
kaisar yu an tian langsung mengeluarkan pedangnya dari sarungnya memotong tangan prajurit itu yang memegangi kaki putri quen en hingga darah mewarnai
air sungai.
sedangkan putri quen en dia merasakan sesak di dadanya berada di dalam air.
kaisar yu an tian langsung menarik putri quen en untuk berenang lebih jauh lagi di bawah air.
merasakan aman mereka pun bebereng ke atas dasar.
huk...
huk..
huk...
kaisar yu an tian dan putri quen en terbatuk karena terlalu lama di dalam air yang meyesakan dada mereka tidak bisa bernafas di dalam sana.
sebuah pedang tiba tiba berada di leher kaisar yu an tian "lebih baik menyerah dan ikut dengan kami"jendral hun.
kaisar yang merasakan dingin pedang yang menempel di leher dia terlihat senyum sinis namun tatapan begitu dingin.
"quen kamu lebih baik pergi cepat" perintah kaisar yu an tian.
"tapi"?
"tapi apa cepat kamu tidak akan bisa bertarung dengan penampilan seperti itu"kaisar yu an tian.
putri quen en yang masih berada di dalam air dia begitu berat meninggalkan kaisar yu an tian dalam keadaan terkepung seperti ini tapi jika putri quen en membantu itu juga akan menghancurkan nama baik kaisar yu an tian karena memperlihatkan lekungan tubuhnya dengan kain tipis yang terbalut di tubuh untuk orang orang putri quen en hanya memiliki rencana lain untuk menyelamatkan kaisar yu an tian dari kepungannya.
dia langsung menyelamkan dirinya kedalam air hal itu langsung membuat jendral hun tampak tersenyum kemenangan.
melihat itu kaisar yu an tian mengerutkan keningnya" sial apa yang kamu rencana hingga tersenyum menjijikan seperti itu"kaisar yu an tian.
jendral hun dia hanya menatap kaisar yu an tian dengan tatapan datarnya sambil berkata"kaisar yu an tian akhirnya kita berjumpa lagi namun kali ini kamu tidak akan bisa kembali ke istana phonix apa lagi bertemu dengan permaisuri mu itu"
"jadi kamu mengetahui siapa aku"
"tentu saja,awalnya aku tidak menyadari namun melihat pertempuran di kota dapat di ketahui ku dengan cepat melihat wanita di samping mu yang begitu hebat tidak ada di dunia ini wanita yang dapat bela diri selain permaisuri quen en bukan kah begitu kaisar yu an tian"
"hmmm kau bukan lawan ku" kaisar yu an tian langsung terbang dan mengeluarkan pedang yang berubah menjadi pedang api.
melihat itu pasukan zommen mejadi terkejut mereka tidak perna melihat sebelum manusia dapat terbang dan bisa merubah pedang dengan api yang mengalir di pedang itu.
"sihir" jendral hun.
"apa kah kalian terkejut" kaisar yu an tian dengan dingin.
pasukan zommen mendengarkan kaisar yu an tian berkata seketika tubuh mereka merasa merinding karena itu terasa mencengkram di hatu mereka masing masing.
"tidak heran bukan kah kerajaan phonix terkenal begitu mengerikan jadi selama ini kerajaan phonix ada kerajaan sihir" jendral hun.
hahahhahaha kaisar yu an tian dia tertawa dengan mata yang berubah menjadi merah wajahnya tidak lagi terlihat tampan dia begitu mengerikan dengan urat urat merah menjalar di wajahnya.
jendral hun menelan air ludah ini pertama kalinya dia melihat seorang manusia berubah dengan bentuk seperti ini.
tapi jendral hun dia memberanikan diri untuk menyerang kaisar yu an tian tidak tampak seperti moster.
serang...
pasukan zommen berlari menyerang kaisar yu an tian namun seperti kilatan petir menyambar membuat ledakan begitu dahsat ketika pedang kaisar yu an tian di ayunkan mengeluarkan api begitu besar dalam sekejap pasukan yang mendengarkan langsung menjadi abu.
membuat pasukan lainnya mereka mundur ketakutan "moster dia moster,kita tidak bisa melawan dia karena dia bukan manusia melainkan kan moster"
"benar lebih baik mundur kita segerah melaporkan kepada yang mulia kaisar tang si fan"
mereka langsung mundur berlari.
tapi kaisar yu an tian langsung terbang turun di hadapan pasukan itu"kalian sudah melihat wujud asli ku kalian semua harus mati.
kaisar yu an tian mengeluarkan api besar dari tangannya dan langsung menghantam pasukan itu yang langsung mejadi abu.
pada saat itu kaisar yu an tian langsung berubah wujud kembali dan langsung memuntahkan darah segar dari mulutnya tidak itu saja dia juga merasakan sakit yang luar biasa bagian belakang luka kutukannya dia alami selama ini.
membuat kaisar yu an tian langsung tidak sadarkan diri.
jendral hun yang bersembunyi di balik semak semak tubuh tidak bisa bergerak karena apa yang di lihatnya membuat dia bergetar ketakutan.
_______________________________
putri quen en dia langsung keluar dari dalam air berenang terlalu lama tubuh saat ini begitu lemas dia melihat sekitar sepi menandakan jika tempat ini aman namun dada turun naik karena rasa sesak di dadanya.
tapi tiba tiba rasa panas langsung terasa di tangan gelang yang melingkari tangannya terasa seperti besi panas seakan ingin melepuhkan tangan "akhhhh....
putri quen en ingin melepaskan gelang itu namun tidak bisa" ahhh ini panas sekali "putri quen en terus merontah karena sakit di tangannya terasa luka bakar di tangannya.
"Berhenti mencoba melepaskan gelang itu karena itu sia sia" seseorang dari atas pohon.
putri quen en langsung mendongkakan wajah melihat keatas "pria itu lagi"
pria bertopeng itu langsung melompat turun dan melepaskan jubah memakaikan di tubuh putri quen en.
putri quen en tidak bisa menolak karena saat ini dia benar membutuhkan itu untuk menutupi tubuh yang di bakuti kain tipis memperlihatkan lekungan tubuhnya.
"pasukan mu menangkap suami ku bisa kah kamu untuk melapaskanya"putri quen en.
"suami apa kah kamu yakin namun kenapa aku melihat kamu masih perawan"?
"perawan kenapa dia tau padahal aku tidak melakukan tes keperawan lalu dia tau dari mana"batin putri quen en.
pria itu hanya tersenyum dia mendekati putri quen en dengan lembut menarik putri quen en jatuh kedalam dekapannya dan berkata seperti berbisik"aku tau karena di pergelangan kaki mu masih berwarna hitam.
putri langsung mendorong pria itu menatap dengan tajam namun melihat sorot mata pria itu di hati putri quen en merasa kerinduan tidak hanya itu dia begitu merasa familiar dengan matanya seperti seseorang orang yang akrap selama ini dengan hidupnya.
membuat putri quen en berasa sakit di hati.
putri quen en langsung berpaling membelakangi pria itu dia mengepalkan tangan membuang jauh jauh perasaan itu dan berkata" lepaskan suami ku dan jangan mengganggu ku lagi jika kamu marah karena waktu itu aku tidak memberi hormat kepada mu dan menyerang pasukan mu maka aku hanya bisa meminta maaf akan hal itu karena di dalam hidup ku aku tidak akan memberi hormat dan tunduk kepada siapa pun.
"baik namun kamu harus melakukan sesuatu"? pria bertopeng itu.
"katakan" putri quen en dengan dingin.
"ceraikan suamimu dan jadi istri ku di kerajaan zommen"?
putri quen en membalikan tubuhnya melihat pria itu dengan tatapan dingin dan berkata "maka pemimpin lah"
pria bertopeng itu dia hanya tersenyum di balik topengnya "aku selalu bermimpi tentang mu setiap saat saat dan aku inginkan mimpi itu mejadi kenyataan"
kata kata ini.
aku adalah kaisar dari kerajaan zommen "
putri quen en menarik nafas dalam hatinya terasa ingin meledak dan begitu sesak seakan ingin menangis entah kenapa namun ada juga ada kebencian yen begitu dalam.
"aku tidak ada waktu untuk melayani pria aneh seperti mu, aku harus ke gurun"?
"aku akan mengatarkan mu putri quen en"
"kamu tau siapa aku sebenarnya"?
"tentu saja, karena aku adalah pengagum rahasia mu selama ini"
putri quen en memutar bola matanya.
namun pria itu langsung mengangkat putri quen en ala bridal style "biarkan aku mengendong mu seperti ini sampai ke gurun itu"?
"hah turun aku,aku tidak mau aku bisa saja jalan turun kan aku"
"putri quen en untuk kali ini aku membantu mu agar kamu tidak melelahan berjalan"
"tapi aku bisa"
"ssttt tidur lah kita akan ke toko pakaian untuk menganti pakaianmu yang basah ini.
putri quen en hanya diam percuma baginya untuk berdebat pria ini terlihat begitu keras kepala.
kota zommen di heboh kan karena kaisar tang si fan berjalan dengan wanita berada dalam gendongnya para wanita yang iri cuma bisa mengigit jari begitu iri kepada putri quen en mendapatkan perhatian seperti itu.
"uhhh siapa wanita itu kaisar membawa dengan mengendong seperti itu"
"ini kedua kalian aku melihat kaisar Tang masuk kekota setelah waktu itu, dia mengunakan topengnya namun melihat matanya yang indah itu kurang kaisar tang begitu tampan"
"ahhh membuat iri aku ingin berada di dalam pelukan kaisar tang si fan aku rela jika harus berkorban segalanya asal kaisar tang si fan melirik ku sedikit saja"wanita itu langsung merah wajahnya memikirkan itu.
putri quen en memukul dada tang si fan" lihat semua orang melihat kita, lebih baik turunkan aku,kamu membuat ku merasa malu"
"quen en kamu malu sedang kan wanita lain begitu ingin berada seperti ini kenapa kamu malu seharusnya kamu bangga"
"aku malu karena jika kamu mengendong ku seperti ini itu terlihat aku wanita cacat apa kah kamu tau itu jadi turunkan aku" putri quen en dengan marah.
tidak "
"menyebalkan"
tampa putri quen en sadari kaisar tang si fan tau jika kaki putri quen en sakit karena perbuatan prajurit yang menariknya dengan kakinya dengan keras di dalam air waktu itu.
dia masuk kedalam sebuah toko yang terlihat besar di koto phonix.
"hormat hamba yang mulia kaisar"
semua langsung membungkuk hormat kepada kaisar tang si fan.
kaisar tang si fan hanya mengangguk kepalanya dengan pelan "bantu wanita ini mengganti pakaiannya yang pernah ku pesan" kaisar tang si.
mendengarkan itu putri quen en langsung melirik kearah kaisar tang si fan "jadi kamu sudah merencanakan ini dari awal makanya kamu bisa tau jika aku akan kesini hingga kamu membuat rancangan pakaian untuk ku"putri quen en dengan marah.
"tidak bukan seperti itu"
"ah sudah aku tidak butuh penjelasan mu, kamu tidak bisa di percaya,kamu pikir aku wanita bodoh"
putri quen en langsung mengambil pakaiannya yang tergantung dengan rapi di toko itu dan masuk kedalam ruang ganti dengan cepat pula putri quen en menganti pakaiannya itu yang terasa nyaman di badanya.
pakaian itu berwarna putih membuat dia terlihat cantik dan anggun.
putri quen en melewati tang si begitu saja dan memanggil salah satu penjaga toko "berapa pakaian ini"
"nona pakaian ini adalah"
pemilik toko itu terdiam saat melihat sorot tatapan tajam dari kaisar tang si fan.
"nona harga pakaian ini hanya satu keping mas"
putri quen en yang tidak memegangi uang sedikit pun dia hanya bisa melepaskan arting permatany"aku tidak memiliki uang namun aku memiliki ini arting ini adalah berlian asli aggap saja kau berbaik hati kepada kalian" putri quen en memberi kan anting itu.
terlihat pemilik toko itu dengan ragu menerima itu namun melihat sorot mata pria bertopeng itu membuat pemilik toko itu hanya tertunduk ketakutan.
putri quen en dia melirik pria bertopeng itu dengan sinis dan pergi begitu saja.
pria bertopeng itu dia hanya mengikuti putri quen en dari belakang saat melewati pemilik toko tang si fan berkata"nanti ajudan ku akan mengantar satu peti kotak mas untuk mu"
hal itu membuat pemilik toko itu bernafas legah.
bagaimna tidak pakaian yang di pakaian putri quen en sebenarnya adalah pakaian yang di pesan kaisar tang si fan untuknya sendri dengan bahan sutra bersulam emas dan setiap setiap kancing pakaian itu adalah batu berlian asli ini adalah pertama kalinya pemilik toko itu membuat pakaian yang begitu mahal.dalam hidupnya.
karena itu ketika putri quen en hanya memberi sebuah anting berlian itu tetap membuat pemilik toko itu sedih karena akan rugi besar tapi kaisar tang si fan dia membayarnya bahkan dia mendapatkan untung besar hingga pemilik toko itu bersukur bahagia.
semua penduduk langsung bersujud saat melihat kaisar Tang si fan berjalan.
berhenti jangan mengikutiku lagi"putri quen en.
"tidak aku akan menemani mu sampai kesana"
putri quen en dia tersenyum licik menarik tepung yang di jual di pinggir jalan dan di lempar ke arah kaisar tang si fan membuat kaisar tang si fan tidak bisa melihat putri quen en di hadapannya hal itu kesempatan putri quen en mencium kalung ini langsung menuju kaisar yu an tian.
semua penduduk mereka terkejut melihat namun angin besar Datang membuat pakaian kaisar tang si fan langsung bersih seperti semula.
"istri ku ini benar benar tidak bisa di anggap remeh"
putri quen en langsung menghilang dimana tempat kaisar berada.
melihat kaisar yu an tian dengan tubuh berlumuran darah.
dia memegangi denyut kaisar yu an tian teryata kaisar yu an tian hanya pingsan sedang darah ini adalah dari luka di bagaimna belakangnya.
"luka ini semakin parah, aku harus dengan cepat menolong pelayan zi dan mencari obat untuk kaisar yu" putri quen en.
putri quen en mencium kalungnya dan berkata"buat kaisar yu an tian kembali ke istana phonix.
kaisar yu an tian langsung menghilang.
"apakah sudah cukup"
putri quen en menoleh karena kaget karena dia menggunakan kalungnya itu harus ada yang melihatnya.
******************************************************
jangan lupa untuk vote 😚😆😉