Quen En

Quen En
chapter 66



kaisar yu an tian pun memegangi tangan putri quen en untuk turun dari atas kapal seluruh mata menatap pasangan yang saat ini menjadi pembicangan hangat saat ini.


di mana di katakan jika putri quen en dari kerajaan EN yang terkenal bodoh,lemah namun tiba tiba terdengar kabar jika menikah dengan kaisar kerajaan phonix yang terkenal buruk rupa namun mereka dengan jelas saat ini melihat pasangan itu tampak di luar biasa bagaikan pasangan dewa dan dewi yang turun dari surga namun tidak dengan tatapan mereka yang terlihat begitu dingin.


jadi selama ini kabar itu hanya kebohongan entah dari mana rumor itu beredar mereka hanya dapat mengutuk siapa pun yang menyebar rumor tersebut.


"kau lihat itu adalah putri quen en dari kerajaan EN dia tidak tampak seperti gadis yang bodoh namun dia terlihat seperti seorang wanita yang begitu anggun bahkan begitu cantik"


"kau benar, dan sebelahnya juga adalah kaisar yu an tian dia begitu tampan bahkan ketampananya mengalahkan putra mahkota feng yi yang selama ini terkenal begitu tampan namun saat melihat kaisar yu an tian, dia benar benar begitu tampan" puja beberapa wanita melihat ketampananya kaisar yu an tian.


"tapi setiap wanita kerajaan yang akan di kirim ke istana phonix mereka tidak pernah kembali mereka akan mati apa kah kalian tau itu"?


"benar awalnya aku percaya akan rumor tersebut namun setelah ini aku tidak percaya lagi, kau lihat putri quen en dia baik baik saja bahkan bisa menghadiri pesta bakat ini"


"yaa kau benar, jika itu adalah adalah rumor palsu, aku pasti memiliki harapan untuk mendekatinya kaisar yu an tian menjadi selirnya"


"sebelum kau melangkah dulu aku yang akan maju lebih dulu untuk mejadi selir bahkan aku ingin merebut posisi putri quen en menjadi permaisuri"


"hahahhah apa kau bermimpi saat ini, kamu lihat paras mu tidak bisa di samakan dengan paras putri quen en dia begitu cantik" puji salah satu gadis walau hatinya tidak terima jika ada wanita secantik putri quen en membuat hatinya begitu iri.


"dan kalian tidak bisa melupakan fakta jika putri quen en di berkati dewa jadi dia memiliki kelebihan lain yang tidak kita miliki"


"benar jika jika seperti itu kita bisa melihat apa rumor itu benar atau tidak di dalam pesta pemilihan wanita berkat ini" seorang wanita dengan sinis meninggalkan segerombolan para wanita yang mulai menggosip.


wanita itu memegangi sebuah botol kecil yang di dalam terdapat cairan berwarna hijau kental "kita lihat setelah ini apakah orang orang akan mengagumi mu putri quen en".


putri quen en hanya memasang wajah datar walau pun semua melihat kearahnya tidak membuat putri quen en merasa canggung dia mengabaikan semua mata yang menatapnya dengan tatapan yang berbeda beda.


terlihat di sisi barat pantai, empat kereta megah terparkir dengan rapi seperti menunggu tuanya.


"hormat kami yang mulia kaisar yu an tian.


"hormat kami yang mulia permaisuri quen en.


mereka para semua membungkuk hormat saat kaisar yu an tian dia dan permaisuri quen en lewat namun tidak terlihat sedikit pun keramahan di wajah kaisar yu an tian ia tampak begitu dingin.


sedangkan putri quen en dia tersenyum lembut dia saat ini memainkan peranya layaknya seorang wanita yang lemah lembut gemulai.


senyum indah putri quen en tidak luput di lihat oleh dua mata terukir dengan jelas jika seseorang itu ikut tersenyum membalas senyum putri quen en.


hormat kami yang mulia kaisar tang si fan"


"hormat kami yang mulia kaisar GU shen"


"hormat kami yang mulia putra mahkota feng yi.


deg....


ketika nama terakhir di sebut jantung putri quen en berdetak dengan kencang.


quen en ia mengepalkan tangannya perasaan ini adalah perasaan putri quen en yang begitu tergila gila terhadap putra mahkota walau pun berkali kali di sakiti"sialan putri quen en dia begitu buta dengan cintanya, aku tidak bisa ikut hanyut dengan perasaan gila putri quen en" maki quen en terhadap dirinya sendri.


"tidak di sangka jika anda akan menghadiri pesta ini" kaisar GU shen.


namun kaisar yu an dia menghentikan langkahnya melihat ke arah GU shen seraya senyum licik terukir di bibirnya namun senyum itu membuat para gadis gadis melihat ingin berteriak di dalam hatinya karena begitu senang.


sedang putri quen en hanya bisa tertawa di dalam hati karena kebodohan wanita wanita yang tampak mengagumi kaisar yu an tian jika mereka tau jika di hadapan mereka adalah seorang ibils penghisap jiwa apakah mereka akan memasang wajah suka seperti itu"?


"apa ada masalah jika zhen menghadiri pesta ini" kaisar yu an tian.


"tentu saja tidak hanya tidak biasa kau ikut turun dalam pesta ini bukan kah seperti tahun sebelum liu yang akan akan menghadiri pesta ini mewakili kerajaan phonix" kaisar GU shen.


kaisar yu an tian dia tersenyum seraya melirik kaisar tang si fan "seharusnya kau bertanya kepada seseorang yang datang tidak membawa pendamping mengapa dia menghadiri pesta ini tampa pasangan apakah ingin di tertawakan"ejek kaisar yu an tian seraya melangkah pergi sambil menarik putri quen en memegangi pinggang.


melihat itu putri quen en seakan ingin mencakar wajah cheng zheng namun dia harus ikut dalam permainan ini karena dia belum tau apa tujuan kaisar yu an tian membawanya kesini.


padahal jelas dulu kaisar yu an tian ingin menutupi indetitas sebagai permaisuri phonix namun kenapa saat ini di sebarkan secara publik.


"ahh sial dia bukan kaisar yu an tian melainkan iblis cheng zheng aku hampir melupakan fakta itu" gumam putri quen en dalam hati.


kaisar GU shen pun merasa tidak enak karena ucapkan yang karena perkataan kaisar tang si fan harus terkena batunya.


ya di sini seorang pemimpin yang tidak membawa pasangan adalah kaisar tang si fan seorang.


sedang kaisar Gu shen membawa permaisuri wey wey.


putra mahkota feng yi membawa selir barunya bernama jen jen.


mereka semua memasukan kereta yang telah di siapkan menuju kastil.


ketika di dalam kereta putri quen en pun langsung mencubit perut kaisar yu an tian.


membuat dia melepaskan rangkulanya.


"kau mengambil kesepatan dalam kesepitan ya"maki putri quen en.


kaisar yu an tian dia langsung mendorong putri quen en hingga putri quen en terlentang"jika aku menginginkan lebih bahkan tubuhmu bisa ku nikmat , tidak perlu mencuri kesepatan yang kau maksud itu"tegas kaisar yu an tian.


"bilang saja seperti itu namun kau malu untuk mengatakannya" ejek putri quen en.


ingatan jijik kaisar yu an tian terhadap wanita yang diciumnya melintas di benak membuat dia meriding jijik akan ciuman itu melihat putri quen en dia jdi ikut jijik.


putri quen en seperti mengerti apa yang di pikirkan iblis di hadapannya hingga di mendekati kaisar yu an tian seakan ingin menciumi kaisar.


melihat itu kaisar mundur "berani kau mencium ku aku tidak akan segan segan memerintahkan iblis bahwaan ku untuk membunuh kakek dan nenek mu"ancam kaisar yu an tian.


membuat putri quen en mengurungi niatnya untuk mengerjainya iblis di hadapannya ini"ya ya ya kau tidak bisa sedikit saja di ajak bercanda, apa kah kau tidak takut cepat tua"


"apakah kamu pikir aku masih mudah, asal kau tau umur ku sudah lebih dari seribu tahun" cheng zheng.


"benarkah, pantas saja kau mencuri tubuh seorang manusia yang masih muda"putri quen en.


kaisar yu an tian dia hanya diam menatap kearah lain saat tatapan bertemu dengan kaisar tang si fan yang teryata kaisar tang si fan terus melihat kearah keretanya.


tidak lama kemudian mereka sudah sampai di sebuah kastil yang sudah banyak tamu yang menghadiri pesta tersebut.


melihat kehadiran para kaisar membuat semua orang keluar.


pesta kali ini begitu ramai di karena mereka begitu penasaran dengan sosok kaisar yu an tian dan putri quen en yang di katakan di berkati dewa.


ketika keempat kaisar keluar dari kereta semua langsung membungkuk hormat menundukan kepala namun banyak di antar mereka mencoba mencuri curi padang untuk melihat sosok kaisar yu an tian namun seperti bayangan hitam melewati orang orang yang berani menatap kaisar yu an tian sebuah jarum menusuk mata mereka.


ARGRR.....


jeritan kesakitan dari beberapa orang terdengar membuat semua orang ketakutan namun mereka tidak berani untuk berajak dari tempat mereka masing masing.


tidak lama ketiga wanita juga keluar dari kereta masing masing dengan penampilan bergelimang emas di tubuh mereka.


putri quen en hanya bisa menangis di dalam hati pakaian yang ia gunakan begitu berat di tambah perhiasan yang dia kenakan sungguh tidak membuat dia nyaman.


tidak kecuali dengan dua wanita ini permaisuri wey wey dan selir jen jen.


mereka tampak berjalan dengan pelan seperti lotus memamerkan apa yang mereka kenakan dengan langka ankuh.


"senang bertemu dengan mu kembali putri quen en" bisik kaisar tang si fan saat dia melewati putri quen en.


ingat.


putri quen en sudah ingat jika dia pernah bertemu di wilayah GU bahkan kaisar tang si fan membantunya untuk menemukan pelayan zi sekaligus kaisar tang si fan yang mengintipnya saat berpakaian tidak hanya itu bukan kah kaisar tang si fan memiliki kekuatan yang sama dengan putri quen en bisa menghilang.


"putri quen en berhenti terus menatap pria lain kau sudah memiliki yang mulia kaisar yu yang begitu tampan buat apa kau terus melihat kaisar yang bertopeng itu" tegur permaisuri wey wey.


"bukan urusan mu"putri quen en dengan ketus.


"jika kau sudah tidak menginginkannya yang mulia kaisar yu, kau bisa menyerahkan kepada ku, karena aku tidak keberatan memiliki dua suami" bisik permaisuri wey wey seraya melihat kaisar yu an tian yang membuat hatinya bersorak gembira seakan ingin memilikinya.


"apakah anda masih gatel hingga ingin menambah suami lagi atau jangan jangan kaisar Gu shen begitu lemah tidak bisa memuaskan hasrat nafsu anda yang terlihat begitu liar" ejek putri quen en.


"kau"permaisuri wey wey dengan geram jika tidak banyak orang melihat kearah mereka di pastikan jika ia akan mencakar cakar wajah putri quen en.


"lihat saja, aku akan mempermalukan mu putri quen en" batin permaisuri wey wey.


________________________________________


putri quen en menuju kamar kecil dia tidak tahan berlama lama di dalam sana yang membuatnya bosan bagaimna tidak pesta ini hanya untuk nunjuk ke pintaran mereka para wanita kepada keempat kaisar untuk di jadikan pelayan bahkan selir.


namun langkahnya putri quen en harus terhenti saat tiba tiba setangkai bunga mawar berada di hadapannya.


putri quen en dia melihat siapa yang memberikannya bunga itu "lee..."putri quen en dengan kaget.


terlihat jika lee tersenyum lembut kepada putri quen en.


"apakah istri ku ini merindukan ku"lee.


"waktu itu kau terkena serangan dari cheng zheng hingga kau sirna begitu saja, apakah kau baik baik saja"putri quen en.


"seperti yang kau lihat, di dalam hidup aku tidak akan membiarkan istri ku yang tercinta ini kesepian tampa suami mu ini"lee.


"Berhenti bercanda terus,dan kau memiliki salah kepada ku"?


"salah apa? jika ia aku rela kau hukumku"


"kau tidak pernah mengatakan kepada ku jika selama ini kau hanya bayangan,"?


"aku minta maaf, tidak mengatakan hal itu,jika seperti itu aku rela kau hukuman apa saja asal menerima perminta maaf ku"lee.


"baik lah aku akan memaafkan mu asal kau memenuhi sarat ku" putri quen en.


"katakan lah"


"berubah menjadi aku untuk beberapa jam saja bagaimna apakah kau mau"putri quen en.


"apa pun itu, suami mu ini akan siap, asal hati istri ku ini bahagia"


putri quen en memutar bola matanya "baik lah baik lah.


putri quen en menciumi kalung dan berkata"buat pangeran lee berubah wujud seperti ku"


pangeran lee langsung berubah menjadi putri quen en namun gaya seperti seorang laki laki hal itu sontak membuat putri quen en ingin terbawa.


"baik lah sekarang kau kesana duduk yang manis ya aku tidak akan lama karena memiliki urusan" putri quen en.


"baik lah"


putri quen en pun mencium kalung dan menghilang.


menuju sekte yang telah di buatnya.


tidak lupa juga putri quen en merubah penampilannya menjadi setan merah.


semua sudah berkumpul untuk menyambut kehadiran setan merah.


hormat kami semua guru"


setan merah dua duduk di kursi singgahsananya yang telah di sediakan untuknya dengan lambang naga belakang terukir dengan jelas.


"guru sekte ini belum di beri nama apakah guru telah menyiapkan nama sakte ini"


"ya"


"apa itu guru"?


"Naga langit"


"sakte naga langit"