
plak...
tamparan itu tiba tiba saja mendarat di wajah quen en membuat ia merasakan panas dan perih di pipinya.
"berani sekali kau menamparku putri quen en" quen en dengan dingin seraya mengelus pipi yang terasa panas bekas tamparan itu.
"itu karena kau tidak mendengarkan perkataanku untuk mendekati putra mahkota feng yi" jawab putri quen en dengan kesel.
"aku tidak akan pernah mendengar apa yang kau perintahkan kau pikir dirimu siapa kau hanya seorang pengecut" quen en mengejek.
putri quen en ingin melayangkan tamparanya lagi namun quen en langsung memegangi pergelangan tangan putri quen en "kau sendiri yang meninggalkanya tubuh ini dengan cara bunuh diri jadi biar aku yang menjalan sisa hidupmu dari tubuh ini apa kau mengerti" ujar quen en.
"kau benar" putri quen en langsung terlihat begitu sedih hingga menundukan kepalanya.
"tapi aku mohon kepada mu sekali saja anggap saja ini sebagai permintanku yang terakhir kalinya" putri quen en dengan sedih ia tampak begitu menyedihkan saat ini.
"jika kau meminta ku untuk mendekatinya feng yi aku tidak akan mau karena aku tidak sudi mendekati pria brengsek seperti dia"quen en.
"aku mohon pada mu buat putra mahkota feng yi merasa seperti apa yang ku rasakan" putri quen en.
"katakan yang jelas"quen en dengan ketus.
"aku sangat mencintai putra mahkota feng yi namun ia tidak mencintaiku malah hanya mempermainkan perasaan ku jadi aku ingin dia merasa sebaliknya aku ingin dia mencintai mu" putri quen en dengan memohon.
"baik jika itu yang kau inginkan, aku bisa membuat pria brengsek ini bersujud sujud memohon cinta dengan ku tapi dengan satu sarat berhenti mengganggu saat ini kau harus hidup tenang di alam sana" putri quen en.
baik lah"putri quen en mengangukan dengan setuju.
quen en dia bernafas lega akhirnya tidak akan ada lagi yang menganggunya di dalam mimpi.
quen" panggil putri quen en saat ingin pergi memasuki sebuah pintu dengan bercahaya putih.
"apa lagi"quen en.
"sebenarnya aku tidak bunuh diri namun ada seseorang yang mengendalikan pikiran ku agar aku membentur kepala ku kedinding hingga membuat ku mati"putri quen en yang terlihat akan menghilang tersedot cahaya putih itu.
"siapa apa kau tau siapa orang itu"?tanya quen en.
namun terlambat putri quen en sudah masuk kedalam cahaya itu sepenuhnya.
putri quen en...
beritahu aku siapa yang mengendalikaan pikiran mu"
putri quen en apa kau tidak mendengarkan ku "
putri quen en..."
quen en terus memanggil putri quen en.
putri quen en....
putri quen....
putri quen en....
putriiiiiii"""
teriak quen en langsung terbangun dari mimpinya "teryata hanya mimpi tapi kenapa terasa begitu nyata.
"kenapa kau bermimpi menyebut namamu sendiri"yu an tian.
"hah"putri quen en dia langsung menoleh ke sebelahnya yang teryata kaisar yu an tian berada di sampingnya.
yang itu artinya mereka tidur satu ranjang semalaman.
putri quen en dia langsung mengangkat selimut dan ia bernafas lega teryata ia masih memakai pakaian lengkap.
kaisar yu an tian yang mengerti di dalam pikiranan putri quen en dia langsung berkata"jangan khawatir aku tidak melakukan itu kepada mu tampa persetujuan langsung dari mu"kaisar yu an tian.
"tapi kenapa aku tidak ingat apa pun hingga kita bisa tidur satu ranjang" putri quen en.
"apa kau lupa, tadi malam tangan mu banyak mengeluarkan darah dan tiba tiba saja kau langsung jatuh pinsan"beritahu yu an tian.
putri quen en dia langsung melihat tanyakan yang sudah di liliti perban"terima kasih" putri quen en.
"harus aku yang mengatakan terima kasih banyak kepada mu karena kau membantu ku untuk menyegel kembali iblis itu" yu an tian dengan berbicara nada lembut kepada putri quen en.
membuat putri quen en jantungnya berdetak lebih kencang "tidak tidak itu tidak boleh" putri quen en dalam batin.
hmmm"putri quen en berdeham agar perasaan bisa tenang.
"iblis itu sudah tersegel sebanyak dua kali aku harus menyegel iblis itu lima kali lagi dan menemukan tubuh aslinya agar iblis itu lenyap dari tubuh mu"putri quen en.
"quen kau pasti kesulitan menghadapi iblis itu kan"tanya kaisar yu an tian.
"tidak juga ia hampir memiliki sifat yang sama seperti mu selalu menyusahkan ku dan kasar kepadaku kurasa kau dan iblis itu memiliki sifat yang sama"
kaisar yu an tian dia memegangi kepala putri quen en dengan lembut "quen aku janji mulai saat ini aku akan baik kepadamu dan..."
"dan apa"?tanya putri quen en.
"dan berusaha menjadi suami yang baik untuk mu"kaisar yu an tian.
"hahahaha,kau kenapa berbicara seperti itu atau kau sudah tobat yang mulia" putri quen en.
"sudahlah berbicara dengan mu sangat menyebalkan" kaisar yu an tian langsung beranjak pergi.
"huuu....barusan kau berkata akan baik kepada ku baru segini aja udh marah lagi"putri quen en.
kaisar yu an tian pun hanya menyengir kuda hal itu membuat putri quen en ingin tertawa terbahak namun di tahan jika ia melakukan itu pasti kaisar yu an tian tambah kesel terhadap putri quen en.
"sudah sana mandi"putri quen en melempar bantal ke arah kaisar yu an tian.
namun dengan cepat kaisar yu an tian menghindarinya dan masuk kedalam kamar mandi.
"dasar istri kejam"kaisar yu an tian dari kamar mandi.
"cepat mandi yu kita pagi ini ada pertemuan penting" putri quen en.
"iyahh aku merasa saat ini suami takut istri" kaisar yu an tian.
"hahahaha"putri quen en tertawa tidak tertahankan akan perkataan kaisar yu an tian
"memangnya ada ya seorang kaisar takut sama permaisurinya" gumam putri quen en ke diri sendiri.
________________________________________
semua tampak sudah berkumpul di dalam satu ruangan.
dan putri quen en telah menceritakan semua yang telah terjadi hingga kaisar yu an tian berada di sini itu semua karena iblis keji itu yang memaksanya ikut ke wilayah ini hingga membuat semua orang orang tau wajah putri quen en permaisuri kerajaan phonix yang mati matian kaisar yu an tian sembunyikan dari dunia luar.
saat ke datang mereka berdua semua langsung berdiri memberi hormat.
kaisar yu an tian melihat semua yang hadir dan pandangan tertuju pada kaisar tang si fan yang terlihat terus menatap permaisurinya.
tidak terima jika istri terus di lihat dengan tatapan seperti itu kaisar yu an tian membawa putri quen en duduk di sampingnya dan meminta pelayan membawa penutup wajah untuk putri quen en.
dengan cepat pelayan berlari dan kemudian kembali membawa sebuah cadar dan memasangkan ke wajah putri quen en.
melihat itu kaisar tang si fan hanya tersenyum miring namun matanya menatap tajam ke arah kaisar yu an tian mereka seperti memiliki permusuhan yang akan menyelapkan satu sama lain.
"mohon maaf semua yang mulia terhormat namun beberapa hari ini hamba mendapatkan kabar jika di bagian hutan selatan mendapatkan petunjuk keberadaan kristal hati"
"benar yang kau katakan itu, bukan kah kristal hati tumbuh seratus tahun sekali"feng yi.
"benar pangeran, karena beberapa hari yang lalu hamba melihat cahaya merah ke arah hutan selatan itu"
"dan pihak kami sudah menyiapkan empat kuda untuk menuju hutan selatan"ketua kastil.
"siapkan kuda lima "kaisar yu an.
"tapi yang mulia kaisar yu bukankah berangkat hanya kaisar tang, kaisar Gu dan anda sendri" ketua kastil.
"permaisuri quen akan ikut dengan zhen" kaisar yu an tian.
"mohon maaf yang mulia di hutan sana sangat berbahaya jika seorang wanita ikut serta bukan kah akan menyusahkan yang lain"permaisuri wei wei dari kerajaan Gu.
"benar yang mulia kaisar yu, lebih baik putri quen bersama kami di sini menunggu para suami datang agar mempermuda perjalanan" selir jen jen.
putri quen en dia mengangguk kepalanya pelan ini adalah kesempatan saat kaisar yu an tian pergi sementara ia akan ke sakte naga langit untuk meningkatkan kekuatan sakte tersebut.
putri quen en juga telalu males jika harus melihat kaisar Tang si fan yang tidak tau diri dulu pernah berkata sangat mencintai permaisurinya namun ia malah mengatakan jika ingin putri quen en menjdi istrinya dasar pria pejantan.
dan putra mahkota feng yi pria yang pengkhianat melihat dia membuat dada putri quen en mengamuk seakan ingin mencakar cakar wajah tampan feng yi biar menjdi seorang pria yang tidak menandalkan ketampananya untuk wanita tunduk di kakinya.
namun putri quen en menunggu keputusan yu an tian.
brukkk....
kaisar yu an tian memukul meja membuat seluruh terdiam tertunduk ketakutan.
"siapa yang mengatakan jika istri ku merepotkan" tanya kaisar yu an tian kepada permaisuri wey wey dengan tatapan dinginnya.
hal itu membuat wey wey katakutan hingga menyembunyikan wajahnya di belakang kaisar Gu shen suaminya.
"mohon anda memaafkan perkataan istriku ia pasti tidak bermaksud seperti itu bagaimana pun seorang wanita tidak bisa ikut dalam perjalanan ini" kaisar Gu shen membela istrinya.
"permaisuri quen akan ikut tampa persetujuan mu camkan itu"kaisar yu an tian.
"putri quen en bisa ikut bukan kah permaisuri bisa bela diri hal itu tidak akan masalah jika ikut serta"kaisar tang si fan ikut berbicara.
"benar apa lagi permaisuri quen di berkati dewa apa yang harus di takutkan bisa saja hewan buas akan tunduk di bawah perintahnya"feng yi.
"hah bicara anda jangan asal pangeran, bagaimna bisa seorang manusia bisa menundukan hewan liar"kaisar GU shen geram karena banyak pihak tampak membela putri quen en ikut serta.
"suami ku biarkan saja dengan seperti itu permaisuri quen bisa menunjukan kepada semua benar apa adanya jika ia di berkati dewa" permaisuri wey wey.
"jadi anda mengatakan jika istri ku selama ini berbohong begitu" kaisar yu an tian.
"b..bu.bukan seperti itu kaisar yu" permaisuri wey wey ketakutan.
"baik dalam kasus ini bagaimna jika bertaruh"kaisar Gu shen.
"setuju" kaisar tang si fan langsung menyambut.
hal itu langsung mendapatkan tatapan tajam dari kaisar yu an tian.
"jika permaisuri quen tidak bisa menundukan hewan buas di hutan maka sebagai tanah bagian timur wilayah phonix menjadi hak kerajaan Gu "
"aku setuju namun jika anda kalah maka kedua mata dan mulut permaisuri wey akan merasakan sentuhan pedang ku ini"putri quen en sambil memperlihatkan pedang.
tubuh permaisuri wey langsung lemas dia khawatir jika kaisar Gu shen kalah maka ia akan menjdi korban taruhannya, menyesal terlambat namun ia begitu yakin jika putri quen en berbohong jika ia di berkati dewa dan tidak mungkin seseorang bisa menundukan hewan liar.
kaisar yu an tian dengan pelan menarik putri quen en dan cup..
"aku percaya jika kau bisa"kaisar yu an tian lembut.
ia menciumi kening putri quen en dengan tiba tiba tindakan itu membuat putri quen en kaget.
kenapa ia memperlakuan ku seperti ini" batin putri quen en.
kaisar tang si fan dan putra mahkota mengepalkan tangannya di balik pakaian mereka terbakar cemburu.
kaisar yu sengaja mencium putri quen en di hadapannya menunjukan jika putri quen milikinya dan tidak akan bisa menjadi milik siapa pun.