemukan tubuh aslinya yang telah di segel"putri quen en.
"tubuh aslinya bagaimna kau tau itu"tanya kaisar yu an.
"bukan kah aku pernah mengatakan jika aku di berkati dewa tentu saja hal itu aku dengan mudah tau"putri quen en.
"baik lah kali ini aku percaya kepada mu"kaisar yu an tian.
putri quen en dia mengangguk kepalanya pelan namun di dalam hatinya dia bersorak gembira karena saat dia meletakan kalung di atas buku itu segala di dalam buku itu langsung terserap kedalam otaknya hingga dia tau cara menyegel cheng zheng sang iblis.
dari kejauhan pangeran lee dia mengepalkan tangannya" rupanya kau sudah menyimpan rasa simpati terhadap kaisar yu an tian hal itu tidak akan pernah ku biarkan kau harus menjadi wanita ku satu satu.
pangeran lee dia pun langsung menghilang.
"malam ini kita tidak akan bisa tidur di kamar mu mau pun di kamar ku"putri quen en.
"kenapa tidak dengan kamar mu"kaisar yu an tian.
"hangus terbakar" putri quen en.
"apa baru beberapa saat tubuh ku di kendalikan iblis dalam sekejap juga istana ini hancur" kaisar yu an tian.
"hmmm maka dari itu kan kau selalu bersembunyi di goa dan mengikat diri sendiri bukan untuk melindungi kerajaan ini pada bulan pernama"putri quen en.
"bagaimna kau tau hal ini" kaisar yu an tian.
"sudahlah ku katakan jika aku di berkati dewa hal apa yang tidak ku ketahui" putri quen en.
"kau benar benar terlihat menakutkan jika seperti ini"
"sudahlah hal ini tidak penting saat ini yang terpenting siapkan pasukan di istana ini untuk berperang karena istana awan putih akan meyerang kerajaan phonix" quen en
"ya ya itu karena mu memenjarakan putri yen yen.
"apakah karena putri yen yen ingin mehancurkan istana phonix" putri quen en.
"hmm aku setuju dengan pendapat mu dan yang ku khawatir saat ini bukan kerajaan awan putih namun kerajaan yang medukungnya saat ini" kaisar yu an tian.
"pikirkan nanti saja saat ini aku benar benar lelah butuh istrahat" putri quen en dia ingin beranjak pergi.
namun di lantai ada hal itu membuat kaisar yu an tian langsung menarik putri quen en dan melihat telapak tangannya yang terlihat mengelupas dan lecet"apakah ini adalah perbuatan iblis dalam tubuhku"tanya kaisar yu an tian dengan nada bersalah.
"itu hanya luka kecil"putri quen en.
kaisar yu an tian langsung memeluk putri quen en kedalam dekapanya" maaf karena aku membuat mu terluka....
suara yu an tian tidak seperti biasa yang terdengar lebih lembut saat ini.