Quen En

Quen En
chapter 48



feng yi benar ini tidak salah lagi suara ini terlalu akrap bagi ku bagaimna tidak putri quen en yang dahulu sangat mencintai pangeran feng yi bahkan jika pria ini menyamar seperti apa pun aku akan mengenalkan karena begitu besarnya cinta putri quen en "batin quen en sambil melirik sedikit ke arah pria itu.


tangannya tiba tiba merasakan sentuhan hangat tang si fan memegangi tangan putri quen en dengan cepat putri quen en menarik tangannya dan berkata" saat ini aku tidak banyak memiliki uang kamu harus membantu ku untuk mendapatkan pelayan zi "


"baik lah lalu apa imbalanya jika aku memenangkan pelelangan ini" tang si fan.


putri quen en melihat ke arah kaisar tang si fan dengan tatapan datarnya dan berkata "suatu saat aku akan membalas kebaikan mu ini kepada ku"


"kan ku pegang perkataan mu"


"bagaimna apakah ada yang akan menaiki harga untuk pelayan dari permaisuri quen en yang terkenal di berkati dewa jika tidak pelayan ini akan jatuh ke pria itu dengan harga 1000 keping emas"


kaisar tang si fan dia berdiri dan mengeluarkan sesuatu gulungan di balik jubahnya dan meleparkan kepada juri yang berada di atas panggung"


melihat tindakan ketika sopanan itu membuat pembawa acara itu terlihat geram namun saat membuka gulungan itu terlihat pria itu seluruh tubuhnya bergetar ketakutan tidak lagi berani menatap pria itu lagi dia tampak menunduk kepalanya sambil melanjutkan acara kembali.


"untuk pelayan ini sudah di tentukan pelayan ini akan jatuh kepada pria yang memberikan surat ini"


"tidak bisa"putra mahkota feng yi dia merasa tidak terima.


"benar tuan bagaimna bisa hal seperti itu langsung di putuskan begitu saja apa kah isi surat itu hingga sebanding dengan 1000 keping emas" pelanggan.


semua tampak menuntut karena seperti ketidak puasan.


"harap tenang semuanya gulungan ini bukan gulungan bisa ini adalah sebuah sertifikat tanah di bagaian timur wilayah zommen pria itu ingin membeli pelayan ini dengan tanah apakah kalian semua pasti tau jika tanah sawah di bagian wilayah zommen itu adalah tanah yang subur"


semua orang tampak menanggukan tanda setuju bagaimna bisa tanah di bagian timur sebanding dengan 1000 keping emas itu pasti jauh di atasnya.


putra mahkota feng yi dia mengepalkan tangan melihat pria di sampingnya namun saat melihat wanita di samping pria bertopeng itu dia begitu terkejut.


quen en....


pelayan zi mendengarkan dia telah di beli membuat dia ketakutan dia tidak berani sedikit pun melihat orang orang yang berada di atas yang sedang melihatnya dengan tampilan tidak mengunakan busana sedikit pun dia bener benar begitu malu hingga ingin rasanya mengakhir hidupnya tapi dia masih berharap jika tuanya putri quen en akan Datang menolong membawanya pergi tapi rasakan baginya itu sulit karena saat ini dia sudah terjual.


tubuhnya polos seketika tertutup oleh sebuah kain.


menutupi tubuh yang terlihat kedinginan serta ketakutan tubuh pelayan zi langsung menegang.


pelayan zi.....


pelayan zi langsung mendongkakan wajah melihat orang yang berada di hadapannya yang membantu menutupi tubuh telanjangnya.


putri quen en...


pelayan itu langsung memeluk putri quen en dia begitu merasa legah teryata harapan tidak sia sia dan doanya di kabulkan oleh tuhan untuk mempertemukan kembali dengan tuannya.


huhuhuhu..


putri nubi begitu takut....


"maaf aku telat untuk datang, apakah kamu baik baik saja"putri quen en.


"iya putri untung anda datang jika tidak nubi tidak akan tau apa yang terjadi terhadap nubi" pelayan zi terus menangis.


"sudahlah kini kamu sudah aman, lebih baik kita tinggalkan tempat ini"


"tapi putri nubi sudah tidak memiliki harga diri nubi begitu hina dan lagi tubuh nubi sudah di lihat oleh orang banyak jika nubi terus menjadi pelayan anda itu akan merusak nama baik anda putri"


putri quen en dia tersenyum sambil mengusap kepala pelayan zi "aku tidak perduli akan itu bagi ku tidak ada di dunia seseorang orang menjadi hina atau rendah asalkan hati mereka tidak melakukan kejahatan jika pun melakukan kejahatan dia akan menyadarinya dan bertobat"


putri "pelayan zi begitu terharu mungkin tidak ada di dunia ini tuan seperti putri quen en yang menyayangi pelayannya dengan tulus hati tidak membedakan antara derajat.


tang si fan melihat itu semua hati begitu takjub dengan apa yang di lakukan putri quen en.


lihat kenapa pelayan itu menyebut wanita itu dengan sebutan putri"


"apakah wanita itu adalah"?


"putri quen en"


"apa dia adalah putri quen en permaisuri phonix lalu siapa pria bertopeng itu"?


"tidak tau namun yang ku tau di dunia ini hanya satu yang mengunakan topeng berlapis emas dia adalah kaisar tang si fan.


"apa...


"pantas saja dengan mudah nya pria itu memberi kan sertifikat tanah di wilayah zommen karena dia adalah seorang kaisar.


"mati lah kita....


"jika dia adalah kaisar tang si fan lalu kenapa bisa bersama putri quen en permaisuri phonix bukankah kerajaan phonix dan zommen mereka adalah musuh satu sama lain"


"entah lah tapi bisa saja dua kerajaan ini berdamai itu tidak akan mustahil bukan kah permaisuri phonix di katakan di berkati dewa pasti putri quen en yang menyatuhkan dua kerajaan besar di dunia ini"


semua orang yang berada di dalam rumah pelelangan mereka langsung berlutut tanda hormat.


" hormat kami yang mulia permaisuri phonix "


"hormat kami kaisar tang si fan zommen"


______________________________


berita putri quen en dan kaisar tang si fan langsung tersebar luas keseluruhan desa GU


para wanita yang selama ini tersiksa yang harus terpaksa menjual dirinya mereka memohon bantuan putri quen en untuk melepaskan mereka dari semua perpudak jual belikan kan.


namun putri quen en saat ini tidak bisa membantu karena ini adalah wilayah GU bukan wilayah kekuasanya.


sedangkan kaisar tang si fan dia hanya diam saja.


para wanita yang tadi menggoda kaisar tang si fan mereka saat tau siapa di hadapannya mereka tidak berani sedikit pun bagi wanita itu untuk bersuara.


tidak jauh di sana pria yang menutupi wajahnya dengan kain hitam dengan tubuh terbalut jubah hitam melihat putri quen en dengan tatapan tajam dari kejauhan "tidak di sangka jika kamu semenarik ini putri quen en seharusnya aku tidak mencampakan mu dulu" feng yi.


eh tunggu dulu "putri quen en dia langsung berlari ke penjual di pinggir jalan dan tidak lama dia kembali lagi.


"sedang apa kamu kesana"tang si fan.


"kau selalu ingat tau urusan ku,ayo pelayan zi kita pergi"


brukk....


pelayan zi langsung di buat pingsan oleh kaisar tang si fan.


"apa yang kamu lakukan terhadap pelayan ku"putri quen en dengan melotot marah.


"ssstttt" ikut aku "kaisar tang si fan langsung menarik putri quen en dan menghilang.


ketika muncul kembali mereka sudah berada di sebuah tebing yang tinggi dengan angin yang berhembus dengan cepat membuat rambut putri quen en berantakan karena terpaan angin yang begitu kencang.


"untuk apa kamu membawa ku kesini" putri quen en.


aku ingin memberikanmu ini "kaisar tang si fan memberikan tusuk konde.


"aku tidak mau," putri quen en.


namun perkataan putri quen en seperti tidak di hiraukan oleh kaisar tang si fan.


kaisar dia langsung memasang tusuk konde itu di rambut putri quen en "kamu terlihat begitu cantik.


putri quen en tidak bisa berkata kata namun tiba tiba ciuman di daratkan ke kening putri quen en sebelum putri quen en marah kaisar tang si fan langsung menghilang.


"pria kurang ajar" putri quen en dengan geram.


dia ingin mengambil tusuk konde ingin membuangnya namun setelah melihat tusuk konde itu yang terlihat cantik dangan ukiran bunga putri quen en dia terlihat tersenyum memegangi tusuk konde itu dengan kuat di gegamanya .


pria itu begitu menyebalkankan"


putri quen en membetangkan tangan di angin yang terlihat kencang dia juga melihat ke arah bawah tabing yang terlihat begitu curam.


aku belum pernah terbang bagaimna jika aku mencobanya"


putri quen en langsung lombat ke bawah......


AaAaaaaaaaa.......


terima kasih aku di izinkan hidup kembali dan bisa menebus kesalahan ku di masa laluuuuuuuuu...


Aaaaaaaaaaaa......


putri quen en langsung mencium kalungnya dan menghilang.


melihat pelayan zi masih pingsan putri quen en langsung membawa pelayan zi menghilang menuju istana phonix.


saat sampai dia tidak langsung ke istana namun ke kota untuk menyewa kereta jika dia begitu saja berada di istana phonix itu akan menimbulkan kecurigaan apa lagi putri quen en hilang begitu saja saat malam purnama.


di pastikan keadaan kerajaan phonix saat ini dalam keadan genting hilangnya tiba tiba putri quen en dan mengingat keadaa kaisar yu an tian saat ini.


____________________________


bagi yang merasa menjawab putra mahkota feng yi bisa chat di grub ya untuk menerima hadiah pulsa terima kasih πŸ€—πŸ˜š


tunggu hadiah menarik lainya di episode episode selanjutnya.


jangan lupa untuk vote ya 🌺🌼