
quen en masih diam terpaku dia Tampak tidak bergerak sedikit pun wajahnya sudah kelihatan pucat dan terlihat jika quen en begitu gugup.
kaisar tang si fan melihat itu dia tersenyum simpul Karena melihat tingkah pujaan hatinya Tampak begitu mengemaskan menurut nya.
"cepat Zhen tidak bisa berlama lama dengan pakaian yang kotor"kaisar tang si fan kemudian melirik quen en tak kunjung menghampirinya.
"baik yang mulia"quen en dia berjalan mendekati kaisar tang si fan.
kini jarak mereka begitu dekat hingga kaisar tang dapat mencium wangi rambut quen en.
putri quen en pun membuka kan pakaian kaisar tang si fan. melepaskan kancing pakaian satu demi satu.
saat akan melepaskan kancing terakhir tangan quen en dengan pelan di pegangi kaisar tang si fan.
putri quen en langsung mendongkankan wajahnya hingga tatapan mereka bertemu.
cukup lama mereka saling bertatapan.
"maaf yang mulia"quen en dia langsung menunduk kepalanya dan menarik tangannya.
tapi kaisar tang malah mempererat pegangannya seakan tidak ingin melepaskan tangan quen en.
melihat tingkah laku kaisar tang si fan quen en melotot marah "apa mau pria ini ? kenapa tiba tiba bertingkah seperti ini atau jangan jangan dia tau siapa aku yang sebenarnya"?batin quen en.
"maaf yang mulia kenapa tiba tiba anda memegangi tangan hamba seperti ini"putri quen en.
"waktu itu kau berkata , sangat cantik hingga wajah mu di tutup seperti ini"kaisar tang si fan ingin menarik kain yang menutupi wajah putri quen en.
putri quen en langsung menahan dengan tangan kirinya "yang mulia hamba adalah seorang pelayan tentunya kecantikan hamba hanya kecantikan bisa layaknya wanita wanita gadis umumnya"
kaisar tang si fan menyipitkan matanya melihat putri quen en memegangi tangannya.
sadar tindakannya salah quen en dengan segera menurunkan tangannya"maaf yang mulia atas kelancangan hamba"
"baru kali ini Zhen di sentuh seorang pelayan"? kaisar tang si fan.
putri quen en menuduhkan Kepalanya seakan menyesali perbuatannya Namun siapa tau di balik cadarnya dia tampak tersenyum licik.
"maaf kan hamba yang mulia"
"sudahlah lebih baik ku segera buka pakaian zhen ini"
"baik"quen en pun melepaskan pakaian kaisar tang.
"yang mulia hamba akan mengambil pakaian pengganti"
setelah berkata itu quen en membungkuk hormat seraya membawa pakaian kotor kaisar tang si fan.
setibanya di tempat ruang ganti putri quen en langsung melempar pakai itu kesembarang tempat.
"uhh dasar kaisar jelek sok suci tidak biasa dengan pakaian kotor hah yang benar saja"
"jika bukan untuk bersembunyi dari yu an Tian aku tidak sudih menyamar jadi pelayan untuk kaisar sok seperti dia"gerutu quen en.
"ah benar waktu itu aku bertemu dengan budak bernama LiN LiN bersama adiknya bagaimana pun juga dia baik kepada ku ,aku Harus melihat keadaanya saat ini "
putri quen en dia langsung mencium kalungnya.
saat tiba quen en melihat para wanita dari kerajaan Gu sedang di siksa mereka di di suruh berjemur di bawah terik matahari hanya menggunaka pakai tipis yang menempel di tubuh mereka.
di setiap tubuh mereka terlihat bekas pecut an yang menghiasi tubuh mereka.
namun jumlah mereka kali ini lebih sedikit saat quen temui di lapangan kota zommen.
tidak tau di bawah kemana sisa gadis gadis itu.
quen en hanya fakus mencari kebenaran Lin Lin Dan adiknya .
prajurit melihat kedatangan quen en mereka segera menghampiri dan Langsung membungkuk hormat".
melihat itu quen en mengerut kan keningnya bingung,dia Hanya pelayan kenapa di perlakukan seperti nona besar"?
karena pemasaran quen en bertanya"kenapa kalian memberi ku hormat ,aku hanya sekedar pelayan"?
"anda adalah pelayan pribadi yang mulia kaisar tentu kami harus menghitung anda,"
mendengar itu quen en ingin tersedak .
"yang benar saja,aku hanya pelayan pribadi kaisar tang si fan sudah di perlakukan seperti ini bagaimana nasip permaisuri di kerajaan zommen mereka memperlakukan nya"
"sudahlah kedatangan ku kesini ingin bertemu dengan budak yang bernama LiN LiN"?
"LiN Lin...? prajurit itu tampak sedang mengingat .
"maaf... namun budak yang bernama LiN LiN telah di beli oleh TUAN YUN"?
"tuan Yun adalah pemilik rumah bordil "
"apa"quen en dengan terkejut.
"lalu sudah berapa hari tuan Yun membeli nya"? tanya quen en lagi
"sudah empat hari yang lalu"
setelah mendapat jawaban quen en dia langsung berbalik pergi.
"mudahan memiliki cukup waktu untuk menolong LiN Lin sebelum dia menjadi pelajur"
putri quen en menciumi kalungnya"bawa aku ke tempat LiN Lin berada.
Ting ..
putri quen en langsung menghilang.
tempat rumah bordil terlihat begitu ramai pria berhidung belang berdatangan untuk menikmati wanita wanita di sini yang terlihat duduk mengoda dengan pakaian terbuka yang mereka kenakan.
namun dari kejauhan tampak pria tidak asing sedang di kelilingi wanita wanita di sisinya.
wanita itu mengeliat manja di hadapan pria itu.
"tidak habis pikir bagaimana bisa putri quen en mencintai pria seperti dia bahkan menyia nyiakan nyawanya begitu saja"quen en tidak habis pikir dengan tubuh yang di tempatinya.
"heii siapa kau"teriak seseorang yang menjaga pintu rumah bordil itu.
putri quen en dia melangkah maju berjalan kearah penjaga itu"aku adalah pelayan pribadi kaisar "putri quen en dia langsung mengeluarkan tanda pengenal dari kediaman kaisar tang si fan.
"tidak biasa dari pihak istana kesini"
"itu karena aku memiliki sesuatu yang harus di sampai kan ke tuan Yun"putri quen en.
"baik jika seperti itu,ikut kami"
putri quen en mengangguk Kepala seraya mengikuti kedua penjaga itu .
ketika masuk kedalam terlihat banyak wanita wanita muda bersama pria di sisinya seakan mereka sedang bercanda gurau dengan pria yang mereka layani ,gelak tawa terdengar .
namun quen en bisa melihat dari berbagai wanita di sana terlihat rasa tertekan .
pintu di ketuk.
dan tidak lama seseorang wanita membuka pintu tersebut.
"ada apa kalian kesini"wanita itu bertanya ke pada dua pria di hadapan.
"katakan kepada tuan Yun seseorang dari kerajaan ini menemui nya"
"siapa dia "?
"dia adalah pelayan "
"apa Hanya seorang pelayan ingin bertemu dengan tuan Yun katakan padanya jika tuan sedang sibuk.
bruk....
Wanita itu langsung membanting pintu itu keras .
mereka berdua pun langsung menghampiri quen en dan menyampaikan jika tuan Yun memiliki urusan yang tidak bisa di ganggu.
"baik hal ini akan aku sampai kepada kaisar, jika tuan Yun sibuk namun jangan salah salahnya jika sore ini prajurit dari istana datang menghancurkan tempat ini"
putri quen en langsung berbalik pergi.
tiba tiba pintu itu di buka kembali dan seorang wanita tadi keluar menghampiri quen en.
"tunggu , Mohan maaf atas tidak kan ku tadi , silakan Tuan mengganggu anda di dalam"
"baik lah"quen en pun langsung ikut masuk ke di dalam
sesampainya di dalam putri quen en terpaku melihat gadis bersama pria kurus tinggi di sisinya.
______________________________________________
jangan lupa untuk vote