Quen En

Quen En
chapter 67



semua tampak setuju dengan nama yang di berikan setan merah sakte naga langit sakte perguruan yang pertama kali di ciptan oleh quen en pada masa ini.


"lalu guru apa langka awal untuk memajukan sakte ini"? pelayan go jia bertanya.


"cari tiga seorang yang bisa membaca dan menulis dengan bayar berapa pun yang mereka minta dengan sarat mereka harus tinggal di sini selama masa pengajaran" setan merah.


"maaf guru, untuk apa guru mencari seseorang yang bisa membaca dan menulis"bo go.


"untuk kalian semua agar,kalian tau cara menulis dan membaca terutama kalian para wanita" putri quen en dia melirik ke arah ke empat wanita di hadapannya.


"tapi guru, bukan kah wanita tidak di izinkan untuk menguasai ilmu pengetahuan?


"jika kalian terus berfikir seperti itu, maka kaum wanita hanya akan di tindas di hina karena kebodohan mereka yang dapat di perdaya oleh orang orang yang tidak bertanggung jawab"


"guru, kami selaku seorang wanita hanya pasrah bukan kah tugas kami hanya melayani suami kelak"


"jalankan saja perintah ku,aku tidak ingin memiliki mirid yang bodoh yang bisanya hanya bisa pintar di atas ranjang" setan merah dengan tegas tidak ingin di bantah.


"baik guru" mereka dengan serempak.


"guru silahkan beristrahat, kami sudah menyiapkan kamar untuk guru di sakte ini"


"tidak, aku tidak bisa berlama lama disini, karena aku memiliki urusan, tugas kalian temukan seseorang yang ku pinta itu secepatnya."


"baik guru"


"untuk saat ini untuk memenuhi kebutuhan kalian semua kalian harus berlajar hidup mandiri dengan menanam sayuran atau apa pun di tanah kosong sekitar sini"setan merah.


"tapi Guru. kami tidak tau cara bercocok tanam"?


"apakah salah satu di antar kalian semua tidak ada yang mengetahuinya"?


"saya, guru, saya tau cara bercocok tanam saat waktu kecil sering kali membantu kedua orang tua saya" salah satu seorang pemuda.


"hmm baik lah jika seperti itu kau ku angkat menjadi komondo pertanian untuk mengajari mereka semua"


"baik guru"


"dan kau bo go"?


"saya guru"


"kau ku angkat menjdi mentri keuangan sakte ini kelolah lah uang ini dengan bijak, jangan biarkan semua di sini mati kelapara apa kau mengerti, jika aku mengetahui kau menggunakan uang ini untuk berjudi maka aku sendri yang memenggal kepala mu"ancam setan merah dengan nada dingin.


"baik guru, akan saya jalankan tugas ini dengan sebaik baiknya"


putri quen en pun memberikan bo go se peti batang emas dengan berjumla begitu banyak.


melihat itu semua tampak terpengah


melihat tumbukan batang emas yang begitu banyak.


"terima kasih banyak guru,hal ini akan saya gunakan dengan bijak" bo go membungkuk hormat.


ketiga wanita ini mereka begitu kagum dengan sosok setan merah yang tegas dan dermawan membuat mereka begitu penasaran siapa setan merah sebenarnya.


"tuan saya belum memperkenalkan diri"?


"benar tuan kami belum memperkenalkan diri kami kenapa anda, namun anda sudah sangat baik kepada kami"


"hmm,kalian waktu itu sudah setuju untuk ikut dengan dengan ku yang artinya kalian semua sudah setuju untuk mejadi murid ku jadi apakah salah jika seorang guru baik kepada muridnya"?setan merah.


"tidak guru namun boleh kami memperkenalkan diri kami kehadapan guru yang anggung ini"


putri quen en hanya bisa geram dengan wanita di hadapannya mereka bertingka begitu genit di hadapannya membuat putri quen en ingin muntah.


"jika suatu saat kalian bisa menulis dan membaca kalian bertiga bisa menulis nama kalian semua di kertas"putri quen en.


"baik guru jika seperti itu kami akan berjuang dan akan menunjukan kepada guru akan kehebatan kami"


"yaa"


mereka langsung membungkuk di hadapannya putri quen en namun saat mendongkakan wajah mereka semua tampak kursi itu kosong.


sosok setan merah hilang dalam sekejap mata.


________________________________________


kini giliran yang mulia permaisuri quen en bisa kah anda menunjukan bakat yang mulia dalam menjahit"


diam pangeran lee yang menyamar menjadi putri quen en dia hanya diam.


membuat seluruh ruangan mulai berbisik bisik mereka banyak berpendapat jika benar rumor yang beredar jika putri quen en bodoh tidak bisa melakukan apa pun yang seharusnya seorang wanita dapat melakukannya.


tidak terima jika gadisnya di hina.


putri quen en maju dia mengambil benang rajutan dan jarum dalam diam dia menjahit sebuah pakaian.


semua tampak melihat yang di kerjakan putri quen en cara putri quen en merajut begitu prefesional mereka hanya bisa mengeleng kepala jika duganya mereka selama ini salah.


selesai.


putri quen en meletakan sebuah baju yang berasil di rajutnya dalam diam dia duduk kembali ke tempat duduknya.


"luar bisa, yang mulia permaisuri begitu menakjubkan pakaian yang anda buat ini begitu bagus bahkan jahitanya begitu rapi"puji para juri.


putri quen en hanya tersenyum kecil.


melihat itu kaisar yu an tian menyipitkan matanya melihat tingkah laku putri quen en yang dari tadi tampak menjadi seseorang pendiam bahkan tidak sedikit pun mau meliriknya walau pun dengan tatapan tajam yang sering putri quen en berikan kepadanya.


"acara selanjutnya akan di lanjutkan nanti malam" juri.


"yang mulia permaisuri quen en silahkan anda beristrahat sejenak"


putri quen en hanya mengangguk kepalanya pelan.


dia melangkah pergi meninggalkan acara itu yang di bubarkan.


para pelayan wanita mengiringi putri quen en ke ruang peristrahatan yang telah di sediakan.


semua pelayan wanita menjerit kaget, akan tindakan wanita itu yang langsung melarikan diri.


"cepat kejar wanita itu, beritahu semua pasukan untuk menangkap wanita itu"pelayan yang memerintahkan pelayan lainya.


mereka semua tampak panik melihat putri quen en tampa suara namun terlihat menutup wajahnya dengan tangannya.


mereka melihat botol itu yang tergeletak di lantai dan mengambil" gawat ini adalah getah pohon kun kun, wajah yang mulia permaisuri tidak akan terselamatkan"?


"apa yang kau bicara, ayo cepat bawa yang mulia permaisuri ke kamar dan panggil tabib"


"ya"


mereka langsung membawa putri quen en masuk kedalam kamar.


"kalian semua keluar" perintah putri quen en dengan dingin.


"tapi yang mulia permaisuri wajah anda akan luka parah jika tidak cepat di bersihkan"


"keluar" bentak putri quen en dengan dingin.


mereka dengan takut langsung keluar dan menuntup pintu.


kini wujud pangeran lee secara berlahan berubah menjadi pangeran lee yang sebenarnya dan tubuhnya mulai trasparan.


tepat pada saat itu putri quen en muncul.


"pangeran lee kenapa tubuh mau lenyap lagi" putri quen en dengan segerah menghampiri pangeran lee.


"seseorang ingin menyerang mu dengan cairan getah pohon kun kun" beritahu pangeran lee.


"aku baru mendengarkannya,apakah getah pohon kun kun begitu bahaya"putri quen en.


"iya itu akan membuat siapa pun terkena getah kulit akan melepuh seperti terbakar"


"hah benar lalu bagaimna dengan wajahmu kau terkena cairan itu"putri quen en dengan khawatir.


membuat pangeran lee tersenyum lembut" aku tidak apa apa namun sekali lagi harus meninggalkan istri ku ini sendri dalam beberapa hari ini"


sosok bayangan pangeran lee pelan lelan semakin memutar.


putri quen en ingin memegangi tangan pangeran lee namun pangeran lee sirna tidak ada di hadapannya lenyap begitu saja.


quen en"


sontak putri quen en langsung menoleh "iiiyaaa"jawab putri quen en gugup.


"apa dia melihat pangeran lee di sini," batin putri quen en dengan was was.


"aku mendengar jika pelayan mengatakan kau di serang bahkan wajah mu terkenal cairan getah pohon kun kun namun kau terlihat baik baik saja"kaisar yu an tian dengan memasang wajah curiga.


"ah benar tadi entah siapa yang datang menyerang ku namun kau tau sendri bukan jika aku tau cara bela diri jadi hal itu mudah bagi ku untuk menghindari lawan"putri quen en berlasan.


pintu di ketok.


dan tak lama beberapa orang masuk dengan peralan obat obatan di tangan mereka" yang mulia permaisuri bisa kah kami memeriksa keadaan anda.


putri quen en mengagukan kepala tanda setuju.


para tabib pun dengan segerah memeriksa keadaan putri quen en namun tidak di temukan keluhan apa pun bahkan keadaan tampak baik baik saja.


"aneh bukan kah yang mulia permaisuri di katakan terkena cairan getah pohon kun kun tapi kenapa tampak tidak terjadi apa pun dengan kulit yang mulia" para tabib dengan kebingungannya.


katakan apakah lapor kalian semua benar jika kalian berani membohongi kami kalian semua akan mendapatkan hukuman "tabib kastil itu dengan mengancam.


tidak kami melihat dengan jelas jika seseorang menyiram cairan itu kepada yang mulia permaisuri dan ini botol yang di gunakan oleh orang itu" pelayan menyerahkan botol kecil.


para tabib memeriksa botol itu dan teryata benar jika di dalam botol itu adalah getah pohon kun kun.


putri quen en dia hanya ingin tertawa tentu saja dia tidak kenapa kenapa karena yang terkena cairan itu bukan ia melainkan pangeran lee.


tapi siapa yang ingin mencelakaiku"batin putri quen en.


"sudahlah lebih baik kalian semua keluar, aku ingin istrahat dan kalian tidak perlu bingung seperti itu apa kalian semua lupa jika aku selalu di berkati dewa jadi tidak ada yang tidak mungkin ada keajaiban menolong ku"putri quen en.


benar yang mulia permaisuri dia adalah seorang permaisuri yang telah di berkati dewa.


"jika seperti itu kami mohon undur diri yang mulia" mereka mulai meninggalkan kamar putri quen en satu persatu.


"di berkati dewa kau hanya ngomong kosong"? kaisar yu an tian.


"kau tidak percaya"tanya putri quen en.


"aku tidak bodoh seperti orang orang yang kau tipu,dan sekarang kau lebih baik cepat ganti pakaian mu dan berpenampilan cantik malam ini kau harus mengoda kaisar tang si fan kalau perlu kau harus membuat dia tergila gila dengan mu"


"apa,kau pikir aku wanita murahan hah"putri quen en dengan dingin.


"tidak menurut perintah ku maka nyawa nenek dan kakek mu jadi taruhannya"


"kau selalu mengancam ku dasar iblis sialan"


bruk....


kaisar yu an tian dia langsung melempar pakaian ke arah putri quen en "pakaian ini"


dia langsung melenggakan kakinya keluar dari kamar putri quen en.


putri quen en melebarkan mata melihat pakaiannya yang di berikan kaisar yu an tian untuknya"dia benar benar ingin menjadikan ku seorang wanita murahan.


putri quen en mengepalkan tangannya.


pakaian itu jika tidak kau akan tau akibatnya" ancam kaisar yu an tian dari luar.


________________________________________


vote donk rengking novel ini turun drastis 😭