Quen En

Quen En
chapter 68



setelah kaisar yu an tian pergi ia memerintahkan para pelayan untuk melayaninya putri quen en hingga saat ini putri quen en dia sedang berendam di dalam bak mandi yang di penuhi kelopok bunga bunga dan beberapa pelayan yang lainya memijat putri quen en.


membuat putri quen en tertidur beberapa saat namun dia harus segera bangun karena acara akan segerah mulai.


putri quen en keluar dari bak mandi di bantu para pelayan untuk membantunya mengenakan pakaian yang telah di berikan kaisar yu an tian kepadanya.


pakaian itu memperlihatkan lengkungan tubuh di tambah pakaian itu memperlihatkan dadanya yang putih mulus dengan sedikit gundukannya dadanya menonjol keluar itu membuat putri quen en tampak terlihat begitu sexy malam ini.


pakaian yang di gunakan berwarna merah cerah kulit putih quen tampak lebih bercahaya membuat pelayan begitu kagum dengan sosok putri quen en saat ini.


mereka juga memberi perona wajah dan membuat bibir putri quen en sedikit lebih merah.


tidak lupa mereka meletakan mahkota kecil di atas kepada putri quen en.


putri quen en dia melihat pantulan dirinya di cermin dia hanya ingin menangis jika dia berpenampilan terbuka di era zaman moderan itu tidak akan masalah ini di zaman kuno pastilah semua orang akan melihat sebelah mata jika dia berpenampilan seperti ini tapi dia harus tekat untuk sementara mengikuti ke mau an iblis itu.


________________________________________


semua tampak berkumpul di dalam aula mereka berpakaian yang elegan yang semua orang kenakan di dalam aula itu hanya di penuhi oleh orang orang bangsawan kalangan atas.


mereka saling memamerkan perhiasan,pakaian yang mereka kenakan satu sama lain.


sebagian wanita mereka mencuri curi pandang kepada kaisar yu an tian yang duduk di kursi kebesaranya dia tampak begitu tampan seperti seorang dewa yang anggung memikat siapa pun yang melihat.


di sebelah kaisar yu ada, kaisar tang yang tidak kalah menarik perhatian semua orang walau pun wajah di tutup sebuah topeng emas namun tidak menutupi aura keanggungnya namun matanya yang indah membuat para wanita melihat melompat senang seakan ingin ikut duduk di sebelah kaisar tang.


"baik malam ini akan di lanjutkan acara menari mengunakan benda apa pun untuk memikat hati para kaisar"


prok...


prok..


prok...


semua tampak semangat menyebut pesta tarian malam ini.


namun kebisingan itu tiba tiba langsung senyap saat pintu di buka.


krek...


sosok wanita cantik menggunakan pakaian putih dengan mahkota kecil di atas kepalanya dia tampak seperti bidadari turun ke bumi senyumnya terukir indah di bibirnya.


ketika wanita itu masuk aroma bunga memenuhi seluruh ruangan wanita itu begitu wangi membuat seluruh orang yang berada di dalam ruangan tampa sadar mereka berdiri menatap kagum akan sosok putri quen en.


rambut yang hitam panjang seperti tinta tampak menari nari lembut saat dia melangkah.


dia adalah seorang bidadari..."gumam seseorang karena kekaguman kecantikan putri quen en.


kaisar tang si fan dia langsung berdiri tampa sadar.


begitu dengan kaisar yang lainnya ikut berdiri.


tidak pernah mereka melihat wanita secantik ini namun memiliki keanggungan yang tinggi layaknya dia atas seorang kaisar.


"kenapa putri quen en dia bisa secantik ini harusnya dulu aku tidak mencampakan walau pun dia bodoh harusnya aku bisa menjadikan dia selir ku"putra mahkota dengan penyesalan.


namun tidak dengan kaisar yu an tian dia terlihat mengepalkan tangannya karena pakaian yang di berikan tidak putri quen en kenakan.


dia tidak ingin perintahnya tidak di turuti atau di bantah jika itu terjadi maka jawaban adalah mati.


kaisar yu an tian dia langsung beranjak dari duduknya menghampiri putri quen en.


kaisar yu an tian dia langsung mendekati putri quen en.


jarak mereka berdua begitu dekat hingga membuat hidung mereka saling bersetuhan.


semua langsung tertunduk malu menyaksikan kemesraan mereka.


kedekatan itu membuat putri quen en begitu terkejut "kenapa, jangan katakan jika kau ingin menciumku di muka umum"bisik putri quen en.


kaisar yu an tian dia tersenyum miring dan berkata dengan nada pelan"besok pagi kau akan mendapatkan kabar dua orang akan mati mengenaskan di kerajaan EN" kaisar yu an tian dengan dingin.


membuat senyum putri quen en langsung lenyap seketika "aku berjanji akan merayu kaisar tang namun aku tidak bisa menggunakan pakaian yang kau berikan sungguh pakaian itu begitu terbuka aku malu memakainya"putri quen en dengan jujur.


"jika seperti itu kau harus mendapatkan belati iblis yang berada di tangan kaisar tang jika besok pagi kau gagal mendapatkan maka tidak akan ada penawaran lagi bagimu"kaisar yu dengan nada dingin.


hembusan nafas mereka begitu terasa satu sama lain hati cheng zheng berdebar melihat bibir merah muda putri quen en dia tampak ingin merasakan bagaimna rasanya bibir putri quen en namun mengingatkan ciuman menjijikan ketika dia mencium bibir wanita di kapal itu membuat dia ingin muntah.


"jadi ini alasannya iblis sialan ini menyuruhku untuk mengoda kaisar tang hanya untuk mengambil belati iblis" batin putri quen en.


putri quen en dia langsung mundur beberapa langkah dan pergi ke kursinya wajahnya tampak merah karena harus berada begitu dekat dengan kaisar yu an tian.


semua wanita yang berada di sana begitu iri akan kemesraan kaisar yu dan permaisuri quen tampa mereka tau apa yang sebenarnya terjadi.


quen en ingat sebelum kesini dia langsung mengganti pakaiannya saat melihat pantulan dirinya di kaca batinnya tidak terima jika tubuhnya harus di perlihatkan kepada semua orang yang bukan suaminya dia tidak ingin di pandang sebagai wanita rendahan jika itu terjadi itu artinya dia akan di pandang sama di kehidupan ini dan kehidupan masa moderan.


putri quen en dia melirik kaisar tang si fan namun kaisar tang si fan dia tampak fokus melihat kedepannya tidak sedikit pun melihat ke arah putri quen en.


membuat putri quen en bingung bagaimna caranya dia menggoda kaisar tang si fan dan mendapatkan belati iblis.


acara terus berlajut satu persatu mereka maju menunjukan keindahan kelembutan tarian di hadapan para kaisar.


"yang mulia permaisuri kini giliran yang mulia untuk mewakili kerajaan phonix, silahkan yang mulia di persilahkan maju" pembawa acara.


putri quen en dia berdiri dan melangka maju.


dia hanya bisa mengutuk acara seperti tidak ada acara lain selain menari bagaimna pun dia tidak bisa menari.


"silahkan yang mulia memilih dengan benda apa? yang mulia permaisuri gunakan untuk mempercantik tarian anda"


"bisa kah aku meminta seseorang untuk membantu ku dalam tarian ini" tanya putri quen en.


"baik silahkan yang mulia siapa yang anda tunjuk untuk menari bersama anda"


"kaisar tang si fan mau kah anda menari dengan ku"putri quen en.


"dengan senang hati permaisuri" kaisar tang si fan dia pun langsung maju mendekati putri quen en.


"terima kasih" putri quen en tidak menyaka jika kaisar tang si fan langsung menerima tawarnya ia hanya bisa bersukur.


kaisar tang si fan dia menarik putri quen en dan memegangi pinggang dan berkata "kau pasti tidak tau cara menari maka dari itu putri meminta ku untuk menemani menari bukan seperti itu"


"bagaimna kau tau itu,"?


"apa pun tentang mu raja ini mengetahuinya"bisik kaisar tang si fan.


"jika seperti itu,aku perlu bantuan mu" putri quen en.


"apa imbalanya" kaisar tang.


"baik setuju"


kaisar tang si fan dia memegangi pinggang putri quen en dan langsung mengangkat putri quen en.


membuat seluruh orang terkejut.


dan kaisar tang si fan memutar tubuh putri quen en sedangkan putri quen en dia hanya mengerakan tangannya layaknya kupu kupu.


kaisar tang si fan menurunkan tubuh putri quen mengubah posisinya memeluknya dari belakang dan mengangkatnya kembali.


mereka terus menari hingga tarian indah mereka selesai.


putra mahkota dia mengepalkan tangan dia merasakan sakit hati melihat kedekatan putri quen en bersama kaisar tang si fan.


begitu juga hati cheng zheng tiba tiba juga merasakan nyeri entah kenapa.


"terima kasih sudah membantu ku"putri quen en dia langsung berlalu pergi.


"kau saat sedekat seperti itu kepada ku tidak kah sedikit hatimu bergetar untuk ku"kaisar tang si fan.


_______________________________________


putri quen en dia kini berada di sebuah taman menjauhi keramaian di dalam sana.


quen en juga mengeluarkan belati dari balik bajunya" apa ini adalah belati iblis "


dia mengambil belati itu saat dia menari bersama kaisar tang si fan karena putri quen en tau jika belati itu begitu penting bahkan sampai di inginkan oleh kaisar yu an tian si iblis.


yang tentunya jika benda penting pasti akan di bawa kemana pun seorang itu pergi jadi dugaan putri quen en tidak meleset jika belati itu berada di balik baju kaisar tang si fan.


"jika kau menginginkan belati itu tidak perlu diam diam mengambil dariku bahkan putri bisa meminta langsung kepada raja ini"


putri quen en dia langsung mencari sumber suara yang berada di atas pohon.


"sejak kapan kau di sana"


"sejak putri kesini"


kaisar tang si fan dia langsung melompat turun.


putri quen en dia malu karena ketahuan mengambil belati iblis secara diam diam dari kaisar tang si fan.


"aku memerlukan belati iblis ini"putri quen en dengan dingin.


membuat kaisar tang si fan terkikik geli"tadi di dalam kau begitu lembut terhadap ku namun kenapa sekarang kau terlihat seperti dulu begitu dingin saat bertemu dengan ku"


"sudahlah aku tidak banyak waktu berdebat dengan mu dan belati ini sudah berada di tangan ku yang artinya menjadi milik ku"


"walau pun dengan mencuri" ejek kaisar tang si fan.


membuat putri quen en terdiam.


"yaaa itu tidak masalah bagiku"


"jadi jika aku mencuri istri orang lain tentu itu tidak akan menjadi masalah bukan seperti yang putri katakan"


"itu terserahmu, bukan urusanku"putri quen en dia berbalik ingin menciumi kalung untuk menghilang namun kaisar tang si fan dengan tiba tiba menarik pinggang putri quen en dari belakang dan mendekapnya.


"lepaskan, jika ada orang melihat ini mereka akan berfikir aku selingkuh dengan mu"putri quen en dengan memberontak.


"itu tidak masalah untuk ku, kau sudah mencuri belati iblis itu jadi sebagai balasan raja ini akan mencuri istri kaisar yu"


putri quen en dia mengeluarkan api di tangan "lepaskan jika tidak api ini akan melukai tubuhmu"


"kenapa, saat di dalam aula kau tampak diam saat raja ini memelukmu kenapa sekarang kau memberontak seperti ini hmm"


"kurang ajar"putri quen en pun langsung membalikan tubuhnya dan menyerang kaisar tang si fan dengan bola api yang di buatnya..


namun di sana tidak ada siapa pun.


hingga terdengar suara gelak tawa di atas pohon.


"tampaknya permaisuri phonix banyak memiliki rahasia selain bisa menghilang kau juga biasa mengunakan elemen api"kaisar tang.


putri quen en dia tersenyum licik" kenapa apa kah kau mulai takut "?


"tidak" kaisar tang si fan dia menciumi belati iblis yang sudah berada di tangannya.


melihat itu putri quen en dia melebarkan matanya tidak percaya "kenapa belati iblis itu bisa ada di tanganmu"


"hehehe raja ini melakukan hal yang sama seperti yang putri lakukan kepada raja ini untuk mengambil belati ini"


"sial" putri quen en dengan menghentakan kakinya di tanah.


dia menggelengkan kakinya untuk pergi.


TAK.....


kaisar tang si fan dia melompat di hadapannya putri quen en dan berkata "raja ini bisa memberikan belati ini dengan sarat putri menjadi istri raja ini"


"mohon maaf jika seperti itu yang mulia terhormat, tapi aku tidak akan pernah mau karena apa,aku sudah menikah dan kau juga sudah menikah jadi buang jauh jauh keinginan anda itu dan belati itu tidak penting untuk ku"putri quen en dia pun langsung meninggalkan kaisar tang si fan yang tersenyum sombong. ia yakin suatu saat putri quen en akan menjdi milik sepenuhnya.


feng yi ia tampak terlihat gelisah di kursi kebesaranya, karena sampai saat ini putri quen en belum kembali kedalam aula.


entah mengapa saat ini hatinya begitu merindukan putri quen en padahal beberapa jam yang lalu putri quen en pergi namun ia sudah merasakan rindu yang amat sangat di hatinya.


tak sabar menunggu, ia pun bangkit berdiri memberi hormat kepada kaisar yu dan kaisar Gu untuk berpamitan.


hingga putra mahkota melupaka selirnya yang berada di sampingnyan yang dari tadi hanya diam memendam amarah di hatinya yang sedari tadi di acuhkan begitu saja oleh putra mahkota.


cheng zheng melihat itu dia tersenyum licik terukir jelas di bibirnya"dua tikus masuk dalam jebakan.


******************************************************


ada yang kangen sama sosok kaisar yu an tian sebenarnya enggk?


bagaimna ya reaksi kaisar yu an tian asli jika tau istrinya menjadi rebutan para lelaki"?


atau iblis cheng zheng keluar dari tubuh kaisar yu an tian dan ikut terjebak dalam cinta putri quen en "?


tunggu episode selanjutnya** "


________________________________________


akan update jika komentar tembus 40 πŸ˜‰πŸ˜ΆπŸ€”


dan like tembus 150 πŸ‘