Quen En

Quen En
chapter 141



tang si fan dia mengibaskan tangannya di depan putri quen en.


"tabib Qu kenapa melamun"


"ehh.


tang si fan pun dia tersenyum "apakah tabib Qu memikirkan ke adaan ,Zhen saat ini,?


sebuah rencana melintas begitu saja di benak putri quen en.


dia tidak akan bisa melewati pintu gerbang wilayah Phoenix Tampa seseorang pendukung yang kuat dan tentunya Tampa undangan.


apa lagi dia membawa beberapa orang prajurit nya sangat Sulit untuk melintasi pintu gerbang.


"yang mulia kaisar,kita memiliki tujuan sama,dan bagaimana pun anda adalah pasien hamba ,maka izinkan hamba merawat anda dalam perjalanan ke istana Phoenix"kata putri quen en.


"apa lagi rencana gadis ini tadi dia menolak ku, saat dia langsung menawarkan diri pergi bersama ,apa kah hati mulai tersentuh akan pesona ku"batin kaisar tang si fan.


"baik lah ,mari kereta Zhen di sana "


"sudah ku duga dia pasti berserta prajuritnya ,dan tadi mengatakan ingin satu kereta , pasti tang si fan mencurigai Ku"batin putri quen en.


"baik yang mulia"


melihat kedatangan putri quen en dan tang si fan keluar dari hutan membuat prajurit saling lihat satu sama lain namun tidak ada satupun berani bertanya.


putri quen en ingin kembali ke kereta sendiri namun mendengar kaisar tang si fan berkata"tabib Qu lebih baik satu kereta bersama ,bukan kah anda mengatakan akan merawat Zhen dalam perjalanan"?


"mohon ampun yang mulia,hamba tidak berani , bagaimana bisa hamba yang rakyat bisa satu kereta dengan anda "tolak putri quen en dengan alasannya yang terdengar masuk akal .


"masuk lah , zhen tidak ingin di batah"


putri quen en pun hanya bisa mengepal tangan benci dengan terpaksa masuk kedalam kereta megah dan mewah itu.


di dalam kereta hanya ada mereka berdua.


membuat Canggung satu sama lain.


"tabib Qu anda adalah seorang tabib wanita pertama yang Zhen kenal".


putri quen en hanya bisa tersenyum miring di balik cadarnya.


"lalu apa aku merasa bangga akan hal itu"batin putri quen en kesel.


"terima kasih yang mulia ,ini sesuatu yang berharga bagi hamba melayani anda"kata putri quen en.


"tabib Qu apa ku sudah menikah"


huk ...


huk ..


huk..


putri quen en langsung tersedak mendapati pertanyaan itu.


kaisar tang si fan pun menuangan secangkir air minum"tabib Qu minum lah"


"tidak terimakasih "ucap putri quen en bagaimana pun dia harus hati hati terhadap pria di hadapan tidak bisa menerima sesuatu apa pun jika tidak dia akan dalam keadaan bahaya .


"anda tidak perlu khawatir , minuman ini tidak beracun"tang si fan pun langsung meminum habis air itu.


"maaf yang mulia ,tidak maksud menyinggung anda "


"jika seperti itu minum lah "tang si fan menyodorkan satu gelas lagi ke hadapan putri quen en.


"sial orang ini terus memaksa ku, membuat aku yakin jika pria ini pasti ada tujuan tertentu terhadap ku"batin putri quen en.


karena tidak kunjung di ambil oleh putri quen en lagi lagi kaisar tang si fan langsung meminum habis.


tang si fan terusan melakukan itu hingga dia sudah meminum 22 gelas .


kaisar tang si fan menyodorkan gelas itu kehadapan putri quen en namun masih saja putri quen en tidak mengambil hingga kaisar ingin meminum namun pergelangan tanganya di cekal oleh putri quen en .


dan putri quen en pun langsung mengambil gelas itu dan meminum nya.


"maaf yang mulia ,anda tidak bisa meminum terlalu banyak,itu akan menggangu kesehatan anda"peringat putri quen en.


"baik lah"


putri quen en hanya bisa menarik nafas teryata pria di hadapan ini benar benar tidak ingin di tolak apa pun itu .


cahaya putih itu masuk kedalam kereta.


"nona muda kenapa anda di sini"tanya Zhuang yang duduk di sisi putri quen en.


"tidak bisa kah kau lihat pria di hadapan ku ini, hnya dengan ini kita bisa membawa masuk murid sekte naga langit untuk masuk istana Phoenix"kata putri quen en.


Zhuang pun langsung melihat siapa orang itu saat melihat orang itu tubuh Zhuang langsung berkeringat dingin.


"Zhuang ,kau tidak perlulah khawatir ,dia tidak bisa melihat mu"kata putri quen en.


Zhuang hanya bisa menelan ludah dengan susah payah .


"Zhuang kau harus menyamar menjadi aku dan masuk kedalam kereta sekte naga langit katakan ,kepada yang lain terus ikuti rombongan istana zommen"perintah putri quen en.


terlihat pria itu tertidur di balik topeng namun Zhuang tau jika tuannya terdahulu tidak lah tidur ,dia hanya pura pura tapi Zhuang tak berani mengatakan hal ini untuk sementaranya.


Zhuang pun langsung pergi menghilang.


kini kereta yang di tumpangi tang si fan dan quen en mulai masuk gerbang Phoenix.


kedatangan kaisar tang si fan di sambut dengan ramah oleh prajurit yang berjaga di pintu gerbang .


di sana terlihat panglima perang Phoenix yang sedang menunggu ke datangan kaisar tang.


Kaisar tang si fan dia bangun dari tidurnya melihat keluar dari balik jendela.


"selamat datang yang mulia kaisar tang"hormat panglima Phoenix.


Kaisar tang si fan dia hanya mengangguk kepala sebentar lalu kembali menutup tirai kembali.


"aneh"


mendengar putri quen en berkata seperti itu tang mengerutkan keningnya"apa yang aneh tabib Qu"?


mendengar pria di hadapan memanggil tabib sungguh membuat kepala putri quen en pusing bagaimana bisa awalnya dia mengaku seorang tabib kini dia menyesalinya.


"sebelum nya hamba minta maaf yang mulia terlalu lancang namun bukan kah aneh jika Anda di undang ke Phoenix ?yang hamba ketahui bukan kah Phoenix dan zommen tidak pernah menjalini hubungan baik"


"kau sama pemikiran dengan ku , tapi Zhen penasaran apa tujuan kaisar yu an Tian "


"yang mulia jika anda seperti ini sama saja anda mengantar nyawa anda , bagaimana jikaa kaisar yu menjebak anda?


tang si fan dia melirik putri quen en dan berkata "seperti bukan itu tujuan awalnya "


"maksud anda ,ada tujuan lain "?


"hmmm , maka dari itu apakah tabib Qu mau membantu Zhen ".?


"hal apa yang harus ,hamba bantu yang mulia"?


kaisar tang si fan dia mendekat kan wajah ke arah putri quen en.


dan hal itu membuat putri quen en menjadi gugup hingga dia dengan segera membalikkan wajahnya .


kaisar tang tersenyum dan dia membisikkan sesuatu di telinga putri quen en"jadi lah permaisuriku"bisik ya


"apa"teriak putri quen en .


"kecilkan suara mu "


"maaf yang mulia, tapi apa maksud anda tadi"?tanya putri quen en .


"jadi lah penganti permaisuriku ,dan zhen akan membayar berapa pun"?tawar tang si fan.


"tapi kenapa"putri quen en penasaran.


"bukan kah tidak pantas ,jika Zhen datang sendiri ke Phoenix dan bisa saja semua orang akan merendahkan Zhen Karena di cap sebagai pria impoten karena tidak kunjung menikah"


mendengar itu putri quen en ingin tertawa namun dia segera menahannya.


"baik lah namun sesuai perjanjian jika anda akan membayar berapa pun"


"ya kau tenang saja"


putri quen en dia tersenyum simpul sebenarnya dia juga membutuhkan dana untuk renovasi sekte naga langit di sebab kan murid terus bertambah dan sangat membutuhkan tempat lebih luas lagi.


"kau tenang saja tang si fan akan ku peras habis harta mu"batin putri quen en.


kaisar tang si fan dia memegangi tangan putri quen en dia dengan lembut sungguh membuat putri quen en terkejut.


"ayo ,kita keluar ,"


"eh,, iya "


saat mereka keluar dari kereta sudah terlentang karpet merah pajang .


semua pelayan langsung membungkuk hormat .


"kaisar tang si fan telah tiba.....


teriak Kasim ....


membuat seluruh undangan pun langsung melihat kearah mereka berdua .


"hormat hamba kaisar tang si fan"Liu datang menyambut.


mata Liu dia sedikit melirik putri quen en dan berkata...


"hormat hamba permaisuri .........????


"Yue Yue"beritahu tang di fan dengan segera.


"hormat hamba permaisuri Yue Yue"


putri quen en dia langsung menatap kaisar tang si fan dengan tatapan sulit di artikan.