Quen En

Quen En
chapter 55



putri quen en dia melakukan penyamaran dengan menjadi pelayan melewati pasukan phonix dengan mudah mereka tidak menyimpan sedikit pun ke curigaan terhadap putri quen dan pelayan zi.


"ingin pergi kemna" cegat penjaga gerbang istana saat melihat dua pelayan wanita ini keluar istana.


"yang mulia permaisuri meminta ku untuk mengambil barang di toko perhiasan"pelayan zi dengan beralasan.


mendengarkan itu penjaga gerbang mengizinkan putri quen en dan pelayan zi di izinkan keluar.


putri quen en melihat istana phonix dari kejauhan yang terlihat di selimuti kabut hitam membuat istana megah itu suram.


"putri sedang melihat apa"?pelayan zi


"aku melihat jika istana di selimuti kabut hitam" putri quen en.


pelayan zi dia melihat ke arah istana dan terlihat mengerutkan keningnya"nubi tidak melihat apa pun istana terlihat baik baik saja putri"


"coba kamu perhatiankan lagi di sana terlihat gelap membuat terlihat menyeramkan" putri quen en.


"maaf putri, nubi tidak melihat apa pun, istana phonix tampak seperti biasa"pelayan zi.


"benarkah kau tidak melihat kabut hitam menyelimuti istana phonix" putri quen en bertanya lagi untuk memastikan


"tidak putri"


"aneh" gumam putri quen en.


apa semua ini ada hubungan dengan darah yang ku berikan kepada kaisar yu an tian karena kaisar yu an tian berubah setelah dia sembuh seketika waktu itu"batin putri quen en.


putri saat ini kita akan pergi kemana, yang mulia kaisar pasti akan selalu mencari putri kemana pun berada"pelayan zi dengan cemas.


"saat ini kamu lebih baik kembali ke wilayah EN dan temui pelayan go jia di desa ENNO" putri quen en.


"pelayan go jia, nubi pernah mendengar bukankah dia adalah pelayan dari pangeran ke tiga" pelayan Zi.


"iya tapi saat ini dia berada di wilayah EN"


"putri setahu nubi pelayan go jia melakukan kesalahan hingga keberadaan saat ini juga di cari oleh bawah pangeran ketiga"


"dia tidak salah namun pangeran ketiga ini melenyapkan karena pelayan go jia mendengarkan pembicaraan pangeran ketiga dengan fai len menjual mu di perbudakan di gurun wilayah GU" jelas putri quen en.


"apa jdi yang mengirim nubi ke sana adalah pangeran ketiga dan nano fai len, nubi tidak menyangka mereka bisa melakukan itu padahal nubi tidak pernah sedikit pun melakukan kesalahan terhadap mereka bahkan bertemu mu bisa di hitung dengan jari"pelayan zi.


"sudahlah yang lalu biar belarlalu asalkan kau saat ini masih di sini sehat bukan, lebih baik kamu cepat ke wilayah EN sebelum pasukan kerajaan phonix mengetahui kepergian ku dari istana hal itu pasti kau tidak akan bisa keluar dari perbatasan"


"namun bagaimna dengan putri, jika berada di sini itu akan membahayakan keadaan anda"pelayan zi.


"tidak perlu mengkhawatirkan ku jika aku pergi saat ini pasti dengan cepat di temukan namun keberadaan ku namun jika aku bersembunyi di istana mereka selamanya tapi akan menyadari itu"


"luar biasa putri bahkan dengan tetili memiliki hal itu yang mulia putri benar benar hebat" pelayan zi.


mendengarkan itu pelayan zi menjadi tersenyum bahagia" baik putri, anda berhenti hati, nubi akan menunggu ke hadiran anda"


"iya"


pelayan zi pun dia langsung pergi dengan mencari tumpangan kereta kuda.


putri quen en dia melirik istana phonix "nampak aku harus ke istana phonix, aku tidak bisa kaisar yu an tian di kendalikan oleh iblis terkutuk"


putri quen en pun dia pun menghilang menuju istana phonix saat muncul dia berada di taman paviliun teratai kediamannya yang terlihat begitu sunyi.


putri quen en pun dia langsung berjalan menuju ke dalam namun terlihat kediaman teratai benar sepi tidak seperti biasanya"kemana semua pelayan pergi.


"heiii untuk apa kau masih di sini, cepat pergi sebelum kaisar yu an tian melihat mu berkeliaran di sini" maki penjaga yang tiba tiba datang melihat keberadaan putri quen en di dalam paviliun teratai.


apa lagi ini "Gumam putri quen en.


"kenapa aku di suruh pergi dari paviliu yang mulia permaisuri" putri quen en yang menyamar menjadi pelayan.


"tidak tau namun ini adalah perintah langsung dari kaisar"pengawal.


"hmm baik lah"putri quen en pun langsung meninggalkan pria penjaga itu.


namun setelah jauh beberapa meter putri quen en pun langsung menghilang.


saat ini dia berada di kamar dia mencari buku kuning tua"di mana buku itu adalah petunjuk ku untuk menggunakan kekuatan ku dan mencari informasi tentang kutukan kaisar yu an tian.


"waktu itu secara tidak langsung pernah membaca tenang manusia dan iblis, hmm tapi kenapa buku itu tidak ada di sini padahal"putri quen en menundukan kepala di bawah ranjang untuk mencari buku namun saat itu dia melihat mata menyala warna merah di bawah ranjang menatapnya dengan menyeramkan.


putri quen en menutup kaget agar tidak berteriak.


untuk memastikan lagi siapa mahluk tersebut putri quen en menundukan kepala lagi namun tidak melihat siapa pun.


namun dari atas putri quen en merasa tetesan mengenai tangan dan dia melihat tetesan itu seperti berwarna merah.


apa ini," putri quen en memegangi.


"darah"putri quen en dengan kaget.


dia mendongkakan wajah ke atas saat itu juga terlihat mahluk di atas pelapon yang terlihat menjulurkan lidah panjangnya dan matanya juga menyala merah.


"mahluk apa ini kenapa terlihat menjijikan" putri quen en


putri quen en pun langsung mengeluarkan pedangnya di balik pakaianny.


________________________________________


terima kasih banyak yang sudah men Vote