
dia merasakan panas di saluran darah terasa terhisap tubuh juga merasa bergetar sakit kesadarannya seakan tengelam dalam kegelapan .
namun dia tidak ingin mati dan kalah begitu saja putri quen en dia mengeluarkan kekuatan api di tanganya dia dengan cepat mutar tubuh menghadap Cheng Zheng dia melayang bola api itu ke arah pria kejam itu.
dengan mudah pria itu menghindari serangannya walaupun tubuh di ikat dengan rantai besar.
sakit putri quen en merasakan sakit di lehernya dia memegangi merasakan sesuatu yang basah di sana yang ternyata darah keluar dengan berlahan dengan warna merah apel terlihat sangat indah dan menggoda bagi Cheng Zheng.
dia mencabut dengan paksa gigitan itu hingga menimbulkan sebuah robekan kulit dekat lehernya .
marah .
putri quen en dia begitu marah seakan ini dengan segera membakar hidup hidup iblis di hadapannya "aku akan membuat perhitungan dengan mu"putri quen en dengan dingin.
dia langsung menghilang secepat mungkin untuk mengobati pendarahan di lehernya .
bruk....
putri quen en dia masuk dengan tiba tiba ke kamarnya yang megah dengan nuasa merah keseluruhanya.
go Jia tau siapa yang datang tiba tiba itu dia segera berlari masuk kedalam kamar mendapati setan merah yang tampak kesakitan memegangi leher sebelah kirinya.
"guru apa yang terjadi dengan anda"go Jia dengan khawatir.
"Ambilkan ku perlengkapan pengobatan dengan segera serta bawakan ku sebaskom air bersih"perintah putri quen en.
"baik guru"go Jia segera berlari dan memerintah yang lainnya datang membawa kan obat obatan untuk setan merah.
semua sudah tersedia di hadapan putri quen en dengan pelan dia berkata karena rasa sakit yang mulai di rasakan dalam tubuh nya"semua keluar"
"tapi guru keadaan anda tampak buruk ,apa kah perlu saya memanggil tabib"go Jia.
putri quen en dia menggeleng kepala pelan dan mengangkat tangan Dengan gaya mengibaskan tanda meminta seluruhnya keluar dari kamar.
dengan patuh mereka keluar walaupun di hati semua merasa kecemasan.
pintu di tutup dengan rapat.
quen en membuka masker di wajah dan membuka pakaiannya dengan pelan .
terlihat di sana darah mengalir membasahi pakai yang di gunakan berwarna merah membuat warna pakaian terlihat begitu merah cerah.
putri quen en mengambil sebuah jarum dia mulai menjahit luka robek di tubuh agar pendarahan terhentikan.
setelah selesai dia langsung membersihkan bekas darah tersebut dan menaburkan ramuan Ramuan di sana yang telah di raciknya untuk mengurangi rasa sakit yang di rasakan .
merasa Lelah putri quen en naik ke atas ranjang untuk tidur sesaat.
tidak lama dia hanyut kedalam dunia mimpi dia tertidur dengan lelap karena efek obat yang di minumnya.
semua orang di luar kamar tampak gelisah berjalan kesana kemarin apa lagi tidak mendengar suara putri quen en di dalam yang terlihat begitu sunyi.
go Jia menempel telinganya ke pintu untuk mendengarkan apa yang terjadi terhadap setan merah namun di dalam sana terdengar suara dengkuran kecil dan halus.
go Jia meletakan jari telunjuk ke bibir menandakan agar semua tidak bersuara dan mundur jalan keluar.
mereka semua mengikuti go Jia keluar .
"ada apa ? apakah kau mendengar sesuatu di dalam sana? liying.
"aku tidak tau jelas apa yang terjadi dengan guru namun aku tau saat ini guru sedang tidur jadi jangan berisik biarkan guru beristirahat"
"benarkah jika seperti itu akan kedapur setelah guru bangun dia pasti begitu lapar" liying Langsung melenggakan kaki ke luar .
sedangkan go Jia dia hanya menggeleng kepala.
dua anak kecil langsung berlari ke arah go Jia datang dan memeluknya "ibu,apa kah guru hebat itu berada di dalam"
"Iyah ,kalian jangan menggangu lebih baik main kesana bersama ibu"go Jia langsung membawa pergi kedua anaknya.
__________________________________________
tatapan mata semua orang terpelongo saat kedatangan permaisuri quen en yang tampak berpenampilan terbuka malam ini.
dia mengenakan warna merah darah Kulit nya Tampak seputih salju Lelungan tubuh begitu indah sungguh sangat menggoda.
rambut di ikat dengan bentuk indah dan sebagai lagi di biarkan terurai di atas kepala terdapat mahkota kecil mempercantik penampilanny malam ini.
di dengan pelan berjalan di iringi para dayang dayang dari belakang.
tidak bisa mengedipkan mata semua Tampa diam tanpa kata Sangat jarang seorang ibu pemimpin negara berpenampilan senakal ini .
putri quen en dia tersenyum dan berkata"hormat saya yang mulia"dia terhadap kaisar yu an Tian .
kaisar yu an Tian dia menggeser kursinya dan langsung berdiri melepaskan jubah bulunya dan langsung menutup tubuh Putri quen en dan berkata"jika ingin merayu suami mu ini nanti saja di dalam kamar saat tiba di kerajaan Phoenix"suara begitu lembut namun tatapan matanya seakan ingin mengatakan kau akan mati.
putri quen en dia hanya bisa tersenyum hambar"baik yang mulia ,maafkan tindakan ku saat ini yah"
"baik , sekarang duduk lah dan makan dengan baik permaisuri"kaisar yu an Tian.
Hem...
kaisar Gu Shen dia berdehem dan berkata"sangat beruntung memiliki seorang istri secantik ini ,coba kau katakan kaisar yu apakah wanita mu ini begitu liar di atas ranjang"goda kaisar Gu Shen.
"tentu saja , sangat bahkan kamar pun langsung bergetar di buatnya"kaisar yu an Tian membuat wajah kaisar Gu Shen langsung merah malu karena menanyakan hal yang tak sepatutnya.
putra mahkota feng yi dia langsung batuk batuk .
pelayan wanita datang langsung menuangkan arak ke arah putra mahkota.
permaisuri Wei Wei berdecit pelan "penampilan wanita murahan"
perkataan wanita itu di dengar oleh pangeran Lee yang menyamar menjadi kaisar yu an Tian.
tidak hanya itu semua di dalam ruangan Tampa berbisik bisik nyonya nyonya dari kalangan bangsawan atas melihat tindakan putri quen en dengan penampilan seperti itu seakan ingin menggoda semua pria di dalam kastil .
namun tidak berarti bersuara mereka hanya berbisik bisik pelan satu sama lain.
di bawa meja pangeran Lee mengambil pergelangan tangan wanita yang menyerupai putri quen en dia mencengkeram kuku yang panjang masuk kedalam daging.
namun wanita itu dia tampak tenang dengan puas dia tambah tersenyum menggoda untuk putra mahkota feng yi.
membuat tubuh putra mahkota berkeringat dingin siap putri quen en malam ini begitu bergairah dan penampilan menggoda siap pria yang tidak akan tertarik .
"Zhen sudah selesai , perjalanan juga jauh jadi dengan ini Zhen akan segera kembali ke kerajaan Phoenix"kaisar yu an Tian langsung beranjak berdiri dan menarik putri quen en dalam dekapan.
"wah ternyata kaisar yu sudah tidak tahan terhadap permaisuriny" goda Gu Shen.
terlihat senyum di bibir kaisar yu dan berkata"tentu saja memiliki seorang permaisuri cantik membuat aku harus hati hati "
setelah berkata seperti kaisar yu an Tian langsung membawa putri quen en keluar dari jamuan.
setelah keluar wanita itu langsung menghentak tangannya dan kabur menghilang.
rencananya berhasil mulai saat ini seluruh dunia akan menganggap permaisuri Phoenix adalah wanita murahan dan penggoda.
dua cahaya putih langsung datang menghadap pangeran Lee "kami menghadap yang mulia"
"taburkan bubuk jingga keseluruhan kastil ini"pangeran Lee.
kedua pengawal mereka dengan terkejut"tapi yang mulia bubuk itu hanya tinggal satu jika di gunakan untuk saat ini kedepankan akan menyulitkan yang mulai"
"lakukan saja perintah ku"pangeran Lee dia langsung pergi masuk kedalam kereta yang menunggu di halaman kastil.
kedua pengawal itu hanya menggeleng kepala akan sikap pangeran Lee terhadap putri quen jika yang terlihat berlebihan.
namun mereka tidak membantah keduanya mengeluarkan serbuk jingga hingg masuk kedalam jamuan tersebut.
agar semua orang melupakan yang terjadi hari ini .