
"xu Kay "quen menyebut nama orang itu .
terlihat di bibir merah pria itu sebuah senyuman .
tapi semakin orang itu tersenyum semakin pria itu mengerikan.
quen meletakan kecurigaan terhadap orang di hadapannya jelas xu Kay berada di aula Istana tidak mungkin tiba tiba berada di sini.
quen melihat sekitar dan menyadarinya jika ini adalah kamar.
"begitu lama menunggu ternyata kamu mengantarkan diri ke raja ini"
raja ini
pria ini menyebut dirinya seperti itu mungkin kah ia adalah kaisar?
tapi kenapa ia begitu mirip xu Kay tidak mungkin kaisar dan putra mahkota adalah kembaran.
mereka berdua sama persis yu an Tian kenapa di kehidupan ini terlalu banyak sosok Yu an Tian.
"lama menunggu"quen mengulangi perkataan pria di hadapan seraya berfikir dari kata kata pria itu hingga ia menyadari satu hal.
pria ini adalah Yu an Tian.
"yu an tian" quen .
pria itu menyeringai seraya berjalan mendekat , quen tetap diam seraya membalas tatapan orang itu dengan niat membunuh.
jika ia adalah yu an Tian maka ia tidak keberatan untuk membunuh sebagi wujud balas dendam di kehidupan silam.
"tubuh Yu an Tian adalah manusia lemah bagian bisa ia bertahan ratusan tahun hingga saat ini" ucap pria itu.
benar jika seperti itu orang di hadapan ini adalah iblis Cheng Zheng.
tangan quen terkepal kuat seakan ingin melayangkan tinjunya ke wajah angkuh di hadapannya.
set...
benar secepat kilat pria itu sudah berada di dekat quen bahkan tubuh wanita itu sedang di pelukannya begitu ketat.
bahkan sebelum quen bereaksi.
quen begitu marah hingga ia mendorong tubuh Cheng Zheng namun seakan tenaganya tiada apa apanya semua sia sia.
"Cheng Zheng hentikan"teriak murka quen .
pria itu begitu rindu menuggu ratusan tahun ia tidak akan pernah melepaskan tidak akan .
menghiraup aroma rambut quen yang selama ini ia rindukan ,ia begitu rindu hingga hampir gila.
quen memukul Cheng Zheng namun pria itu seakan tidak ada untuk melepas begitu lengket seperti di lem.
"quen maafkan aku" pria itu berkata dengan lirih hingga suara terdengar bergetar.
tubuh quen sudah lemas karena semua tenaga ia gunakan untuk memukul Cheng Zheng hingga ia jatuh pingsan.
fikiran yang membuat tertekan serta amarah yang begitu besar membuat otak tidak mampu menahan hingga ia jatuh pingsan.
_________________________
quen membuka matanya ia berfikir jika tadi hanya mimpi namun nyata itu adalah kenyataan.
ia berada di kamar tadi namun sosok Cheng Zheng tidak ada.
quen ingin berajak pergi namun tatapan jatuh ke sebuah buku di atas meja di sisi tempat tidur.
ada rasa penasaran akan buku itu sampulnya begitu rumit.
ia mengambil buku itu entah bagaimana jantung Langsung berdebar bahkan ada rasa sakit begitu dalam hingga quen ingin menangis tanpa sebab.
ia membuka buku itu.
treng....
sesuatu jatuh .
quen mengambil hal itu namun tangan bergetar rasa sesak makin jelas di dadanya.
kalung dewa.
ia memeluk erat kalung itu seakan tidak ingin kehilangan seakan mendapatkan harta Karun .
bukan karena ia begitu bahagia mendapatkan kalung dewa tapi karena kalung dewa sebelumnya di kenakan oleh tang si fan.
ia memeluk kalung itu seakan memeluk tang si fan seseorang yang begitu ia rindukan.
apakah ia gila karena cinta?
puas dengan perasaan nya bahkan puas menangis , quen mulai membaca buku itu.
yang ternyata buku itu adalah tentang sejarah kerajaan Phoenix .
karena sejarah istana Phoenix membuat quen tidak berminat membaca namun lagi lagi ia penasaran bagaimana kalung dewa berada di sini si dalam buku sejarah Phoenix.
tertulis .
pada tahun itu .
___________________________
hari ke 3
seluruh kerajaan di gempar akan pernikahan kaisar Yu an Tian .
gadis yang di nikahi adalah putri ke dua kerajaan EN yang terkenal bodoh .
pernikahan di gelar hanya secara kerajaan hingga masa rakyat umum tidak mengenali sosok putri kedua yang bodoh itu.
___________________________
hari ke 6 .
________________________
hari ke 10 .
Istana Phoenix mengelar pesta namun pesta itu hancur ketika sosok pangeran Lee datang bahkan merebut putri Quen di depan kaisar yu an Tian .
hingga terjadi rumor tersebut di kalangan mengatakan jika sang permaisuri quen melakukan pengkhianat .
___________________________
hufff....
quen menarik nafas dalam setelah membaca namun hal ini bukan yang quen cari .
hingga ia membuka bab buku selanjutnya.
membuka lagi tidak ada satu pun yang menarik baginya semua hanya menceritakan sejarah kerajaan Phoenix.
hingga tiba satu bab yang tertulis.
kegilaan kaisar yu an Tian .
quen mengerut kening bagaimana bisa seorang penulis kerajaan memberi judul seperti ini untuk kerajaan apakah penulis itu tidak takut di hukum mati oleh kaisar .
quen lanjut baca bab itu.
____________________________
hari ke 80.
kaisar yu an Tian kembali ke istana setelah pertempuran dengan kaisar tang si fan.
kemenangan di dapat oleh keraajan Phoenix namun entah bagian mana kaisar yu an Tian terlihat sedih bahkan banyak berdiam di kamar bersama jasad permaisuri.
________________________
deg ....
jantung quen terpacu begitu cepat.
kebencian tiba tiba terlintas jelas di matanya.
____________________
hari ke 81
kaisar yu an Tian tidak kunjung ke luar ia tampak betah bersama jasad permaisuri .
jasad itu di perlakukan seperti orang hidup
setiap hari kaisar yu an Tian selalu memandikannya bahkan selalu di rias dengan tampilan cantik tidak hanya itu saja kaisar Yu an Tian selalu mengajak bicara tubuh kaku itu
sungguh pada saat itu kaisar yu an Tian sudah seperti orang gila.
_______________________
hari ke 82
kaisar tang si fan datang.
seorang kaisar yang memiliki kemuliaan kini nampak tidak baik baik saja ia terlihat sangat kurus bahkan berjalan harus menopang ke ajudan nya
ia memasuki istana Phoenix dan tidak pernah keluar bahkan di kabarkan setelah memasuki kamar permaisuri ia tidak pernah keluar .
_________________________
hari 130
beberapa pelayan di tugasnya membersihkan kamar permaisuri setelah lama di tutup rapat
suara jeritan pelayan Terdengar menakutkan di kala ia melihat tulang tulang di sisi ranjang permaisuri quen en.
di kata kan itu adalah tulang kerangka kaisar tang si fan.
karena tulang itu masih terbungkus pakaian kaisar tang si fan yang sebelumnya di kenakan saat memasuki kamar permaisuri quen en.
____________________________
hari 131
tiba tiba hilangnya jasad permaisuri quen en menghilang .
________________________
setelah membaca buku Kuno itu quen Langsung melepar buku itu hati sakit sedih Hingga ia merasa frustasi.
"tang si fan ini pasti tidak mungkin "geleng quen masih tidak percaya dari keterangan yang ia baca
"jika tang si fan benar-benar tidak ada di sini mengapa aku juga harus hidup"pikir Quen kemudian
quen segera berlari ke arah lemari mencari sesuatu di sana .
hal yang di cari di temukan sebuah gunting.
ia adalah pembunuh tentu saja ia tau cara mati cepat.
awalnya ia berfikir tang si fan masih hidup hingga ia ingin melanjutkan hidup namun fakta nya orang yang di cintai mati bahkan mati di sisinya bukan kah kisah cinta lebih tragis dari Romeo and Juliet.
memikirkan hal cinta sungguh cinta bisa membuat seseorang menjadi gila.
gunting itu di angkat ingin menacapkan di titip yang pas ada senyum di bibir quen.
ia seperti tidak akan menyesali kematian bodohnya ini.
pah...
gunting itu di rebut oleh seseorang yang hampir saja gunting itu akan menancap di jantung .
"jika kamu mati maka pengorbanan tang si fan akan menjadi sia sia" orang yang berkata itu adalah Cheng Zheng.