Quen En

Quen En
chapter 46



pria ini kenapa bisa begitu cepat kesini apa kah dia memiliki sesuatu benda sama seperti kalung yang ku miliki ahh aku juga ingat pria ini waktu itu berada di sebuah tempat dan mengintip ku saat bersama juga dia berada di kota zommen hal ini harus ku cari tau siapa sebenarnya pria ini sepertinya dia bukan orang biasa "batin putri quen en.


putri quen en langsung merubah raut wajahnya menjadi biasa dan datar terhadap pria bertopeng emas di hadapannya" kenapa terus mengikutiku "?


"karena aku sudah mengatakan jika akan mengantar mu ke gurun dengan selamat sampai di sana"


"aku lebih suka pergi sendri jika bersama orang lain itu akan sangat merepotkan, dan kamu adalah seorang kaisar di zommen apakah tidak ada pekerjaan lain di istana hingga kamu berkeliaran kesana kemari"


pria bertopeng itu tempat tertawa renyah "hahahha tidak aku sangat kesepian di istana maka itu aku banyak memiliki waktu luang berada di istana sangat membosankan"


"kesepian apa kah itu dapat di percaya yang mulia terhormat kau adalah kaisar tentunya pasti banyak memiliki istri"ejek putri quen en.


"aku hanya memiliki satu istri dia adalah permaisuri ku yang paling ku cintai"


"cinta cinta kata kata itu sungguh ingin muntah aku mendengarkannya, kamu hanya bisa berkata tapi liat faktanya kamu malah mengikuti ku di sini kenapa tidak bersama permaisuri mu yang kau sebut istri yang kau cintai"


"dia saat ini tidak berada di istana ku"


"what jadi karena istri tidak berada di istana kamu mencari bahkan menempel dengan wanita lain kau adalah suami murahan yang pernah ku temui"


"tidak masalah kamu berkata apa asalkan kamu mengizinkan ku


menemanimu ke gurun"


"tidak aku tidak ingin menjadi perusak dalam rumah tangga orang lain jadi lebih baik kamu pergi"usir putri quen en.


"aku tidak bisa menarik kata kataku lagi"


putri quen en terdiam memikirkan rencana lain dan sebuah ide muncul di kepalanya "aku hanya harus memastikan satu hal"gumamny dalam hati.


dia memutar pergelangan tanganya dengan pelan di balik pakaian tampa sepengetahan pria bertopeng di hadapannya dan angin besar pun keluar menghantap seperti gulungan angin ****** beliung yang berputar putar.


terlihat jika pria di hadapanya masih berdiri tegap seperti tidak terganggu oleh pusaran angin tersebut yang dapat menyeretnya masuk kedalam pusaran itu.


"dia masih tidak mengunakan sesuatu untuk menghilang"putri quen en.


putri quen en memutar tangan membuang gelang di tanganya terus bergerak dengan indah dengan bersama pula putri quen en mengunakan kalungnya"bawa aku ke gurun"


presssss......


putri quen en langsung menghilang dengan sekejap membuat angin itu berhenti kaisar tang si fan yang memejamkan matanya karena terpaan angin dia membuka ternyata putri quen en sudah tidak ada di hadapannya terukir senyum panjang di bibirnya di balik topeng peraknya.


seorang pria dengan pakaian compang camping keluar dari semak semak tubuhnya terlihat lemas "yang mulia kaisar tang si fan" jendral hun.


"kamu kenapa berada di sini"


"mohon ampuni yang mulia tadi hamba menangkap kaisar yu an tian namun gagal dan pasukan kita hangus terbakar"


"jelaskan" pria bertopeng emas.


"itu itu itu yang mulia sepertinya kaisar yu bukan manusia melain kan moster, saya melihat sendiri jika dia berubah dan mengeluarkan api dari tangan dan pedangnya membuat bawahan ku langsung mati hangus terbakar menjadi abu"jelas jendral hun.


"lalu kenapa kamu bisa selamat"?


"itu karena aku sembunyi"


"membiarkan bawahan mati dan kamu malah bersembunyi apakah kamu pantas menjadi pemimpin pasukan zommen"?


"maksud yang mulia"?


"aku tidak membutuhkan seorang yang pengecut dan memikirkan diri sendiri jadi mulai hari ini kamu bukan jendral kerajaan zommen lagi"


"yang mulia mohon ampuni kesalahan hamba jika hamba tidak bersembunyi hamba akan mati konyol mati begitu saja tampa pemakaman"


"itu jauh lebih mulia dari pada seorang pemimpin bersembunyi melihat anak buahnya mati di depan matanya"


hal itu membuat tubuh jendral hun menjadi lemas jatuh ke tanah.


kaisar tang si fan langsung pergi begitu saja melewati jendral yang terlihat tidak berdaya saat ini mendengarkan peryataan langsung dari kaisar jika jabatannya telah di cabut.


________________________________________


putri quen en kini telah sampai di gurun tempat itu benar terlihat tandus dan panas hamparan pasir yang begitu luas tidak terlihat sebuah kehidupan di sana.


"jangan terlalu lama berdiri di bawah terik matahari itu akan membuat kulit mu terbakar"?


putri quen en tidak perlu menoleh dia sudah tau siapa seseorang yang bicara di sampingnya dia adalah tang si fan.


"jadi kamu melakukan perjalanan begitu jauh dari kerajaan phonix hanya untuk menyelamatkan pelayan mu"?


"pelayan juga manusia yang ingin hidup sama seperti kita"


perkataan putri quen en membuat kaisar tang si fan terdiam.


dan kemudian dia berkata"jika ingin ke tempat itu kita harus melakukan perjalanan tiga jam dari sini"


itu tidak masalah "putri quen en langsung mencium kalungnya dan menghilang.


begitu juga dengan kaisar tang si fan.


saat muncul mereka sudah berada di pintu gerbang.


putri quen en dia tersenyum" rupanya kamu bisa teleportasi pantas saja dapat mengikuti ku"putri quen en.


"rahasia ini harus kita simpan bersama jika tidak orang orang akan mengatakan kita moster"


"aku tidak ingin membuat perjanjian apa pun dengan mu"putri quen en.


hal itu membuat kaisar tang si fan tersenyum" karena itu aku tertarik denganmu "


putri quen en tidak memperdulikan peryataan perasaan tang si fan.


dia berjalan ingin melewati pintu gerbang yang di jaga dengan ketat.


"ada tujuan apa kalian ingin masuk ke wilayah GU"penjaga gerbang.


"seseorang membawa teman ku kesini, aku datang kesini untuk membawanya pulang.


"kaisar tang si fan mengeluarkan sekantong emas di berikan kepada penjaga gerbang melihat emas yang begitu banyak membuat penjaga gerbang tersenyum bahagia dan membuka pintu gerbang mengizinkan putri quen en masuk dan kaisar tang si fan.


"silahkan masuk namun jangan salahkan ku jika kalian tidak bisa keluar lagi dari tempat ini"peringatan penjaga gerbang itu.


putri quen en dan kaisar tang si fan tidak ada sahutan dari mereka.


mereka berjalan dengan angkuh melewati penjaga gerbang begitu saja.


"cepat laporkan kepada ketua jika sodagar kaya masuk hal ini akan membuat keuntungan bagi ketua di tambah wanita di sampingnya ketua pasti bahagia melihat gadis secantik itu"?


"baik"salah satu pemuda yang berjaga di pintu gerbang langsung pergi untuk melaporkan hal tersebut.


putri quen en dan kaisar tang si fan mereka berjalan di desa itu yang terlihat penduduk melihat kedatangan putri quen en dan kaisar tang si fan dengan pakaian yang terlihat mahal membuat sebagai mereka ingin merencanakan perampokan.


"tuannnn singgah lah ke tempat ku di dalam anda akan mendapatkan layanan yang memuaskan anda tampak dari perjalan jauh" seorang wanita muda yang terlihat berusia delapan belas keatas dia tampak mengunakan pakaian yang terlihat sexy hingga memperlihatkan dadanya yang cukup besar.


"hai pemuda lebih baik kamu ke diamanku saja, aku banyak memiliki gadis gadis muda tentu anda bisa suka memiliki wanita mana yang anda inginkan dan mereka pintar untuk memijat di jamin tuan muda tidak akan menyesal dengan layanan anak didik ku"wanita yang terlihat berusia umur 35 lebih namun berpenampilan sangat menolor bibir terlihat begitu merah.


"tampaknya tempat ini banyak rumah bordir(rumah pelajuran)"putri quen en.


"hmmm bukan hanya itu tempat ini adalah tempat perdagangan manusia apa lagi wanita seperti kamu"kaisar tang si fan.


"maksud mu mereka akan di jual seperti wanita murahan" tanya putri quen en.


"lebih mengerikan dari yang kamu bayangkan nanti kamu akan tau sendri"


"jika seperti itu kita lebih baik cepat mencari pelayan zi jika tidak dia bisa saja mengalami hal seperti itu"


kaisar tang si fan menarik putri quen en "lebih kamu harus hati hati aku melihat terlalu banyak mata puas melihat mu seperti anjing kelaparan"kaisar tang si fan.


"jika mereka tampak seperti anjing maka aku akan menjadi seekor serigala yang siap menerkam mereka jika menyentuh sedikit saja"putri quen en.


"ini ambil lah sewaktu aku ingin mengejarmu aku melihat pedang ini di pinggir sungai dan kurasa pedang tua ini adalah pedang mu"


"ini benar pedang ku, terima kasih karena sudah membawakan kesini untuk ku"putri quen en memasukan pedang ke balik bajunya.


tidak jauh dari tempat putri quen en berada dia melihat seorang wanita yang terlihat di kenalin yang seperti di tarik paksa oleh tiga orang pria untuk masuk kedalam sebuah tempat yang terlihat besar wanita itu juga memakai pakaian dalam memperlihatkan kulitnya yang putih.


orang orang melihat itu mereka seperti bisa melihat hal seperti itu.


putri quen en melangkah kakinya kesana namun tangannya lagi lagi di tarik oleh pria bertopeng dan berkata" untuk apa kamu kesana, itu adalah tempat pelelangan "?


_____________________________________


jangan lupa untuk vote ya karena rengking jatuh begitu jauh mohon bantuanya 🤗😍😭terima kasih.