
quen en melotot marah terhadap pria bertopeng di hadapannya dia sudah berusaha mencoba melepaskan dari dekapan pria itu namun itu hanya sia sia hingga putri quen en memiliki cara lain dia mengangkat lututnya dan
brukk..
sebuah tendangan ter arah ke bawah selangkann pria itu hingga pria itu meringis kesakitan.
terlihat dekapan pria itu mulai longgar putri quen en tidak menyiakan kesempatan dia langsung mendorong pria itu membuat jarak antar dia dan pria bertopeng itu.
quen en..
panggil kaisar yu an tian sambil berlari ke arah putri quen en "dari mana saja? aku mencari mu"?
"sepertinya pria aneh neh yang membuat kita terpisah dia adalah penguntit" putri quen en menunjuk pria di hadapanya namun di sana tidak ada siapa pun.
kaisar yu an tian mengerutkan kening sambil
memukul kepala putri quen en pelan
plukk....
"auhh sakit"?
"makanya jangan selalu mencari alasan ,"? kaisar yu an tian.
"iya tapi aku mengatakan sebenarnya jika ada pria aneh di sini tapi kenapa dia pergi kenapa cepat sekali"?
"mana aku tidak melihat siapa pun, apa yang kau temui adalah hantu"?
"kurasa dia hantu, ayo lah lebih baik kita pergi jika terlalu lama di sini pelayan zi akan mati" ujar putri quen en.
"jika dia mati atau hidup tidak ada keuntungan bagian ku, hal ini ku lakukan untuk mu" kaisar yu an tian.
"dan gara gara ada kamu perjalanan ku menjadi lama"putri quen en.
"tentunya aku bisa mengunakan kalung ini untuk ke gurun itu namun pria satu ini terus mengikutiku dasar menyebalkan"batin putri quen en.
minggir minggir semuanya yang mulia kaisar lewat.....
seorang kasim istana tampak berteriak dikota untuk memberi jalan untuk kereta megah yang akan melintasi kota..
penduduk kota zommen mereka semua mundur dengan menundukkan kepalanya mereka tanda kehormataan mereka terhadap pemimpin wilayah ini.
melihat itu kaisar yu an tian dan putri quen en mereka saling lihat satu sama lain.
tidak memungkin kah bagi mereka menunduk sambil bersujud seperti yang lain mereka adalah seorang kaisar dan permaisuri phonix melakukan hal serendah itu akan menjatuhkkan nama baik istana phonix.
prajurit melihat semua mereka dengan patuh namun terlihat dua orang masih dalam posisi berdiri mereka tampak terlihat angkuh melihat semua orang berlutut di bawah.
"hai kalian apa kah tidak mendengar jika kaisar akan tibah berlutut lah"
melihat itu putri quen en dan kaisar yu an tian mereka tersenyum sinis mereka berdua benar terlihat seperti seorang pasangan yang kejam dan jahat melihat sorot mata mereka berdua membuat pengawal yang berteriak di dalam hatinya merasakan ketakutan seperti menghadapi seorang pimpin besar.
saat pasukan lainnya ingin menghampiri mereka berdua sebuah kereta melintas dengan puluhan prajurit dan dayang dayang istana
semua pun langsung membungkuk hormat.
hormat kami yang mulia kaisar...
hormat kami yang mulia kaisar....
namun kereta itu berhenti tepat di hadapan kaisar yu an tian dan putri quen en yang sedang berdiri sambil melipat kedua tanganya.
"siapa kaisar di dalam kereta itu kenapa dia berhenti di hadapan kita"putri quen en dengan berbisik kepada kaisar yu an tian.
"karena kita tidak menunduk hormat" kaisar yu.
"wah rupanya kita akan mendapatkan masalah" putri quen en langsung menyenggol kaisar yu an tian.
melihat itu kaisar yu an tian hanya mengelengkan kepala bagaimna tidak seorang wanita seharusnya ketakutan namun mendapatkan masalah besar dia tampak begitu bahagia.
"dasar wanita gila"
putri quen en dia hanya tersenyum di dalam hati dia bersorak gembira "mereka akan menyerang ku dan kaisar hal ini bisa ku manfaatkan untuk menghilang.
"kenapa kalian tidak menunduk hormat kepada kaisar apa kalian ingin di hukum mati karena kelancangan kalian berdua"bentar seseorang yang menggunakan pakaian besi.
"ayo lebih baik kita pergi" kaisar yu an tian langsung menarik putri quen en mereka dengan cepat berlari.
mereka melarikan diri, cepat kejar mereka adalah pengbangkang "....
pasukan itu berlari mengejer kaisar yu an tian dan putri quen en membuat mereka terkepung.
semua orang orang melihat itu hanya merasa kasian akan nasip mereka berdua.
"tampaknya kita dalam masalah besar" yu an tian.
"hmmm, kau benar seperti hari aku akan bersenang senang hal ini sudah lama tidak kurasakan"putri quen en.
putri quen en melirik kaisar yu an tian dan berkata "kau akan melihat bahkan seluruh penduduk di sini ke hebatan seorang again"
"cih"kaisar yu an tian hanya berdecit.
mereka semua tidak akan mengetahui jika di hadapan mereka adalah seorang kaisar dan permaisuri karena pakaian yang di gunakan serta wajah mereka yang di tutupi dengan kain hitam.
"hari ini adalah kematian kalian semua karena ketidak hormatan kepada kaisar tang si fan"
"dan kau hanya seorang budak wanita sekali gibas pun akan putus kepalamu"
mereka meremehkan ku"putri quen en.
"tangkap mereka dan seret di alun alun sebagai pelajaran untuk semua karena sifat tidak hormatnya kepada yang mulia
hiyaaaaa.
mereka semua berlari untuk membunuh kaisar yu dan putri quen en.
namun putri quen en langsung mengeluarkan pedangnya di balik pakaiannya begitu juga kaisar yu an tian.
brak.....
putri quen en merobek pakaian di bagaian lutut hingga meluahkannya untuk melangkah memperlihatkan bagian kakinya yang panjang dan putih mulus sehingga prajurit dan tentara lain mereka terperangah melihat keindahan di depan mata mereka.
hal itu membuat kaisar yu an tian marah terhadap putri quen en" bisa bisanya kau menunjukan hal itu kepada mereka "kaisar yu an tian dengan geram.
"pakaian ini mempersulitkan ku, dan lagi pula aku hanya merobek sampai lutut kenapa kau marah sedemikian"
"bebenar benar membuat hati panas"kaisar yu an tian.
mereka semua sadar kembali hingga langsung menyerang putri quen en dan kaisar.
zep....
zep....
putri quen en dengan cepat menebas kepala prajurit itu.
anak panah berjumlah tiga mengarah kepada putri quen en dengan cepat pula putri quen en mengerakan pedangnya seperti kilatan angin membuat anak panah itu hancur menjadi potongan kecil.
trang.....
trang...
pedang quen en seperti haus akan darah dia adalah pembunuh prefesional tentu dia tidak memiliki jejak kesalahan sekali mengayunkan pedangnya lawan langsung mati seketika.
prajurit kerajaan zomme mundur katakutan menyadari wanita di hadapannya bukan seperti wanita kebanyakan yang tidak tau belah diri namun wanita di hadapannya mereka seperti seorang kesatria yang begitu hebat.
di pedang putri quen en meneteskan darah mayat mayat sudah tergeletak di tanah.
penduduk di sana melihat itu merasa ngeri serta takut melihat sorot mata putri quen en dan kaisar yu an tian mereka yang terlihat seperti seorang malaikat maut yang sekali tebas nyawa mereka hanya bagaikan kan seekor nyamuk.
pasukan dan tentara lainnya berdatangan dengan jumlah cukup banyak.
mereka mengepung kaisar yu an tian dan putri quen en tidak itu juga sebuah meriam besar di arahkan kepada kaisar yu.
namun tidak sedikit pun membuat putri quen en gentar dan ketakutan.
kereta itu tiba tiba terbuka tirainya.
sontak seluruh pasukan membungkuk hormat.
para dayang dayang istana memengai tirai itu.
pria itu turun dari tangga langkahnya begitu anggun namun terasa begitu dingin mejalas kesetiap hati aura nya juga begitu kuat.
mereka penduduk kota tidak pernah melihat kaisar Tang si fan sebelumnya secara langsung namun kali dia keluar dari keretanya.
namun tidak satu pun yang berani mengangkat kepala untuk melihat seorang kaisar yang mereka kagumi.
pria itu mengunakan pakaian berwarna ungu dengan bersulam emas dan menggunakan topeng emas di wajahnya.
hormat hamba yang mulia kaisar tang si fan....
putri quen en dia berkata....
pria itu adalah orang yang mengintip ku...
_________________________
vote sebanyak banyaknya ya.....
terima kasih 😘