Quen En

Quen En
chapter 58



setelah mereka berdebat akhirnya mereka pun memutuskan malam ini untuk tidur di kamar tamu istana.


di kamar yang tidak seluas kediaman kaisar yu an tian mau pun kediaman putri quen en hingga mereka terpaksa tidur satu ranjang yang sempit.


yu an "putri quen en.


"hmmm"kaisar yu an tian yang sudah memejamkan matanya.


"setelah ini aku akan ke istana EN"tutur putri quen en.


"jika seperti itu maka aku akan ikut" kaisar yu an tian.


"tidak" putri quen en dengan cepat.


membuat kaisar yu an tian membuka matanya dan melihat wajah putri quen en yang berada di sampingnyan dengan berkata"kenapa tidak" kaisar yu an tian dengan nada curiga.


"ya tidak aja apa butuh alasan jika aku mengatakan tidak hmm"putri quen en.


"tentu saja atau jangan jangan kau berencana akan pergi dengan pangeran lee"kaisar yu an tian terlihat kesel.


"tebakan anda salah"putri quen en dengan memegangi wajah kaisar yu an tian pelan.


membuat kaisar yu an tian dia memegangi kedua tangan putri quen en.


sial aku salah bertindak" maki quen en dalam hati.


"quen en sebenarnya aku ingin mengatakan sesuatu terhadap mu"kaisar yu an tian.


"katakan saja"putri quen en dengan melihat kaisar yu an tian.


"hmmm" kaisar yu an tian dia terlihat bingung dan bimbang.


hingga keheningan yang terasa.


quen en sebenarnya aku mulai menyukaimu"tutur kaisar yu an tian.


namun saat kaisar melihat putri quen en ternyata quen en tidur lebih cepat dari kaisar yu an tian membuat kaisar yu an tian tersenyum kecil.


"ahhh untung ya dia tidur jika dia mengetahui aku mulai menyukainya bisa saja putri quen en akan mengertawaiku apa lagi kita selalu tidak pernah akur"kaisar yu an tian.


kaisar yu an tian mendengkatkan wajahnya untuk mencium kening putri quen en" selamat tidur permaisuri ku.


________________________________________


putri quen en tidur dengan lelap dan ketika tidur dia mengalami mimpi aneh.


di dalam mimpinya itu dia sebuah tempat yang begitu indah dengan tanaman bunga berhamparan kupu kupu yang berwarna indah terbang kesana kemari namun di bawah pohon besar terlihat seseorang wanita duduk sambile memegangi bunga bunga itu yang terlihat di rakitnya.


wanita muda itu terlihat begitu mirip dengan quen en.


wanita itu melihat kehadiran quen en yang sudah dekat dengannya dia menatap quen en dengan tatapan datar.


quen en, aku adalah putri quen en, kau pasti tau itukan"?


quen en hanya memberi anggunan kepala.


mereka benar benar begitu mirip.


tidak tau harus berbicara apa quen en hanya memilih diam melihat putri quen en yang terus menatapnya.


"yang kau gunakan itu adalah tubuh ku"ungkit putri quen en. sedang kan quen en dia tau fakta itu jadi dia tidak membantah.


"namun kau mengunakan tubuh ku seenakmu sendri"


quen en tetap diam tidak sedikit pun berkata. ia tau jika putri bangsawan di hadapannya ini nampak terlihat ingin memungut biaya atas tubuhnya?


atau ingin mengambil ahli kembali kepemilikanya.


quen en hanya bisa mengelus dada.


"putri ini tidak bisa kembali ke tubuh ku lagi karena putri ini sendri yang meninggalkanya dan kau hanya mengganti putri ini jadi kau harus menjalankan kehidupan yang ku inginkan,"?


ketenangan wajah quen en berubah sedikit amarah menyentuh hatinya.


intimidasi begitu jelas.


namun quen en bukan seorang gadis gampang di tindas hingga raut wajah kembali tenang.


di kehidupan sebelumnya ia adalah seorang agen yang memiliki nilai prestasi terbaik hingga menjadi agen nomor satu dan kehidupan sebelumnya dia bukan lah seorang gadis kecil melainkan seseorang wanita yang berumur dua puluh enam tahun sedang kan gadis di depannya masih berusia lima belas tahun lebih bagaimna bisa dia di ancam oleh seorang anak anak.


"kau harus membayar harga karena meminjam jati diriku, kau harus mengikuti hati ku bukan hatimu"putri quen en dia metunjuk quen en dengan memancarkan kemarahan sifatnya begitu kekanak kanakan.


quen en dia hanya tersenyum sinis" kau sendri yang bunuh diri hanya karena cinta, dan sekarang kau memerintahkan ku untuk mengikuti kemau.an mu jika kau ingin maka ambil lah tubuh mu ini "quen en hanya dengan dingin.


"tidak, tubuh ini aku tidak memintan namun dewa sendri yang memberikan kepada ku karena pemiliknya menyia yiankan"quen en.


"pokoknya kau harus mendekati putra mahkota feng yi untuk menjadi suamimu karena itu adalah keinginan hati ku"putri quen en.


"feng yi aku tidak suka dengan pria tidak bermoral seperti dia" quen en.


putri quen en dia menatap quen en dengan tatapan dingin hingga tiba tiba ada sebuah lubang besar muncul.


"namun putri ini sangat mencintainya kau harus melakukan cara agar feng yi mencintai mu bukan malah menikahi kaisar yu an tian atau pun pangeran lee kau tau aku tidak pernah menyukai mereka berdua hanya terkenal begitu mengerikan" bentak putri quen en.


"kau tau kau terlihat menyedihkan setelah pengkhianatan yang di lakukan feng yi terhadap mu kau masih mencintai nya jika dunia tau ini mereka akan menertawakan mu bahkan merehkan mu"quen en.


membuat putri quen en dia tertunduk sedih" di dalam hidup ku tidak ada sedikit pun menyayangi ku hanya putra mahkota feng yi yang memberiku penyemangat hidup namun mereka membuat ku berpisah dengan kekasih ku"putri quen en dengan sedih.


membuat quen en dia merasa iba di saat quen en ikut dengan kesedihan hati putri quen en.


putri quen en dia langsung mendorong quen en jatuh kedalam lubang itu hingga quen en masuk kedalamnya.


"sial apa yang kau lakukan kepada ku"maki quen en terhadap putri quen en.


sedangkan putri quen en dia tersenyum dan berkata" kau akan memasuki kenangan indah ku terhadap putra mahkota feng yi"


"apa" putri quen en dengan kaget.


namun semua terlambat dia semakin masuk kedalam membuat bayangan kenangan bersama putra mahkota feng yi dan berasaan putri quen en masuk kedalam hati. quen en


"putra mahkota feng yi" putri quen en dengan bahagia melihat kedatangan feng yi yang datang kepadanya dengan senyum yang menawan.


"putri quen en, kenapa kau di sini"


putri quen en dia menundukan kepala karena wajah merah malu"putri ini mendengarkan jika pangeran datang berkunjung ke istana jadi putri ini menunggu pangeran"


"benar kah,"


"iya"putri quen en dengan menundukan kepalanya karena begitu malu.


cup...


putra mahkota feng yi dia langsung mencium pipi putri quen en dengan cepat.


membuat putri quen en langsung merah karena malu " ke... kenapa tiba tiba mencium putri.. i..i..ini"putri quen en dengan gugup.


"karena melihat wajah putri merah seperti itu membuat aku tidak tahan untuk tidak mencium putri" putra mahkota feng yi.


"tapi pangeran tidak bisa melakukan itu karena kita belum....."putri quen en dengan ragu namun malu untuk melanjutkanya.


"menikah maksud putri" tebak putra mahkota feng yi.


hal itu langsung membuat putri quen en tersipu malu"i...iya"


putra mahkota dia memiringkan wajahnya untuk melihat wajah putri quen en yang tertuduk dan berkata "emangnya putri mau jika aku menjadi suami putri kelak"


putri quen en dia semakin menundukan kepala karena putra mahkota melihatnya dengan begitu dekat hingga putri quen en dia bekata"iyahh putri ini mau...


putri quen en dia langsung berlari dia begitu malu jika terlalu lama berhadap putra mahkota feng yi di tambah hatinya ikut bergetar dengan hebat....


membuat quen en dia langsung terbangun dadanya terasa sesak dan nafasnya ngos ngosan" putri quen en kurang ajar dia membuat aku terjebak di dalam masa lalunya bersama pangeran feng yi "maki quen en.


merasa hawa lain quen en dia langsung menoleh kearah kaisar yu an tian yang tepat di sebelahnya"maaf....." putri quen en.


"ada apa dengan mu mimpi sampai berteriak teriak seperti itu membuat tidur ku harus terganggu" kaisar yu an tian.


"gawat jangan sampai tadi aku menyebut putri quen en atau pun feng yi" batin quen en.


"memangnya aku berteriak bagaimna" putri quen en bertanya untuk memastikan.


"tidak tau tidak jilas, emangnya kau mimpi bertemu siapa"?tanya kaisar yu an tian.


"hah itu aku mimpi buruk saja"


"tapi kenapa tiba tiba wajah mu merah seperti itu"tanya kaisar yu an.


"hah," masa sih"putri quen en dengan mengambil cermin.


"ini pasti bayangan mimpi sialan itu"batin quen en dengan kesal.


"sudahlah aku mau mandi"putri quen en langsung beranjak dari tempat tidurnya.


yang mulia kaisar mohon maaf mengganggu ketenangan anda namun di luar gerbang istana pasukan awan putih datang dan langsung menyerang kerajaan phonix" kasim dari luar pintu kamar.


"apa" putri quen en dan kaisar yu an tian.