
tang si fan dia memasuki area terlarang .
pasukan yang berada di belakang kaisar tang si fan tidak berani ikut masuk karena tempat itu adalah tempat tidak sembarangan orang ikut masuk.
kaisar tang si fan menoleh ke belakang .
"kalian semua kembalilah ke istana dan kau Ming ikut dengan ku"
"baik yang mulia"
pasukan itu pun membungkuk hormat lalu pergi.
jendral Ming pun berjalan menghampiri kaisar tang si fan seraya menaril tali kuda.
"yang mulia , apakah anda yakin putri quen akan di bawa masuk kedalam"?
"iya"jawab singkat tang si fan.
"yang mulia ini ada arena rahasia kerajaan zommen, tempat ini adalah pusat kekuatan istana,membawa orang luar membuat hamba khawatir" Jendral Ming berkeluh kesah atas kekhawatiran nya
"putri quen bukan orang luar dia adalah istri ku"jawab dengan dingin kaisar tang si fan.
"mohon ampun yang mulia hamba telah lancang , tapi setatus putri quen en adalah permasuri Phoenix, karena Surat cerai belum di nyatakan secara sah,membawa putri quen en seperti ini sama saja penculikan , posisi anda pasti dalam bahaya negara negara lain pasti memandang rendah , yang mulia karena membawa lari seorang permaisuri Phoenix"jelas jendral Ming dengan takut atas perkataan namun Jendra Ming harus menyuarakan demi ke baikan tuanya.
kaisar tang si fan menghentikan kuda nya menatap Jendral Ming dengan tatapan tajam"kau hanya seorang bawahan ,tiada hak bagimu untuk menasehati ku"ceomoh dengan hina jendral Ming.
membuat jendral Ming langsung berlutut " hamba memohon ampun yang mulia, yang tidak tau batasnya"
tang si fan pun tidak memperdulikan lagi Jendral Ming yang berlutut di tanah dia menarik tali kudanya dengan segera.
dia memasuki hutan saat jauh dan detik kemudian di tengah hutan itu terdapat sebuah vila begitu megah nya
para penjaga vila itu melihat tuanya datang segera membuka pintu gerbang .
para prajurit yang sedang berlatih menghentikan aktivitas , segela berlari untuk menyambut.
pakaian mereka seluruh berwarna putih, mereka segera datang dan memberi penghormatan kepada sang pemimpin.
kaisar tang si fan dia hanya memandang prajuritnya sebentar lalu detik kemudian melangkah masuk ke halaman depan.
melihat ada wanita di atas kuda bersama tuan nya.
semua orang menjadi penasaran , kaisar tang si fan dia selalu bersifat dingin terhadap siapa pun, bahkan tidak suka di sentuh siapa pun, seakan meanggap orang lain ada kotoran,tapi kali ini terlihat kaisar tang si fan membawa wanita tentu semua menjadi penasaran ,siapa wanita itu?
melihat Jendral Ming datang di belakang semua orang menghampiri ingin bertanya tentang wanita yang bersama kaisar tang si fan namun melihat raut wajah masam Jendral Ming membuat mereka tidak berani.
____________________________
pelayan wanita datang menyambut kehadiran tuanya.
semua membungkuk tidak berani mengangkat kepala sampai kaisar tang si fan masuk kedalam kamar dengan seorang wanita dalam gendongan nya.
para pelayan wanita banyak yang memuja sosok angung kaisar tang si fan diam diam.
melihat kaisar tang si fan membawa wanita dengan cara seperti ini seluruh wanita pun langsung patah hati.
kaisar tang si melihat pakai quen en penuh noda darah di lengan ,dia mengepal tangan bersumpah akan membayar kali lipat atas apa yang di rasakan quen en terhadap pelaku.
"pelayan bawakan Zhen obat luka "perintah kaisar tang si fan dari dalam.
mendengar itu pelayan pun berlari secepat mungkin ,dia mengira jika kaisar tang si fan terluka hingga bukan mengambil obat melainkan membawa tabib sekaligus.
pintu kamar di ketok beberapa kali .
"masuk"perintah kaisar tang si fan dengan singkat.
pintu itu pun di dorong hingga terbuka lebar.
seorang tabib pun masuk.
kaisar tang si fan dia membuka bagian atas tubuh quen en untuk di obati menyisakan kain kemban yang menutupi dadanya.
ketika pintu di buka pun kaisar tang si fan tidak menutup tubuh quen en Karena dia mengira jika pelayan wanita yang masuk membawa obat pesanannya.
namun melihat seorang tabib pria yang masuk kaisar tang si fan menarik selimut dengan segera menutupi tubuh quen en.
wajah kaisar tang si fan pun langsung merah padam karena amarah di hatinya hingga dengan suara nyaring membentak"keluar....
gendang telinga terasa berdengung dan jantung ingin lepas dari tempat karena terkejut dengan takut segar membalikkan badan berlari ketakutan ke luar.
seluruh pelayan dan satu tabib mereka merasa sangat takut sebelumnya tidak pernah kaisar tang si fan membentak namun mendengar satu kata dengan suara murka.
membuat seluruh pelayan dan tabib tidak tenang.
tabib itu segera mengeluarkan sebuah botol porselen dari kotak yang di bawahnya.
kaisar tang si fan segela mengambil obat itu dan langsung kembali ke dalam kamar
pintu di tutup kembali.
pelayan dan tabib melihat satu sama lain .
karena kaisar tidak marah semua bernafas legah.
_________________________________
setelah mengobati luka di dengar putri quen en .
beberapa detik kemudian Tampak quen en membuka matanya dengan pelan.
dia melihat sekeliling namun pandangan terjatuh terhadap pria yang begitu tampan.
pria itu sangat tampan bahkan baru kali ini quen melihat seorang pria yang sangat tampan .
membuat quen en yang baru sadar Ling lung sesaat terus menatap pria itu hingga lupa berkedip.
hmmm..
pria itu berdehem.
membuat quen en tersadar akan tindakanya dia segera memalingkannya wajah nya.
"sungguh memalukan"batin quen en kesel atas tindakan nya.
namun kenapa dia dan pria ini berada satu kamar?
putri quen en segera melihat pria tampan itu kembali dan bertanya"kenapa aku di sini"?
"istri ku ,aku menemukanmu pingsan ,apa sebenarnya terjadi"pria itu malah balik bertanya dengan suara tenang namun di mata terlihat sangat khawatir.
quen mencerna panggilan pria ini hingga dia melotot pria tampan itu yang seenaknya menyebut istri.
melihat tatapan quen en yang tadi terpana dan kini berubah menjadi galak membuat Tampa sadar kaisar tang si fan tersenyum.
wanita ini sangat mengemaskan.
"istri kenapa kau terlihat bingung?apa kamu melupakan suami mu ini"
"cukup"putri quen en mengangkat tangannya hingga dia baru sadar jika tangannya sakit.
"ahhk"putri quen en meringis kesakitan.
tang si fan langsung memegangi tangan quen en dengan sentuhan lembut"tangan mu masih sakit , untuk sementara waktu jangan banyak bergerak"
"aku tidak akan begini jika bukan karena kamu tiba tiba memanggil ku istri"putri quen en dengan ketus.
"istri ?apa kamu melupakan aku"?tanya sekali lagi pria tampan itu.
lupa.
putri quen en menatap dengan lekat pria itu mencari ingatan terdapat pria di hadapan.
namun setelah cukup lama mengamati wajah tampan itu membuat quen en melempar mata seakan ingat sesuatu.
"pangeran Lee itu kamu"?
pria tampan itu mengagukan kepala dengan pelan.
putri quen en masih tidak yakin hingga dia mengangkat tangan satunya untuk menutupi wajah kiri pria itu dengan tangannya.
Lee memiliki luka iblis di wajah Kiki nya hingga menyisakan wajah mengerikan namun melihat pangeran Lee Sangat Tampan saat ini tentu membuat quen en belum yakin.
merasa tangan putri quen en memegang wajah hati kaisar tang si fan berdetak lebih cepat .
melihat pujaan hatinyaa belum yakin Lee memegangi cincin pernikahan "cincin ini yang akan membuktikannya jika aku adalah suami mu"
ketika tang si fan memegangi cincin itu sekilas tampilan kaisar tang si fan berubah menjadi pangeran Lee.
tapi sangat sebentar.
namun quen en melihat dengan jelas.
matanya terlihat berkaca kaca .