Quen En

Quen En
chapter 176



hari ini quen pergi ke kampus , setibanya di sana ia sudah di sambut oleh pengawal xu Kay ,ia perlakukan layaknya tuan putri.


melihat tindakan pengawal xu Kay , quen hanya terlihat bingung apa lagi melihat sorotan teman teman terlihat tidak suka akan hal itu mungkin lebih tepatnya mereka iri.


namun quen tidak quen tidak peduli akan hal itu yang jadi pertanyaan kenapa pangawal xu Kay memperlakukan ia seperti ini.


hingga tiba di depannya sosok xu Kay yang tersenyum ke arah quen .


tapi quen hanya memasang wajah datarnya.


"kenapa semua bawahan mu membukuk hormat kepada ku ,aku bukan seorang putri yang harus di perlakukan seperti itu"ucap quen.


"abaikan saja mereka" balas xu Kay.


quen hanya mengangkat pundaknya pertanda tidak perduli lagi.


"ini untuk mu" xu Kay menyerahkan undangan kepada quen.


"undangan apa ini"


"apa kau tidak tau ?ini adalah undangan ulang tahun kaisar !! dan aku secara langsung mengundang mu untuk datang"


quen terdiam ia menatap lekat undangan itu.


xu Kay menepuk pundak quen "jangn terkejut seperti ini ,aku tau kamu pasti terharu "ucap xu Kay yang mengira quen sok karena pemberian undangannya.


undangan yang di berikan xu Kay adalah undangan emas yang tentunya seseorang itu akan menjadi tamu terhormat bahkan banyak dari kalangan atas yang rela mengeluarkan ratusan juta hanya untuk satu undangan. namun undangan kekaisaran bukan untuk di perjual belikan hingga orang yang berkeinginan menjadi tamu istimewa istimewa itu harus gigit jari .


dan saat ini quen menjadi orang beruntung itu.


semua mata melihat kearah quen mereka tidak percaya jika xu Kay memberikan secara langsung undangan itu .


seorang pangeran terlihat dingin dan sombong kini sepertinya berubah menjadi sosok ramah dan murah senyum di hadapan quen .


namun mereka lagi lagi Terkejut dengen perkata an quen.


"terimakasih atasi undangan nya ,aku akan pergi jika tidak sibuk"ucap quen seraya


pergi meninggalkan xu Kay .


_______________________________


quen melihat undangan di tangannya sebuah pesta ulang tahun kaisar .


ini adalah kesempatan untuk masuk istana dan mencari tau akan petunjuk sejarah setelah kematianya dan sejarah tang si fan.


quen ingin menangis di kala membuka lemari ia tidak memiliki gaun bagaimana menghadari pesta ?


"sebegitu miskin kah hidupku saat ini ?bahkan baju hanya beberapa lembar saja"


quen pun duduk di sisi ranjangnya mata tertuju ke kotak di atas lemari.


dengen segera quen mengambil kotak itu dan menurunkan nya.


setelah membuka kotak itu quen terkejut.


hanfu merah.


hanfu ini adalah miliknya saat menjadi permasuri Phoenix .


kenapa bisa ada di sini?


quen segera mungkin menghampiri Zhuang yang berada di dalam perpustakaan .


"bruk...


pintu itu di buka dengan keras quen berjalan dengan tatapan dingin ke arah Zhuang.


"apa maksud semua ini "quen menujukan gaun merah itu.


namun reaksi Zhuang Tampak biasa "itu adalah pakaian kenapa kau malah bertanya"?


"aku tau , tapi ini adalah pakaian Istana tidak semua orang bisa memiliki nya tapi kenapa pakaian ini berada di kamar ku"??


"pakaian kuno lebih tepatnya ,siapa yang mau dengen pakaian itu yang umur nya ratusan tahun tentu saja orang akan membuangnya termasuk pihak istana bagimana dengan pakaian itu berada di dalam kamar mu lebih baik kau ingat ingat sendiri bukan kah kamu sering mengumpulkan pakaian seperti itu hanya karena sering nonton drama korosal ,setau ku kau sering membeli barang murah di rongsokan apa kamu melupakan hal itu" jelas Zhuang dengan tenang.


perkataan Zhuang ada benar nya juga.


tapi ingatan itu mengumpulkan barang songsokan ia tidak Ingat .


"sudahlah pergi sana makan ,kakak sudah membelikan makanan ke sukaan mu"


"emang apa makanan ke sukaan ku"tanya quen .


"mie instan"


quen melebarkan mulut ingin tersedak, mie instan sungguh ia bosan setiap hari hanya itu menu nya.


namun quen tidak ingin mengeluh ia tau jika Zhuang kakaknya memiliki gaji sedikit hingga untuk makanan sedikit bergizi ia tidak akan mampu.


berfikir akan ke pesta ulang kaisar Quen berjanji akan membawa makanan dari sana untuk kakaknya.


Quen kembali ke kamarnya melihat pakaian kuno di tangan sungguh ia merasa frustasi.


tapi ia tidak peduli ia hanya membutuhkan petunjuk di sana bukan ingin tebar pesona.


segera memasukan pakaian itu ke dalam tas .


"zhuang aku pergi"ucap quen.


"kemana kau akan pergi"??


"aku memiliki tugas di kampus"


setelah mengucapkan itu quen langsung beranjak pergi.


ia tidak ingin Zhuang tau jikalau ia akan menghadiri pesta kerajaan bisa saja ia akan melarangnya .


pesta berlangsung dengan meriah .


banyak penjabat negara berdatangan serta bangsawan memamerkan keindahan dan ke kayaan terhadap satu sama lain.


mereka semua menikmati acara mewah ini dengan suka cita .


acara belum sepenuhnya di mulai namun para tamu sudah terlihat banyak yang datang.


para ajudan kerajaan datang dengan tampilan yang rapi .


jas hitam celana hitam serta sepatu hitam yang mengkilapkan terlihat wajah mereka tegas tak terbantahkan.


rupanya para ajudan itu mengawal xu Kay menuju aula besar.


tatapan xu Kay menyapu tamu undangan tatapan seperti mencari seseorang namun terlalu banyak tamu undangan hingga ia tidak bisa melihat.


salah tamu undangan datang.


entah kenapa tamu undangan satu ini menjadi pusat di perhatikan oleh orang lain.


Quen ia memasuki aula kerajaan hati sedikit bergetar bagaimana tidak tempa ini memiliki desain seperti aula kerajaan Phoenix.


namun tetap memiliki kesan modern.


menjadi sorotan quen tidak pernah perduli bukan kah sebelum nya ketika menjadi permasuri Phoenix ia pernah dalam keadaan seperti ini.


tatapan tetap menampilkan datar namun sorot matanya penuh kekejaman dan ke angkuhan.


semua tamu undangan memerhatikan penampilan mereka yang bermerek dan modis namun seperti kalah jauh dengan tampilan wanita itu yang hanya mengenakan hanfu merah kuno .


bahkan pakaian itu begitu kuno dari jaman ini ke jaman dulu bisa di perkirakan 500 tahun yang lalu .


pakaian ini hanya ada di museum kerajaan tapi kenapa gadis ini memilki nya.


quen memikili pendapat lain ia mengira jika orang menatapnya hanya penampilan nya yang kuno ia tidak tau jika orang lain menatap karena kagum.


xu Kay ia datang menyambut dan langsung mencium tangan quen sebagai tanda penghormatan.


semua orang yang berada di aula tidak menyaka jika gadis berhanfu merah itu adalah kekasih xu Kay.


tentu mereka memiliki pemikiran seperti itu melihat cara perlakuan xu Kay yang terlihat begitu memuja gadis itu.


semua camera Langsung Ter arah ke quen dan xu Kay tentu ini akan menjadi berita terhangat di negara C.


"quen kamu sangat cantik"puji xu Kay terkagum.


quen memutar bola matanya ia mengira jika xu Kay menghina karena penampilan kunonya.


"terima kasih"ucap quen dengan datar.


"aku mengatakannya dengan tulus sungguh kamu sangat cantik kamu seperti seorang putri kerajaan jika seperti ini"


quen hanya tersenyum menanggapi perkataan xu Kay .


sejujurnya ia mulai fakus mencari letak perpustakaan kerajaan .


hingga semua perkataan xu Kay di abaikan begitu saja.


berada di dekat xu Kay dia merasa tidak nyaman apa lagi wajah orang ini begitu mirip dengan Yu an Tian membuat ia membencinya setengah mati .


semua mata mulai fakus ke arah pertujukan penyambutan kaisar.


"ada apa dengan mu "tanya xu Kay melihat perubahan wajah quen seperti menahan sakit.


"tiba tiba perut ku sakit"keluh quen.


"jika seperti ini kita lebih baik ke rumah sakit"?


"tidak ini hanya sakit perut bisa aku hanya butuh ke kamar mandi"


"apa perlu aku menemani mu"goda xu Kay.


"jika kamu ingin di sebuat cabul silahkan saja"


setelah berkata seperti itu Quen segera bergegas pergi .


semua orang terlalu sibuk dan fakus ke kaisar yang akan tiba memudahkan quen menyelinap masuk kedalam ia hanya menebak perpustakaan kerajaan .


namun dugaannya benar letak perpustakaan ini sama persis dengan kerajaan Phoenix tidak mungkin kebetulan seperti ini kan.


terlihat di depan pintu masuk perpustakaan di jaga oleh pengawal.


quen harus memiliki rencana agar para penjaga itu pergi.


tapi bagaimana? apa lagi Setiap tempat ada CCTV?


para penjaga itu begitu waspada hingga menyadari ada seseorang yang sedang memperhatikan nya.


"siapa di sana"tanya penjaga itu dengan suara menggelegar.


quen diam .


ia hanya bersembunyi hingga terdengar suara langkah kaki dengan langkah kaki terburu buru menuju tempatnya bersembunyi.


quen pun mundur memilih ruangan secara acak untuk bersembunyi.


namun di punggungnya ia merasakan aura mengerikan seakan menekan dirinya.


menatapnya dengan tatapan tajam mencengkram.


quen segera berbalik melihat siapa yang di belakang nya


ketika itu jantungnya berdetak cepat seperti ia habis lari maraton hingga nafasnya ternganga Ngah.


begitu juga orang itu memikili keterkejutan saat melihat quen.