Quen En

Quen En
chapter 38



di kegelapan malam di hutan suara gemerisik saat daun daun kering dan ranting patah.


quen en masuk kedalam hutan mencari sosok bayangan namun di kegelapan malam membuat dia susah melihat apa pun hingga dia menghentikan langkahnya "kenapa aku harus mengikuti seorang yang tidak jelas seperti ini"gumam setan merah dalam hati.


quen en memegangi kalungnya" buat hutan ini menjadi terang.


tek....


terlihat ribuan kunang kunang berterbangan membuat hutan itu sedikit bersinar namun yang membuat putri quen en tersetak kaget ternyata di hadapannya berdiri sosok yang mengerikan dengan mata merah menyala menatap putri quen en seperti seorang mangsa.


wajahnya juga terlihat mengerikan dengan urat merah yang keluar menjalar di wajahnya dengan matanya yang menyala merah"apa ini hantu"gumam putri quen en.


mahluk mengerikan itu langsung melompat ke arah putri quen en kukunya yang tajam hampir saja mengores kulit quen en jika dia tidak cepat menghindar.


"hei kenapa tiba tiba menyerangnya ku, apa kah aku setan,atau Siluman atau juga hewan hasil perkawinan silang"


tidak ada jawab mahluk itu dia terus menyerang putri quen en dengan cepat pula putri quen en mengeluarkan pedangnya membuat mahluk itu terdiam menatap putri quen en dengan tatapan lain.


kenapa diam apa kah kamu takut dengan pedang ku ini "


mahluk itu dia berbalik dan langsung pergi dengan melompat pohon tinggi dia berlari di atas pohon itu hingga hilang dari pandangan mata.


"ada apa denganya lari begitu saja saat melihat pedang ini"


"padahal aku berniat menjadi kan dia peliharan ku tentu aku akan kelihatan keren jika melihat pengawal seperti dia semua orang akan takut saat melihat kedatangan ku"gumam putri quen en seperti membayangkan sesuatu di benaknya.


"sudahlah lebih baik cepat kembali ke kota dan cari penginapan untuk beristrahat"


putri quen en mencium kalung hingga membuat dia menghilang dan berada di sebuah penginapan.


dia langsung masuk dan memesan sebuah kamar.


"mari anak muda kamar anda berada di lantai atas"


putri quen en yang menjadi setan merah dia mengangguk kepalanya mengikuti pemilik penginapan itu mengantarnya ke kamar yang telah di sewanya.


setelah sampai di sana putri quen en menghempaskan tubuh karena rasa lelah namun dia berajak lagi untuk melepaskan pakaian pria yang dia kenakan menyisahkan pakaian dalam yang tipis rambutnya pun di biarkan terurai.


"seperti istana phonix bnyk memiliki rahasia yang pertama setiap pengatin akan mati yang kedua di istana barat ada mahluk pemakan manusia yang tidak lain adalah pangeran lee dan saat ini setiap bulan purnama akan datang mahluk yang akan membunuh ku"


putri quen en sibuk dalam pikirannya hingga membuat dia tertidur lelap.


_________________________


suara ayam yang berkokok di pagi hari membuat putri quen en yang sedang tidur harus terbangun "kenapa dengan penginapan ini harus melihara ayam sih"putri quen en dengan kesel.


putri quen en membuka matanya dengan malas dan mendudukan diri di atas tempat tidur namun masih belum hingga rasa ngantuknya tiba tiba leher terkekik hal itu membuat putri quen en membuka matanya lebar lebar.


"yu an tian"


"kamu melanggar perintah ku"suara kaisar yu an tian begitu dingin dia seakan ingin menghancurkan leher putri quen en.


putri quen en memukul mukul tangan kaisar yu an tian namun Cengkraman itu begitu kuat hingga kaisar yu an tian dengan membating tubuh putri quen en hingga terhempas ke dinding membuat dia terpelosot jatuh kelantai.


huk...


huk.


huk..


putri quen en terbatuk.


"katakan kenapa kamu melanggar perintah ku quen en sedangkan aku sudah memerintahkan prajurit untuk menjaga mu"


"diam berengsek kamu hampir saja membunuh ku sialan" bentak putri quen en.


"membunuh mu seharusnya aku dari awal membunuh istri kurang ajar seperti mu"


putri quen en hanya terdiam menatap pria di hadapan dengan tatapan benci "sebelum kamu membunuh ku aku yang lebih dulu membunuh mu"


yu an tian menyeringai sambil berjalan mendekati putri quen en dia mengangkat dagu putri quen en "bunuh saja kalau kamu bisa"!tantang yu an tian dengan nada menceomoh.


putri quen en langsung menendang perut kaisar yu an tian membuat kaisar yu an tian terjatuh dari atas ranjang.


putri quen en langsung beranjak dari tempat tidurnya dan mengambil selimut untuk menutupi tubuhnya yang setelah telanjang.


"aku suka keberanian mu, namun aku masih jauh lebih suka jika aku akan menikmati tubuh mu"


putri quen en mundur beberapa langkah untuk mengambil pedang namun hal itu seperti terbaca oleh kaisar yu an tian membuat kaisar yu an tian dengan cepat menarik selimut yang meliliti tubuh putri quen en.


dan kaisar yu an tian langsung menarik putri quen en jatuh ke atas ranjang.


lepaskan aku "


putri quen en menutup matanya dia merasa malu tubuh sedikit terbuka harus di lihatnya oleh seorang pria walau pun pria di hadapanya adalah suami sendiri.


"lepaskan aku"putri quen en.


"aku tidak akan membunuhmu namun kamu harus melayani ku sebagai seorang istri yang seharusnya di lakukan terhadap suaminya"


.putri quen en menelan air liur berada di dekat kaisar yu an tian yang memiliki raut wajah yang begitu tampan hatinya pun tiba tiba berdetak dengan kencang namun dia masih tidak rela jika harus memberikan kesucinya terhadap kaisar yu an tian.


"bodoh apa kamu sudah lupa aku masih memiliki bulanan"putri quen en.


kaisar yu an tian terbeku dia langsung bangkit dari tubuh putri quen en dan memukul dinding kamar "sampai kapan aku harus menahan ini semua hah"bentak kaisar yu an terhadap diri sendiri.


"sampai kamu mati" batin putri quen en.


kaisar yu an tian mendekati putri quen en "cepat ganti pakaian mu jika tidak aku tidak akan bisa menahannya melihat pakaiannya mu seperti ini"


"salah mu sendri datang begitu saja ke sini" putri quen en langsung mengambil pakaiannya masuk kedalam kamar mandi.


"sial pakaian ini adalah pakaian laki laki saat aku menyamar menjadi setan merah jika aku keluar dengan pakaian ini tentu kaisar yu an tian akan tau siapa setan merah sebenarnya"


brukk...


pintu di buka dengan paksa putri quen en yang tidak memakai sehelai benang pun menjadi terkejut dia langsung menutupi dadanya seperti kedua tanganya.


namun tatapan kaisar yu an tian langsung menuju di bawah pusar putri quen en membuat putri quen en langsung menutupi dengan kain yang dia pegang"benar benar cabul masuk begitu saja apa kah kamu bodoh aku sedang mandi"


terlihat jika kaisar yu an menelan air liur menatap tubuh putri quen en penuh gairah"salah mu sendri begitu lama aku sudah tidak tahan untuk buang air kecil"


putri quen en mengepalkan tangannya dia langsung berlari pergi keluar dari kamar mandi "benar benar memalukan" wajah putri quen en yang sudah berubah menjadi merah.


sedangkan kaisar yu an tian dia membeturkan kepalanya ke dinding.


kaisar yu an saat keluar putri quen en sudah berpakaian dengan rapi hal itu membuat kaisar yu an tian mengerutkan kening "kenapa cepat sekali"


"tentu saja bisa saja jika aku terus berpenampilan seperti itu kamu pasti akan memangsa ku"


"salah mu sendri tidak menurut perkataaku"


" hah jika aku menuruti perintah mu mungkin saat ini aku sudah menjadi mayat"


"apa yang kau bicara, aku sudah memerintahkan pengawal dan tentara untuk berjaga itu untuk keselamatan mu namun apa kamu malah memilih tidur di sini bahkan tampak penjagaan saat aku masuk ke kamar ini pun kamu tidak tau"


"lalu kenapa kamu juga berada di sini,kamu mengatakan jika akan pergi kesesuatu tempat tapi apa ini tiba tiba di sini bahkan tau jika kau berada di sini"


"aku memiliki urusan penting jadi melakukan pertemun di sini"


"lalu kenapa kamu tau aku berada di sini"


"ini adalah insting seorang suami"


"alasan mu tidak masuk akal"putri quen en.


"yang tidak masuk akal itu adalah kamu untuk apa selama ini menyamar menjadi setan merah"


"hah jadi kamu mengetahuinya"


"aku tidak buta gelang yang kau gunakan itu aku melihat setan merah mengunakan tentu aku tau jika itu kamu"


"sial penyamaran ku harus di ketahui oleh kaisar jahat ini"


"kenapa dari awal aku tidak memikirkanya"?putri quen en.


"kembali ke istana aku sudah menyiapkan kereta untuk mu"


"aku tidak mau"


"kembali jika tidak sesampainya di istana aku akan menghukum mu"


"pembohong"


"kenapa kamu mengatakan jika aku pembohong"?


"tadi mengatakan akan menghukum setelah kembali ke istana padahal waktu itu kamu berkata akan membawakan ku hadiah"


"hadiah itu berlaku jika kamu menuruti perintah ku tetap di istana"


"ku rasa jika aku tidak pergi aku akan terluka parah, saat aku keluar dari istana itu aku merasakan aura jahat menyelimuti kerajaan itu dan ini kenapa kaisar yu an tian tiba tiba bisa masuk kedalam sini aku selalu menjadi orang yang waspada mendengarkan suara sedikit saja itu akan terbangun tapi ini dia tiba tiba berada di dalam sini bahkan aku tidak menyadari ke hadirannya"batin putri quen en.


"jika aku keluar dengan pakaian seorang putri rahasia setan merah akan di ketahui semua orang ini tidak bisa di biarkan begitu saja"batin putri quen en.


_______________________________________


sedih deah masih banyak yang gak kasih vote ke aku 😥😣rasa hampa gitu.