Quen En

Quen En
chapter 73



quen sadar lah...


quen sadar....


suara itu terus teriyang iyang di telinga quen en merasa terusik dia pun membuka matanya dengan pelan.


ia juga merasakan sentuhan hangat di wajahnya.


quen akhirnya kau sadar"kaisar yu an tian dengan khawatir seraya dia memegangi wajah putri quen en yang terasa begitu dingin.


putri quen en yang tersenyum kecil dan mengagukan kepala dengan pelan.


putri quen en dia pun ingin duduk dengan cepat kaisar yu an tian membantunya.


putri quen en ia melihat kesekitar yang terlihat batu batuan di setiap dinding dengan sedikit api di tengahnya sebagai penerangan" ini goa"tanya putri quen en.


"iya,untuk sementara ini kita di sini karena di luar masih hujan deras"kaisar yu an tian.


putri quen en memegangi tangan kaisar yu an tian" terima kasih sudah menolong ku, jika tidak aku pasti sudah mati tengelam "tutur putri quen en dengan suara pelan.


dalam laut" batin kaisar yu an tian bingung.


"tidak masalah bagaimna pun ini adalah kewajibanku untuk melindungimu"kaisar yu an tian.


kata melindungi itu membuat hati quen en sedikit bergetar dia tidak sedikit pun pernah mendengarkan seseorang pria berkata seperti itu kepadanya bahkan lee kekasihnya dahulu di kehidupan moderan tidak pernah berkata untuk melindungi putri quen en karena kehebatan quen en dalam menjalankan misi selalu berhasil tidak akan kata gagal dalam kehidupan quen en hingga kata melindungi itu tidak pernah terucap di bibir lee.


putri quen en tersenyum namun senyumnya seketika hilang saat melihat pakaiannya terganti dengan pakaian seorang pria berwarna hitam dengan bordiran emas di dadanya dengan segerah putri quen en mendongkakan wajah melihat ke arah kaisar yu an dan berkata" kau menganti pakaian ku"


"tentu saja, pakaian mu basah jadi, aku mengantikan pakaian mu dengan pakaian ku"kaisar yu an tian langsung memalingkan wajahnya mengingat dia harus melihat tubuh putri quen en dengan polos saat mengganti pakaiannya.


"jad. jadi kau melihatnya"putri quen en dengan wajah merah malu.


hmmm"kaisar yu mengangguk kepalanya.


"hufff sudahlah quen anggap saja saat itu yang mengganti pakaianmu seorang banci"batin putri quen en.


kenapa kau malah menghela nafas seperti itu"tanya kaisar yu an tian seperti curiga dengan pikiran quen en.


"aku hanya merasa lelah"putri quen en beralasan.


hahahahhaa...


suara gelak tau itu berasal dari sisi timur goa dengan cepat putri quen en melihat ke arah sana yang terlihat ke tiga pria tampan duduk dengan angkuh bersandar di dinding goa.


mereka di sini kenapa aku tidak menyadari dari awal bagun"batin putri quen en.


"tutup mulutmu, berani sekali kau menertawakan permaisuri ku"bentak kaisar yu an tian kepada kaisar Gu shen.


"maaf atas itu kaisar yu tapi kalian pasangan begitu unik bagaimna tidak kalian bertingkah seolah olah sepasang kekasih yang malu malu"Gu shen.


"itu bukan urusan mu"kaisar yu an tian dengan dingin.


"baik lah tapi aku penasaran kalian terlihat malu malu seperti itu apakah ketika di atas ranjang kalian akan persikap seperti ini atau malah sebaliknya kalian berdua begitu agresif dan liar"


mendengarkan itu sontak membuat wajah putri quen en merah dia bener benar malu saat ini di di dalam hati quen en mengutuk perkataan kaisar Gu shen yang terdengar mesum.


"hal seperti itu tidak perlu ku cerita kepada mu"kaisar yu an tian.


"heheheh bukan maksud untuk menyingung mu kaisar yu kau tau sendri bukan aku memiliki tiga istri dan tujuh selir dalam kerajaan ku tentu aku jauh lebih pengalaman soal wanita jika kau mau aku akan memberi taukan mu trik agar seorang wanita terpuaskan"


huk..


huk...


putra mahkota feng yi dia langsung tersedak dan batuk "mohon yang mulia kaisar Gu shen jangan membicarakan hal ini bagaimna pun putri quen en pasti malu mendengarkan perkataan anda"


"oh benar jika seperti itu sekali lagi mohon maaf permaisuri quen en atas perkataan ku yang tidak sepatutnya di katakan"


"tidak masalah" putri quen en dengan datar.


"diam lah, kalian semua mengangguk tidur ku"kaisar tang si fan dengan suara dinginnya seperti tidak menyukai perkataan kaisar Gu shen yang di dengarkanya.


"iya aku melupakan mu kaisar tang si fan jika seperti itu silahkan lanjutkan lagi tidur mu"Gu shen.


"quen tubuh mu masih begitu dingin lebih baik kau mengenakan jubah ku ini"kaisar yu an tian membuka jubah luarnya hingga memperlihatkan tubuh kaisar yu yang tampak otot kotak kotak di tubuhnya melihat itu putri quen en dengan cepat memalingkan wajahnya" tidak cepat pakaian jubah itu, kau akan kedinginan jika seperti itu"


"tidak masalah, aku dapat menahanya"


"hei hei dari pada kalian ribut kerena kedinginan bagaimna jika kalian berdua tidur saling berpelukan saja, anggap saja kalian memberi tontonan menarik bagi kami"goda kaisar Gu shen terhadap pasangan di hadapannya.


bruk...


kaisar tang si fan meninju dinding hingga terlihat sedikit retak dia langsung bangkit dari tempat dan berlalu pergi.


hingga susana menjadi hening seketika di sudut bibirnya kaisar yu an tian terukir senyum senang"benar juga yang di katakan kaisar Gu shen jika kita tidur sambil berpelukan bukan kah itu akan menghangatkan tubuh kita masing masing bukan begitu putri quen" tanya kaisar yu an tian seraya melirik kaisar tang si fan yang tampak mengepalkan tangannya.


hal itu langsung dapat tatapan tajam dari putri quen en membuat kaisar yu an tian dia langsung menyengir kuda seraya menutupi tubuh putri quen en dengan jubahnya dan pergi kesisi api unggun untuk menghangatkan tubuhnya.


____________________________


hujan pun sudah reda.


di pagi hari terdengar suara burung burung berkicau dengan indah di dalam hutan saling bersahutan.


"waktu itu hanya hari buruk ku dan kali ini mereka tidak akan bisa menyakiti ku lagi"putri quen en dengan yakin.


"terserah kau saja lah, jika aku terus memaksa pun kau pasti tidak mendengarkanya karena kau keras kepala"


putri quen en mendengus mendengar perkataan kaisar yu an tian.


dia langsung menarik kudanya memimpin perjalanan kembali menuju hutan selatan.


"berhati hatilah kita sudah memasuki hutan gelap, yang di katakan di dalam hutan tersebut banyak hewan buas berdarah dingin" putra mahkota feng yi.


"untuk apa di khawatirkan bukan kau sendri yang mengatakan waktu jika putri quen en di berkati dewa hingga bisa menahlukan hewan buas di sini" kaisar Gu shen dengan nada menyingung.


putra mahkota feng yi dia langsung terdiam, dia awalnya tidak sengaja berkata seperti itu agar putri quen en ikut dalam perjalanan ini namun saat itu melihat putri quen en di serang oleh pasukan tidak di kenal di dalam hatinya pun ikut bersalah.


feng yi pun melihat ke arah putri quen en yang berada di depannya dengan kuda putih yang di tungganginya rambut panjang terlihat nari nari dengan indah "quen kau begitu cantik bagaikan kesatria wanita wanita tercantik di dunia ini"batin feng yi.


"ayo lebih baik jika lanjutkan perjalanan dan ingat selalu waspada"putri quen en dengan cepat memacu kudanya.


kedua wanita yang berbaju hitam itu dia mengawasinya gerak gelik putri quen en" lagi lagi pangeran lee ikut campur dengan urusan kita, jika dia tidak ikut campur pasti wanita murahan itu sudah mati"


"benar namun putri quen en memasuki wilayah kita hutan gelap kita bisa membuat dia mati kali ini"


"jika berani sekali lagi kalian menyentuh putri quen en, aku tidak akan memberi ampun kepada kalian" suara itu terdengar kejam serta begitu dingin hingga membuat hati merinding ketakutan.


kedua wanita itu langsung melihat kearah pangeran lee membuat mereka berdua begitu terkejut "kau bisa melihat kami"tanya mereka untuk memastikan.


terlihat sudut bibir pangeran lee terukir senyum liciknya membuat kedua wanita itu langsung ketakutan" iblis rendahan seperti kalian bagaimna aku tidak bisa melihatnya"


rendah mereka adalah iblis yang berada di level tinggi namun di hina oleh pria di hadapanya membuat keduanya benci ingin segerah membunuh pangeran lee yang selalu ikut campur dengan urusannya.


mereka membuat benang merah meliliti tubuh pangeran lee "kau selalu ikut campur dengan urusan kami, walau saat ini hanya tubuh bayangannya mu namun kau harus menerima pelajaran dari kami"


pangeran lee dia menyeringai namun tatapan penuh kekejaman "


pah..


benang merah itu sekali hentak langsung putus.


"ba..bagaimana bisa" ke dua wanita itu langsung terkejut.


"lebih baik kalian jangan pernah mengganggu putri quen en atau kalian tidak akan melihat dunia ini"


merasa bukan lawanya kedua wanita itu langsung menghilang menjadi asap hitam.


pangeran lee dia pun langsung melompat turun dari atas pohon.


beberapa orang keluar dari semak semak mereka langsung berlutut di hadapan pangeran lee "hormat kami yang mulia.


"jangan sampai putri quen en terluka oleh siapa pun usahankan di dalam perjalanan dia tidak menemukan rintangan apa pun"


"baik, di laksanakan yang mulia" mereka langsung toktow di hadapan pangeran lee.


dan mereka pun langsung pergi dengan cepat.


sedangkan kedua wanita itu langsung muncul di hadapan seseorang yang duduk di kursi kebesaranya dengan lambang iblis di belakangnya "hormat kami ratu"


"apakah kalian sudah berhasil melenyapkan putri quen en"


kedua wanita itu langsung bersujud di bawah kaki seseorang itu yang penuh dengan aura kegelapan disekitar tubuhnya"mohon ampun yang mulia ratu, kami semua gagal"


"bodoh dasar tidak berguna"


pluk..


pluk...


kedua wanita itu pun langsung mendapatkan pukul keras dari tingkot tengkorak milik pemimpin mereka.


kalian seret mereka ke luar beri mereka hukuman "


"baik yang mulia ratu"kedua pria berbadan besar itu langsung menyeret kedua wanita itu.


"ampun ratu..


"ampun ratu...


cihhh....


wanita itu hanya bisa meludah akan kebodohan kedua anak buahnya.


"yang mulia ratu, hamba memberi saran bagaimna jika ratu sendiri mendekati kaisar yu an tian dan masuk dalam istananya dengan begitu anda akan mudah membunuh putri quen en"


"benar yang mulia ratu apa lagi putri quen en memiliki darah suci itu akan meningkatkan Kecantikan ratu dan pasti yang mulia kaisar cheng zheng akan tertarik kepada anda suatu saat"


sudah bibir wanita itu langsung terukir bahagia ketika nama seseorang yang di dambakan itu di dalam hati selama ini di sebut "baik jika seperti itu tugas kalian mengambil air suci gunung fuziha untuk menyamar indetitas ku yang sebenarnya dan siapkan pakaian yang paling bagus di jagat raya ini" perintah wanita itu dengan angkuh.


"akan hamba laksana yang mulia ratu"


________________________________________


vote dan komen