
quen en membantu membersihkan tubuh kaisar yu an tian dengan kain basah mengelap di tubuhnya yang semakin hari terlihat bertambah buruk putri quen en dia hanya bisa mehela nafas berat "kamu kapan sadarnya jika keadaan seperti ini terus bisa saja musuh akan menyerang kerajaan ini dan aku belum menemukan penawar dari luka kutukan mu ini"gumam putri quen en.
pangeran lee mengatakan jika kau sebagai di dalam tubuhmu adalah iblis ya iblis" putri quen en dia seperti sedang berpikir dan tidak lama seperti ada sebuah ide di kepalanya.
dia mengambil pisau kecil untuk memotong buah dan letakan pisau itu di jari telunjuk dengan cepat dia mengiris sedikit jarinya hingga darah pun keluar"aku tidak yakin akan ini namun aku pernah menonton film jika iblis akan kembali normal dan kuat jika dia meminum darah.
darah pun jatuh masuk ke dalam mulut kaisar yu an tian yang terlihat kering pucat basih wajah putihnya juga terlihat seputih kapur.
yang mulia permaisuri"
"hamba izin masuk"
pintu pun di buka.
liu masuk di sertai pelayan zi yang membawa mapan makanan.
putri quen ini sarapan untuk anda sudah beberapa hari ini putri tidak makan dengan teratur nubi takut jika putri akan jatuh sakit maka dari itu nubi membawakan makan itu kesini dan membuatkan putri sup ayam "pelayan zi.
"letakan saja di saat sana nanti aku akan memakannya" putri quen en.
ada apa kau kesini liu"putri quen en yang melihat liu seperti ingin menyampaikan sesuatu terhadapnya.
"yang mulia permaisuri di luar pasukan dari kerajaan awan putih mereka datang dan mengatakan tidak terima akan tindakan yang mulia memenjarakan putri yen yen hingga mereka meminta putri yen yen untuk di lepaskan" lapor liu.
"hmmm,kita lihat saja setelah sidang"putri quen en dengan dingin.
"siang ini adalah sidang yang mulia permaisuri lalu kita harus bagaimna"?
"tetap bawa putri yen yen ke ruang pengadilan, untuk pasukan awan putih biar kan mereka masuk dan menyaksikan sidang ini hingga mereka tau kesalahan seperti apa yang di lakukan oleh putri yen yen terhadap kaisar yu an tian"
"baik segerah hamba laksanakan yang mulia permaisuri" liu membungkuk hormat lalu mengundurkan diri.
putri quen en mengalihkan tatapan ke kaisar yu an tian yang tampak tidak ada reaksi apa pun setelah dia memberikan setetes darah.
lebih baik kita pergi untuk persiapkan sidang ini "putri quen en terhadap pelayan zi.
baik yang mulia permaisuri"
putri quen en melangkah keluar dari kediamannya menuju ruang kerja kaisar yu an tian karena semenjak kaisar yu an tian sakit putri quen en langsung yang mengurus segala sesuatu di istana.
namun putri quen en tetap menutupi fakta jika dia bisa membaca bahkan menulis dia pura pura meminta bantuan para petinggi istana untuk membantunya dalam hal tersebut.
setelah kepergian putri quen en, tangan kaisar yu an tian bergerak dengan pelan di susul dengan mata kaisar yu an tian dengan terbuka matanya itu langsung berubah menjadi merah meyala namun kemudian mata itu berubah seperti sedia kalah.
kaisar yu an tian dia mengerakan tubuh karena tidur begitu lama dia melonggari otot ototnya yang terasa kaku tubuhnya saat ini terasa lebih baik dan ringan dari sebelumnya.
sudah berapa lama aku tidak sadarkan diri"?
______________________________________
putri quen en melihat berkas berkas yang tertumpuk di hadapannya lapor itu begitu banyak karena semenjak kaisar yu an tian pergi entah kemana di tambah kaisar yu an tian sakit tentu banyak berkas berkas yang belum terselesaikan.
yang mulia permaisuri ini adalah laporan ke uangnya bulan ini yang sangat merosot jauh karena perhasilan perternak banyak mengalami kerugian karena sapi sapi di sana mati terkena penyakit hingga menunda pekerjaan untuk memajak sawah membuat para petani tidak bisa bercocok tanam"lapor mentri ke uangan.
"apa kah kamu tau kenapa sapi sapi yang begitu banyak mati begitu saja"putri quen en.
"hamba mendapatkan lapor dari pemeriksan jika hewan itu mati karena rumput yang di makan sapi sapi itu terdapat racun namun sama saat ini pelaku masih belum di temukan" mentri keuangan.
"bawakan ke sini stempel rumput itu ke ruangan ku"perintah putri quen en terhadap prajurit yang berjaga di sampingnya.
baik yang mulia permaisuri" prajurit itu langsung membungkuk hormat.
putri quen en dia melihat lapor itu namun dia pura pura memasang Expresi bingung untuk meyakinkan jika dia tidak bisa membaca di hadapan para mentri.
yang mulia permaisuri berkas ini juga belum di beri tanda tangan oleh kaisar yu an tian membuat pengiriman barang tertunda di dermaga melihat yang mulia kaisar sakit tentu saat ini yang mulia permaisuri menjadi pengatin kaisar yu an tian untuk menandatangi berkas ini "mentri kelautan"
putri quen en mengambil berkas itu dan dengan sekilas dia membacanya dia terlihat tersenyum penuh arti melihat jika mentri ke laut ini membohonginya dengan memberikan surat penjual beli jika dia mendatangi itu artinya dia telah menjual dengan harga begitu murah kapal kapan yang berjumla 12 kapal besar"
mereka ingin memainkan ku karena mereka mengira jika aku tidak bisa membaca dan menulis.
putri quen en meletakan itu di atas meja"nanti setelah ini aku akan mendatangi ini"
"mentri Ji sudah berapa lama kamu berkerja di kerajaan phonix ini" tanya putri quen en dengan basah basih.
"cukup lama putri, aku sebenarnya adalah paman kaisar yu an tian dari pihak selir keempat, sekitar tiga tahun yang lalu kaisar yu an tian menunjukku untuk membantunya mengurus kelautan maka dari itu kaisar yu an tian mengangkat ku menjadi kaisar kelautan saat ini" jelas mentri Ji.
lalu kau ingin mengkhanati kaisar yu an tian saat dia dalam keadaan seperti ini dengan menfaatkan ku karena aku mengantikan kaisar yu an tian saat ini kau pikir kau berhadapan dengan siapa"batin putri quen en dengan mengamuk marah karena secara tidak langsung dia di bohongi secara terang terangan.
putri quen en dia dia hanya diam menatap mentri Ji membuat mentri Ji berkeringat dingin.
yang mulia permaisuri sidang akan segerah di mulai harap yang mulia permaisuri untuk menghadiri persidangan ini" liu.
"aku akan kesana setelah mengganti pakaian" putri quen en.
"jika seperti itu hamba undur diri yang mulia" liu pergi.
putri quen en kembali menatap mentri Ji dan berkata "aku akan melanjutkan ini nanti setelah penasehat istana membantu ku membacakan laporkan ini"
"baik yang mulia" mentri Ji.
putri quen en beranjak dari tempat tidurnya dan membawa dokumen itu menyimpannya di dalam lemari dan keluar dari ruangan itu menuju kediamannya.
pelayan zi yang menunggu di luar melihat putri quen en keluar dari ruangan kerja kaisar yu an tian dia menghampiri putri quen en "putri hal yang anda butuhkan sudah nubi siapkan, putri bisa memeriksanya kembali" pelayan zi menyerahkan botol kecil yang di dalamnya terdapat seraga beracun.
"putri quen en mengambil botol itu dan melihat nya dengan senyum licik" kau simpan ini karena aku akan mengunakanya saat selsai sidang nanti.
"baik putri"
"sekarang lebih baik kamu pergi ke dapur sebelum nona fei len masuk ke ruang sidang usahankan dia memakan pil ini"putri quen en mengeluarkan botol sangat kecil seukuran jari kelingking kepada pelayan zi.
"lalu apa yang harus nubu lakukan dengan ini"?
"campurkan itu dengan makanan nona fei"
"baik nubi akan melakukannya putri"
"hmmm"
pelayan zi pun langsung pergi.
putri quen en memasuki paviliun teratai dan menuju kamarnya.
pintu di buka.
putri quen en melihat jika di atas ranjang kaisar yu an tian sudah tidak ada namun dari kamar mandi dia mendengarkan suara percikan air "apa yu an tian dia sudah sadar" ?
untuk memastikan itu putri quen en dengan cepat menuju kamar mandi dan melihat jika pintu tidak di tutup membuat putri quen en menerobos masuk "yu an tian apa itu ka...
belum menyelesaikan kalimatnya putri quen en terbeku apa yang berada di hadapannya begitu juga dengan kaisar yu an tian yang tiba tiba melihat putri quen en berdiri di hadapan membuat dia tercengang.
tapi mereka berdua tiba tiba sadar kembali hingga...
Aaaaaaaaaaa.
yu an tian berteriak terkejut sambil menutupi di bagaimna bawah pusarnya begitu juga putri quen en langsung membalikan tubuhnya dan berlari ke luar.
beberapa menit kemudian.
kaisar yu an tian keluar dengan pakaian sudah rapi dia melihat putri quen en menutup wajahnya dengan bantal.
"hei apa yang kamu lakukan dengan menyembunyikan wajah mu seperti itu"kaisar yu an tian.
"diam"bentak putri quen en.
membuat yu an tian terkikik geli dia menghampiri putri quen en dan mengambil bantal itu" kenapa malu seperti itu bukan kah wajar jika seorang istri melihat itu"?
putri quen en langsung melotot marah kepada kaisar yu an tian namun melihat keadaan kaisar yu an tian yang tampak baik baik saja seperti tidak terjadi sesuatu terhadapnya "kau terlihat begitu sehat, dan kapan kamu sadar"putri quen en.
"tidak tau kenapa se telah aku bangun tubuh ku merasa segar tidak itu saja kau lihat ini"kaisar yu an membalikan tubuhnya dan membuka pakaian memperlihatkan punggungnya yang terlihat putih cemerlang.
"luka kutukan mu tiba tiba sembuh seketika dan tampa bekas seperti tidak ada luka di sana padahal aku ingat pagi tadi luka mu masih ada"putri quen en terkejut dan bingung.
"kau benar, apa kah kamu membuat ramuan khusus untuk ku untuk menyembuhakan luka kutukan itu" tanya kaisar yu an tian.
putri quen en memegangi dagunya sambil berpikir namun dia hanya mengelengkan kepala "aku tidak membuatkan apa pun tapi sebelum aku pergi aku memberikan mu da......
putri quen en belum selesai bicara pintu terketuk"yang mulia permaisuri hakim telah menunggu kehadiran anda"
membuat putri quen en mengurungi bicaranya dia meletakan jari telunjuk di bibinya untuk membuat kaisar yu an tian tidak bicara.
" aku akan segerah kesana"?teriak putri quen en.
"aku akan ke ruang pengadilan saat ini lebih kondisi mu tidak di ketahui siapa pun sampai waktu yang tepat" bisik putri quen en.
"ada apa kamu ke pengadilan apakah telah terjadi sesuatu"? kaisar yu an tian bingung.
"nanti aku akan mencaritakan kepada mu" putri quen en dia langsung beranjak keluar dari kamar.
kaisar yu an tian dia melihat putri quen en sudah hilang dari hadapannya membuat dia terlihat penuh tanya"?
apa yang sebenarnya terjadi kenapa putri quen en ke ruang pengadilan dan dengan apa putri quen en mengobati luka kutukan ku ini "?