Quen En

Quen En
chapter 44



mereka berdua tidur di atas batu yang besar cuaca malam ini begitu dingin dengan hujan begitu deras di luar goa.


kilatan petir terlihat di luar goa membuat suasana terlihat mencengkram.


kaisar yu an tian menatap putri quen en begitu juga dengan quen en tatapan mereka saling bertabrakan dengan jarak begitu dekat.


yu an tian mengulurkan tangannya menyentuh pipi quen en yang terlihat cantik di bawah api ungun di dalam goa.


melihat kaisar yu an tian terus menatap putri quen en tersipu malu entah kenapa?


mengikis jarak di antara keduanya tatapan kaisar yu an tian penuh hasrat terlihat mengoda di kalah merasakan hembusan lembut nafas quen en.


secara berlahan pula,yu an tian memiringkan wajahnya untuk menyatukan bibir keduanya.


kaisar yu an tian memangut lembut bibir quen en.


quen en memejamkan matanya.


yu an tian memperdalam ciumannya..


yu an tian memainkan lidahnya di dalam mulut quen en.


namun quen en tidak membalas namun ia juga tidak melarang.


kaisar yu an tian langsung naik keatas tubuh quen en melepaskan lumatannya di bibir quen en dan berpindah menciumi leher quen en.


jedah......


suara petir itu begitu nyaring membuat teryiang yiang di dalam goa.


putri quen en seperti sadar dengan akal sehatnya menyadari melihat kaisar yu an tian berada di atas tubuh dia langsung mendorong kaisar yu an tian.


tidak hanya itu di pintu goa saat kilatan petir terlihat dia melihat sosok hitam seperti seorang pria berdiri di sana menatap dia dan kaisar yu an tian.


namun saat kilatan cahaya petir lagi bayangan itu sudah menghilang.


"kenapa mendorong ku padahal itu sangat enak" kaisar yu an tian.


sontak hal itu mendapatkan tatapan tajam dari putri quen en "tidur di bawah saja"


"kenapa"? kaisar yu an tian.


"masih tanya, karena tangan, mata dan bibir mu itu tidak bisa di kondisikan"


"bener kah tapi tadi kamu tidak menolak" goda kaisar yu an tian.


"itu itu karena aku hanya......ahhhh sudahlah aku mau tidur" putri quen en langsung menutupi wajahnya dengan jubah besar kaisar yu an tian.


dia tidak ingin kaisar yu an tian melihat wajah yang merah seperti tomat.


namun dia berpikir lagi siapa orang yang berdiri di pintu goa dan tiba tiba langsung hilang juga apakah itu setan"?


quen en aku kedinginan di sini "kaisar yu an tian.


tidak ada jawaban dari balik jubah itu hanya terdengar suara dengkuran halus.


"dia langsung tidur begitu saja"kaisar yu an tian menarik selimut itu untuk melihat putri quen en sudah tidur apa belum namun teryata putri quen en terlihat tertidur lelap.


melihat itu kaisar yu an tian tersenyum sambil memegangi bibirnya" teryata ciuman itu enak ya"gumamnya sendiri.


memikirkan beberapa menit yang lalu merasakan manisnya bibir quen en membuat kaisar yu an tian hanya tersenyum dan terus mengusap bibirnya.


namun tampa sepengetahui kaisar yu an tian putri quen en dia hanya pura pura tidur hingga mendengarkan apa yang di katakan kaisar.


"apakah kaisar yu an tian belum pernah berciuman sebelumnya"


"apakah aku lah wanita pertama yang di ciumnya"batin putri quen en terus bertanya.


________________________________________


matahari telah terbit hujan pun telah berhenti putri quen en mengeliat bangun tubuh terasa sakit tidur di atas batu membuat dia terasa pegal pegal semua.


namun tempat tidur terasa sempit.


putri quen en langsung membuka matanya, teryata kaisar yu an tian tidur di sebelahnya dengan tangan berada di atas perut putri quen en


"pria ini, di suruh tidur di bawah, malah dia menempel kepada ku"gumam putri quen en


kaisar yu dia membuka matanya dengan pelan saat itu juga dia melihat wajah putri quen en wajah putri quen en bangun tidur itu terlihat begitu mengoda dengan rambut pajang yang terlihat berantakan.


"lalu, kamu berkata seperti itu kepada ku kenapa"?


"aku hanya ingin bertanya di mana ada sungai di sini"?


"di bagian timur goa ini ada air terjun dengan sungai di bawah, kamu bisa pergi mandi di sana namun di sepagi ini tentu nya air akan sangat dingin" jelas kaisar yu an tian


"itu tidak masalah, tubuh ku terasa lengket semua aku tidak akan tahan jika seperti ini"


"ya ayo biar aku mengatar mu untuk mandi" kaisar yu an tian.


"tidak, lebih baik kamu disini, bisa saja kau mengintipku saat aku mandi"


"cihhh, kau pikir aku akan tertarik dengan mu bahkan jika kamu berdiri dengan telanjaangg di depan mata ku itu tidak akan terlihat mengoda"


"pria ini begitu brengsek, tadi malam dia begitu saja menciumi ku kata kata juga sedikit lembut tapi pagi ini dia kembali seperti biasa menjadi kaisar yu yang menyebalkan dan jahat" batin quen en.


"sudahlah berdebat dengan mu tidak akan ada habis dasar kaisar menyebalkan"putri quen en langsung beranjak dari tempat tidurnya menuju keluar dari goa itu.


saat keluar seketika tubuh quen en langsung mengigil kedinginan" ah belum mandi saja sudah sedingin ini apa.lagi air terjun di sana bisa bisa aku mati membeku"


putri quen en mengikuti petunjuk kaisar yu an tian menuju air terjun dan benar adanya dia melihat air terjun dengan derasnya air juga terlihat jernih.


putri quen en mencelupkan kakinya kedalam air untuk memastikan seperti apa dinginnya air itu tapi teryata begitu dingin mungkin jika dia mandi di sini akan mati membeku jika sedingin ini.


putri quen en mencium kalung dan berkata"buat air ini hangat dan wangian penuh bunga bunga.


putri quen en langsung melirik kesna kemari untuk memastikan tidak ada siapa pun di sana


merasa aman putri quen en membuka pakaian dengan satu demi satu hingga dia terlihat tidak polos tampa benang sedikit pun.


quen en aku juga ingin mandi" kaisar yu an tian yang datang tiba tiba dia langsung terbeku melihat apa yang berada di hadapannya membuat air liurnya jatuh menetes di tambah matanya seperti ingin lepas dari tempatnya namun kaisar yu an tian hanya bisa menelan air liur.


Aaaaaaaaaaaaaa.......


putri quen en berteriak karena kehadiran kaisar yu an tian yang tiba tiba putri quen en langsung menceburkan dirinya kedalam air dan bersembunyi di batu besar di dalam air itu.


dia hanya memperlihatkan kepala di balik batu itu"hei mesum,apakah kamu sengaja kesini, aku sudah mengatakan jika aku ingin mandi hah apakah kamu inginkan mengintipku"putri quen en dengan marah.


kaisar yu an tian dia seperti patung berdiri di sana terus menatap putri quen en yang bersembunyi di balik batu besar itu.


"quen en kamu sudah membangunkan junior sepagi ini, kamu harus tanggung jawab.


byurrr....


kaisar yu an tian langsung melompat turun kedalam air hal itu membuat putri quen en kaget dia bingung harus pergi kemana.


"ada apa dengan pria satu ini dia terlihat menakutkan jika seperti ini"putri quen en.


kaisar yu an tian langsung berenang menuju putri quen en yang yang menyembunyikan diri di balik batu.


pada saat itu juga pasukan kerajaan zommen Datang suara derapan kaki kuda terdengar dengan jelas mengelilingi air terjun ini.


putri quen en langsung mengigit bibirnya"mati aku"gumamnya sambil menyembunyikan dirinya di balik batu besar untuk menutupi tubuh polosnya.


"apa yang kalian tunggu cepat turun tangkap mereka berdua" perintah jendral hun ke pada bawahannyan.


melihat itu kaisar yu an tian langsung melebarkan matanya dengan cepat dia membuka pakaian untuk putri quen en "cepat pakaian ini.


kaisar yu an tian melempar pakaian itu di balik batu.


melihat pakaian, putri quen en langsung memakainya dengan cepat.


pasukan itu mereka langsung terjun turun ke bawah masuk kedalam air.


melihat situasi seperti ini jika mereka melihat keadaan putri quen en seperti ini dengan memperlihatkan tubuh yang buka suaminya itu akan menjatuhkan nama baik dia bahkan mencoreng wajah kaisar yu an tian.


putri quen en dan kaisar yu an tian melihat satu sama lain mereka mengangguk kepalanya dengan pelan seperti memberi kode.


mereka langsung menyelamkan dirinya di dalam air putri quen en dan kaisar yu an tian saling berpegangan tangan mereka berenang kedalam dasar air untuk melarikan diri.


tapi saat itu kaki putri quen en di tarik oleh salah satu pasukan yang dapat berenang dengan cepat hingga bisa menyusul dengan cepat putri quen en dan kaisar yu an tian.


******************************************************


ada yang setuju gak saat melarikan diri putri quen en dan kaisar yu an tian terpisahkan?