
setelah membaca kalimat itu sudut bibir quen en terukir menjadi senyuman.
hingga wajahnya pun bersemu merah.
senior Qu"......
suara itu tiba tiba langsung menyadarkannya .
"iyah"jawab putri quen en mendongkan wajahnya.
"ini cemilan yang anda inginkan senior ,silahkan di nikmati"go Jia pun dia langsung meletakan beberapa cemilan di atas meja kecil.
"terima kasih go Jia"
"iya senior Qu ini adalah ke wajiban ku untuk Melayani anda"
putri quen en dia pun hanya mengangguk Kepalanya.
"senior Qu adalah sesuatu yang ingin aku laporkan".
"katakan saja go Jia"
"aku mendapat laporan dari bo go selaku menteri keuangan bahkan pendapatan bulan ini mengalami kerugian besar di karena kan gabah yang di tanam di selatan mengalami banjir besar , hingga seluruh nya gagal panen"beritahu go Jia.
"jika seperti itu panggil bo go untuk ke ruanganku dan yang lainnya"
"baik senior Qu"
go Jia dia langsung membungkuk hormat dan langsung pergi.
"nona muda kenapa anda terlihat tenang dengan keadaan ini ?" Zhuang .
"apa yang perlu ku khawatirkan "setelah berkata quen en berniat membuka buku itu ke halaman Nomor empat karena entah kenapa dia merasakan Sangat penasaran dengan kelanjutan cerita cinta yan jin dan Yue Yue.
"nona muda ,bukan kah tadi anda mengatakan jika akan menunggu bawahan Anda di ruang kerja"Zhuang mengingat kan.
"iya kau benar "putri quen en dengan tidak rela harus mengakhiri bacanya dulu dan menyimpan untuk sesaat rasa penasaran nya.
dia pun langsung melangkah pergi ke ruang kerjanya sedangkan Zhuang ikut di belakang nya wujud Zhuang siapa pun tidak bisa melihat kecuali quen en sendiri.
"Zhuang,tampaknya tuan mu dahulu begitu romantis ya"
Zhuang dia seakan mengingatkan di mana dia selalu menemani tuanya pergi menemui Yue Yue bahkan seorang pangeran berstatus tinggi tampak terlihat bodoh jika berada di hadapan wanita itu Yue Yue.
"benar Nona muda ,bahkan mungkin tidak akan ada seperti tuan ku terdahulu yang begitu tergila gila dengan wanitanya hingga "Zhuang seakan tidak mampu melanjutkan kata katanya lagi .
"hingga apa "tanya quen en penasaran .
"maaf nona muda, senior ini tidak sanggup mengatakan jika nona muda ingin tau , nona muda bisa membaca jurnal itu"
seketika itu juga rasa penasaran mulai menyelimuti hati quen en dengan jalan cinta yan jin .
"kau membuat ku gila akan penasaran Zhuang"putri quen en dengan kesel.
"maafkan senior ini "
mereka pun masuk kedalam ruangan yang khusus untuk putri quen en dengan ukuran lumayan besar dengan kursi dan meja kerja terletak di sana .
putri quen en dia pun duduk menunggu bawahan datang.
yang tidak lama bawahan itu datang.
"hormat kami senior Qu"mereka dengan kompak.
"duduk lah"
mereka pun langsung duduk di kursi.
"senior Qu ini adalah laporan keuangannya"bo go menyerang kan sebuah buku di atas meja quen en.
putri quen en dia pun membuka dan membaca laporan yang tertulis di sana.
"apa kah separah ini hingga pendapat turun darastis"quen en.
"iya, senior Qu karena seharusnya beberapa hari ini kita sudah panen namun hujan tiada hentinya hingga membuat ladang mengalami banjir besar dan menenggelamkan gandum yang siap panen"beritahu bo go.
"siapkan kuda kita akan pergi melihat lokasi tersebut"putri quen en .
"baik senior"
"hamba datang melapor senior Qu ,soal keamanan perbatasan di sakte naga langit beberapa hari ini bandit bandit berdatang ingin menerobos masuk ke pintu gerbang dan Karena gerbang hanya di buat dengan kayu biasa membuat para bandit itu bisa menerobos masuk "laporan mu ku.
"apa yang mereka inginkan dari sakte ini yang begitu jauh dari kata mewah mereka tidak akan dapat apa apa jika merampok di sini"putri quen en.
"tidak jelas tujunan mereka senior ,namun mereka ingin bertemu dengan ketua sekte ini yaitu senior sendiri"jelas mu ku.
"jika seperti itu jika mereka datang lagi biarkan mereka masuk dan menemui ku"
"tapi jumlah mereka sangat banyak guru sekitar 300 lebih mereka adalah kelompok bandit gunung yang berjumlah besar"mu ku dengan khawatir.
"tidak masalah , go Jia beritahu kepada murid murid di kelas bela diri untuk berjaga jaga akan serangan tiba tiba dan anggap ini adalah ujian untuk kemampuan mereka" peritah quen en dengan tegas.
"baik senior Qu"
setelah itu mereka langsung keluar.
"izinkan , senior ini yang melenyapkan bandit bandit itu nona"Zhuang yang merasa ingin membunuh semua karena menganggu ketenangan tuanya .
"tidak perlu"
Zhuang dia langsung melihat ke arah quen en "kenapa , mereka akan membuat kekacawan di sini"?
putri quen en dia Hanya tersenyum licik.
"ini adalah keuntungan besar sebenarnya untuk ku"
"hmmm"
"lalu bagaimana nona , dengan merampok emas tidak mungkin jika senior ini tidak bisa tidur lagi"
"akan ku pikirkan"
"Hah"Zhuang melongo.
"dari kemarin hanya di pikirankan namun tidak bertindak tindak "batin Zhuang.
"aku mendengar itu Zhuang"
Zhuang hanya bisa memaki maki quen en bagaimana bisa wanita di hadapan ini bisa membaca pikirannya hingga dia tidak bisa menyembunyikan apa pun dari wanita di hadapan .
apakah dewa mengutuk nya.
atau tuan ya terdahulu juga ikut mengutuknya hingga memiliki nasip seperti ini menjadi budak bagi anak manusia.
sambil menunggu bo go menyiapkan kuda untuk ke berangkatan nya putri quen en dia membuka jurnal itu dan lanjut membaca halaman empat .
*hari ini aku gelisah untuk mengutarakan niat ku untuk melamar mu untuk menjadi kan mu permaisuri yang akan menemani ku selamanya.
seperti biasa aku menemui mu dan tentunya kedatangan ku membuat pekerjaan mu hancur karena ulah bawahan ku Zhuang .
namun tidak sedikit pun aku melihat kemarahan di wajah mu kau hanya tersenyum melihat kehadiran ku hal itu yang paling ku suka .
senyum mu bagiku bagaikan setetes air dingin yang dapat menyejukkan hati ku.
aku sedikit ragu untuk mengatakan menikah lah dengan ku ,.
yang kutakuti kau menolak ku yang pasti hati ku akan hancur.
namun ku beranikan diri ku ,mengemgam tangan mu yang terasa begitu dingin.
dan teryata aku mendapat jawaban yang ku inginkan kau menerima lamaran ku .
tentu saja aku bahagia hingga melupakan akan status kita.
hingga aku dengan segera mengatakan niat ku untuk menikahi di hadapan kaisar.
awalnya aku mengira ayah ku tidak menerima mu dan sudah ku tekad jika kita tidak di restui maka aku rela pergi dari istana demi hidup bersamamu Yue.
lagi lagi dugaan ku salah kaisar menyetujui nya dengan memberikan ku sarat .
dan aku menyanggupinya.
demi bersama mu Yue*.
setelah membaca halaman keempat itu membuat putri quen en mengerut kening"kaisar tiba tiba setuju ini seakan tidak masuk akal , setatus mereka begitu jauh bagaikan langit dan bumi bagaimana kaisar dengan mudahnya menyetujuinya pasti ada sesuatu di balik ini semuanya"gumam quen en yang dia membuka halaman berikutnya.
*hari ini aku menemui kekasih ku untuk meminta izin akan ke pergi an ku karena tugas dari kaisar beberapa bulan lamanya..
ini adalah perpisahan ku pertama dengan kekasih ku .
setelah aku mengatakan akan kepergian ku Yue dia hanya mengangguk seraya tersenyum dan berkata "hati hati aku menunggu mu ".
tapi aku tau dia tidak benar benar senang dia terlihat begitu sedih sorot matanya tidak dapat di berdusta jika dia begitu sedih atas perpisahan ini.
Yue Yue wanita yang paling ku cintai.
karena kepergian ku begitu lama hingga aku memutuskan memberikan sebuah cincin yang ku pesan khusus untuk Yue Yue ku.
aku memasang cincin itu di jari manis Yue Yue ku dan mengatakan "sayang ini adalah cincin pernikahan kita saat aku kembali kita akan menikah kau sabar lah menunggu ku di sini"
seketika itu juga aku melihat Yue Yue dia menetaskan air matanya tidak sanggup di bendungan dan berkata"pangeran aku berjanji akan menunggu mu di sini di tempat ini apa pun yang terjadi"
aku hanya bisa memeluk tubuh Yue Yue entah bagaimana perasaan ku seakan tidak rela meninggalkan Yue Yue seakan takut untuk berpisah untuknya*.
hati quen en merasakan sesak ingin menangis hingga dia segera meminum air untuk menetralisir kan perasaanya.
"kenapa hanya membaca jurnal ini seakan aku ikut terhanyut akan perpisahan Yan jin dan Yue Yue"quen en..
"nona "panggil Zhuang.
putri quen en dia pun langsung mendongkankan wajahnya yang teryata melihat wajah Zhuang yang Tampan terlihat merah matanya juga sedikit berair.
"kenapa kau ikuti sedih "? tanya quen en.
"senior menyesal nona ,jika senior ini di berikan kesempatan ingin berlutut meminta maaf kepada tuan ku terdahulu"?
"kau seperti melakukan kejahatan hingga kau di hantui rasa bersalah"quen en.
"benar , senior ini begitu kejam "
kejam .
"apa sebenarnya yang terjadi hingga Zhuang bisa merasa bersalah seperti ini"batin quen en.
sedangkan pria bertopeng emas itu dia berada di atas batang pohon yang begitu tinggi seraya memegangi bunga mawar di tangannya.
dia menatap quen en dari kejauhan .
"yang mulia"
Lim dan yang lainya yang mulai merasa Lelah seharian berada di sini menemani kaisar tang si fan mengamati putri quen en dari jauh .
hingga di dalam hati mereka mereka berkata"yang mulia jika anda mencintai putri quen en datang lah bukan secara diam diam mengawasinya seperti ini"
namun itu hanya ada di hati bawahan kaisar tang si fan yang tidak berani menyuarakan pendapat mereka ini.
______________________________________________
jangan lupa vote nya yaaaaaaa