Quen En

Quen En
chapter 154



ketika masuk Lou zyou dia langsung berlutut di hadapan Cheng Zheng.


putri quen en pergi sudah lama, seharusnya dia memohon ampun di hadapan Kaisar yu an Tian.


bahkan berani membohongi seluruh istana Phoenix akan kematiannya.


itulah yang ada di fikiran Lou zyou.


hingga dia datang memohon ampun di hadapan kaisar yu an Tian.


setelah berlutut selama satu jam,kakinya seakan mati rasa.


"kenapa kaisar yu an Tian , tidak menyuruh nya berdiri , apakah dia begitu marah terhadap putri quen en hingga menyulitkan seperti ini"batin Lou zyou bingung.


karena yang di ketahui Lou zyou yu an Tian sedikit menyimpan perasaan untuk putri quen en tentunya kaisar yu an Tian tidak akan tega menghukum dengan berat wanita yang di cintai nya tapi ini kenapa seperti ini.


kaisar yu an Tian yang mengawasi putri quen en dia terus meminum arak di tangannya.


dan detik kemudian berkata.


"berdiri lah"


ketika di minta untuk berdiri tubuh Lou zyou tidak bisa berkutik,tetap berlutut


kakinya benar benar mati rasa dan keram hingga dia tidak sanggup untuk berdiri.


melihat putri quen en tidak kunjung berdiri dua pelayan maju membantu Lou zyou untuk berdiri.


"terima kasih yang mulia"kata putri quen en dengan lembut.


kaisar yu an Tian meminta tabib dan seluruh pelayan untuk keluar.


melihat situasi sepi jantung Lou zyou berdetak dengan cepat di fikiran apa yang akan di lakukan kaisar yu an Tian hingga meminta semua pergi.


"kemarilah "suara kaisar yu an terdengar begitu lembut .


tentu sikap baik kaisar yu an Tian membuat jantung Lou zyou berdetak lebih cepat.


"yang mulia maafkan aku, sebenarnya aku ingin menemui mu namun kaisar tang si fan selalu menahan ku tidak membiarkan aku pergi, tapi karena kasus ini aku menjadi bebas dari kaisar tang si fan dan kembali bersama anda"kata Lou zyou yang menyamar jadi putri quen en.


Cheng Zheng dia hanya tersenyum namun hati berkata"sejak kapan putri quen en mejadi wanita lembut seperti ini , sungguh wanita iblis tidak tau karakter quen en sebenarnya "


tidak ada jawaban Lou zyou dia langsung berlutut memegang kaki kaisar yu an Tian dia membungkuk tentu dadanya yang montok tertonjol keluar dari balik pakaian nya.


Lou zyou ingin mengoda.


tapi Cheng Zheng bukan pria yang gampang tertarik apa lagi bernafsu.


"buka pakaian mu ,aku akan memeriksa jika kamu tidak suci maka aku akan membunuhmu di sini"perintah kaisar Yu an Tian.


Lou zyou dia tercengang sebentar, wajahnya sudah memerah dari balik cadarnya.


dia masih seorang gadis tentu dia berani memenuhinya perintah kaisar Yu an Tian .


Lou zyou menurunkan pakaian satu persatu.


menyisakan pakai dalam .


melihat tubuh putih mulus bagaikan kapas , kulit nya juga terlihat sangat lembut.


tapi entah kenapa Cheng Zheng seakan tidak memiliki nafsu birahi malah sebaliknya dia menjadi jijik.


"yang mulia"Lou zyou memperlihatkan pergelangan kakinya yang bertanda merah muda jika dua masih seorang yang suci.


"bagus bagus ,"kata kaisar yu an Tian.


dia turun dari kursinya membelai dengan lembut Wajah putri quen en .


Cheng Zheng mendekatkan wajahnya ingin mencium bibir Lou zyou.


tapi aroma dari tubuh Lou zyou membuat dia ingin muntah .


dia seakan tidak suka dengan aroma tubuh wanita mana pun terkecuali , putri quen en Cheng Zheng ketika berbica dengan putri quen en hasrat laki lakinya seakan ingin meledak .


namun sikap dingin putri quen en membuat Cheng Zheng tidak menyukanya.


cess...


Cheng Zheng pun menarik kain putih di wajah Lou zyou.


"bagianma bisa mirip"batin Cheng Zheng.


jika sebelumnya Cheng Zheng tidak bertarung dengan putri quen en pasti dia akan termakan tipuan Dari Lou zyou.


merasakan wajah Cheng Zheng semakin dekat jantung Lou zyou berdebar dengan cepat.


dia pun memikirkan hal romantis.


detik Kematian bayangan romantis itu sirna di kala Cheng Zheng menarik Tampa ampun rambut Lou zyou.


"Lou zyou ,kau adalah wanita iblis yang selalu membuat masalah di istana ku selama ini"kata Cheng Zheng dengan kejam menarik rambut Lou zyou dengan keras.


Lou zyou merasakan kulit kepalanya seakan ingin ikut lepas dia menjerit kesakitan namun masih menyamar menjadi putri quen en tidak mengakui identitas sebenarnya.


"prajurit"panggil kaisar yu an Tian dengan dingin terhadap bawahan.


mereka pun masuk .


tapi melihat tampilan wanita tampa busana sehelai pun ,semua orang pun memalingkannya wajahnya .


"kau masih ingin menyamar ?baik jika itu pilihan mu maka Zhen akan membuatmu melayani mereka semua"ancam Cheng Zheng seraya menghentak Jambak di rambut Lou zyou hingga wanita itu tersungkur di lantai.


Lou zyou tidak habis fikir bagaimana dia di ketahui seperti ini padahal penyamarannya begitu sempurna.


karena sudah diketahuan Lou zyou merubah wujudnya ,dia tidak perlu menyamar menjadi putri quen en.


dia terbang mundur , mengunakan kekuatan hingga Pakaian yang berserak sudah terpasang rapi di tubuh nya.


"Cheng Zheng apa kah kamu tidak ingat dengan ku,aku selalu mengikuti mu dari alam iblis hingga ke dunia manusia,"kata Lou zyou.


"yaa tentu aku ingat , kau adalah orang yang menolong ku ketika sekarat karena di usir dari istana langit,aku selalu menutup mata ku atas kejahatan yang kamu lakukan di istana ini mengingat apa yang kau lakukan dahulu untukku , tapi saat ini balas Budi itu impas setelah kau membunuh puluhan calon permaisuri ku yang sudah sudah"jelas Cheng Zheng.


hidung Lou zyou terasa perih ,matanya juga seakan ingin menjatuhkan air katanya"kamu tau selama ini ,jadi jadi kamu juga tau jika selama ini aku mengawasi mu"?


"yaaa,"jawab Cheng Zheng dengan singkat.


Lou zyou terdiam dia tidak menyangka jika Cheng Zheng akan sekejam ini ,namun tidak bisa di pungkiri jika di hatinya terus mencintai Cheng Zheng seorang.


"tangkap wanita ini ,"perintah Cheng Zheng terhadap bawahan nya .


Lou zyou dia pun waspada melihat para prajurit ingin menangkapnya.


"mundur jika kalian maju ,aku kan membunuh kalian"


perkataan Lou zyou seakan tidak di dengar kan , mendengar ancaman yang di katakan Lou zyou ,para prajurit segera menarik pedangnya dan.


pertempuran pun terjadi.


Lou zyou ada wanita iblis tentu memiliki kekuatan besar hingga satu jam bertempur para prajurit sudah pingsan tidak sadarkan diri.


melihat situasi seperti itu Cheng Zheng yang awalnya menonton dengan terpaksa turun tangan.


dia mengangkat tangannya hingga muncul pedang berbentuk burung Phoenix di gagangnya ,pedang itu memiliki warna merah di ujung pedang.


tubuh Lou zyou bergetar takut ,ini adalah pedang penghisap darah siapa yang tidak takut.


siapa pun akan ketakutan jika kematian di Depan mata.


Lou zyou menggores tanganya dengan pedang yang di miliki nya dia ingin membuat segel darah.


melihat itu Cheng Zheng tertawa hingga membuat Lou zyou ketakutan setengah mati.


tubuhnya terus bergetar hingga menyulitkan dia membuka segel darah.


Cheng Zheng melangkah dengan langkah lebar kearah Lou zyou , menyerang wanita itu .


walaupun mata kiri Cheng Zheng tidak bisa melihat namun kemampuannya tidak berkurang sedikit pun.


dia terus menyerang Lou zyou hingga wanita itu jatuh terpojokkan.


"Lou zyou apa kah kau menyukaiku"tanya Cheng Zheng tiba tiba.


pertanyaan Cheng Zheng itu membuat Lou zyou melebarkan matanya.


bagimana bisa dalam keadaan seperti ini Cheng Zheng menanyakan ke perasaanya?


namun terlihat jika Cheng Zheng dengan angkuh berdiri tepat di depan Lou zyou , sedangkan Lou zyou terlutut


belum menjawab detik kemudian kedua tangan Lou zyou di tahan oleh dua pelayan pria yang entah dari mana datangnya.


tentu pelayan ini bukan pelayan biasa.


saat Lou zyou ingin menatap Cheng Zheng.


dia di kejutkan setengah ketika tangan Cheng Zheng menarik paksa bola matanya


Arggg.......


suara erangan kesakitan Lou zyou tidak terbantah lagi.


Lou zyou menjerit histeris membuat pelayan yang pingsan terbangun.


tapi pandangan mereka semua menjadi nyeri akan tindakan yang di lakukan oleh Cheng Zheng terhadap Lou zyou.


ketika bola mata itu keluar terlihat sangat besar dan Berlumur an darah.


Lou zyou melihat mata kirinya sudah di tangan Cheng Zheng dia pun jatuh pingsan.


"buang wanita ini"


"Baik yang mulia"


"Lou zyou hari ini aku masih baik kepada ku hanya mengambil satu bola mata,jika kedepannya kau selalu ikut campur akan urusan istana Phoenix ,ku pastikan kau akan menyesal pernah di lahirkan di dunia ini"