Quen En

Quen En
Chapter 140



quen.....


bisik Lee di belakang .


"ayo cepat pergi"quen dia pun bergegas pergi setelah mendengar suara mobil polisi menuju gedung xxx .


Lee yang menyamar menjadi keamanan gedung xxx dengan mudah lewat para polisi yang sudah datang mengepung.


sedangkan quen masih di dalam .


Quen dia hnya tersenyum melihat polisi yang berjalan naik ke lantai Sepuluh.


ya saat ini quen berada di ruang pengotrolan gedung.


"saatnya permaina"ucap quen.


Tek.


dia pun mematikannya lift seketika hingga orang orang terjebak di sana.


dan quen juga melihat ke CCTV jika polisi sudah naik ke tangga darurat.


ini adalah kesempatan bagi timnya agar bisa keluar dari gedung ini.


dia pun langsung menelpon tim nya.


"di lantai tiga aman ,kalian bisa langsung pergi melewati pintu darurat ,waktunya hanya 10 menit dari sekarang sebelum para polisi berdatangan"ucap quen.


"ketua 1 bagaikan dengan anda "?tanya mereka dengan khawatir.


"cepat pergi"teriak quen dia pun langsung mematikannya telfon nya.


quen dia mengeluarkan kotak di balik bajunya itu adalah kalung dewa.


"bukannya ini adalah kalung dewa ,mari buktinya sehebat apa kalung ini membantu ku keluar dari sini"quen pun langsung mengenakan kalung itu yang Tampa dia sadari kalung ini bersifat biru terang.


Tek..


quen pun langsung mematikan listrik .


hingga semua pun menjadi gelap.


quen pun keluar dari ruangan itu .


dor...


quen Langsung menembak seseorang yang tiba tiba muncul di hadapan.


entah kenapa dia seakan tidak kesulitan berjalan di kegelapan bahkan dapat melihat jelas lawan.


terdengar suara tanggal dengan langka kaki banyak , quen bersembunyi.


hingga polis itu masuk ke lantai Sepuluh dan mengeledah semua ruang di sana.


quen pun dia turun mengunakan tali .


dari lantai Sepuluh ke lantai dasar quen mengunakan tali.


dia mengunakan kaos tangan hingga tangan tidak terasa sakit.


setelah sampai di lantai dasar bagian belakang quen Langsung berlari menuju mobil yang sudah menunggu di sebrang sana.


"ayo pergi"ucap quen.


Lee dia pun langsung menancap gas .


"tidak di ragunan lagi kehebatan mu dalam bidang ini"kata Lee dengan memuji.


"ini terakhir kalinya bagi ku setelahnya aku tidak ingin melakukan hal jahat terhadap orang yang tak bersalah"


Lee dia pun tersenyum hambar.


"kita akan ke vila z "kata quen.


"serius mau ke sana"tanya Lee.


"hmm , sementara kita harus bersembunyi, polisi pasti akan melacak khusus ini"


mereka pun langsung melaju ke vila z yang jaraknya begitu jauh dan berada di dekat gunung.


semua hal itu terus putar putar di ingatan quen hingga dirinya yang mati mengenas di tangan kekasihnya dan terjebak di dunia kuno saat ini di mana dia harus bertarung demi bertahan hidup dan demi harga dirinya.


"tidakkkkk"quen en dia memegangi kepalanya yang terasa sakit .


"nona muda apa anda baik baik saja"tanya Zhuang yang kepada putri quen en yang terlihat kesakitan.


"tidak apa apa ,lebih baik kau keluar"


"tapi "


"keluar Zhuang"usir putri quen en.


setelah pintu tertutup quen memegangi dada yang merasa sesak dia melihat semuanya .


Yue Yue yang di hina dan ternoda hingga mati.


quen seorang penjahat mati dengan hina di tangan kekasihnya dengan keadaan mengadung .


putri quen en hanya menangis "apa aku bodoh hingga selalu di permainkan cinta ?.


putri quen en dia melihat buku jurnal milik Yan jin dan mengambil nya .


"ternyata Yue Yue itu adalah aku dan quen adalah aku dan sekarang putri quen ada diriku sendiri ,di kehidupan yang pajang ini aku hanya menjadi lelucon akan cinta ,apa sebodoh ini aku"? putri quen en meremas buku jurnal itu hingga sebuah api keluar dari tangan dan membuat jurnal itu terbakar.


"Cheng Zheng ternyata Tuhan baik terhadap ku mempertemukan kita kembali,dan kali ini aku akan membalas kejahatan mu yang dulu atau saat ini"kata quen dengan mengepalkan tangannya.


dan .


Yan jin.


ketika menyebut nama itu hati quen en berdetak sebenar.


"aku akan menemukan mu "


"siapkan kereta ,aku akan ke istana Phoenix"


"hah,tapi senior Qu di istana Phoenix sedang mengadakan pernikahan sehingga pintu gerbang di jaga ketat dan di tutup tidak seorang pun orang luar bisa masuk"


"siapkan saja"perintah putri quen en tidak terbantahkan.


"baik senior Qu"


"pernikahan ,maka aku akan mengucapkan selamat "kata quen en .


putri quen en dia mengganti pakaiannya dan melihat pantulan wajahnya di cermin hati sakit di kala mengingat jalan cintanya.


dia hanya mengenakan pakaian putih dengan sedikit riasan di rambut nya dan sebuah cadar di wajah dengan warna senada.


dan dia pun naik ke atas kereta itu dengan membawa sedikit pengikut serta Zhuang yang berkuda di sisi kereta nya.


"nona muda , apakah anda yakin akan ke sana"?tanya Zhuang.


"Kenapa kau bertanya seperti itu"jawab quen en dengan datar .


"bukan kah kaisar Yu an Tian suami anda "


"suami Yang mencampakan istrinya bagaikan kotoran,apa masih pantas di menjadi suami ku"?


"nona muda ini"Zhuang merasa bersalah telah menahan ini.


"jalankan saja rencana awal kita ,"


"baik nona muda"


Zhuang melirik quen en sebentar melihat dia merasa femiliar dengan tampilan putri quen saat ini.


pakaian yang putih dan sederhana dan mata biru ini mengingatkan kepada Yue Yue kekasih tuan terdahulu .


Zhuang Sadar sekarang mata biru sama persis dengan Yue Yue bahkan wajahnya quen en sama persis.


namun yang membedakan mereka saat ini adalah Yue Yue adalah wanita lembut serta tatapan selalu sendu .


sedangkan putri quen en dia wanita kasar dan arogan serta tatapan tajam dan dingin seakan tidak memiliki perasaan.


Yan jin adalah tang si fan.


Cheng Zheng adalah kaisar Yu an Tian.


mungkinkah Yue Yue adalah putri quen en?


fikiran Zhuang di buat Bingung jadi nya.


"nona"


namun putri Quen en sudah tidak ada di dalam kereta.


"kemana nona muda pergi"? kepada dirinya tidak bagaimana pun wujudnya tidak bisa di lihat orang lain.


"apa kah nona mendengar apa yang ku fikirkan tadi jika Yan jin adalah tang si fan "?


"akhhhhhh ,aku lupa jika nona bisa mendengar fikiran ku"


sedangkan putri quen en kini berada di dekat danau , dia mencuci wajah menghilangkan rasa ngantuk nya.


"kenapa aku mejadi Sangat ngatuk seperti ini"?tanya quen en kepada dirinya.


berkali kali putri quen en menguap ngantuk.


"jika kau lelah kenapa tidak istirahat dirumah ,malah memaksa untuk diri untuk pergi ke pernikahan orang lain"


putri quen en tau siapa pemilik suara itu di belakang hingga dia tidak perlu menoleh ke belakang.


"bukan urusan mu"putri quen en dengan dingin.


"akan menjadi urusan ku jika ini tentang mu",


cihhh....


quen dia pun membalikkan tubuhnya ke arah tang si fan.


"tabib Qu ,Zhen menunggu anda lama di istana, apa kau lupa jika kamu akan mengobati ku"tang si fan mengingat kan.


putri quen en benar benar lupa bukan kah kaisar tang si fan tidak tau ini dirinya bukan kah waktu itu ketika masuk istana zommen dia menyamar menjadi tabib bagaimana bisa lupa akan hal itu.


"maaf , tapi aku harus ke istana Phoenix , Karena tiba tiba adalah kerjaaan mendesak di sana" alasan putri quen en.


tang si fan dia tersenyum dan berkata"alasan yang tepat"


putri quen en memutar bola matanya jengah.


"jika seperti itu,hamba undur diri"putri quen en dia pun membungkuk hormat dan pergi.


"tunggu ,mari kita pergi bersama"


"maaf yang mulia kaisar , seperti kereta hamba tidak akan muat untuk menambah orang lain lagi.


"tidak apa ,Zhen bisa duduk di atas pangkuan Anda"


"apa "putri quen en terkejut.


Yue Yue ....


tiba tiba putri quen mendengar itu walaupun suara begitu pelan dan kecil namun pendengaran putri quen en tajam.


namun di sini tidak ada siapapun kecuali tang si fan dan dirinya.


mungkin kah.......


✓✓✓✓✓✓✓✓✓✓✓✓✓✓✓✓✓✓✓✓✓✓✓✓°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°


athor mau tambah teman donk di WA


silahkan yang mau berteman 081322076104


mudahan ada yang Sudi berteman dengan ku 🥰🥰🥰🥰🥰