Quen En

Quen En
chapter 111



dia bangkit dari duduknya,berjalan dengan pelan ke arah lukisan besar yang terletak dekat meja kerjanya .


lukisan itu di tutupi kain putih.


kaisar tang si fan dengan segera menarik kain itu jatuh ke bawah .


memperlihatkan gambar wanita yang terlihat duduk dengan anggun dan cantik di kursi singgahsana kerajaaan di dalam lukisan tersebut wanita itu tidak terlihat tersenyum namun di lihat dari tatapan wanita itu terlihat begitu bahagia dalam diam.


kaisar tang si fan mengelus dengan pelan lukisan itu seakan wanita di dalam lukisan itu begitu nyata berada di depannya.


"apa pun yang ingin kau lakukan ,aku tidak akan membalasnya karena cinta ku untuk mu bukan sandiwara" .


"Kasim Rong ..."panggil kaisar tang si fan.


Kasim itu segera masuk dan berlari menghadap kaisar .


"hamba yang mulia" Kasim itu segera memberikan hormat di hadapan kaisar dengan membungkukkan tubuh nya.


"panggil Lim dan jendral Ming untuk menghadap kepada Zhen"perintah kaisar tang si fan.


"baik yang mulia"


Kasim Rong segera berbalik pergi dan berlari dengan cepat untuk segera menyampaikan perintah kaisar tang si fan yang tampak terlihat begitu dingin dari tatapan matanya.


membuat Kasim Rong yang baru saja masuk kedalam ruangan kerja kaisar merasakan aura yang menakutkan yang membuat sulit bernafas karena rasa ketakutan akan ke marahaan kaisar tang si fan.


melihat panglima Lim dan jendral Ming sedang berlatih pedang di lapangan .


Trang...


tring.


Trang...


"bagaikan menurut mu mengenal kerajaan EN yang telah hancur"tanya Jendral Ming .


Lim tidak segera menjawab dia mengayunkan pedangnya ke arah perut jendral Ming namun serangan itu dapat di baca dengan segera oleh jendral Ming hingga dengan mudahnya menghindar.


"kerajaan EN hancur dan tuduhan ke hancuran kerajaan EN tertuju ke zommen yang pastinya putri quen en akan datang balas dendam nantinya"Lim.


"apa yang di Takutkan ,dia hanya seorang gadis ,jika yang mulia tidak mencintai nya dia tidak akan perlu kita takuti seperti ini"Jendral Ming.


"tutup mulut mu ,jika perkataan mu di dengar oleh yang mulia ,ku pasti kau tidak akan hidup besok"tegur Lim.


membuat jendral ming tidak berani lagi bersuara.


dari kejauhan terlihat pria berusia separuh baya tampak berlari dengan nafas ngos-ngosan menghampiri panglima Lim dan Jendral Ming.


"tuan...


"tuan lim dan tuan Ming di minta segera menghadap yang mulia kaisar"


Lim dia menyengol Jendral Ming dan berkata"apa yang mulia mendengar kan perkata mu tadi jika iya maka di pasti kan kau tidak akan bisa melihat matahari lagi besok"goda Lim yang membuat wajah jendral Ming pucat seketika.


"candaan mu tidak lucu"jendaral Ming dengan segera melangkah lebih .


kedua bawahan itu pun sudah berada di hadapan kaisar tang si fan .


"hormat kami yang mulia"mereka bersamaan jendral ming dan Lim ,Kasim Rong.


"kirim pasukan ke negara EN untuk mengubur semua mayat mayat di sana "perintah kaisar.


"baik yang mulia"


"dan kau Lim ,untuk saat ini awasi putri quen en setiap saat dan laporan kan apa pun terhadap Zhen"


"baik yang mulia"


____________________________________________


sekte naga langit.


putri quen en Tampak serius melakukan operasi di tubuh putra mahkota liun en yang terlihat tidak sadarkan dirinya.


keringat mulai membasah dahinya .


Luka di bagian perut putra mahkota begitu parah terkena tusukan benda tajam dan .


begitu juga di bagian Tubuh yang lain penuh luka dan memar karena terkena runtuhan bangunan tersebut.


go Jia yang berada di dekat putri quen en membersihkan keringat itu yang mulai bercucuran.


satu jam telah berlalu dan quen en telah berhasil melakukan operasi dengan alat seadanya di tubuh putra mahkota.


hingga larut malam .


namun malam ini tidak segelap malam biasanya karena malam ini bulan terlihat bersinar terang .


bulan purnama.


"sebentar lagi dia akan siuman ,dan pastikan dia meminum obat ini "putri quen en menyerahkan beberapa obat di tangan go Jia


"baik guru"go Jia dengan patuh.


tidak terlalu banyak kata quen en pun yang di kenal setan merah di sakte naga langit dia langsung berpamitan pergi .


mereka yang berada di sakte naga langit tidak heran karena selama berdiri nya sekte naga langit setan marah hanya datang sesekali untuk mastikan keadaan dan perkembangannya naga langit .


karena segala urusan di serahkan kepada bo go dan go Jia sebagai pengurus sekte.


yang beberapa bulan ini sudah mulai berkembang pesat.


banyak para muda mudi berdatangan untuk berguru di sekte naga langit yang di buka secara umum dan gratis tidak di pungut biaya sedikitpun.


dan banyak yang bertanya tanya seperti apa wajah setan merah sesungguhnya .


dia wanita


apa pria semua hanya menebak nebak Karena tidak ada satu pun yang berani bertanya melihat dan merasakan aura dingin dari sosok setan merah.


putri quen en dia segera menciumi kalungnya menuju istana Phoenix.


dia langsung masuk ke dalam paviliun teratai miliknya.


pelayan zi yang setiap hari Menunggu kedatang putri quen en dan selalu berdoa akan keselamatan quen en di mana pun berada.


melihat sosok yang di khawatir kan datang.


pelayan zi dia segera berlari dan langsung memeluk putri quen en"putri kemana saja, kenapa lama sekali pergi, siang dan malam Nubi memikirkan anda "


"maafkan aku pelayan zi meninggal kan mu terlalu lama"putri quen en.


"putri ,kenapa tubuh putri kurusan seperti ini" tanya pelayan zi yang sambil memeluk tubuh putri quen en.


putri quen en dia hanya tersenyum kecil"aku tidak bisa makan dengan tenang jika bukan masakan mu"


"hah,jika seperti itu biarkan Nubi menyiapkan makan untuk anda , putri pasti lapar karena perjalan jauh"


"iya namun bisakah kau menyiapkan air untukku mandi"


"baik putri,akan segera Nubi siapkan"


pelayan zi pun memanggil pelayan dan dayang istana yang lain untuk memberitahukan kedatangan quen en .


mereka pun dengan segera menyiapkan yang di butuhkan quen en.


air mandi telah tersedia.


putri quen en segera mandi dibantu oleh pelayan zi .


"putri apakah putri sudah tau..kal"


belum pelayan zi selesaikan kalimat nya Putri quen en segera berkata"ya aku sudah tau "kata quen en dengan sedih.


"Nubi juga sedih putri mendengar kehancuran negara EN dan tidak akan tau bagaikan nasip kedepannya"


"ikuti saja jalan hidup ini seperti air yang mengalir"putri quen en.


dia berkata-kata seperti itu namun memiliki tatapan benci yang teramat dalam di hatinya tatapan begitu dingin hingga membuat pelayan zi di sisinya merasakan gemetaran ketakutan.


setelah selsai mandi quen en di bantu pelayan lainya Menganti pakai tidurnya yang berwarna putih.


tentunya kedatangan quen en segera terdengar oleh kaisar yu an Tian.


setalah mendapat laporan dari Kasim Han akan kedatangan quen en hati kaisar yu an Tian sedikit was was bagaimanapun malam ini adalah bulan purnama yang pastinya quen en datang untuk menyegelnya.


terdengar suara langkah kakinya yang berjalan dengan lembut.


kretttt.....


pintu itu pun di buka .


sosok wanita cantik rambut panjang nya terurai dengan indahan , pakaian yang putih bersih di terkana pantulan cahaya bulan yang terlihat bersinar di gelapnya malam.


sudah lama tidak bertemu.


mereka melihat satu sama lain .


cukup lama mereka bertatapan muka tidak ada kata yang terucap mereka seakan berbicara lewat tatapan mata mereka masing masing.


wanita ini pasti akan menyegel ku kembali"batin Cheng Zheng.


terlihat mata quen en seperti membendung air mata yang akan tumpah jatuh.


"cih dia pura pura sedih "batin Cheng Zheng.


putri quen en dia langsung berlari kecil dan jatuh dalam pelukan kaisar yu an Tian .


Cheng Zheng ingin mendorong tubuh putri quen en namun mengurungi niatnya setelah putri quen en berkata"biarkan sebentar saja ,aku memeluk suami ku"


deg.


suami.


entah bagaikan hati Cheng Zheng seakan berdetak dengan kencang tidak beraturan.


"dia mulai mengoda ku ,ini hanya jebakan untuk menyegelku, kau pikir aku bodoh quen en"batin Cheng Zheng.


terdengar suara isakan tangisan quen en.


sungguh Cheng Zheng ingin membunuh quen en sekarang juga karena mendengarkan suara tangisan hatinya tiba sakit ,sesak seakan ingin ikut menangis.


tidak tahan hingga.


bruk..


Cheng Zheng dia langsung mendorong tubuh quen en jatuh dari dalam pelukan nya.


"dasar wanita murahan ,sudah bosan dengan pria lain kamu langsung tiba tiba datang memeluk ku ,tidak tau diri ,aku tidak akan termakan dengan rayuan tubuh mu itu"Cheng Zheng.


putri quen en ingin tersedak "ah aku tidak datang memeluk mu ,aku hanya rindu dengan suami ku , tubuh yang kau curi itu"


"itu hanya alasan mu saja ,"


mereka pun langsung menatap satu sama lain dengan tatapan dingin.


Liu dan Kasim Han segera menutup pintu dengan rapat rapat.


"ayo tidak baik berdiri dekat pintu kamar yang mulia , mereka lama tidak berjumpa pasti akan terjadi pertempuran di atas ranjang dan kau sebagai seorang pujangan tidak baik jika terus menguping suara suara yang tidak seharusnya kau dengar" peringatan Kasim Han.


sedangkan Liu ingin membentur Kepala ke dinding siapa yang ingin menguping yang benar saja dia hanya menjalankan perintah agar selalu berada di depan pintu.


kret...


bruk...


terdengar suara rajang patah.


Liu dan Kasim Han langsung melihat satu sama lain seraya menelan air ludahnya.


______________________________________________


kaisar yu an Tian




jangan lupa terus vote ya mohon bantuannya agar ranting novel ini naik Minggu ini