Quen En

Quen En
chapter 116



Lou zyou dia berjalan mendekati putri quen en seraya melempar pakaian tepat di atas perut quen en dengan kasar bahkan memperlihatkan senyum licik nya,


melihat keadaan quen en terbaring lemas tak berdaya di atas ranjang.


"dari awal sampai saat ini kau hanya akan menjadi sampah" cemooh Lou zyou.


membuat bawahan ikut menertawakan keadaan quen en .


"ratu, wanita ini lebih baik segera disingkirkan,agar ratu bisa dengan segera menikahi kaisar yu an Tian"


"tidak,aku tidak ingin dia mati terlalu awal,biarkan saja dia melihat dan merasakan siksaan di depan matanya"


"baik ratu ,"kedua bawahan Lou zyou mengangukan setuju.


"quen en apakah kamu sekarang menyesal ,menolong ku waktu itu,?saat di kuil Fu aku tidak benar-benar dalam bahaya


itu hanya tipuan ku,agar kau bersimpati dengan ku dan menolong ku"


"tentu saja dia muda di tipu ratu ,dia hanya gadis bodoh yang tidak pernah berpikir"


"ya karena kebodohannya membawa dia terbaring lemas tak berdaya seperti ini"Lou zyou.


sedangkan quen en dia hanya diam tidak bisa bersuara lagi atau datang untuk mencekik ke tiga wanita di hadapannya ini yang membuat dirinya begitu muak.


kini nasip lebih menyedihkan .


"apakah kamu tidak penasaran kenapa aku meracunimu"? tanya Lou zyou.


ketika Quen en mendengar kata kata Lou zyou cahaya melintas di depan matanya.


setelah kejadian ini,dia benar benar penasaran apa tujuan Lou zyou meracuninya hingga lumpuh seperti ini?


padahal sebelumnya quen en jarang bertemu dengan Lou zyou namun kenapa wanita ini seakan menyimpan dendam di hatinya?


"karena kamu merebut posisi ku ,kau tidak layak bersanding dengan kaisar yu an Tian hanya aku yang pantas"Lou zyou.


Quen en hanya memberikan sebuah senyum mengejek dan hal itu membuat hati Lou zyou murka dan marah hingga.


plak...


tamparan keras itu melayang begitu saja di wajah putri quen en memberikan bekas lima jari.


putri quen en hanya diam namun di dalam hatinya mengamuk marah .


tidak selang beberapa lama Terdengar suara langkah kaki menuju kamar putri quen en.


"kali ini sampai di sini ,besok aku akan datang lagi untuk menyiksa mu hingga mati dengan berlahan"


Lou zyou pun langsung menghilang untuk menyembunyikan penyamarannya di depan kaisar yu an Tian.


"kaisar yu an Tian memasuki kediaman yang mulia permaisuri"teriak Kasim dari luar.


kretttt..


dua pelayan Langsung membukakan pintu untuk kaisar Yu an Tian .


"kalian semua keluar"perintah kaisar Yu an Tian kepada dua pelayan yang akan menggantikan pakai putri quen en.


dua pelayan itu pun langsung melangkah pergi namun di bibir mereka terukir sebuah senyuman yang penuh arti.


hati quen en merasakan rindu yang teramat dalam untuk kaisar yu an Tian melihat pria yang di rindukanya berada di depan matanya putri quen en hanya mampu tersenyum.


namun pria itu sedikit pun tidak melihat kearah quen en.


kaisar yu an Tian dia tidak mendekati putri quen en sedikit pun dia hanya duduk di kursi yang berada beberapa meter dari tempat tidur.


sakit hati quen en merasakan sakit seakan membuat air matanya akan jatuh tumpah namun dia menahannya.


berfikir positif mungkin kaisar Yu an Tian begitu lelah hingga dia memilih duduk di kursi sana dari pada datang kepadanya mencium keningnya akan kesadaran selama dua bulan dalam keadaan koma.


"tabib mengatakan tidak menemukan penyakit apa pun di tubuhmu bisa jadi keadaan mu saat ini adalah kutukan "kata kaisar yu an dengan tiba tiba berkata seperti itu .


kutukan.


"tidak , aku di racuni bukan di kutuk ,kau selidiki lah hal ini lebih lanjut lagi"batin quen en


"namun hal ini tidak masalah bagi ku"kaisar yu an Tian.


hati quen en sedikit merasa tenang karena Tampaknya kaisar yu an Tian menerima keadaan seperti ini.


"karena yang ku butuh kan adalah Kitab dewa ,urusan kau sakit bukan hal penting untuk ku"


deg..


jantung quen en merasakan denyut sakit hingga menetaskan air matanya dalam diam.


putri quen en menatap lekat pria dia itu memastikan ini adalah kaisar yu an Tian asli atau hanya Cheng Zheng iblis pencuri tubuh.


tapi dia tidak menemukan sosok Cheng Zheng di sana dia hanya melihat sosok kaisar yu an Tian disana.


kaisar Yu an Tian melihat kesedihan dan ke kecewaan di hati putri quen en hatinya pun merasakan sesak di dadanya namun ,dia tekan sedalam mungkin yang dia butuhkan adalah kitab itu bukan quen en hanya seorang wanita.


di luar sana ribuan wanita datang mengantri untuk bersamanya untuk apa dia hanya tahluk satu hati dengan wanita di hadapan ini apa lagi saat ini cacat .


tidak!!! hati quen en masih nyakin jika di hadapan ini adalah Cheng Zheng bukan kaisar yu an Tian .


karena kaisar yu an Tian selama ini tidak pernah menginginkan kitab itu hanya Cheng Zheng yang terus menekanya Demi kitab dewa.


"lebih baik cepat pikirkan kau menyerahkan kitab itu kepada ku ,dan aku tidak tahan terlalu lama di sini bau tubuh mu begitu busuk.


kaisar yu an Tian dia langsung meludah jijik kearah quen en sebelum benar benar pergi.


quen hanya menatap kepergian kaisar Yu an Tian dengan hati yang sedih sekaligus hancur.


dan soal tubuhnya bau itu tidak mungkin,bau busuk ini adalah kotor binatang yang di letakan di belakang punggung quen en oleh dua bawahan Lou zyou.


ternyata mereka kejam dan licik membuat putri quen en dalam sekejap mata di Anggap wanita yang jorok tidak bersih ,buang air besar di tempat tidur .


itu yang di inginkan Lou zyou.


putri quen en hanya mengepalkan tangannya dengan benci.


pertama kali masuk ke zaman ini dia sudah bertekad menjadi orang baik tidak ingin menjadi jahat seperti kehidupan sebelumnya .


tapi zaman ini begitu kejam .


apakah dia akan menyerah dengan keadaan seperti ini ?


apakah tubuh nya akan lumpuh selamanya ?


tidak ,dia harus berusaha untuk memulihkan keadaanya .


bagaimana pun caranya .


quen en terus pikir namun beberapa lama berpikir pun tidak menemukan solusinya.


apa lagi dia merasakan risih bau busuk yang menempel di tubuh .


yang ingin membuat dia hampir muntah.


namun quen en hanya bisa menunggu pelayan datang untuk membersihkan tubuhnya.


tiga jam telah berlalu.


tapi tidak seorang pelayan pun datang .


saat dia sadar dari koma dia juga belum makan apa pun membuat perut nya menjerit kelaparan.


kemana pelayan zi ? tanya quen en dalam hati.


hari sudah mulai gelap membuat kamar yang di tempati quen en ikut gelap layaknya kamar yang tak berpenghuni.


seorang pun tiada ada yang datang untuk mengantar makan dan menghidupkan api obor di kamarnya .


apa yang sebenarnya terjadi kenapa kehidupan dalam sekejap mata menjadi menderita seperti ini.


quen en hanya mampu diam Tampa suara terbaring lemas di ruang gelap.


membuat dia tidak lama tertidur dengan keadaan lelah karena menangis.


sosok pria mengunakan pakaian ungu gelap keluar dari tempat persembunyian .


dia melangkah dengan pelan seakan tidak ingin membangunkan putri quen en .


dia datang mendekati quen en dan melayangkan sebuah kecupan tepat di kening quen en.


"kau lihat orang yang yang kau sayangi bagaimana memperlakukan mu bagaikan sampah"?


"apa kah hati tidak sakit"?


"entah lah apa yang kamu rasakan aku tidak tau, namun yang ku tau hati ku perih dan sakit kau di perlakukan seperti itu"


"aku ingin membawa mu pergi dari sini ,namun dengan persetujuan mu ,"?bisik tang si fan .


quen en hanya tidur dia seakan benar benar lelah dengan keadaan saat ini.


kaisar tang si fan dia mengunakan kekuatan untuk membersihkan tubuh quen en dari kotoran.


dan membuat di seluruh ruangan api obor menyala.


Kaisar tang si fan memegangi kalung dewa milik putri quen en yang sudah terlihat sangat usang.


dia menyalurkan kekuatan ke kalung dewa untuk membuka segel di yang di buat oleh Cheng Zheng.


hingga tidak lama kalung dewa itu kembali kebentuk asalnya , kalung yang indah.


tidak hanya itu tang si fan juga membuka segel di tubuh putri quen en .


hal itu membutuhkan tenaga dalam yang begitu besar.


dia bahkan tidak akan memperdulikan keadaanya yang sudah beberapa kali menyeburkan darah dari mulut nya .


hingga cahaya keemasan terpancar di tubuh quen en.


"kau harus melihat semuanya mulai saat ini di dalam keadaan mu seperti ini hingga kamu mengetahui siapa di antara mereka yang mencintai mu atau hanya menfaatkanmu"


tang si fan dia pun menciumi bibir quen en yang terlihat pucat dan dingin.


hingga tubuh tang si fan hilang meninggalkan sebuah bunga mawar di sisi putri quen en.


______________________________________________


like dan komentar yaaa .


buat yang selalu vote novel ini atthor mengucapkan i love u 💓🥰